Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2015
  • visibility 846
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kyai Haji (KH) Abdurrahman Wahid atau terkenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil atau “Sang Penakluk”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara dari keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Merupakan cucu K.H. Hasyim Asyari dari ayahnya, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Selain Gus Dur, adiknya Gus Dur juga merupakan sosok tokoh nasional Gus Sholah.
Pada awal ayahnya diangkat menjadi Menteri Agama, Gus Dur turut hijrah ke Jakarta bersama ayahnya dan belajar di SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Pendidikannya berlanjut pada 1954 di Sekolah Menengah Pertama dan tidak naik kelas, akan tetapi bukan karena persoalan intelektual. Ibunya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan. Pada 1957, setelah lulus SMP, dia pindah ke Magelang untuk belajar di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun).
Pada 1959, Gus Dur pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang dan mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai guru dan kepala madrasah. Gus Dur juga menjadi wartawan Horizon dan Majalah Budaya Jaya. Pada tahun 1963, ia menerima beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, namun tidak menyelesaikannya karena kekritisan pikirannya. Gus Dur berbelok arah belajar di Universitas Baghdad. Meskipun awalnya lalai, Gus Dur bisa menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970.
Kemudia ia pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya, guna belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Baghdad kurang diakui Universitas Leiden. Gus Dur lalu pergi ke Jerman dan Prancis sebelum kembali ke Indonesia pada 1971. Gus Dur kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat.
Januari tahun 1998, Gus Dur diserang stroke dan berhasil diselamatkan oleh tim dokter. Namun, sebagai akibatnya kondisi kesehatan dan penglihatan Presiden RI ke-4 ini memburuk. Selain karena stroke, diduga masalah kesehatannya juga disebabkan faktor keturunan yang disebabkan hubungan darah yang erat diantara kedua orangtuanya.
Pada awal 1980-an, Gus Dur terjun mengurus Nahdlatul Ulama (NU) setelah tiga kali ditawari oleh kakeknya. Dalam beberapa tahun, Gus Dur berhasil mereformasi tubuh NU sehingga membuat namanya semakin populer di kalangan NU. Pada Musyawarah Nasional 1984, Gus Dur didaulat sebagai Ketua Umum NU. Selama masa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular.
Dan akhirnya pada tanggal 30 Desember 2009, Gus Dur wafat karena sakit komplikasi, kemudian dimakamkan di Jombang Jawa Timur. Selamat Jalan Gus, semoga muncul Gus Dur-Gus Dur baru yang mampu menggetarkan dunia. Amien.
Silsilah :
KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bin KH. Abdul Wahid Hasyim bin KH. Hasyim Asy’ari bin KH. As’ari bin Abu Sarwan bin Abdul Wahid bin Abdul Halim bin Abdurrohman (P. Sambud Bagda) bin Abdul Halim (P. Benawa) bin Abdurrohman (Jaka Tingkir) bin Ainul Yaqin (Sunan Giri) bin Ishak bin Ibrohim Asmuro bin Jamaludin Khusen bin Ahmad Syah Jalal bin Abdulloh Khon bin Amir Abdul Malik bin Alawi bin Muhammad Shohibul Mirbat bin Ali Choli’ Qosam bin Alawi Muhammad bin Muhammad bin Alawi bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir Ilallah bin Isa Arrumi bin Muhammad Annaqib bin Ali Al-’Uroidi bin Ja’far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zaenal Abidin bin Husein putra Siti Fathimah Az-Zahro binti Rasulillah, Muhammad SAW

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Dirikan 573 Posko Mudik untuk Dukung Kelancaran Lebaran

    GP Ansor Dirikan 573 Posko Mudik untuk Dukung Kelancaran Lebaran

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta  – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor mendirikan 573 Posko Mudik yang tersebar di berbagai titik strategis di seluruh Indonesia. Posko-posko ini menyediakan beragam fasilitas bagi para pemudik, seperti bengkel, hiburan, makanan, serta tempat istirahat. Kehadiran posko ini diharapkan dapat membantu kelancaran perjalanan masyarakat yang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran. Ketua Umum […]

  • PC GP Ansor Purworejo Dilantik, Gus Ahil Tekankan Sinergi Lintas Elemen

    PC GP Ansor Purworejo Dilantik, Gus Ahil Tekankan Sinergi Lintas Elemen

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purworejo, M. Tashilul Manasik, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran tamu undangan dalam acara pelantikan PC GP Ansor Purworejo masa khidmat 2025–2029 yang digelar di Ganeca Convention Hall, Minggu (21/12/2025). “Atas nama pimpinan cabang GP Ansor Purworejo, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran panjenengan semua. […]

  • CBP-KPP IPNU IPPNU Purworejo Cetak Kader Siap Siaga dan Berkarakter Lewat Diklatama

    CBP-KPP IPNU IPPNU Purworejo Cetak Kader Siap Siaga dan Berkarakter Lewat Diklatama

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) IPNU IPPNU Kabupaten Purworejo sukses menyelenggarakan DIKLATAMA (Pendidikan dan Latihan Pertama) pada 4–6 Juli 2025 di Gedung PCNU Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh 53 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Purworejo. Dengan tema “Satu Komando, Satu Tujuan, Satu Jiwa”, DIKLATAMA bertujuan membentuk […]

  • Amaliah Sejak Lahir Hingga Meninggalnya Muslim di Tanah Air

    Amaliah Sejak Lahir Hingga Meninggalnya Muslim di Tanah Air

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Bermula dari hajatan dan kemudian berakhir dengan hajatan. Begitulah perjalanan seorang Muslim di Tanah Air. Bahkan, sebelum dia lahir pun sudah ada hajatan, yaitu apa yang disebut dengan Mapati (ketika usia kandungan empat bulan) atau Mitoni (ketika usia kandungan tujuh bulan). Begitu juga ketika meninggal, penuh dengan hajatan seperti prosesi kematian dan penguburan. Setelah bersangkutan […]

  • Sambut Pengajian Selapanan Ancab Gebang ; Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak Giat Latihan Paduan Suara

    Sambut Pengajian Selapanan Ancab Gebang ; Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak Giat Latihan Paduan Suara

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak Giatkan Latihan Paduan Suara Menyambut Pengajian Rutin Tingkat ANCAB GEBANG Ngemplak, 19 Juli 2023 — Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak kembali giatkan latihan paduan suara yang intensif dalam persiapan menyambut Pengajian Rutin Tingkat ANCAB GEBANG. Dengan semangat yang membara, anggota Fatayat-Muslimat Ngemplak berupaya mempersembahkan penampilan yang memukau dan berkesan pada acara yang dijadwalkan akan […]

  • ansor womotulus

    Wakil Rois Syuriah Wonotulus: “Kepemimpinan Harus Kober, Bener, Pinter”

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Purworejo, 6 Juni 2023 – Gelaran Rapat Anggota PR GP Ansor Desa Wonotulus telah berakhir dengan Muhammad Fathul Bari resmi terpilih menjadi ketua pada masa khidmah tahun 2023 sampai dengan tahun 2025 (4/6/2023). Rapat Anggota sebagai forum tertinggi di tingkat ranting juga menghasilkan rekomendasi kepada kepemimpinan baru, termasuk di antaranya dari Pengurus Nahdlatul Ulama setempat. […]

expand_less