Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bunga Rampai Pemikir Muda NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 18 Agt 2016
  • visibility 434
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semangat jihad intelektual masih tetap dan terus tumbuh di beberapa kalangan yang sungguh-sungguh memahami arti perjuangan NU. Untuk itu “kembali ke khittah” selalu menjadi diskursus yang hangat diperbincangkan. Kiranya, semangat itulah yang menjadi intisari buku yang ditulis oleh Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Tulungagung. 
Buku ini berawal dari perbincangan santai pengurus ISNU Cabang Tulungagung yang merasa bahwa tradisi menulis di kalangan NU masih kurang. Ceramah dan berdiskusi sudah biasa di kalangan Nahdliyin, tetapi untuk menulis masih belum. Memang ada beberapa warga NU yang rajin menulis, tetapi jumlahnya tidak berbanding dengan jumlah warga NU.
Nahdhatul Ulama yang identik dengan pondok pesantren; mulai dari gaya hidup, metode pembelajaran dan pengajaran, sampai pola pikir dalam segala bidang perlu untuk dituliskan sebagai inspirasi masyarakat Islam pada umumnya dan manusia seluruhnya. Sehingga NU bisa dipahami banyak orang di semua kalangan tidak hanya sebatas orang-orang yang mampu membaca kitab kuning dengan pemaknaan yang tepat menurut gramatikal bahasa arab, atau mereka yang aktif di Lajnah Bahtsul Masail dengan segudang problematika fiqih serta jawaban yang acap kali tanpa menggunakan pertimbangan kajian holistik dan sumber rujukan yang kolektif.
Kehadiran buku kumpulan tulisan para intelektual NU ini cukup kaya warna dan menggugah pemikiran kalangan muda. Kajiannya mampu memberikan jawaban atas kegelisahan pengikut NU pada umumnya. Pertama, topik yang ditulis mencakup tema yang variatif. Ada yang menulis masalah ideologi, politik, ekonomi, manajemen, pendidikan, budaya, sampai soal hadits. Topik yang melintas batas tersebut sungguh merupakan kekayaan warna dalam dimensi intelektual. Kedua, latar belakang penulis yang beragam. Ada yang berlatar belakang guru, dosen, mahasiswa, santri, hingga enterpreneur. Latar belakang mereka memengaruhi terhadap tulisan yang mereka buat. Ketiga, keragaman geografis. Memang buku ini yang menerbitkan ISNU Tulungagung. Tetapi penulisnya tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Eko Siswanto misalnya, ia adalah dosen STAIN Alfatah Jayapura, tetapi beliau dulu adalah Pengurus IPNU Tulungagung. Ada juga penulis dari Jambi, Ponorogo, Malang, Surabaya, Lamongan dan dari beberapa kota lain. Tetapi sebagian besar diisi pengurus ISNU Tulungagung.
Para penulis menghadirkan data, informasi, dan pemikiran-pemikiran cerdas para intelektual NU Tulungagung dan sekitarnya. Misalnya tulisan Sekretaris Umum ISNU Tulungagung. Pembaca akan menemukan pernik-pernik ideologis ke-NU-an dan kecerdasan argumentatif di dalam ulasannya. Pembaca mungkin akan  tergelitik saat membaca ulasan dari Agus Zaenul Fitri yang juga Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Tulungagung ketika merangkai narasi Gus Dur. Juga bagaimana secara elok ia bertutur tentang pluralisme Gus Dur lewat tangan Kiai Marzuki Mustamar. 
Bagaimana NU di Papua? Mungkin kita akan terkejut dengan pertanyaan ini. NU cukup eksis di Papua. Gerak dan aktivitas NU cukup produktif, khususnya dalam konteks kerukunan umat beragama. Secara detail Ketua Tanfidziyah NU Jayapura periode 2009-2014, Eko Siswanto bertutur kompleksnya kehidupan sosial keagamaan di Jayapura. Pelan tapi pasti NU menancapkan kiprahnya di bumi Indonesia ujung timur tersebut. Baca dan simak uraian Eko dan kita akan menemukan spirit transformasi yang kuat.
Buku ini  diharapkan memberikan kontribusi untuk mengaktualkan potensi warga NU. Pengalaman dan pengetahuan mereka cukup kaya semoga menjadi respon atas bentuk keprihatinan terhadap fenomena masyarakat. Meskipun tidak semua tema terangkum di dalamnya, termasuk solusi pertanian ekonomi yang akhir-akhir ini menjadi kekurangan NU. Selamat membaca.
Info Buku
Judul buku: Dinamika Pemikiran Intelektual Muda NU
Penulis : Rohmat Zaini, dkk (ISNU TULUNGAGUNG).
Penerbit : Lentera Kreasindo Yogyakarta
Tahun Terbit : April 2016
Tebal : 270 halaman
Peresensi adalah Rizal Mubit, Peneliti Farabi Institute

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Loano Resmi Dilantik

    Pengurus Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Loano Resmi Dilantik

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    LOANO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Loano telah melaksanakan agenda Konferancab dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus dan Pemilihan Ketua PAC GP Ansor Loano Baru Masa Khidmah 2021/2023 pada bulan November lalu. Pada saat konferancab LPJ dinyatakan diterima dan ketua terpilih yaitu sahabat Ahmad Fatkhul Wahab dari Desa Kalikalong. Menindaklanjuti agenda tersebut, Pelantikan […]

  • PAC GP ANSOR Pituruh Ikut Berpatisipasi Dalam “Pituruh Ampuh Bersholawat” di Lapangan Desa Pituruh

    PAC GP ANSOR Pituruh Ikut Berpatisipasi Dalam “Pituruh Ampuh Bersholawat” di Lapangan Desa Pituruh

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PITURUH, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pituruh bersama Organisasi Kepemudaan seperti Pemuda Pancasila, PSHT dan Karang Taruna menyelenggarakan acara Sholawatan Bersama yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Senin (5/6) malam.  Kegiatan Sholawat bersama yang dikemas dalam acara Pituruh Ampuh Bersholawat ini menghadirkan beberapa Hababib, Ulama dan Umara’ setempat. […]

  • Pendirian RSNU DIY diresmikan Ketua PBNU

    Pendirian RSNU DIY diresmikan Ketua PBNU

    • calendar_month Sabtu, 31 Mar 2018
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Kulonprogo, Setelah melalui proses yang panjang, Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya resmi didirikan pada Jumat (30/3). Peresmian tersebut dilakukan Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj di Girigondo, Temon, Kulonprogo. Kiai Said menyampaikan apresiasi kepada NU DIY yang telah mampu merintis pembangunan rumah sakit. Hal ini menjadi bukti bahwa NU telah […]

  • Ansor Purworejo 2019 – 2023 Resmi Dilantik

    Ansor Purworejo 2019 – 2023 Resmi Dilantik

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Purworejo telah melakukan pelantikan dan rakercab masa khidmat 2019-2023 pada Minggu, (23/02/2020). Acara pelantikan ansor Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor ini dihadiri oleh beberapa forkompemda, lapisan masyarakat dan dihadiri anggota Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Purworejo, lembaga Nahdlatu Ulama kabupaten Purworejo. Pelantikan […]

  • GP Ansor Terima Penghargaan Organisasi Lintas Iman dari KWI

    GP Ansor Terima Penghargaan Organisasi Lintas Iman dari KWI

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 1Komentar

    Jakarta – Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Christophorus Tri Harsono, secara langsung memberikan penghargaan kepada tujuh tokoh muda yang menjabat sebagai ketua umum organisasi pemuda lintas iman. Acara ini berlangsung di Aula KWI, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa malam, 25 Februari 2025. Para penerima penghargaan tersebut adalah Addin Jauharudin […]

  • Ngaji Bareng Fatayat Gintungan

    Ngaji Bareng Fatayat Gintungan

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Pimpinan Ranting fatayat muslimat desa Gintungan Kec. Gebang menyelenggarakan pengajian rutinannya di mushola Al Barokah Buntit Gintungan Gebang Purworejo. Kegiatan dilakukan secara bergiliran ditiap mushola/ masjid yang ada di Gintungan.(27/11)  Acara tersebut di isi dengan acara keagamaan ke Nu an yaitu membaca ayat suci Al Qur’an, sholawat, tahlil, tawasul kepada arwah arwah serta […]

expand_less