Breaking News
light_mode
Trending Tags

Taman Surga di Makam Keramat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
  • visibility 592
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tidak ada yang bisa penulis ucapkan setelah membaca sebuah buku karya Tuan Guru Abdul Aziz Sukarnawadi ini selain dengan dahsyat dan luar biasa. Kata-kata tersebut memang tidak berlebihan dilekatkan pada buku tersebut sebab ketika membacanya dari halaman ke halaman seakan-akan kita diperintah untuk membuang seluruh akal sehat (common sense) dengan berbagai keistimewaan serta kalam-kalam ulama pada buku tersebut.
Kendati Tuan Guru Abdul Aziz lahir dari kandung Nahdlatul Wathan (NW), namun tulisan-tulisannya juga menjadi hujjah bagi kalangan Nahdliyyin (Sebutan untuk warga NU) untuk membela amaliyahnya yang selama ini selalu diserang dan mencoba untuk diluluhlantakkan oleh segelintir masyarakat di luar Ahlussunnah wal Jamaah. Sambutan yang diberikan oleh KH Abdillah As’ad, Direktur Aswaja NU Center Banyuwangi sudah memberi garansi betapa bagus dan direkomendasikan buku tersebut.
Buku ini mengupas tuntas tentang kemuliaan menziarahi makam-makam keramat Kekasih Allah untuk berdoa, bertabarruk, berdzikir dan lain sebagainya yang merupakan tradisi mulia yang sudah menjadi kebiasaan para ulama terkemuka dari masa ke masa serta dari berbagai penjuru dunia. Dengan tenang para ulama terpercaya itu berkeyakinan, kuburan keramat lah jendela astral bagi umat manusia untuk menggapai dengan mudah tangan Tuhan kapan saja mereka inginkan. Tentunya, jendela gaib itu akan terbuka bagi para hamba yang percaya dan dengan hati yang insyaf akan kekuasaan Allah. (hlm. 2)
Namun, pendidikan modern saat ini merubah paradigma pemikiran kita ke arah yang sangat progesif dengan menafikan hal-hal yang dianggap serba TBC (Tahayyul, Bid’ah, Churafat). Dan yang cukup memprihatinkan saat ini adalah banyak kader-kader dari Ahlussunnah wal Jamaah mulai terjangkiti dengan gaya pendidikan saat ini. Mereka tidak akan segan mencap kufur bahkan Syirik terhadap segala hal-hal amaliyah yang dianggap dapat merusak akal sehat. Bahkan dengan dalil mencegah kekufuran tersebut, segelintir orang berusaha untuk membongkar makam-makam keramat tersebut dengan Pekikan Takbir. Semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka.
Sebuah hadits riwayat at-Tirmizi disebutkan bahwa siapapun yang meninggal dunia maka kuburnya akan menjadi taman surga atau pun liang api neraka sebagaimana ditentukan oleh amal perbuatannya di dunia. Jikalau seperti itu, lantas bagaimana dengan makam para Nabi dan Wali? Sudah tentu makam mereka menjadi taman surga. Bagi orang-orang merasa, ketika mereka menziarahi makam keramat berarti ia sejenak meninggalkan area duniawi dan sejenak singgah di alam surga, lalu kembali ke dunia dengan membawa nikmat raksasa dari SurgaNya. Atas dasar itulah bangunan makam nabi dan wali kemudian dimegahkan, dikubahkan, dikelambui dan diwangikan, sebagai bentuk penghormatan yang setinggi-tingginya kepada taman surga tersebut beserta penghuninya.
Yang menarik dalam buku ini ialah terdapat kalam-kalam para Ulama terkemuka yang menjelaskan tentang kemuliaan, manfaat serta Ijabah-nya doa-doa para ulama ketika berdoa di makam keramat tersebut. beberapa ulama yang memberikan kesaksian tentang kuburan keramat ialah Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, Syekh Abdul Aziz ad-Dabbagh, Syekh Abdul Wahhab asy-Sya’roni, Syekh Muhammad Alawi al-Maliki, Imam Ibnu Hibban, Imam Jalaluddin as-Syututi, Imam Abu Hamid al-Ghazali serta banyak ulama lainnya yang memberi keistimewaan tentang menziarahi makam-makam keramat. Imam as-Syafi’i contohnya dalam kitab Tarikh Bahgdad karya al-Khatib al-Baghdadi pernah berkata “Sesungguhnya aku bertabarruk dengan Imam Abu Hanifah (699-767 M) dan menziarahi makam beliau setiap hari. Apabila aku mempunyai hajat tertentu, maka aku melakukan sholat dua rokaat lalu mendatangi makam beliau dan berdoa di sana. Tidak lama kemudian hajatku terpenuhi.” (hlm. 11)
Tidak hanya itu, dalam buku ini juga terselip titah Habib Luthfi bin Yahya selaku pimpinan Jam’iyyah Ahl at-Thariqoh al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (JATMAN). Beliau berpesan kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk menziarahi makam-makam Wali untuk menarik pertolongan, petunjuk serta perlindungan Allah SWT. Sebab dengan sering menziarahi para wali (baik yang hidup atau pun wafat) bisa menimbulkan kecintaan serta Keridhoan Allah sehingga rahmat, keberkahan serta ampunanNya selalu terlimpah, jauh dari bencana, musibah, penyakit serta diberi kelancaran rezeki. (hlm. 76)
Dari pemaparan singkat di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa merupakan tradisi yang sangat mulia untuk senantiasa mengunjungi makam-makam keramat yang dipercaya sebagai kekasihnya. Sebab Allah swt selalu ada serta dekat dengan para kekasihnya, Allahpun menyuruhmu untuk menghadap kepada para kekasihnya. maka jadikanlah kekasihnya sebagai wasilah-mu terhadap Allah SWT.
Data Buku
Judul : Ayat-Ayat Makam Keramat; Menggapai Tangan Tuhan Lewat Kuburan
Penulis :  H. Abdul Aziz Sukarnawadi, Lc, M.A.
Penerbit : CV Aswaja Pressindo
Terbitan : Maret, 2016
Tebal : x + 102 halaman; 12 x 19 cm
Peresensi : Mukhammad Ichwanul Arifin, Mahasiswa UIN Sunan Ampel dan Pengurus IPNU Surabaya.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 PROGRAM KERJA UNGGULAN KITA

    10 PROGRAM KERJA UNGGULAN KITA

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 1.496
    • 0Komentar

    Rakercab PC GP Ansor Purworejo yg dilaksanakan Hari Ahad 19 Feb 2017  menghasilkan antara lain 10 Program Kerja Unggulan yang siap dilaksanakan oleh semua pengurus dan kader Ansor di kab purworejo: 1. Pembentukan Ranting GP Ansor se Kab Purworejo dan pengelolaan data base anggota secara terpadu. 2. Pengoptimalan Majlis Dzikir dan Solawat Rijalul Ansor untuk […]

  • Ansor Bersholawat 2018

    Ansor Bersholawat 2018

    • calendar_month Selasa, 17 Apr 2018
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar
  • LBH Ansor Purworejo Siap Perluas Layanan

    LBH Ansor Purworejo Siap Perluas Layanan

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 862
    • 1Komentar

    PC GP Ansor Kabupaten Purworejo baru saja menyelesaikan Rapat Kerja Cabang Tahunan, minggu lalu (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kalimiru, Bayan. Tidak ketinggalan sahabat-sahabat LBH, baik di tingkat Kabupaten maupun calon volunteer di PAC menghasilkan berbagai keputusan strategis. Diantaranya adalah tentang perluasan jangkauan layanan LBH Ansor Purworejo. “Kita akan melanjutkan program sebelumnya yaitu menyelesaikan […]

  • Media Ansor Purworejo Gelar Reportase On The Road

    Media Ansor Purworejo Gelar Reportase On The Road

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 570
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Puluhan media Ansor se-Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan Reportase On The Road, Sabtu (06/11/2021). Kegiatan yang gelar oleh Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo itu dilaksanakan untuk berlatih bersama bagu para media Ansor di Purworejo untuk paham akan sejarah dan bisa mempublikasikan kepada masyarakat melalui media Ansor yang […]

  • Lika-liku Berdirinya Muslimat NU

    Lika-liku Berdirinya Muslimat NU

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 1Komentar

    Ide kuat untuk mendirikan wadah khusus bagi perkumpulan perempuan Nahdlatul Ulama sebetulnya muncul sejak tahun 1938. Meskipun, peringatan hari lahir Muslimat Nahdlatul Ulama, yang menjadi produk final dari gagasan tersebut, dihitung sejak tahun 1946. Para perempuan NU melihat adanya kebutuhan untuk mendirikan organisasi tersendiri. Mereka yang sudah berperan di banyak sektor merasa belum terkonsolidasi dengan […]

  • Ansor Purworejo Ikuti Apel Virtual Kebangsaan Secara Virtual

    Ansor Purworejo Ikuti Apel Virtual Kebangsaan Secara Virtual

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 718
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo mengikuti Apel Kebangsaan yang digelar serentak secara virtual se Jawa Tengah hari ini, Minggu (29/11) melalui akun youtube Ansor Jateng. Bertempat di Pondok Pesantren Al-Faham Jl. A. Yani Baledono, Purworejo, sedikitnya 50  Barisan Ansor Serbaguna (Banser) perwakilan setiap kecamatan se-kabupaten Purworejo, turug hadir Kasat […]

expand_less