Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemikiran Islam Lokal Tuan Guru Bengkel

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
  • visibility 641
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muktamar ke-33 di Kota Santri Jombang merupakan momentum untuk menjadikan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang berpegang teguh pada Islam yang wasathiyah (moderat), Islam Nusantara, Islam yang hidup ditengah-tengah ke-Bhineka-an. Tema yang diusungkan dalam Muktamar tersebut adalah Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia. Tema ini menegaskan komitmen NU untuk memajukan peradaban dari Indonesia untuk dunia dengan pendekatan yang harmonis (pendekatan agama, sosial) secara kultural dan dalam konteks ini NU sejak didirikan, sekarang, dan seterusnya akan mendukung peradaban.
Tema itu juga sejalan dengan doktrin Islam Aswaja Annahdliyyah yang sering diperdengarkan oleh organisasi Nahdlatul Ulama bertujuan agar hubungan antar manusia bisa bersikap tawasuth (moderat), tawazun (berimbang), i’tidal (tegak lurus dalam prinsip), dan tasamuh (toleransi). Hal ini sesungguhnya implementasi dari al-maslahah al-mu’tabarah (hifd din, nafs, ’aql, nasl, dan mal). Ketika lima tujuan ajaran universal Islam ini diintegrasikan dengan empat pilar kebangsaan, maka Indonesia sebagai sebuah negara dan bangsa akan menjadi negara yang maju dan berperadaban.
Terminologi “Islam Nusantara” mendapatkan respon yang hangat baik pro dan kontra atas istilah tersebut, di luar itu muncul banyak pendapat dan argumen untuk menegaskan bahwa istilah “Islam Nusantara” bukanlah model Islam atau aliran baru akan tetapi sebuah istilah yang memang hadir atas realita bahwa Islam di Indonesia adalah agama yang hidup di tengah-tengah agama-agama lain. Di luar perdebatan tersebut, layak untuk dibaca buku baru yang terbit awal tahun 2016 dengan judul Pemikiran Islam Lokal TGH. M. Shaleh Hambali Bengkel.
 
Buku ini hadir menguraikan sejarah perjalanan intelektual seorang ulama dan tokoh besar Lombok NTB. TGH. M. Shaleh Hambali yang selanjutnya lebih dikenal dengan nama Tuan Guru Bengkel (Bengkel merupakan nama sebuah desa tempat kelahiran dan dimakamkan TGH. M. Shaleh Hambali) merupakan salah satu perintis kebangkitan Islam di Lombok awal abad 20 dan merupakan Rais Syuriah pertama NU NTB. Tuan Guru Bengkel juga merupakan salah satu tokoh yang memformulasikan dakwahnya melalui tulisan atau seperti yang diistilahkan penulis buku “Era Fatwa” menuju “Era Baca”.
 
Tuan Guru Bengkel dalam beberapa pemikiran dan fatwanya sering dianggap kontroversi karena beberapa pandangannya dalam persoalan agama berbeda dengan ulama pada masanya. Buku ini merupakan hasil penelitian yang didasari pada tugas akhir (disertasi) penulis ketika menempuh doktor di bidang Islamic Studies di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. 
Pemikiran-pemikiran Tuan Guru Bengkel dibagi menjadi tiga tema bidang pemikiran yaitu bidang tauhid, fiqih dan bidang tasawuf. Pemikiran Tuan Guru Bengkel dalam persoalan tauhid merepresentasikan bahwa Tuan Guru Bengkel adalah ulama yang memegang paham ahl-Sunnah wa al-Jama’ah An-Nahdlyah. Tema yang disajikan merupakan tema besar yang menjadi perhatian ulama ahl-Sunnah wa al-Jama’ah diantaranya 1) Masalah sifat Allah dan para rasul-Nya, 2) Masalah kekuasaan Allah dan perbuatan manusia, dan 3) Masalah keimanan dan keislaman (hal 134).
Adapun dalam bidang fiqih merupakan bidang kajian yang banyak menjadi bahan diskusi karena dianggap kontroversi, diantaranya masalah mati syahid dunia akhiratnya salah satu tokoh yang meninggal disebabkan oleh perisean. Perisean merupakan sebuah tradisi dalam masyakarat Sasak dimana dua orang pepadu saling mengadu ketangkasan (halaman 228). Masalah kedua yang dianggap kontroversi  adalah tidak adanya Sorong Serah dalam perkawinan (halaman 238). Sorong Serah merupakan upacara yang dilakukan untuk membayar harga seorang perempuan dalam tradisi adat Sasak. Perkara lain dalam bidang fiqih adalah karya Tuan Guru Bengkel tentang haji yang terdapat dalam kitab Jamuan Tersaji pada Manasik Haji. Kitab ini menyajikan masalah haji lengkap yang diawali penjelasannya tentang masalah rukun Islam yang lima dan rukun iman yang enam.
Sedangkan dalam bidang tasawuf,  Tuan Guru Bengkel mengajarkan salah satu bidang tasawuf yaitu tarekat. Tarekat yang dikembangkan adalah tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah Khalwatiyah. Selain tarekat, topik pembahasan yang masih dalam kajian tasawuf adalah masalah lagu atau nyanyian dan tarian. Tuan Guru Bengkel menulis masalah ini dalam kitab Luqthatul Jawharah yang ditulis pada tahun 1933. Kitab lainnya yang ditulis adalah tentang tasawuf, Cempaka Mulia Perhiasan Manusia, Intan Berlian Perhiasan Laki Perempuan, dan Permaiduri. 
 
Walhasil bahwa buku karya Adi Fadli tentang sosok Tuan Guru Bengkel menjadi bahan bacaan dan kajian awal bahwa betapa produktifnya ulama yang hidup diparo abad ke-20 yang dianggap sebagai tokoh sang pembaru dalam model dakwah yaitu bil lisan, bil kitabah, dan bil hal. Selain itu buku ini menambah khazanah pengetahuan kita tentang teori masuknya Islam ke Lombok. Dalam penelitian Adi Fadli ini menjelaskan bahwa Islam masuk ke Lombok dengan tiga teori.
Buku ini seperti yang dikatakan salah satu Guru Besar Sejarah UGM dalam pengantarnya layak untuk menjadi bacaan khalayak ramai, khususnya bagi mereka yang menggeluti kajian sejarah Islam di Indonesia, atau Islam di Nusantara, maupun sejarah lokal. Selain itu mereka yang tertarik pada persoalan sejarah keagamaan, sejarah sosial-budaya, dan segi-segi lainnya perlu untuk menjadikan buku ini sebagai salah satu referensi penting.
Info Buku
Judul Buku : Pemikiran Islam Lokal TGH. M. Shaleh Hambali Bengkel
Penulis : Adi Fadli
Penerbit         : Pustaka Lombok
Cetakan         : i, 2016
Tebal : xxvi – 358
Peresensi
Retno Sirnopati

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Lengkap Rekomendasi Munas dan Konbes NU 2017

    Hasil Lengkap Rekomendasi Munas dan Konbes NU 2017

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 1Komentar

      REKOMENDASI MUSYAWARAH NASIONAL ALIM ULAMA DAN KONFERENSI BESAR NAHDLATUL ULAMA NTB, 23-25 NOVEMBER 2017 Latar Belakang Indonesia tengah menghadapi berbagai ujian kebangsaan yang tercermin dari lunturnya nasionalisme, maraknya penggunaan sentimen SARA dalam kehidupan sosial-politik, menjamurnya radikalisme dan sektarianisme, serta maraknya korupsi dan terorisme yang berimpit dengan gejala kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan ekonomi.    NU […]

  • NU CARE LAZISNU Peduli MWC NU Kemiri Gelar NU Kemiri Peduli Di Desa Paitan

    NU CARE LAZISNU Peduli MWC NU Kemiri Gelar NU Kemiri Peduli Di Desa Paitan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – NU CARE LAZISNU Peduli MWC NU Kecamatan Kemiri melakukan peduli sesama di salah warga desa Paitan, Kemiri. Salah Satu rumah warga yaitu Kasiyah yang tertimpa pohon kelapa pada 04/12/2021 pukul 12.00 WIB. Acara ini diikuti oleh NU Kemiri Peduli, Gus Jito Bidang Sosial dan Tanggap bencana MWC NU Kemiri, Hasan Hanafi dan Managemen UPZIS LAZISNU Kemiri, dan […]

  • Sambut Pengajian Selapanan Ancab Gebang ; Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak Giat Latihan Paduan Suara

    Sambut Pengajian Selapanan Ancab Gebang ; Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak Giat Latihan Paduan Suara

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak Giatkan Latihan Paduan Suara Menyambut Pengajian Rutin Tingkat ANCAB GEBANG Ngemplak, 19 Juli 2023 — Ranting Fatayat-Muslimat Ngemplak kembali giatkan latihan paduan suara yang intensif dalam persiapan menyambut Pengajian Rutin Tingkat ANCAB GEBANG. Dengan semangat yang membara, anggota Fatayat-Muslimat Ngemplak berupaya mempersembahkan penampilan yang memukau dan berkesan pada acara yang dijadwalkan akan […]

  • Menggerakkan Ranting

    Menggerakkan Ranting

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 947
    • 0Komentar

    Sebagai struktur paling bawah di Nahdlatul Ulama, kepengurusan di tingkat Desa (Ranting) atau bahkan dalam kelompok-kelompok di bawahnya (Anak Ranting) menjadi jantung organisasi. Sebagaimana jantung, denyut pergerakan Nahdlatul Ulama di tingkat yang paling bawah inilah yang menjadi kunci NU menjadi organisasi yang sangat besar hingga saat ini. Dan tidak hanya penting, ranting juga memiliki sifat […]

  • Satkoryon Banser Kemiri, gelar kegiatan Selapanan Rutin Malam Kamis Kliwon

    Satkoryon Banser Kemiri, gelar kegiatan Selapanan Rutin Malam Kamis Kliwon

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 7.950
    • 1Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Satkoryon Banser Kemiri gelar kegiatan selapanan rutin malam kamis kliwon, dirumah sahabat Banser Syarifudin Desa Girijoyo, Rabu,26/08/2020. Hadir dalam kesempatan ini Pimpinan Anak Cabang, Anggota Ranting, Anggota Satkoryon Banser Kemiri. Sahabat Saiful A Ketua PAC Gp Ansor kemiri menyampaikan bahwa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ini merupakan badan otonom dari Gerakan Pemuda Ansor, maka […]

  • Raker Ansor 2021: Kuat Dalam Persahabatan, Istiqomah Dalam Pengabdian

    Raker Ansor 2021: Kuat Dalam Persahabatan, Istiqomah Dalam Pengabdian

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 880
    • 1Komentar

    PC GP Ansor Kabupaten Purworejo mengadakan Rapat Kerja Tahunan pada Ahad (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kalimiru, Bayan, Purworejo. Rapat Kerja Cabang kali ini mengambil tema “Kuat Dalam Persahabatan, Istiqomah Dalam Pengabdian”. Menurut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, Khabib Anwar tema ini dipilih untuk menegaskan kembali komitmen khidmah secara kolektif di PC GP […]

expand_less