Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jihad NU Melawan Korupsi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 12 Jul 2016
  • visibility 410
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sudah lama kita yakini, perjuangan melawan korupsi merupakan perjuangan yang sejalan dengan spirit keagamaan (ruhul jihad). Dalam situasi seperti sekarang ini, perang melawan korupsi bisa disepadankan dengan jihad fi sabilillah. Tidak ada yang menyangkal bahwa korupsi merupakan tindakan kejahatan, bahkan ada yang menyebut sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang tidak bisa diperangi dengan cara-cara yang biasa. Karena itu, diperlukan kesungguhan dengan mengerahkan seluruh kemampuan untuk memberantas kejahatan korupsi. Itulah jihad fi sabilillah. 
Bukan hanya aparat penegak hukum yang menangkap koruptor atau aktivis yang jihad melawan korupsi, para pemimpin dalam berbagai tingkatan yang menyelamatkan uang negara agar tidak dikorup, pada dasarnya dia sedang menjalankan misi luhur agama, jihad fi sabilillah. Pemimpin-pemimpin yang diberi amanat untuk mengelola uang dan kekayaaan negara, dan mereka berhasil menunaikan tugas dengan cara men-tasharruf-kan yang benar dan tidak dikorup, pada dasarnya mereka menjalankan misi agung, yaitu misi menegakkan keadilan untuk kemaslahatan (tahqiqul ’adli li ishlahi ar-ra’iyyah).
Korupsi adalah tindakan memporak-porandakan keadilan. Implikasi korupsi adalah terjadinya kerusakan, terlanggarnya hak asasi manusia, pemiskinan, kehancuran tatanan kehidupan, dan sebagainya. Hal inilah yang diperangi oleh semua agama. Karena itu, agama tidak bisa dijadikan tempat berlindung para koruptor.
Jihad melawan korupsi tidak bisa hanya dilakukan dengan menangkapi koruptor setiap hari dengan harapan menimbulkan efek jera. Dalam praktik pemberantasan korupsi di Indonesia membuktikan, penangkapan dan penghukuman para koruptor tidak serta merta menghilangkan korupsi. Korupsi masih tetap subur di mana-mana. Bukan berarti penindakan terhadap koruptor tidak penting, tetapi hal ini tidak cukup. Upaya pencegahan yang selama ini kurang menjadi prioritas perlu mendapatkan perhatian lebih serius.
Dalam Islam, upaya pencegahan dan penindakan terdapat dalam istilah dar’ul mafasid wa jalbul mashalih. Melakukan pencegahan korupsi pada dasarnya merupakan upaya mencegah terjadinya kerusakan (dar’ul mafasid), sedangkan melakukan penindakan dengan menangkap dan menghukum koruptor bisa disebut sebagai upaya jalbul mashalih. Dalam qawa’id fiqhiyyah terdapat kaidah bagaimana mengimplementasikan pencegahan dan penindakan: dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, upaya mencegah kerusakan (pencegahan korupsi) harus didahulukan daripada mencari kemaslahatan (penindakan korupsi). Di sinilah pentingnya aparat penegak hukum antikorupsi, terutama KPK, lebih memperkuat upaya-upaya pencegahan korupsi, bekerjasama dengan masyarakat sipil, khususnya organisasi keagamaan. 
NU sebagai organisasi sosial keagamaan mendukung penuh penguatan pencegahan korupsi ini. Wawasan tentang antikorupsi tidak boleh hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus menginternalisasi menjadi nilai-nilai yang memengaruhi tindakan. Perkembangan hukum antikorupsi dan juga modus-modus baru korupsi harus diketahui masyarakat. Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) misalnya, merupakan hal baru yang harus diketahui masyarakat. Tentu, saya sangat sedih jika tokoh NU atau pesantren yang tidak tahu apa-apa, tiba-tiba terseret persoalan korupsi karena ketidaktahuannya. Karena itu, penting sekali memberi wawasan kepada para kiai dan tokoh-tokoh pesantren tentang perkembangan ini yang kapan saja bisa menjerat kita.
Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) NU juga bisa melakukan pembahasan sejumlah persoalan baru terkait tindak pidana korupsi yang dibahas dalam buku ini, misalnya soal konflik kepentingan (conflict of interest), pemilik keuntungan (beneficial ownership), perdagangan pengaruh (trading in influence), imbal balik (kickback), dan sebagainya. Fiqih Islam perlu melihat persoalan-persoalan tersebut untuk memberi perspektif pada perkembangan hukum antikorupsi. 
Info Buku
Judul : Jihad NU Melawan Korupsi: Studi Kontemporer Fiqih Antikorupsi di Indonesia
Penulis : Rumadi Ahmad, dkk
Editor: Marzuki Wahid & Hifdzil Alim
Penerbit : Lakpesdam PBNU
Tahun : 2016
Tebal : XVI + 194
ISBN 978-979-18217-8-0

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selapanan NU Ranting Kaliwungu: Jelaskan Barokahnya Berkhidmah dan Membaca Sholawat

    Selapanan NU Ranting Kaliwungu: Jelaskan Barokahnya Berkhidmah dan Membaca Sholawat

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Purworejo, 9 Juli 2023 – Pengajian rutin selapanan Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kaliwungu kembali digelar dengan semarak di Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Acara yang dihadiri oleh kepengurusan NU Ranting Kaliwungu dan berbagai banom (badan otonom) NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, dan IPPNU ini menjadi momen yang penuh berkah bagi seluruh peserta. Penceramah […]

  • Ngaji Kitab Fathul Qorib Bersama Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Pituruh

    Ngaji Kitab Fathul Qorib Bersama Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Pituruh

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle PAC Pituruh
    • visibility 87
    • 1Komentar

    Prapagkidul, 5 Juni 2023 – Mushola Al-Ikhlas Prapagkidul Pituruh menjadi saksi dari kegiatan pengajian rutin yang diadakan oleh Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul PAC Ansor Pituruh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2023 dengan mengusung kajian kitab Fathul Qorib sebagai materi pembahasannya. Acara yang dihadiri oleh para anggota Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul PAC […]

  • Selapanan Majelis Dzikir Dan Sholawat Bersama PAC GP Ansor Kec. Bener Sekaligus Santunan Anak Yatim dan Pambagian Reward Penginputan Data Kader Ansor Banser

    Selapanan Majelis Dzikir Dan Sholawat Bersama PAC GP Ansor Kec. Bener Sekaligus Santunan Anak Yatim dan Pambagian Reward Penginputan Data Kader Ansor Banser

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle PAC Bener
    • visibility 162
    • 1Komentar

    “Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat” yang diselenggarakan oleh PAC GP Ansor Kecamatan Bener pada tanggal 29 Juli 2023 di Dusun Krendo, Desa Legetan. Dalam acara tersebut, beberapa tokoh dan pejabat penting yang hadir adalah: Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Kecamatan Bener Bapak Camat R. Imam Ciptadi, S.Pd, M.M. Kapolsek (Kepala Kepolisian Sektor) atau perwakilan dari […]

  • Protokol Pencegahan Covid-19 Untuk Pondok Pesantren

    Protokol Pencegahan Covid-19 Untuk Pondok Pesantren

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 697
    • 1Komentar

    Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh swt yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya kepada kita. Sholawat dan salam selalu kita sanjungkan kehadirat Kanjeng Nabi Muhammad saw, keluarganya, sahabatnya, dan semua pengikutnya sampai hari akhir nanti. Bermula dari syawalan online pada hari Sabtu tgl 30 Mei 2020, lahirlah tiga ide pokok. Salah satunya adalah menyusun […]

  • INSTRUKSI PC GP Ansor Purworejo Terkait COVID-19

    INSTRUKSI PC GP Ansor Purworejo Terkait COVID-19

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 2.143
    • 0Komentar

    Kepada Yth: -Pimpinan Anak Cabang GP ANSOR Se-Kab. Purworejo -Pimpinan Ranting GP ANSOR se-Kab. Purworejo Assalamu’alaikum Wr. Wb. Berdasarkan surat edaran resmi dari Pimpinan Pusat GP ANSOR Perihal : “Intruksi Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid 19)”, nomer : 2364/PP/SR-01/III/2020, kami atas nama Pimpinan Cabang GP ANSOR Kab. Purworejo mengintruksikan : Taat pada intruksi Pimpinan Pusat […]

  • Muslimat dan Fatayat NU Purworejo Peringati Harlah dan Harsos

    Muslimat dan Fatayat NU Purworejo Peringati Harlah dan Harsos

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Harlah Muslimat NU ke-69 dan Harsos Muslimat Fatayat NU di Kabupaten Purworejo, diperingati Minggu (1/3), di Masjid An Nur Brengkelan. Berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan diantaranya anjangsana kepada para tokoh NU dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Disamping itu, juga dilaksanakan perlombaan antar raudhatul athfal di lingkungan NU se-Kabupaten Purworejo. Menurut Bupati Purworejo Drs […]

expand_less