Kader Ansor dan Banser Pituruh Ziarah Muassis NU di Jombang, Perkuat Spirit Khidmah dan Ke-NU-an
- account_circle Fatkhan Anis
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JOMBANG – Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pituruh menggelar kegiatan ziarah ke makam para muassis Nahdlatul Ulama (NU), auliya, dan ulama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 30–31 Mei 2026. Kegiatan yang diikuti kader Ansor dan Banser ini menjadi bagian dari upaya memperkuat spiritualitas, meneladani perjuangan ulama, serta memperkokoh komitmen khidmah kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
Rangkaian ziarah diawali dengan mengunjungi makam Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari di Kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang. Selanjutnya rombongan melanjutkan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta makam KH Abdul Wahab Hasbullah yang dikenal sebagai salah satu pendiri Nahdlatul Ulama.
Selain itu, peserta juga berziarah ke makam Syekh Jumadil Kubro sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan penyebar ajaran Islam di Nusantara yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan dakwah Islam.
Di setiap lokasi ziarah, para peserta melaksanakan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh KH Khozinatur Abror. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan ketika para peserta memanjatkan doa bagi para ulama yang telah berjasa dalam perjuangan Islam, pendidikan pesantren, serta berdirinya Nahdlatul Ulama.
Ketua PAC GP Ansor Pituruh, Fatkhan Anis, mengatakan bahwa kegiatan ziarah merupakan salah satu sarana untuk memperkuat kecintaan kader kepada ulama sekaligus mengenalkan sejarah perjuangan tokoh-tokoh pendiri NU kepada generasi muda.
“Ziarah ini bukan sekadar perjalanan religi, tetapi juga menjadi media pembelajaran sejarah perjuangan para ulama. Kami berharap kader Ansor dan Banser dapat meneladani keikhlasan, semangat perjuangan, serta pengabdian para muassis NU dalam menjaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan keutuhan bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dari penguatan ideologi dan tradisi ke-NU-an di lingkungan kader Ansor dan Banser.
“Dengan berziarah ke makam para muassis dan ulama, para kader dapat lebih mengenal sejarah perjuangan Nahdlatul Ulama sekaligus memperkuat ikatan batin dengan para pendahulu yang telah mewariskan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” tambahnya.
Selain melaksanakan tahlil dan doa bersama, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai sejarah perjuangan tokoh-tokoh yang diziarahi. Momen tersebut menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan semangat kader dalam melanjutkan perjuangan ulama melalui pengabdian di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Melalui ziarah ini, PAC GP Ansor Pituruh berharap semangat khidmah kepada ulama, kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama, serta komitmen menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah terus tumbuh dan mengakar di kalangan kader Ansor dan Banser.
- Penulis: Fatkhan Anis


Saat ini belum ada komentar