Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jihad NU Melawan Korupsi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Jul 2016
  • visibility 365
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sudah lama kita yakini, perjuangan melawan korupsi merupakan perjuangan yang sejalan dengan spirit keagamaan (ruhul jihad). Dalam situasi seperti sekarang ini, perang melawan korupsi bisa disepadankan dengan jihad fi sabilillah. Tidak ada yang menyangkal bahwa korupsi merupakan tindakan kejahatan, bahkan ada yang menyebut sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang tidak bisa diperangi dengan cara-cara yang biasa. Karena itu, diperlukan kesungguhan dengan mengerahkan seluruh kemampuan untuk memberantas kejahatan korupsi. Itulah jihad fi sabilillah
Bukan hanya aparat penegak hukum yang menangkap koruptor atau aktivis yang jihad melawan korupsi, para pemimpin dalam berbagai tingkatan yang menyelamatkan uang negara agar tidak dikorup, pada dasarnya dia sedang menjalankan misi luhur agama, jihad fi sabilillah. Pemimpin-pemimpin yang diberi amanat untuk mengelola uang dan kekayaaan negara, dan mereka berhasil menunaikan tugas dengan cara men-tasharruf-kan yang benar dan tidak dikorup, pada dasarnya mereka menjalankan misi agung, yaitu misi menegakkan keadilan untuk kemaslahatan (tahqiqul ’adli li ishlahi ar-ra’iyyah).
Korupsi adalah tindakan memporak-porandakan keadilan. Implikasi korupsi adalah terjadinya kerusakan, terlanggarnya hak asasi manusia, pemiskinan, kehancuran tatanan kehidupan, dan sebagainya. Hal inilah yang diperangi oleh semua agama. Karena itu, agama tidak bisa dijadikan tempat berlindung para koruptor.
Jihad melawan korupsi tidak bisa hanya dilakukan dengan menangkapi koruptor setiap hari dengan harapan menimbulkan efek jera. Dalam praktik pemberantasan korupsi di Indonesia membuktikan, penangkapan dan penghukuman para koruptor tidak serta merta menghilangkan korupsi. Korupsi masih tetap subur di mana-mana. Bukan berarti penindakan terhadap koruptor tidak penting, tetapi hal ini tidak cukup. Upaya pencegahan yang selama ini kurang menjadi prioritas perlu mendapatkan perhatian lebih serius.
Dalam Islam, upaya pencegahan dan penindakan terdapat dalam istilah dar’ul mafasid wa jalbul mashalih. Melakukan pencegahan korupsi pada dasarnya merupakan upaya mencegah terjadinya kerusakan (dar’ul mafasid), sedangkan melakukan penindakan dengan menangkap dan menghukum koruptor bisa disebut sebagai upaya jalbul mashalih. Dalam qawa’id fiqhiyyah terdapat kaidah bagaimana mengimplementasikan pencegahan dan penindakan: dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, upaya mencegah kerusakan (pencegahan korupsi) harus didahulukan daripada mencari kemaslahatan (penindakan korupsi). Di sinilah pentingnya aparat penegak hukum antikorupsi, terutama KPK, lebih memperkuat upaya-upaya pencegahan korupsi, bekerjasama dengan masyarakat sipil, khususnya organisasi keagamaan. 
NU sebagai organisasi sosial keagamaan mendukung penuh penguatan pencegahan korupsi ini. Wawasan tentang antikorupsi tidak boleh hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus menginternalisasi menjadi nilai-nilai yang memengaruhi tindakan. Perkembangan hukum antikorupsi dan juga modus-modus baru korupsi harus diketahui masyarakat. Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) misalnya, merupakan hal baru yang harus diketahui masyarakat. Tentu, saya sangat sedih jika tokoh NU atau pesantren yang tidak tahu apa-apa, tiba-tiba terseret persoalan korupsi karena ketidaktahuannya. Karena itu, penting sekali memberi wawasan kepada para kiai dan tokoh-tokoh pesantren tentang perkembangan ini yang kapan saja bisa menjerat kita.
Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) NU juga bisa melakukan pembahasan sejumlah persoalan baru terkait tindak pidana korupsi yang dibahas dalam buku ini, misalnya soal konflik kepentingan (conflict of interest), pemilik keuntungan (beneficial ownership), perdagangan pengaruh (trading in influence), imbal balik (kickback), dan sebagainya. Fiqih Islam perlu melihat persoalan-persoalan tersebut untuk memberi perspektif pada perkembangan hukum antikorupsi. 
Info Buku
Judul : Jihad NU Melawan Korupsi: Studi Kontemporer Fiqih Antikorupsi di Indonesia
Penulis : Rumadi Ahmad, dkk
Editor: Marzuki Wahid & Hifdzil Alim
Penerbit : Lakpesdam PBNU
Tahun : 2016
Tebal : XVI + 194
ISBN 978-979-18217-8-0

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rijaalul Ansor Purworejo Adakan Pagelaran Wayang Secara Virtual

    Rijaalul Ansor Purworejo Adakan Pagelaran Wayang Secara Virtual

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    BUTUH, (ansorpurworejo.org) – Berbeda dari acara biasanya, dalam rangka nguri-uri kabudyaan jawa yaitu kesenian wayang kulit, Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PC GP Ansor Purworejo dan PAC GP Ansor Kecamatan Butuh menggelar selapanan secara virtual dengan pagelaran Wayang Semalam Suntuk oleh Ki Dalang Kyai Khanafi. Pagelaran Wayang Kulit ini digelar pada Ahad, 28/03/2021 […]

  • PAC Ansor Kemiri Gulung Ansor Banser Se-Purworejo

    PAC Ansor Kemiri Gulung Ansor Banser Se-Purworejo

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.orgDalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Sumpah Pemuda, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo menggelar Futsal Competition Piala Kapolres Purworejo, Sabtu (29/10/2016) di lapangan futsal Waka-waka. Sebanyak 31 tim yang terbagi dalam dua segmen, Ansor dan Banser se-Kabupaten Purworejo saling bertanding memperagakan skil terbaiknya memperebutkan Piala Kapolres Purworejo dan piala bergilir Ansor. “Jadi […]

  • ansor womotulus

    Wakil Rois Syuriah Wonotulus: “Kepemimpinan Harus Kober, Bener, Pinter”

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Purworejo, 6 Juni 2023 – Gelaran Rapat Anggota PR GP Ansor Desa Wonotulus telah berakhir dengan Muhammad Fathul Bari resmi terpilih menjadi ketua pada masa khidmah tahun 2023 sampai dengan tahun 2025 (4/6/2023). Rapat Anggota sebagai forum tertinggi di tingkat ranting juga menghasilkan rekomendasi kepada kepemimpinan baru, termasuk di antaranya dari Pengurus Nahdlatul Ulama setempat. […]

  • Alhamdulillah Saya ber NU

    Alhamdulillah Saya ber NU

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah wa syukurillah wa shalatu wasallamu ‘alaa Rasulillah, sayyidina wa maulana Muhammad ibni Abdillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man walah, amma ba’d. Sahabat-sahabat nahdliyyin yang sangat saya hormati, sebelum kita berdiskusi banyak hal dan berbusa-busa menyusun cita-cita dan agenda kegiatan kita, paling pertama saya ingin mengajak sahabat-sahabat untuk menghangatkan kembali […]

  • Meneguhkan Percaturan Politik Nusantara

    Meneguhkan Percaturan Politik Nusantara

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Politik hanyalah alat bukan tujuan. Kaidah ini yang dijadikan tongkat oleh Kiai Wahab Chasbullah dalam meneguhkan percaturan politik bangsa kita pada tahun 1914-an hingga 1970-an. Masa perjuangan dan kemerdekaan Indonesia. Dengan gigih ia menghadapi pancaroba politik yang penuh tantangan dan tekanan. Haluan politisi yang lahir dari rahim pesantren ini untuk kemaslahatan rakyat (mashâlihur ra’iyah) bukan […]

  • 10 PROGRAM KERJA UNGGULAN KITA

    10 PROGRAM KERJA UNGGULAN KITA

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 1.442
    • 0Komentar

    Rakercab PC GP Ansor Purworejo yg dilaksanakan Hari Ahad 19 Feb 2017  menghasilkan antara lain 10 Program Kerja Unggulan yang siap dilaksanakan oleh semua pengurus dan kader Ansor di kab purworejo: 1. Pembentukan Ranting GP Ansor se Kab Purworejo dan pengelolaan data base anggota secara terpadu. 2. Pengoptimalan Majlis Dzikir dan Solawat Rijalul Ansor untuk […]

expand_less