Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sejarah Ansor

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 30 Des 2019
  • visibility 1.782
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pasca-Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan. Karenanya, kisah Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan Ansor, dan Banser (Barisan Serbaguna) sebagai bentuk perjuangan Ansor nyaris melegenda. Terutama, saat perjuangan fisik melawan penjajahan dan penumpasan G 30 S/PKI, peran Ansor sangat menonjol.

“Ansor dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama”

Ansor dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) dari situasi ”konflik” internal dan tuntutan kebutuhan alamiah. Berawal dari perbedaan antara tokoh tradisional dan tokoh modernis yang muncul di tubuh Nahdlatul Wathan, organisasi keagamaan yang bergerak di bidang pendidikan Islam, pembinaan mubaligh, dan pembinaan kader. KH Abdul Wahab Hasbullah, tokoh tradisional dan KH Mas Mansyur yang berhaluan modernis, akhirnya menempuh arus gerakan yang berbeda justru saat tengah tumbuhnya semangat untuk mendirikan organisasi kepemudaan Islam.

Dua tahun setelah perpecahan itu, pada 1924 para pemuda yang mendukung KH Abdul Wahab –yang kemudian menjadi pendiri NU– membentuk wadah dengan nama Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air). Organisasi inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pemuda Ansor setelah sebelumnya mengalami perubahan nama seperti Persatuan Pemuda NU (PPNU), Pemuda NU (PNU), dan Anshoru Nahdlatul Oelama (ANO).

Nama Ansor ini merupakan saran KH. Abdul Wahab, “ulama besa” sekaligus guru besar kaum muda saat itu, yang diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang telah berjasa dalam perjuangan membela dan menegakkan agama Allah. Dengan demikian ANO dimaksudkan dapat mengambil hikmah serta tauladan terhadap sikap, perilaku dan semangat perjuangan para sahabat Nabi yang mendapat predikat Ansor tersebut. Gerakan ANO (yang kelak disebut GP Ansor) harus senantiasa mengacu pada nilai-nilai dasar Sahabat Ansor, yakni sebagi penolong, pejuang dan bahkan pelopor dalam menyiarkan, menegakkan dan membentengi ajaran Islam. Inilah komitmen awal yang harus dipegang teguh setiap anggota ANO (GP Ansor).

Meski ANO dinyatakan sebagai bagian dari NU, secara formal organisatoris belum tercantum dalam struktur organisasi NU. Hubungan ANO dengan NU saat itu masih bersifat hubungan pribadi antar tokoh. Baru pada Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, tepatnya pada tanggal 10 Muharram 1353 H atau 24 April 1934, ANO diterima dan disahkan sebagai bagian (departemen) pemuda NU dengan pengurus antara lain: Ketua H.M. Thohir Bakri; Wakil Ketua Abdullah Oebayd; Sekretaris H. Achmad Barawi dan Abdus Salam.

Dalam perkembangannya secara diam-diam khususnya ANO Cabang Malang, mengembangkan organisasi gerakan kepanduan yang disebut Banoe (Barisan Ansor Nahdlatul Oelama) yang kelak disebut BANSER (Barisan Serbaguna). Dalam Kongres II ANO di Malang tahun 1937. Di Kongres ini, Banoe menunjukkan kebolehan pertamakalinya dalam baris berbaris dengan mengenakan seragam dengan Komandan Moh. Syamsul Islam yang juga Ketua ANO Cabang Malang. Sedangkan instruktur umum Banoe Malang adalah Mayor TNI Hamid Rusydi, tokoh yang namaya tetap dikenang dan bahkan diabadikan sebagai sama salah satu jalan di kota Malang.

Salah satu keputusan penting Kongres II ANO di Malang tersebut adalah didirikannya Banoe di tiap cabang ANO. Selain itu, menyempurnakan Anggaran Rumah Tangga ANO terutama yang menyangkut soal Banoe.

Pada masa pendudukan Jepang organisasi-organisasi pemuda diberangus oleh pemerintah kolonial Jepang termasuk ANO. Setelah revolusi fisik (1945 – 1949) usai, tokoh ANO Surabaya, Moh. Chusaini Tiway, melempar mengemukakan ide untuk mengaktifkan kembali ANO. Ide ini mendapat sambutan positif dari KH. Wachid Hasyim, Menteri Agama RIS kala itu, maka pada tanggal 14 Desember 1949 lahir kesepakatan membangun kembali ANO dengan nama baru Gerakan Pemuda Ansor, disingkat Pemuda Ansor (kini lebih pupuler disingkat GP Ansor).

GP Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan. GP Ansor hingga saat ini telah berkembang memiliki 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) di bawah koordinasi 32 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke tingkat desa. Ditambah dengan kemampuannya mengelola keanggotaan khusus BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat.

Sumber : ansor.or.id

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rangkaian Rakerancab Kemiri, Juga Adakan Tebar Benih Ikan 3.000 Ekor

    Rangkaian Rakerancab Kemiri, Juga Adakan Tebar Benih Ikan 3.000 Ekor

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    KEMIRI, (ansorpurworejo.org) – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kemiri menggelar Rakerancab (Rapat Kerja Anak Cabang) Ke-1 sesuai dengan masa khidmah 2020/2021 yang bertempat di Aula SMK NU Winong Kemiri, pada Minggu, 28/03/2021 pukul 10.09 WIB. Rakerancab ini dibuka oleh sekretaris PC GP Ansor HM Tashilul Manasik, rangkaian Rakerancab ini tidak hanya rapat kerja […]

  • Ansor Purworejo Ikuti Apel Virtual Kebangsaan Secara Virtual

    Ansor Purworejo Ikuti Apel Virtual Kebangsaan Secara Virtual

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 718
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo mengikuti Apel Kebangsaan yang digelar serentak secara virtual se Jawa Tengah hari ini, Minggu (29/11) melalui akun youtube Ansor Jateng. Bertempat di Pondok Pesantren Al-Faham Jl. A. Yani Baledono, Purworejo, sedikitnya 50  Barisan Ansor Serbaguna (Banser) perwakilan setiap kecamatan se-kabupaten Purworejo, turug hadir Kasat […]

  • Si-GAP | Sistem Informasi Anggota Gerakan Pemuda Ansor

    Si-GAP | Sistem Informasi Anggota Gerakan Pemuda Ansor

    • calendar_month Minggu, 12 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Si-GAP | Sistem Informasi Anggota Gerakan Pemuda Ansor merupakan aplikasi yang menyajikan informasi tentang Data Anggota dilingkungan internal Gerakan Pemuda Ansor.Aplikasi disajikan dalam bentuk Web Based yang interaktif yang berisi sistem data dan informasi Anggota, sehingga mempermudah input dan anlisa data untuk kepentingan Gerakan Pemuda Ansor disemua tingkatan.Selain itu aplikasi ini digunakan sebagi tool pencetakan […]

  • Kembali Lagi, Safari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gelar Tarling Bulan Suci Ramadhan

    Kembali Lagi, Safari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gelar Tarling Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 695
    • 0Komentar

    BENER, ansorpurworejo.org – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Limbangan, Kecamatan Bener selenggarakan Traweh Keliling (Tarling). Tarling ini bertujuan untuk media syi’ar Ranting Gerakan Pemuda ansor Limbangan pada bulan ramadhan, Sabtu (30/04/2021) malam. Kegiatan ini bertempat di Mushola Darul Muttaqin, Dusun Biman Rt. 01 Rw. 03 Desa Limbangan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Hadir pada kesempatan ini, […]

  • Ansor Gebang Dilantik, Gus Ahil: Harus Jadi PAC Unggulan

    Ansor Gebang Dilantik, Gus Ahil: Harus Jadi PAC Unggulan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gebang masa khidmah 2025–2028 resmi dilantik dan memulai kiprah organisasinya. Pelantikan berlangsung khidmat pada Ahad (18/1/2026) di Gedung Pertemuan Desa Gebang, Kabupaten Purworejo, dan dipimpin oleh perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gebang, […]

  • Gus Mahfudz

    7 Pesan Gus Mahfudz Untuk Pengurus Ansor

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 1.578
    • 4Komentar

    Menjelang Isya santriwati Pondok Pesantren An-Nuur Maron Purworejo berlalu lalang di sekitaran ndalem KHR. Mahfudz Chamid. Seperti suasana khas pesantren pada umunya, para santri membawa kitab dan menunduk khusuk ketika ada beberapa tamu yang lewat, termasuk kepada Tim Media Ansor yang malam itu beranggotakan 7 personil. Tim Media memang memiliki niatan khusus sowan dengan beliau […]

expand_less