Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2015
  • visibility 921
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid atau terkenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau “Sang Penakluk”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Merupakan cucu K.H. Hasyim Asyari dari ayahnya, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Selain Gus Dur, adiknya Gus Dur juga merupakan sosok tokoh nasional Gus Sholah.
Pada awal ayahnya diangkat menjadi Menteri Agama, Gus Dur turut hijrah ke Jakarta bersama ayahnya dan belajar di SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Pendidikannya berlanjut pada 1954 di Sekolah Menengah Pertama dan tidak naik kelas, akan tetapi bukan karena persoalan intelektual. Ibunya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan. Pada 1957, setelah lulus SMP, dia pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun).
Pada 1959, Gus Dur pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Gus Dur juga menjadi wartawan Horizon dan Majalah Budaya Jaya. Pada tahun 1963, ia menerima beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, namun tidak menyelesaikannya karena kekritisan pikirannya. Gus Dur berbelok arah belajar di Universitas Baghdad. Meskipun awalnya lalai, Gus Dur bisa menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970.
Kemudia ia pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya, guna belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Baghdad kurang diakui Universitas Leiden. Gus Dur lalu pergi ke Jerman dan Prancis sebelum kembali ke Indonesia pada 1971. Gus Dur kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat.
Januari tahun 1998, Gus Dur diserang stroke dan berhasil diselamatkan oleh tim dokter. Namun, sebagai akibatnya kondisi kesehatan dan penglihatan Presiden RI ke-4 ini memburuk. Selain karena stroke, diduga masalah kesehatannya juga disebabkan faktor keturunan yang disebabkan hubungan darah yang erat diantara kedua orangtuanya.
Pada awal 1980-an, Gus Dur terjun mengurus Nahdlatul Ulama (NU) setelah tiga kali ditawari oleh kakeknya. Dalam beberapa tahun, Gus Dur berhasil mereformasi tubuh NU sehingga membuat namanya semakin populer di kalangan NU. Pada Musyawarah Nasional 1984, Gus Dur didaulat sebagai Ketua Umum NU. Selama masa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular.
Dan akhirnya pada tanggal 30 Desember 2009, Gus Dur wafat karena sakit komplikasi, kemudian dimakamkan di Jombang Jawa Timur. Selamat Jalan Gus, semoga muncul Gus Dur-Gus Dur baru yang mampu menggetarkan dunia. Amien.
Silsilah :
KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bin KH. Abdul Wahid Hasyim bin KH. Hasyim Asy’ari bin KH. As’ari bin Abu Sarwan bin Abdul Wahid bin Abdul Halim bin Abdurrohman (P. Sambud Bagda) bin Abdul Halim (P. Benawa) bin Abdurrohman (Jaka Tingkir) bin Ainul Yaqin (Sunan Giri) bin Ishak bin Ibrohim Asmuro bin Jamaludin Khusen bin Ahmad Syah Jalal bin Abdulloh Khon bin Amir Abdul Malik bin Alawi bin Muhammad Shohibul Mirbat bin Ali Choli’ Qosam bin Alawi Muhammad bin Muhammad bin Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir Ilallah bin Isa Arrumi bin Muhammad Annaqib bin Ali Al-’Uroidi bin Ja’far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zaenal Abidin bin Husein putra Siti Fathimah Az-Zahro binti Rasulillah, Muhammad SAW

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRNU Donorati: Kami Akan Meneruskan Perjuangan fii Sabilillah para Ulama

    PRNU Donorati: Kami Akan Meneruskan Perjuangan fii Sabilillah para Ulama

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org- Semangat 1 Abad NU juga tampak dari ujung Kecamatan Purworejo, PRNU Donorati yang turut serta mengikuti lomba fragmen yang diselenggarakan MWCNU Purworejo di sesi ke 4 pada Rabu (1/2/23) malam di komplek Musholla darussurur Dusun Panggulan Donorati dengan tema “Resolusi Jihad NU”. Pertunjukan ini dioerankan oleh kolaborasi para sesepuh dan kaum muda. Sinopsis […]

  • GEMA TAHLIL DAN SHOLAWAT MENAMBAH KHIDMAT SATU ABAD NU

    GEMA TAHLIL DAN SHOLAWAT MENAMBAH KHIDMAT SATU ABAD NU

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle H.M. Haekal
    • visibility 312
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Rabu 15 Februari 2023 , kegiatan Puncak Resepsi Satu Abad NU MWCNU Purworejo diawali dengan Khutbah Iftitah dari Rais Syuriyah MWCNU Purworejo KH.R.Chamid Bakri. Beliau menyampaikan tentang tujuan NU didirikan dan tugas pengurusnya. Tujuan dan tugasnya antara lain untuk menggerakan dan mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik secara agama dan peradaban dengan […]

  • GP Ansor Purworejo Gelar Khitanan Massal

    GP Ansor Purworejo Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 633
    • 0Komentar

    PURWOREJO, (ansorpurworejo.org) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo menggelar khitanan masal gratis. Puluhan anak-anak usia 9 -15 tahun dari berbagai kecamatan di Purworejo turut andil dalam kegiatan tersebut. Sekretaris GP Ansor Tashilul Manasik atau akrab dipanggil dengan Gus Ahil mengatakan digelarnya khitan masal tersebut merupakan bentuk pengabdian GP Ansor kepada masyarakat. Menurutnya banyak […]

  • Konvoi 10 Bus, MWC NU Purworejo Gelar Ziarah Perkuat Aswaja dan Sambut 100 Tahun Nahdlatul Ulama

    Konvoi 10 Bus, MWC NU Purworejo Gelar Ziarah Perkuat Aswaja dan Sambut 100 Tahun Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Purworejo – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Purworejo selenggarakan ziarah aulia dan ulama Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Ahad (28/08). K. Muh. Farchan Sulistyanto selaku ketua Panitia Ziarah menyampaikan kegiatan ini ditujukan untuk mempererat hubungan jamaah Nahdlatul Ulama baik yang kultural dan struktural serta dengan tokoh yang diziarahi. “Ziarah sebagai bagian dari […]

  • MTs Ma’arif NU 02 Bruno Gelar Akhirussanah, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berbasis Nilai dan Inovasi

    MTs Ma’arif NU 02 Bruno Gelar Akhirussanah, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berbasis Nilai dan Inovasi

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Balai Desa Tegalsari menjadi saksi kebahagiaan dan haru dalam acara Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas IX MTs Ma’arif NU 02 Bruno. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa di jenjang MTs dan menjadi momentum apresiasi atas prestasi serta perjalanan mereka selama tiga tahun terakhir. Rangkaian acara dimulai dengan Khotmil Kutub oleh siswa kelas […]

  • Khotmil Qur’an dan Bagi Takjil Sekaligus Buka Bersama

    Khotmil Qur’an dan Bagi Takjil Sekaligus Buka Bersama

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – PAC IPNU IPPNU Kemiri menyelenggarakan khotmil qur’an, berbagi takjil dan buka bersama. Sabtu, 08/05/2021 sore. Kegiatan sosial ini merupakan salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan pada bulan suci ramadhan 1442 H. Dalam kegiatan ini diikuti kurang 50 anggota IPNU-IPPNU kecamatan Pituruh. Kegiatan ditujukan kepada warga masyarakat Kemiri di sekitar Perempatan dan Pasar […]

expand_less