Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pentingnya Sekolah Sejarah Pada Jenjang Pengkaderan Kita

  • account_circle Alfin Zidni
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
  • visibility 1.029
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyaknya pembelokan sejarah yang merugikan umat Islam khususnya Nahdlatul Ulama yang terjadi saat ini perlu disikapi secara serius. Banyak kalangan pemuda, bahkan kader Nahdlatul Ulama sendiri yang tidak mengerti betapa vitalnya posisi Nahdlatul Ulama dalam pendirian bangsa Indonesia, misalnya. Hal ini menyebabkan organisasi kita rentan fitnah dan parahnya para kader-kadernya tak mampu membela karena kekurangan informasi. Yang lebih megnenaskan adalah ketika kader-kader NU justru termakan propaganda dan ikut-ikutan kehilangan iman kepada organisasi.

Sejarah memang acapkali dianggap menu yang berat untuk dilahap. Berbagai kalangan lantas memilih dunia kreatif seperti pembuatan video atau bahkan film untuk membuat prasasti sejarah. Film “Sang Kyai” juga merupakan ikhtiar serupa ditengah dominasi film-film produksi barat dengan versi sejarahnya sendiri. FIlm ini mencoba membuka sejarah-sejarah yang kurang lengkap, khususnya mengenai Resolusi Jihad yang tak banyak dipandang sebagai salah satu tonggak penting perjuangan melawan penjajah. Padahal melalui resolusi jihad inilah, para kyai dan santri mengambil peran penting bahkan menjadi leader dalam upaya menghalau pendudukan penjajah di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun hal itu tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah.

Kita ketahui kebutuhan mendasar sebagai pemuda adalah kemampuan mengatasi tantangan globalisasi. Hal ini tidak cukup dilakukan hanya dengan melihat tantangan kedepan yang semakain komplek, tetapi juga dibutuhkan pengetahuan masa lalu yang lengkap. Dengan begitu para pemuda bisa menyusun metode pensikapan yang teliti dan tepat untuk menghadapi berbagai persoalan yang datang. Selain itu, dengan pemahaman sejarah yang lebihpemuda akan dapat menghadapi tantangan sejarah yang sebenar-benarnya. Misalnya saja dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan, “Untuk apa NU didirikan?”, “Untuk apa ANSOR didirikan?” dan lain sebagainya. Tanpa pengetahuan sejarah, kita akan kebingungan menahkodai kapal besar yang sesuai dengan cita-cita para pendirinya. Bukan hanya tersesat dan terombang-ambing di tengah lautan zaman, malahan kita bisa salah arah sama sekali dan berhadap-hadapan pemikiran dengan organisasi sendiri.

Untuk itu sudah saatnya, Ansor memberikan porsi lebih tentang muatan sejarah dalam jenjang pengkaderannya. Bukan saja melalui kegiatan formal seperti PKD dan PKL, tapi juga bisa melalui kegiatan-kegiatan non formal dalam cangkrukan rutin. Penulis mengusulkan perlunya diadakan sekolah sejarah di berbagai tingkatan. Kegiatannya bisa didesain dengan halaqoh atau dialog-dialog sejarah. Dengan memberikan porsi yang lebih kepada muatan sejarah diharapkan yang Pertama, Kader Ansor lebih memiliki kedekatan historis dengan para pendirinya. Memiliki panggilan sejarah untuk memperjuangkan Agama, Bangsa dan Negara. Kedua, Kader Ansor memiliki militansi yang lebih karena memiliki dasar yang lebih kuat dalam memperjuangkan organisasi. Dan yang Ketiga, kader Ansor bisa membentengi organisasi tercinta dari segala hoax yang merugikan organisasi dan memberikan cerita kepada penerus dengan kisah-kisah yang dapat dipertanggung jawabkan.

Menjelang 1 Abad Nahdlatul Ulama, sudah saatnya kita terus memupuk optimisme sebagai pemimpin peradaban islam yang rahmatan lil ‘Alamin. Ansor Maju Satu Barisan. Bela Agama Bangsa dan Negeri.

  • Penulis: Alfin Zidni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pil Kuat Agar Semangat Berorganisasi, Jangan Sok Sibuk! Play Button

    Ini Pil Kuat Agar Semangat Berorganisasi, Jangan Sok Sibuk!

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 1Komentar

    Eps. 7 sampai 9 Jangan Tanya Gujel kedatangan tamu spesial Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo

  • Setelah Dilantik, MWC NU Kecamatan Bayan Lakukan Musyawarah Kerja

    Setelah Dilantik, MWC NU Kecamatan Bayan Lakukan Musyawarah Kerja

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    BAYAN, ansorpurworejo.org – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bayan mengadakan pelantikan pengurus harian dan lembaga NU, di Pon Pes Al Hamidiyyah, Sucenjurutengah, Bayan, Purworejo, Ahad (3/10). Pembacaan Surat Keputusan (SK) dalam pelantikan pengurus MWC NU Kecamatan masa khidmah 2021-2026 dibacakan oleh Sekretaris PCNU Purworejo, Firman Yasin A.W S.Ag sedangkan pelantikannya oleh […]

  • Selapanan NU Ranting Kaliwungu: Jelaskan Barokahnya Berkhidmah dan Membaca Sholawat

    Selapanan NU Ranting Kaliwungu: Jelaskan Barokahnya Berkhidmah dan Membaca Sholawat

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Purworejo, 9 Juli 2023 – Pengajian rutin selapanan Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kaliwungu kembali digelar dengan semarak di Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Acara yang dihadiri oleh kepengurusan NU Ranting Kaliwungu dan berbagai banom (badan otonom) NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, dan IPPNU ini menjadi momen yang penuh berkah bagi seluruh peserta. Penceramah […]

  • Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ANSOR dan Diklatsar Banser di lapangan Desa Tursino

    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ANSOR dan Diklatsar Banser di lapangan Desa Tursino

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 1Komentar

    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ANSOR dan Diklatsar Banser di lapangan Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo diikuti oleh ratusan pemuda dari Zona III mencakup Kecamatan Kutoarjo, Bayan, Grabag dan Butuh. Muslihuddin sebagai ketua panitia menegaskan kegiatan ini dilaksanakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Purworejo untuk mencetak kader muda NU yang mandiri, dinamis, serta mampu berjuang di tengah […]

  • SMK Ma’arif NU 1 Bener, Peringati Harlah Satu Abad NU Dengan Upacara Bendera

    SMK Ma’arif NU 1 Bener, Peringati Harlah Satu Abad NU Dengan Upacara Bendera

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo – Selasa, 7 Februari 2023 berpusat di SMK Ma’arif NU 1 Bener MWC NU Bener Bersama DPAC FKDT Kecamatan Bener melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama. Upacara diikuti oleh siswa dan guru SMK Ma’arif NU 1 Bener, guru dan santri madrasah diniyah se-kecamatan Bener, tidak terkecuali pengurus MWC […]

  • RMI NU Purworejo Gelar Sarasehan Pesantren, Bahas Pengembangan Pesantren dan Implementasi Perda Pesantren

    RMI NU Purworejo Gelar Sarasehan Pesantren, Bahas Pengembangan Pesantren dan Implementasi Perda Pesantren

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Rabithah Ma’ahid Al Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Purworejo menggelar Sarasehan Pondok Pesantren se-Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang diselenggarakan pada Ahad (6/8/23) di Aula STAINU Purworejo ini menindaklajuti hasil dari Halaqoh Ulama Nasional RMI PBNU Tahun 2023. Ketua RMI NU Purworejo, KHR.Amir Kilal, menyebut bahwa Pengurus RMI NU Purworejo pada […]

expand_less