Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisah Kiai Said dan Gus Dur

  • account_circle PAC Bagelen
  • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kang Said, nanti kalau di Madinah tolong temani saya, ya. Saya mau mencari makam Ali al-Uraidhi,” tutur Gus Dur kepada KH Saiq Aqil Siradj yang sedang mengenyam pendidikan S-2 di Ummul Quro’, Makah, pada tahun 1989.Pertemuan tersebut merupakan perkenalan pertama kali Kiai Said dengan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Saat itu, Gus Dur sedang menunaikan ibadah umroh bersama rombongan, termasuk KH. Nur Muhammad Iskandar.Karena Kiai Said berdomisili diMakah, maka beliau tak begitu hafal seluk beluk Madinah. Kiai Said kemudian meminta bantuan Zainuddin,salah satu temannya dari Cirebon yang berada di Madinah dan dia dengan senang hati berkenan menghantarkan GusDur mencari posisi makam yang dimaksud, Sehabis sholat shubuh, Zainuddin menghantarkan Gus Dur dan Kiai Said ke makam tersebut. Sebentar kemudian makam yang dituju berhasil ditemukan. “Saya tak menyangka pencarian makam begitu cepat dan ketemunya persis di tengah-tengah perkebunan kurma,kisaran 8 km dari pusat masjid Nabawi dan ternyata banyak orang yang tidak tahu makam itu,” ujar Kiai Said. Sesampainya di makam, Gus Dur mengajak membaca fatehah seribu kali. Eh, fatehah baru dibaca 35x, Polisi Arab (laskar) memergoki mereka,bahkan rombongan itu hendak ditangkap. Kang Said pun lalu berkata ke laskar itu: “Ini tamu dari Indonesia, sedangkan saya adalah pelajar di sini.” Laskar itu akhirnya tak jadi melakukan aksi penangkapan tapi rombongan itu diusir dan disuruh menjauh dari makam.Gus Dur tampak kecewa dan marah besar. Sambil pergi berlalu, Gus Dur berkata pada sang Laskar: “Kamu musuh Allah, Wahabi.” Karena rasa penasaran berkecamuk di pikiran Kiai Said, di tengah perjalanan pulang ke rumahnya, beliau pun akhirnya memberanikan diri bertanya pada Gus Dur.“Siapakah sesungguhnya Ali al-Uraidhi tadi, Gus?” “Ali al-Uraidhi adalah putra Ja’far Shodiq bin Muhammad Baqir bin Ali Zainal abidin bin Khusain bin Ali bin Abi Tholib. Ali Uraidy punya anak Isa, Isa punya anak An-Naqib, An-Naqib punya anak Ahmad, Ahmad yang hijrah ke Kamboja,Ahmad punya anak Ali Jamaluddin Al-Akbar, punya anak Ibrahim, punya anak Jumadil Kubro, Punya anak Sunan Ampel, punya anak Sunan Drajat dan Sunan Bonang,” ujar Gus Dur dengan sangat detail.Kiai Said terpaku, heran campur takjub atas pengetahuan cucu Hadrotusyekh KH Hasyim Asy’ari yang sangat beliau dikagumi. Wabilkhusus tentang keistimewaan Gus Dur kok bisa tahu tentang siapa sesungguhnya yang dikebumikan di tengah kebun kurma yang diziarahinya itu.Alhasil, dari peristiwa tersebut Kiai Said sangat yakin bahwa sesungguhnya Gus Dur adalah waliyullah. Ilha ruhi Waliyullah Ali al-Uraidhi dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur): Alfatehah… Doakan juga untuk kesehatan Kiai Said. Aamiin.

  • Penulis: PAC Bagelen

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting GP Ansor Winong Gelar Ngaji Malam Mingguan

    Ranting GP Ansor Winong Gelar Ngaji Malam Mingguan

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Ranting GP Ansor Winong selenggarakan Ngaji Mingguan. Ngaji mingguan ini merupakan wujud kebersamaan antar anggota. Selain itu juga, untuk membangun komunikasi antar anggota. Kegiatan ini diselenggarakan di Kediaman Sahabat Nadhif Desa Winong, Jum’at (03/09/2021) Hadir pada kesempatan ini, Ketua Ranting GP Ansor Desa Winong, Penasehat Ranting Winong, dan Anggota Ranting GP Ansor […]

  • Syekh Kasyful Anwar, Ulama Besar dari Kalimantan Selatan

    Syekh Kasyful Anwar, Ulama Besar dari Kalimantan Selatan

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    “Seyogyanya bagi orang yang alim apabila dia ditanya akan hal yang tidak diketahuinya maka dia akan berkata ‘Aku tidak mengetahuinya’ dan hal tersebut tidak akan mengurangi martabatnya tetapi menunjukkan akan wara’ dan sempurna ilmu.” Demikian sebagian nasihat Syekh Muhammad Kasyful Anwar seorang pembaharu sistem pendidikan sekaligus pimpinan periode ketiga Pondok Pesantren Darussalam Martapura yang merupakan […]

  • Sambut Ramadhan, MWCNU Kutoarjo Rencanakan Kegiatan Tarkhim

    Sambut Ramadhan, MWCNU Kutoarjo Rencanakan Kegiatan Tarkhim

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 804
    • 0Komentar

    KUTOARJO, ansorpurworejo.org – Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kutoarjo dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H menggelar musyawarah bersama dan sekaligus pertemuan rutin malam Kamis Kliwon, Rabu, 24/03/2021. Dalam rutinan ini dihadiri oleh pengurus MWC, pengurus ranting dan pengurus PAC GP Ansor Kutoarjo. Pertemuan ini merupakan pertama kalinya digelar sejak masa pandemi […]

  • MWC NU Kecamatan Bagelen Hadiri TURBA PCNU Purworejo Zona 4 di Purwodadi

    MWC NU Kecamatan Bagelen Hadiri TURBA PCNU Purworejo Zona 4 di Purwodadi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Purwodadi — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen menghadiri kegiatan Turba (Turun ke Bawah) yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo, pada Senin, 28 Juli 2025 di Kecamatan Purwodadi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian TURBA Zona 4 yang meliputi Kecamatan Banyuurip, Ngombol, Purwodadi, dan Bagelen. Dalam acara tersebut, […]

  • Tarling Putaran IV dan Penyerahan Al Quran

    Tarling Putaran IV dan Penyerahan Al Quran

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 2Komentar

    ansorpurworejo.org Tarawih keliling (Tarling) yang diadakan pada malam minggu tanggal 2 Juli 2016 di Mushola Nur Iman desa Kliwonan Kec. Banyuurip Purworejo merupakan Tarling putaran ke IV yang di prakarsai oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Purworejo. Tarling putaran I Sabtu 11 Juni di Grabag, Putaran II Sabtu 18 Juni di Bener […]

  • Banser Ya Harus Pendekar

    Banser Ya Harus Pendekar

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Dua tahun lalu, saya mendapat kesempatan menemani Kasatkornas Banser, Sahabat H. Alfa Isnaini beserta rombongan Kirab Satu Negeri sowan kepada salah satu Kiai Kharismatik di Situbondo, KHR. Muhammad Kholil As`ad (Ra Kholil), pengasuh Ponpes Walisongo, Panji, Situbondo, salah satu putra KHR. As`ad Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Syalafiyah syafi`iyah, SUkorejo, Situbondo, seorang Ulama, Waliyul Qutb, pejuang […]

expand_less