Pengajian Selapanan Ahad Wage di Bapangsari Semarakkan Tradisi dan Perkuat Organisasi Pemuda Ansor
- account_circle admin
- calendar_month 57 menit yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BAPANGSARI – Tradisi keagamaan yang mengakar kuat di kalangan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) kembali semarak di Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, pada Minggu, 17 Mei 2026. Acara “Pengajian Selapanan Ahad Wage” yang rutin diselenggarakan telah berhasil mengumpulkan puluhan anggota dan pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor serta anggota Ranting NU setempat di Masjid Al Barokah, Bojong, Bapangsari. Momentum ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi dan peningkatan spiritual, namun juga dimanfaatkan untuk agenda penting reorganisasi kepengurusan Ranting GP Ansor Desa Bapangsari.
Pengajian selapanan ini merupakan tradisi turun temurun yang secara konsisten dipegang oleh Pemuda GP Ansor Kecamatan Bagelen. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 35 orang yang terdiri dari pengurus Ranting GP Ansor, pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor, dan sebagian anggota Ranting NU Bapangsari. Suasana khidmat namun penuh semangat mewarnai jalannya acara, menunjukkan komitmen kuat para pemuda dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkokoh struktur organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kyai Barkun, Rois Syuriah Ranting NU Desa Bapangsari, menyampaikan ceramah yang menekankan urgensi berorganisasi bagi generasi muda. “Pentingnya berorganisasi untuk kalangan pemuda agar tidak terjerumus dalam organisasi yang sesat,” tegas Kyai Barkun. Ia menguraikan bahwa melalui organisasi yang memiliki landasan nilai dan tujuan yang jelas, pemuda dapat membentengi diri dari pengaruh negatif, radikalisme, serta aliran-aliran yang menyesatkan. Kyai Barkun berharap GP Ansor dapat terus menjadi garda terdepan dalam membina moral dan intelektual pemuda, sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan yang moderat.
Sejalan dengan semangat pembinaan pemuda, acara ini juga menjadi platform bagi reorganisasi Ranting GP Ansor Desa Bapangsari. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan roda organisasi, penyegaran kepemimpinan, dan peningkatan efektivitas program kerja di masa mendatang. Dengan kepengurusan yang baru, diharapkan Ranting GP Ansor Bapangsari semakin solid dan mampu merespons tantangan zaman, serta lebih aktif dalam kegiatan sosial keagamaan di tingkat desa. Pengajian selapanan Ahad Wage ini pun ditutup dengan harapan besar akan lahirnya kepemimpinan yang amanah dan mampu membawa kemajuan bagi organisasi serta masyarakat Bapangsari secara keseluruhan.

Saat ini belum ada komentar