Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sejarah di Balik Lahirnya Lagu ‘Kebangsaan’ Yaa Lal Wathan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2016
  • visibility 374
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengusulkan lagu gubahan Pahlawan Nasional KH Abdul Wahab Chasbullah yang popluer berjudul Yaa Lal Wathan dijadikan sebagai lagu perjuangan nasional karena terbukti menyemayamkan cinta tanah air dan nasionalisme kuat di dada para pejuang terutama anak-anak muda saat itu. Peresmian lagu tersebut rencananya akan dilaksanakan pada momen Hari Pahlawan Nasional 10 November 2016 mendatang. 
Di balik rasa bangga dengan hasil karya nyata Mbah Wahab yang mampu membakar semangat perjuangan bangsa Indonesia tersebut, baik kiranya masyarakat Indonesia mengetahui sejarah di balik penciptaan lagu itu. Semangat Abdul Wahab muda sekitar tahun 1914 setelah pulang dari menuntut ilmu di Mekkah merasa tidak bisa memaksimalkan seluruh kemampuan berpikir dan bergeraknya saat menjadi salah satu bagian dari Syarikat Islam (SI) dengan tokoh utamanya Haji Oemar Said Tjokroaminoto (1883-1934 M). 
Kiai Wahab merasa tidak puas jika belum mendirikan organisasi sendiri. Karena dalam pandangannya, SI terlalu mengutamakan kegiatan politik, sedangkan dirinya menginginkan tumbuhnya nasionalisme di kalangan pemuda melalui kegiatan pendidikan.
Singkatnya pada tahun 1916, KH Wahab Chasbullah berhasil mendirikan perguruan Nahdlatul Wathan atas bantuan beberapa kiai lain dengan dirinya menjabat sebagai Pimpinan Dewan Guru (keulamaan). Sejak saat itulah Nahdlatul Wathan dijadikan markas penggemblengan para pemuda. Mereka dididik menjadi pemuda yang berilmu dan cinta tanah air (Choirul Anam, 2010: 29). 
Bahkan setiap hendak dimulai kegiatan belajar, para murid diharuskan terlebih dahulu menyanyikan lagu perjuangan dalam bahasa Arab ciptaan Mbah Wahab sendiri. Kini lagu tersebut sangat populer di kalangan pesantren dan setiap kegiatan Nahdlatul Ulama (NU), yakni Yaa Lal Wathan yang juga dikenal dengan Syubbanul Wathan (pemuda cinta tanah air). Benih-benih cinta tanah air ini akhirnya bisa menjadi energi positif bagi rakyat Indonesia secara luas sehingga perjuangan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi pergerakan sebuah bangsa yang cinta tanah airnya untuk merdeka dari segala bentuk penjajahan. Berikut syair lagu yang kini masyhur itu:
يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن يَا لَلْوَطَن
حُبُّ الْوَطَن مِنَ الْإِيْمَان
وَلَا تَكُنْ مِنَ الْحِرْمَان
اِنْهَضُوْا أَهْلَ الْوَطَن
إِنْدُونَيْسيَا بِيْلَادِيْ
أَنْتَ عُنْوَانُ الْفَخَامَا
كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْمَا
طَامِحًا يَلْقَ حِمَامَا
“Pusaka hati wahai tanah airku
Cintamu dalam imanku
Jangan halangkan nasibmu
Bangkitlah, hai bangsaku!
Indonesia negriku
Engkau Panji Martabatku
S’yapa datang mengancammu
‘Kan binasa dibawah dulimu!”
Semangat nasionalisme Kiai Wahab yang berusaha terus diwujudkan melalui wadah pendidikan juga turut serta melahirkan organisasi produktif seperti Tashwirul Afkar yang berdiri tahun 1919. Selain itu, terlibatnya Kiai Wahab di berbagai organisasi pemuda seperti Indonesische Studieclub, Syubbanul Wathan, dan kursus Masail Diniyyah bagi para ulama muda pembela madzhab tidak lepas dari kerangka tujuan utamanya, yakni membangun semangat nasionalisme bangsa Indonesia yang sedang terjajah. 
Kiai Wahab telah membuktikan diri bahwa internalisasi semangat nasionalisme sangat efektif diwujudkan melalui ranah pendidikan. Hal ini dilakukan dengan masif di berbagai pesantren sehingga peran kalangan pesantren sendiri diakui oleh dr Soetomo (Bung Tomo) sebagai lembaga yang sangat berperan dalam membangun keilmuan kokoh bagi bangsa Indonesia sekaligus dalam pergerakan nasional untuk mewujudkan kemerdekaan. (Fathoni)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (2)

  • Registrera dig

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Balas18 Juli 2026 4:59 pm
  • abrir uma conta na binance

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Balas20 Mei 2026 4:25 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Jelang Harlah ke-79, PC Muslimat NU Purworejo Gelar Aneka Lomba Edukatif, Meriahkan Semangat Perjuangan Perempuan Nahdliyyin

    Semarak Jelang Harlah ke-79, PC Muslimat NU Purworejo Gelar Aneka Lomba Edukatif, Meriahkan Semangat Perjuangan Perempuan Nahdliyyin

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Purworejo menggelar serangkaian kegiatan yang bertujuan tidak hanya untuk merayakan usia organisasi, namun juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, serta kreativitas di kalangan anggotanya. Puncak harlah sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2025 di Alun-Alun Purworejo. […]

  • Hikmah Idul Adha: Teladan dari Nabi Ibrahim Alayhissalam

    Hikmah Idul Adha: Teladan dari Nabi Ibrahim Alayhissalam

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu hari raya penting dalam agama Islam yang diperingati oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pada hari yang berharga ini, umat Muslim mengenang peristiwa penting dalam sejarah ketika Nabi Ibrahim (Abraham) bersedia mengorbankan putranya, Ismail (Ishmael), sebagai tanda ketaatan dan kepatuhan mereka kepada Allah SWT. […]

  • Muhammad Khafidz Nahkodai Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Sutoragan Kemiri

    Muhammad Khafidz Nahkodai Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Sutoragan Kemiri

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda Ansor Desa Sutoragan gelar rapat anggota. Rapat Anggota merupakan forum tertinggi di tingkatan ranting gerakan pemuda ansor untuk mewujudkan kepengurusan yang baru. Kegiatan ini diselenggarakan di Mushola Al Inayah Desa Sutoragan, Sabtu (27/05/2023). Pada Rapat Anggota ini hadir Dewan Penasehat, Ranting NU Desa Sutoragan, Ketua PAC GP […]

  • PAC Bagelen Lakukan Sosialisasi E-KTA sebagai Inovasi Pengorganisasian

    PAC Bagelen Lakukan Sosialisasi E-KTA sebagai Inovasi Pengorganisasian

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pada tanggal 02 Juli 2023 yang lalu, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bagelen menyelenggarakan sebuah pertemuan penting dengan Pimpinan Ranting GP Ansor Kecamatan Bagelen. Pertemuan ini diadakan dengan tujuan untuk menyosialisasikan penggunaan E-KTA (Kartu Tanda Anggota elektronik) sebagai salah satu inovasi dalam pengorganisasian. Latar Belakang: Dalam era teknologi digital seperti saat ini, […]

  • PAC Purworejo Gelar Darling, Sahabat Taufik Nahkodai GP Ansor Ranting Pacekelan

    PAC Purworejo Gelar Darling, Sahabat Taufik Nahkodai GP Ansor Ranting Pacekelan

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 1Komentar

    Ansorpurworejo.org Kota Purworejo (18/4). PAC Purworejo gelar Darling (Tadarus Keliling) di Desa Pecekelan. Kegiatan dengan tajuk Darling ini dimaksudkan untuk silaturahim, tadarusan atau membaca Al-Quran, dan koordinasi organisasi. Dalam sambutannya Sahabat Imam Jauhari (Ketua PAC) menyampaikan program Darling ini merupakan program yang telah berjalan sejak kepengurusan-kepengurusan yang telah lalu. Hadirnya kami selain untuk silaturahim, utamanya […]

  • Jangan Sampai ‘Kebanjiran’ Informasi | with Sob Ahmad Naufa KH. F. Play Button

    Jangan Sampai ‘Kebanjiran’ Informasi | with Sob Ahmad Naufa KH. F.

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 1Komentar

    Eps. 10-12 kita kedatangan tamu sepsial jurnalis muda NU yang akan mengangakat aktivitas aktivitas kreatif di tengah pandemi

expand_less