Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2015
  • visibility 793
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid atau terkenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau “Sang Penakluk”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Merupakan cucu K.H. Hasyim Asyari dari ayahnya, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Selain Gus Dur, adiknya Gus Dur juga merupakan sosok tokoh nasional Gus Sholah.
Pada awal ayahnya diangkat menjadi Menteri Agama, Gus Dur turut hijrah ke Jakarta bersama ayahnya dan belajar di SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Pendidikannya berlanjut pada 1954 di Sekolah Menengah Pertama dan tidak naik kelas, akan tetapi bukan karena persoalan intelektual. Ibunya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan. Pada 1957, setelah lulus SMP, dia pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun).
Pada 1959, Gus Dur pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Gus Dur juga menjadi wartawan Horizon dan Majalah Budaya Jaya. Pada tahun 1963, ia menerima beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, namun tidak menyelesaikannya karena kekritisan pikirannya. Gus Dur berbelok arah belajar di Universitas Baghdad. Meskipun awalnya lalai, Gus Dur bisa menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970.
Kemudia ia pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya, guna belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Baghdad kurang diakui Universitas Leiden. Gus Dur lalu pergi ke Jerman dan Prancis sebelum kembali ke Indonesia pada 1971. Gus Dur kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat.
Januari tahun 1998, Gus Dur diserang stroke dan berhasil diselamatkan oleh tim dokter. Namun, sebagai akibatnya kondisi kesehatan dan penglihatan Presiden RI ke-4 ini memburuk. Selain karena stroke, diduga masalah kesehatannya juga disebabkan faktor keturunan yang disebabkan hubungan darah yang erat diantara kedua orangtuanya.
Pada awal 1980-an, Gus Dur terjun mengurus Nahdlatul Ulama (NU) setelah tiga kali ditawari oleh kakeknya. Dalam beberapa tahun, Gus Dur berhasil mereformasi tubuh NU sehingga membuat namanya semakin populer di kalangan NU. Pada Musyawarah Nasional 1984, Gus Dur didaulat sebagai Ketua Umum NU. Selama masa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular.
Dan akhirnya pada tanggal 30 Desember 2009, Gus Dur wafat karena sakit komplikasi, kemudian dimakamkan di Jombang Jawa Timur. Selamat Jalan Gus, semoga muncul Gus Dur-Gus Dur baru yang mampu menggetarkan dunia. Amien.
Silsilah :
KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bin KH. Abdul Wahid Hasyim bin KH. Hasyim Asy’ari bin KH. As’ari bin Abu Sarwan bin Abdul Wahid bin Abdul Halim bin Abdurrohman (P. Sambud Bagda) bin Abdul Halim (P. Benawa) bin Abdurrohman (Jaka Tingkir) bin Ainul Yaqin (Sunan Giri) bin Ishak bin Ibrohim Asmuro bin Jamaludin Khusen bin Ahmad Syah Jalal bin Abdulloh Khon bin Amir Abdul Malik bin Alawi bin Muhammad Shohibul Mirbat bin Ali Choli’ Qosam bin Alawi Muhammad bin Muhammad bin Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir Ilallah bin Isa Arrumi bin Muhammad Annaqib bin Ali Al-’Uroidi bin Ja’far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zaenal Abidin bin Husein putra Siti Fathimah Az-Zahro binti Rasulillah, Muhammad SAW

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baanar Purworejo: Jangan Sekali-Kali Dekati Narkoba!

    Baanar Purworejo: Jangan Sekali-Kali Dekati Narkoba!

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Ranting Ansor Kaliwungu bekerjasama dengan Karang Taruna Tunas Kencana Desa Kaliwungu menyelenggarakan acara Penyuluhan Bahaya Narkotika dan Obat-obatan terlarang di Masjid Al Ikhlas, Cacaban Kaliwungu, Bruno (4/1/2019). Ketua Baanar GP Ansor Purworejo, Sahabat Naufal Abdillah menyampaikan bahwa Narkoba merupakan bahaya laten yang secara terus menerus harus dihadapi bersama. “Yang paling berbahaya dari Narkoba adalah ia […]

  • Argumentasi Peringatan Maulid Nabi

    Argumentasi Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 1Komentar

    Secara istilah Maulid nabi Muhammad SAW merupakan perayaan kelahiran baginda Nabi SAW, dengan tujuan mengingat sirah beliau untuk menanamkan kecintaan kepadanya, serta mempraktikkan seluruh ajarannya. Ada sejarah tersendiri dari perayaan Maulid Nabi SAW. Menurut beberapa pendapat orang yang pertama kali mengadakan perayaan maulid Nabi SAWadalah Syaikh bin Muhammad Umar al-Mulla (Abad 6 H) dan kemudian […]

  • GP Ansor Kedungpomahan Wetan Kemiri Sukses Gelar Rapat Anggota untuk Pergantian Kepengurusan

    GP Ansor Kedungpomahan Wetan Kemiri Sukses Gelar Rapat Anggota untuk Pergantian Kepengurusan

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle PAC Kemiri
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Purworejo, 1 Juli 2023 –  Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Desa Kedungpomahan Wetan, Kecamatan Kemiri, Purworejo sukses menggelar rapat anggota guna melakukan pergantian kepengurusan. Rapat anggota ini merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkatan ranting/desa, dan bertujuan untuk mencetuskan kepengurusan baru setelah habisnya masa jabatan kepengurusan sebelumnya. Sabtu (01/07) Acara yang berlangsung di Gedung NU Desa […]

  • Semangat Organisasi Di Era Digital – PAC Ansor Bagelen

    Semangat Organisasi Di Era Digital – PAC Ansor Bagelen

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pemuda Ansor, sebagai sayap organisasi Nahdlatul Ulama (NU), telah lama menjadi garda terdepan dalam membangun semangat organisasi di era digital. Dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, Ansor berhasil memanfaatkan teknologi dan inovasi digital untuk memperkuat peran dan eksistensinya. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana PAC GP Ansor Bagelen secara khusus mampu menjaga semangat […]

  • SINERGI UNTUK SESAMA, KEPEDULIAN ADALAH KEWAJIBAN

    SINERGI UNTUK SESAMA, KEPEDULIAN ADALAH KEWAJIBAN

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 660
    • 0Komentar

    SIDOMULYO, ansorpurworejo.org – Dampak dari Pandemi Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih membutuhkan perhatian, khususnya di Wilayah Kecamatan Purworejo. Maka dari itu, seluruh elemen masyarakat harus saling bahu membahu bersinergi dalam pencegahan penyebaran virus corona dengan senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, tidak lupa juga ikut berperan serta membantu meringankan beban korban terdampak khususnya bagi keluarga yang melakukan […]

  • Gus Mahfudz: GP Ansor Harus Menjadi Khodimul Ummah

    Gus Mahfudz: GP Ansor Harus Menjadi Khodimul Ummah

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    Rapat Kerja Cabang PC GP Ansor Kabupaten Purworejo yang diselenggarakan pada Ahad (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kalimiru, Bayan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat Rijaalul Ansor KHR Mahfudz Chamid. Sebelum membuka acara raker dalam pidato singkatnya, KHR Mahfudz Chamid mengingatkan bahwa Ansor harus bisa menjaga perannya sebagai Khodimul Ummah. “Organisasi kalau sudah mempunyai kekuatan […]

expand_less