Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sejarah di Balik Lahirnya Lagu ‘Kebangsaan’ Yaa Lal Wathan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2016
  • visibility 386
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengusulkan lagu gubahan Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Chasbullah yang popluer berjudul Yaa Lal Wathan dijadikan sebagai lagu perjuangan nasional karena terbukti menyemayamkan cinta tanah air dan nasionalisme kuat di dada para pejuang terutama anak-anak muda saat itu. Peresmian lagu tersebut rencananya akan dilaksanakan pada momen Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016 mendatang. 
Di balik rasa bangga dengan hasil karya nyata Mbah Wahab yang mampu membakar semangat perjuangan bangsa Indonesia tersebut, baik kiranya masyarakat Indonesia mengetahui sejarah di balik penciptaan lagu itu. Semangat Abdul Wahab muda sekitar tahun 1914 setelah pulang dari menuntut ilmu di Mekkah merasa tidak bisa memaksimalkan seluruh kemampuan berpikir dan bergeraknya saat menjadi salah satu bagian dari Syarikat Islam (SI) dengan tokoh utamanya Haji Oemar Said Tjokroaminoto (1883-1934 M). 
Kiai Wahab merasa tidak puas jika belum mendirikan organisasi sendiri. Karena dalam pandangannya, SI terlalu mengutamakan kegiatan politik, sedangkan dirinya menginginkan tumbuhnya nasionalisme di kalangan pemuda melalui kegiatan pendidikan.
Singkatnya pada tahun 1916, KH Wahab Chasbullah berhasil mendirikan perguruan Nahdlatul Wathan atas bantuan beberapa kiai lain dengan dirinya menjabat sebagai Pimpinan Dewan Guru (keulamaan). Sejak saat itulah Nahdlatul Wathan dijadikan markas penggemblengan para pemuda. Mereka dididik menjadi pemuda yang berilmu dan cinta tanah air (Choirul Anam, 2010: 29). 
Bahkan setiap hendak dimulai kegiatan belajar, para murid diharuskan terlebih dahulu menyanyikan lagu perjuangan dalam bahasa Arab ciptaan Mbah Wahab sendiri. Kini lagu tersebut sangat populer di kalangan pesantren dan setiap kegiatan Nahdlatul Ulama (NU), yakni Yaa Lal Wathan yang juga dikenal dengan Syubbanul Wathan (pemuda cinta tanah air). Benih-benih cinta tanah air ini akhirnya bisa menjadi energi positif bagi rakyat Indonesia secara luas sehingga perjuangan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi pergerakan sebuah bangsa yang cinta tanah airnya untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan. Berikut syair lagu yang kini masyhur itu:
يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن
حُبُّ الْوَطَن مِنَ الْإِيْمَان
وَلَا تَكُنْ مِنَ الْحِرْمَان
اِنْهَضُوْا أَهْلَ الْوَطَن
إِنْدُونَيْسيَا بِيْلَادِيْ
أَنْتَ عُنْوَانُ الْفَخَامَا
كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْمَا
طَامِحًا يَلْقَ حِمَامَا
“Pusaka hati wahai tanah airku
Cintamu dalam imanku
Jangan halangkan nasibmu
Bangkitlah, hai bangsaku!
Indonesia negriku
Engkau Panji Martabatku
S’yapa datang mengancammu
‘Kan binasa dibawah dulimu!”
Semangat nasionalisme Kiai Wahab yang berusaha terus diwujudkan melalui wadah pendidikan juga turut serta melahirkan organisasi produktif seperti Tashwirul Afkar yang berdiri tahun 1919. Selain itu, terlibatnya Kiai Wahab di berbagai organisasi pemuda seperti Indonesische Studieclub, Syubbanul Wathan, dan kursus Masail Diniyyah bagi para ulama muda pembela madzhab tidak lepas dari kerangka tujuan utamanya, yakni membangun semangat nasionalisme bangsa Indonesia yang sedang terjajah. 
Kiai Wahab telah membuktikan diri bahwa internalisasi semangat nasionalisme sangat efektif diwujudkan melalui ranah pendidikan. Hal ini dilakukan dengan masif di berbagai pesantren sehingga peran kalangan pesantren sendiri diakui oleh dr Soetomo (Bung Tomo) sebagai lembaga yang sangat berperan dalam membangun keilmuan kokoh bagi bangsa Indonesia sekaligus dalam pergerakan nasional untuk mewujudkan kemerdekaan. (Fathoni)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (2)

  • Registrera dig

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Balas18 Juli 2026 4:59 pm
  • abrir uma conta na binance

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Balas20 Mei 2026 4:25 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC GP Ansor Pituruh Adakan Pelatihan Jurnalistik Sebagai Garda Publikasi

    PAC GP Ansor Pituruh Adakan Pelatihan Jurnalistik Sebagai Garda Publikasi

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 1Komentar

    PITURUH, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pituruh mengadakan pelatihan jurnalistik kepada puluhan kader sahabat-sahabat Ansor, Rekan IPNU, dan Reknita IPPNU. Pelatihan Jurnalistik ini yang diadakan di Bumdes Megulung Kidul Agro Resto & Cafe pada Sabtu, 19 September 2022 kemarin. Malik Khairul Anam selaku Ketua PAC GP Ansor Pituruh memaparkan “Pelatihan ini sangat […]

  • Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Bagelen, 29 Januari 2025 – Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (HARLA NU) yang digelar di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Acara ini dihadiri oleh seluruh Badan Otonom (BANOM) NU se-Kecamatan Bagelen, menunjukkan kekompakan dan soliditas warga Nahdliyin dalam merayakan hari bersejarah bagi organisasi Islam […]

  • Dakwah Melalui Media Sosial

    Dakwah Melalui Media Sosial

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Irfan Ramadhan
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Media sosial, seperti Instagram, menjadi platform yang menjangkau jutaan orang di seluruh dunia. Kita dapat memanfaatkannya dengan bijak untuk menyampaikan pesan-pesan Islami yang bermanfaat. Melalui postingan, story, atau IGTV, kita dapat menjangkau teman-teman dari berbagai latar belakang, baik Muslim maupun non-Muslim. Dakwah melalui media sosial bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, kita bisa membagikan kutipan […]

  • Selapanan Selasa Pahing PAC GP Ansor Pituruh, Sekaligus Pelantikan PR GP Ansor Prapag Kidul

    Selapanan Selasa Pahing PAC GP Ansor Pituruh, Sekaligus Pelantikan PR GP Ansor Prapag Kidul

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    PITURUH – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pituruh menyelenggarakan selapanan Selasa Pahing dan sekaligus Pelantikan pengurus pimpinan panting (PR) GP Ansor Prapag Kidul, Kecamatan Pituruh, Selasa (9/11/2021) malam, di Musholla Al-Ikhlas, Dukuh Krajan, Desa Prapag Kidul, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Hadir pada kesempatan tersebut, Sekertaris PC GP Ansor Purworejo Agus H.M Tashilul […]

  • MWC NU Kecamatan Purworejo Peringati Malam Nuzulul Quran

    MWC NU Kecamatan Purworejo Peringati Malam Nuzulul Quran

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    PURWOREJO. ansorpurworejo.org – Sabtu malam Ahad, 20 Ramadhan bertepatan dengan tanggal 1 Mei 2021 MWC NU Kecamatan Purworejo menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Quran bertempat di PR NU Kelurahan Mudal. Kegiatan ini di barengkan dengan Silaturohim dan Tarawih Keliling di Masjid Baburrohmah Kelurahan Mudal. Solat Isyak dan Tarawih berjamaah di imami oleh K. Muh Farhan Sulistiyanto , […]

  • Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban

    Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban Gebang, 29 Juni 2023 – Momentum perayaan Idul Adha 1444 H dirayakan dengan penuh khidmat oleh warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang. Ribuan warga nahdliyyin dari berbagai penjuru wilayah berbondonng-bondong mendatangi masjid dan musholla yang ada setiap desa yang […]

expand_less