Breaking News
light_mode
Trending Tags

Taman Surga di Makam Keramat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
  • visibility 500
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tidak ada yang bisa penulis ucapkan setelah membaca sebuah buku karya Tuan Guru Abdul Aziz Sukarnawadi ini selain dengan dahsyat dan luar biasa. Kata-kata tersebut memang tidak berlebihan dilekatkan pada buku tersebut sebab ketika membacanya dari halaman ke halaman seakan-akan kita diperintah untuk membuang seluruh akal sehat (common sense) dengan berbagai keistimewaan serta kalam-kalam ulama pada buku tersebut.
Kendati Tuan Guru Abdul Aziz lahir dari kandung Nahdlatul Wathan (NW), namun tulisan-tulisannya juga menjadi hujjah bagi kalangan Nahdliyyin (Sebutan untuk warga NU) untuk membela amaliyahnya yang selama ini selalu diserang dan mencoba untuk diluluhlantakkan oleh segelintir masyarakat di luar Ahlussunnah wal Jamaah. Sambutan yang diberikan oleh KH Abdillah As’ad, Direktur Aswaja NU Center Banyuwangi sudah memberi garansi betapa bagus dan direkomendasikan buku tersebut.
Buku ini mengupas tuntas tentang kemuliaan menziarahi makam-makam keramat Kekasih Allah untuk berdoa, bertabarruk, berdzikir dan lain sebagainya yang merupakan tradisi mulia yang sudah menjadi kebiasaan para ulama terkemuka dari masa ke masa serta dari berbagai penjuru dunia. Dengan tenang para ulama terpercaya itu berkeyakinan, kuburan keramat lah jendela astral bagi umat manusia untuk menggapai dengan mudah tangan Tuhan kapan saja mereka inginkan. Tentunya, jendela gaib itu akan terbuka bagi para hamba yang percaya dan dengan hati yang insyaf akan kekuasaan Allah. (hlm. 2)
Namun, pendidikan modern saat ini merubah paradigma pemikiran kita ke arah yang sangat progesif dengan menafikan hal-hal yang dianggap serba TBC (Tahayyul, Bid’ah, Churafat). Dan yang cukup memprihatinkan saat ini adalah banyak kader-kader dari Ahlussunnah wal Jamaah mulai terjangkiti dengan gaya pendidikan saat ini. Mereka tidak akan segan mencap kufur bahkan Syirik terhadap segala hal-hal amaliyah yang dianggap dapat merusak akal sehat. Bahkan dengan dalil mencegah kekufuran tersebut, segelintir orang berusaha untuk membongkar makam-makam keramat tersebut dengan Pekikan Takbir. Semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka.
Sebuah hadits riwayat at-Tirmizi disebutkan bahwa siapapun yang meninggal dunia maka kuburnya akan menjadi taman surga atau pun liang api neraka sebagaimana ditentukan oleh amal perbuatannya di dunia. Jikalau seperti itu, lantas bagaimana dengan makam para Nabi dan Wali? Sudah tentu makam mereka menjadi taman surga. Bagi orang-orang merasa, ketika mereka menziarahi makam keramat berarti ia sejenak meninggalkan area duniawi dan sejenak singgah di alam surga, lalu kembali ke dunia dengan membawa nikmat raksasa dari SurgaNya. Atas dasar itulah bangunan makam nabi dan wali kemudian dimegahkan, dikubahkan, dikelambui dan diwangikan, sebagai bentuk penghormatan yang setinggi-tingginya kepada taman surga tersebut beserta penghuninya.
Yang menarik dalam buku ini ialah terdapat kalam-kalam para Ulama terkemuka yang menjelaskan tentang kemuliaan, manfaat serta Ijabah-nya doa-doa para ulama ketika berdoa di makam keramat tersebut. beberapa ulama yang memberikan kesaksian tentang kuburan keramat ialah Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, Syekh Abdul Aziz ad-Dabbagh, Syekh Abdul Wahhab asy-Sya’roni, Syekh Muhammad Alawi al-Maliki, Imam Ibnu Hibban, Imam Jalaluddin as-Syututi, Imam Abu Hamid al-Ghazali serta banyak ulama lainnya yang memberi keistimewaan tentang menziarahi makam-makam keramat. Imam as-Syafi’i contohnya dalam kitab Tarikh Bahgdad karya al-Khatib al-Baghdadi pernah berkata “Sesungguhnya aku bertabarruk dengan Imam Abu Hanifah (699-767 M) dan menziarahi makam beliau setiap hari. Apabila aku mempunyai hajat tertentu, maka aku melakukan sholat dua rokaat lalu mendatangi makam beliau dan berdoa di sana. Tidak lama kemudian hajatku terpenuhi.” (hlm. 11)
Tidak hanya itu, dalam buku ini juga terselip titah Habib Luthfi bin Yahya selaku pimpinan Jam’iyyah Ahl at-Thariqoh al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (JATMAN). Beliau berpesan kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk menziarahi makam-makam Wali untuk menarik pertolongan, petunjuk serta perlindungan Allah SWT. Sebab dengan sering menziarahi para wali (baik yang hidup atau pun wafat) bisa menimbulkan kecintaan serta Keridhoan Allah sehingga rahmat, keberkahan serta ampunanNya selalu terlimpah, jauh dari bencana, musibah, penyakit serta diberi kelancaran rezeki. (hlm. 76)
Dari pemaparan singkat di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa merupakan tradisi yang sangat mulia untuk senantiasa mengunjungi makam-makam keramat yang dipercaya sebagai kekasihnya. Sebab Allah swt selalu ada serta dekat dengan para kekasihnya, Allahpun menyuruhmu untuk menghadap kepada para kekasihnya. maka jadikanlah kekasihnya sebagai wasilah-mu terhadap Allah SWT.
Data Buku
Judul : Ayat-Ayat Makam Keramat; Menggapai Tangan Tuhan Lewat Kuburan
Penulis :  H. Abdul Aziz Sukarnawadi, Lc, M.A.
Penerbit : CV Aswaja Pressindo
Terbitan : Maret, 2016
Tebal : x + 102 halaman; 12 x 19 cm
Peresensi : Mukhammad Ichwanul Arifin, Mahasiswa UIN Sunan Ampel dan Pengurus IPNU Surabaya.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di rumah mengajarlah!

    Di rumah mengajarlah!

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Di rumah mengajarlah! Apa yg dibutuhkan masyarakat kalian kaji. Ilmu itu meskipun dibagikan tidak habis, tidak seperti uang. Jika kalian mau mengamalkn ilmu, niscaya akan diberi kefahaman ilmu2 yg lain. Kalian sebarkan ilmu. Masyarakat itu menunggu kalian. Dirumah jgn malas2an Dawuh Almukarom Murobi ruhiy KH. M Anwar Manshur Lirboyo yang selalu beliau tancapkan kepada santri-santrinya, […]

  • Selapanan Ranting NU Tegalsari Kenalkan Keistimewaan Nama Dusun Kalianggrung

    Selapanan Ranting NU Tegalsari Kenalkan Keistimewaan Nama Dusun Kalianggrung

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pada hari Selasa Wage, tepatnya tanggal 27 Juni 2023, acara Selapanan Ranting NU Desa Tegalsari sukses digelar di Dusun Kalianggrung, yang berlokasi di Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Acara yang dimulai pukul 8.00 pagi ini dihadiri oleh Jamaah NU Desa Tegalsari dan dipandu oleh Ky. Abdul Chamid M.Pd, ketua NU Ranting Tegalsari. Dalam tema ceramahnya, Ky. […]

  • 7 Arahan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo – KH Khabib Anwar

    7 Arahan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo – KH Khabib Anwar

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Disampaikan saat Rakor dengan Pimpinan Anak Cabang Se Kabupaten Purworejo 25 Juni 2023 Pada kesempatan ini, saya sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, ingin menyampaikan beberapa poin penting kepada seluruh anggota GP Ansor di tingkat PC maupun PAC. Adapun tujuan dari beberapa hal ini adalah untuk memperkuat solidaritas organisasi dan mencapai target yang telah […]

  • Buka Bersama Pemdes Desa Kedungpucang bersama PAC GP. Ansor Kec. Bener dan Santunan Anak Yatim

    Buka Bersama Pemdes Desa Kedungpucang bersama PAC GP. Ansor Kec. Bener dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 739
    • 0Komentar

    BENER, ansorpurworejo.org – Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadhan 1442 H, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bener menggelar buka bersama dengan Pemerintah Desa Kedungpucang, Sabtu, 24/04/2021 pukul 17.00 WIB petang. Rangkaian buka bersama ini, sekaligus Tasyakuran PKD Angkatan II Ranting Kedungpucang beserta tarling dan Santunan Anak Yatim Piatu. Diikut semua anggoa Pimpinan Anak Cabang […]

  • Protokol Pencegahan Covid-19 Untuk Pondok Pesantren

    Protokol Pencegahan Covid-19 Untuk Pondok Pesantren

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh swt yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya kepada kita. Sholawat dan salam selalu kita sanjungkan kehadirat Kanjeng Nabi Muhammad saw, keluarganya, sahabatnya, dan semua pengikutnya sampai hari akhir nanti. Bermula dari syawalan online pada hari Sabtu tgl 30 Mei 2020, lahirlah tiga ide pokok. Salah satunya adalah menyusun […]

  • Peduli Sahabat dan Ansor Purworejo Salurkan 13.323 Paket Sembako Selama Pandemi Covid-19

    Peduli Sahabat dan Ansor Purworejo Salurkan 13.323 Paket Sembako Selama Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.530
    • 0Komentar

    Hingga kini, Ansor-Banser bersama Peduli Sahabat masih terus melakukan galang dana dan penyaluran bantuan.

expand_less