Breaking News
light_mode
Trending Tags

Banser Ya Harus Pendekar

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 963
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dua tahun lalu, saya mendapat kesempatan menemani Kasatkornas Banser, Sahabat H. Alfa Isnaini beserta rombongan Kirab Satu Negeri sowan kepada salah satu Kiai Kharismatik di Situbondo, KHR. Muhammad Kholil As`ad (Ra Kholil), pengasuh Ponpes Walisongo, Panji, Situbondo, salah satu putra KHR. As`ad Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Syalafiyah syafi`iyah, SUkorejo, Situbondo, seorang Ulama, Waliyul Qutb, pejuang kemerdekaan.

Dihadapan sekitar 500 Banser situbondo dan peserta Kirab satu negeri, Ra Kholil menyampaikan satu hal yang saya ingat betul, dan sangat kaget mendengarnya, kaget karena tanpa ada prolog apapun, beliau langsung Dawuh, “Banser itu harus pendekar, Ansor itu harus pendekar, Nahnu Ansorullah itu harus pendekar, sebutkan saja satu sahabat Nabi yang bukan pendekar? Tidak ada, semua pendekar-pendekar hebat.” Berbicara Ra Kholil adalah berbicara ulama dengan keluasan ilmu dan kebersihan hati, sering kami mendengar cerita-cerita ke-Jadzab-an beliau, mungki karena Basyirah hati beliau, hingga sering mengeluarkan Isyaroh-isyaroh yang awam seperti kita tak bisa memaknai apa yang tersirat.

Dan beliau melanjutkan dengan bercerita, saya dahulu suatu hari pulang liburan mondok, umur sekitar 11 tahun, ditanyain sama Abah (Kiai As`ad Syamsul Arifin), kamu sudah belajar apa saja? Saya jelaskan berbagai ilmu agama yang sudah saya pelajari di pondok, lalu beliau bertanya? Bagaimana soal ilmu kanuragan? Saya diam, saya belum belajar, lantas beliau dawuh, jika nanti pulang liburan lagi, saya akan tes ilmu kanuragannya, mulai saat itu saya belajar ilmu kanuragan.

Kiai As’ad adalah pendekar yang ilmu kanuragannya tak pernah ada yang meragukan, saya pernah mendapat ijazah Ya Qohhar ya jabbar milik Kiai As’ad dari Kiai Muhyiddin Abdusshomad, pengasuh Ponpes Nurul Islam Jember, beliau sebelum memberikan ijazah tersebut bercerita, bahwa Kiai As’ad ketika masih remaja dan nyantri di Sidogiri, pernah mematahkan sederet rusuk seorang preman, residivis yang sangat ditakuti, yang bahkan polisi saat itu tak mampu menangkapnya hanya dengan sepotong lidi berhizb Ya Qohhar Ya jabbar. Banyak kisah bagaimana beliau adalah sosok pendekar hebat, begitupun putranya, Ra Kholil, yang konon sampai saat ini masih sering berlatih pencak silat bersama para santri Ponpes Walisongo.

Banser dan Kanuragan adalah dua sisi mata uang, Banser harus pendekar, harus bisa menjaga diri, bukan untuk gagah-gagahan, tugas-tugas ke-Banse-an tidak mudah, berat dan kemampuan untuk menjaga diri memang harus dimiliki, juga menjaga nilai tradisi Pesantren, tradisi Kiai-kiai NU. Sejarah mencatat, bagaimana saat seruan resolusi jihad Mbah Hasyim Asy`ari meledak di Surabaya, para santri, Ansor, semua ya tidak kosongan, semua pendekar, semua punya bekal ilmu kanuragan yang mumpuni, Mbah Hasyim memerintahkan Kiai Abbas Buntet pada waktu itu untuk memimpin pasukan, juga bukan tanpa pertimbangan yang matang, Kiai Abbas Buntet adalah pendekar dan mahaguru untuk ilmu-ilmu kanuraganan.

Saya menulis ini setelah melihat postingan Facebook Gus Ketum PP GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas, sebuah video Gus Irwandi Yusuf, Kasatkorwil Banser Jawa timur yang juga Bupati Pasuruan sedang memperagakan ilmu kanuragannya.

“Ini Gus Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan, Komandan Satkorwil Banser Jawa Timur. Bukan gagah-gagahan. Banser ya memang begini. Kader yang membuat kita yakin masa depan NU akan gilang gemilang dan kejayaan Indonesia hanya soal hitungan hari. Banser bukan hanya berani disaat ada ancaman ideologi, tetapi juga ngerti cara membela diri, piawai menjadi pimpinan dan paham urusan pemerintahan. Karena dalam kesadaran Banser terlanjur tertanam semangat membersamai Kyai dan mencintai Indonesia sebagai tumpah darah. Ancaman terhadap keduanya akan menjadi urusan serius bagi Banser. Jangan ganggu kyai dan jangan rusak negeri dengan khilafah, korupsi, ketidakadilan ekonomi hingga investasi yang menyengsarakan rakyat. Apapun harga yang harus dibayar! Bagi ketidakadilan, Banser ini muda dan berbahaya!”

Banser bukan hanya paham pemerintahan, piawai dalam soal kepemimpinan, namun pada satu nafas kami sudah tertanam untuk mencintai NU, Kiai-kiai NU dan Indonesia, jangan pernah mencoba untuk mengutak atik Kiai kami, jangan pernah mengganggu Islam Indonesia, dan jangan sekali-kali untuk merusak Indonesia, dengan menginginkan sistem lain misalnya, ada harga yang harus dibayar untuk itu, dan Banser, Ansor siap membayarnya dengan apapun.

Banser pendekar? Banser menguasai ilmu kanuragan? Jawabannya iya, kami menjaga Kiai kami, menjaga Indonesia dan kami menjaga tradisi Nahdlatul Ulama. Terkesan arogan? Ndak apa-apa, untuk menjaga itu semua, jika tak bisa dengan lemah lembut, maka ilmu kami sedikit mumpuni untuk kemudian hanya mematahkan besi baja sekalipun. Apapun profesi seorang Banser, maka Banser tetaplah Banser, dan banser harus menjadi pendekar.

Afif Fuad Saidi.
sumber: https://afiffuads.com/2020/02/28/banser-ya-harus-pendekar/

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Tim Siap Ramaikan Liga Santri Zona Kedu

    9 Tim Siap Ramaikan Liga Santri Zona Kedu

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2017
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 1Komentar

    Sembilan tim siap ikut meramaikan kompetisi Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Region Jawa Tengah II Zona Kedu. Mereka akan memperebutkan satu tiket ke babak final Region Jateng II, di mana satu tiket sudah digenggam oleh pemenang dari Zona Soloraya, Walisongo FC. Penanggung jawab LSN Jateng II Zona Kedu Sholahuddin Al-Ahmadi menerangkan sembilan tim tersebut akan […]

  • Di rumah mengajarlah!

    Di rumah mengajarlah!

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Di rumah mengajarlah! Apa yg dibutuhkan masyarakat kalian kaji. Ilmu itu meskipun dibagikan tidak habis, tidak seperti uang. Jika kalian mau mengamalkn ilmu, niscaya akan diberi kefahaman ilmu2 yg lain. Kalian sebarkan ilmu. Masyarakat itu menunggu kalian. Dirumah jgn malas2an Dawuh Almukarom Murobi ruhiy KH. M Anwar Manshur Lirboyo yang selalu beliau tancapkan kepada santri-santrinya, […]

  • Mempererat Solidaritas Antaranggota PAC GP Ansor Pituruh Ziaroh ke Semarang

    Mempererat Solidaritas Antaranggota PAC GP Ansor Pituruh Ziaroh ke Semarang

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle PAC Pituruh
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pituruh, Purworejo – Pada tanggal 09-10 September 2023, PAC GP Ansor Pituruh Purworejo menggelar sebuah acara ziarah auliy’ yang menghormati beberapa tokoh agung Islam Jawa Tengah. Acara ini menjadi momen penting dalam upaya menjaga dan merayakan warisan budaya dan spiritual Jawa yang kaya. Ziarah auliya’ ini dipimpin oleh Ketua Panitia Sahabat Dedi Ngumroni dan mengunjungi […]

  • Ranting Ansor Donorati, Gelar Tarling di Desa Donorati

    Ranting Ansor Donorati, Gelar Tarling di Desa Donorati

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 828
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Gerakan Pemuda Ansor Ranting Donorati berkolaborasi dengan Ikatan Pemuda Masjid Al-Hikmah telah memulai Tarawih keliling yang pertama di Bulan Suci Ramadhan 1442 H, yang bertempat di Masjid Al-Hikmah Donorati, pada Sabtu, 16/04/2021 pukul 19.30 WIB. Diungkapkan, Ketua DKM Al-Hikmah K.M Sarif mengucapkan sangat berterimakasih dan berpesan supaya hal/agenda harus terus dilanjutkan dan […]

  • PBNU Lepas 37 Rombongan Bus Mudik Gratis

    PBNU Lepas 37 Rombongan Bus Mudik Gratis

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Jakarta, NU OnlineLembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) mengajak ribuan peserta mudik bareng NU berdoa sebelum keberangkatan 37 bus yang mengantarkan mereka ke pelbagai kota di Jawa. Mereka berdoa bersama agar perjalanan berlangsung lancar tanpa kendala. Sementara sambutan disampaikan oleh Ketua PBNU KH Abdul Mannan Ghani, Ketua LTM PBNU H Mansur Syairozi, […]

  • MWC NU Kecamatan Kemiri Sambut Satu Abad NU Selenggarakan Sambang Ranting

    MWC NU Kecamatan Kemiri Sambut Satu Abad NU Selenggarakan Sambang Ranting

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Sambang ranting merupakan program kerja Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Kemiri pada tahun 2023. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menguatkan tali silaturrahim dan komunikasi dengan ranting nahdlatul ulama. Hal ini juga merupakan dalam rangka menyambut satu abad nahdlatul ulama. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Zaenal Mustofa Desa Bedono Kluwung, Kemiri, Purworejo, Senin […]

expand_less