Breaking News
light_mode
Trending Tags

Semarak Jelang Harlah ke-79, PC Muslimat NU Purworejo Gelar Aneka Lomba Edukatif, Meriahkan Semangat Perjuangan Perempuan Nahdliyyin

  • account_circle Achmad Luthfi Khakim
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Purworejo menggelar serangkaian kegiatan yang bertujuan tidak hanya untuk merayakan usia organisasi, namun juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, serta kreativitas di kalangan anggotanya.

Puncak harlah sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2025 di Alun-Alun Purworejo. Namun jauh sebelum itu, atmosfer kegembiraan sudah terasa dengan diadakannya lomba-lomba internal yang diikuti kader Muslimat NU dari seluruh PAC se-Kabupaten Purworejo, serta anak-anak didik dari berbagai lembaga PAUD/RA/TK yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU).
Rangkaian lomba dilangsungkan pada Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di Aula dan Kantor PCNU Purworejo. Adapun cabang lomba yang digelar meliputi Lomba Tari Islami dan Lomba Sholat Subuh untuk tingkat PAUD/RA/TK, serta Lomba Paduan Suara dan Lomba Master of Ceremony (MC) antar PAC Muslimat NU.

Ketua Seksi Lomba, Hj. Siti Tafrijiyah Haikal, dalam keterangannya mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi para peserta yang dinilai sangat luar biasa, baik dari sisi jumlah maupun semangat yang ditunjukkan.

“Kami sangat terharu melihat semangat para ibu Muslimat dan anak-anak dari lembaga-lembaga PAUD YPMNU. Mereka hadir dengan kesiapan yang maksimal, bahkan tidak sedikit yang berlatih selama berminggu-minggu. Meski harus mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya, semuanya dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan.”

Lebih lanjut, Hj. Tafrijiyah berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum penting dalam mencetak generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

“Bagi anak-anak, ini adalah proses pendidikan karakter sejak dini — menjadi pribadi religius, sholih-sholihah, ceria, dan kreatif. Sedangkan untuk para ibu Muslimat, kami ingin kegiatan ini memperkuat rasa persaudaraan, kerja sama antar PAC, meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan kedewasaan dalam berorganisasi dan berkhidmah di bawah panji Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.

BERIKUT DAFTAR JUARA LOMBA
Lomba Paduan Suara antar PAC Muslimat NU:
• Juara 1: PAC Kemiri
• Juara 2: PAC Bener
• Juara 3: PAC Kaligesing
• Juara 4: PAC Loano
• Juara 5: PAC Bayan
• Juara 6: PAC Banyuurip

Lomba MC antar PAC Muslimat NU:
• Juara 1: PAC Pituruh
• Juara 2: PAC Ngombol
• Juara 3: PAC Kutoarjo
• Juara 4: PAC Gebang
• Juara 5: PAC Bayan
• Juara 6: PAC Purworejo

Lomba Tari Islami Tingkat PAUD/RA/TK:
• Juara 1: TK Masyitoh 1 Brengkelan, Purworejo
• Juara 2: RA Masyitoh Sucen Jurutengah, Bayan
• Juara 3: TK Masyitoh Guyangan, Loano

Lomba Sholat Subuh Tingkat PAUD/RA/TK:
• Juara 1: TK Masyitoh Bener
• Juara 2: TK Masyitoh 1 Brengkelan
• Juara 3: TK Masyitoh Guyangan, Loano

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Setiap tim datang dengan semangat tinggi, membawa atribut, busana, dan yel-yel khas daerah masing-masing. Tidak sedikit pula peserta yang datang bersama keluarga dan rombongan PAC, menjadikan suasana lomba seperti ajang silaturahmi besar keluarga Muslimat NU se-Kabupaten Purworejo.

Salah satu dewan juri, Yulianto, M.Sn., dosen STAINU Purworejo sekaligus pengurus Lesbumi NU, memberikan kesan yang mendalam terhadap penyelenggaraan lomba ini.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak dan para ibu Muslimat. Mereka menampilkan kreativitas, penghayatan nilai-nilai Islami, dan kerja sama tim yang luar biasa. Ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi proses pembelajaran dan penguatan identitas Nahdliyyin yang sangat penting.”

Kegiatan lomba ini bukan hanya bagian dari rangkaian acara seremonial semata, tetapi juga bentuk nyata dari dakwah bil hal yang menjadi ciri khas Muslimat NU. Dengan memadukan aspek pendidikan, seni, ibadah, dan solidaritas organisasi, PC Muslimat NU Purworejo berhasil menunjukkan bahwa semangat perjuangan perempuan Nahdliyyin tetap menyala dan terus relevan di tengah dinamika zaman.

Melalui kegiatan ini, Muslimat NU Purworejo menegaskan posisinya sebagai kekuatan strategis dalam membina keluarga, mengawal pendidikan anak usia dini, serta menggerakkan masyarakat menuju kehidupan yang religius, mandiri, dan berdaya.

  • Penulis: Achmad Luthfi Khakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Mukjizat Nabi Ilyasa AS, Sang Penerus Dakwah Nabi Ilyas.

    3 Mukjizat Nabi Ilyasa AS, Sang Penerus Dakwah Nabi Ilyas.

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Nabi Ilyasa alaihissalam merupakan keturunan keempat dari Nabi Yusuf sekaligus putra angkat Nabi Ilyas. Di usianya yang masih muda, Ilyasa sering ikut Nabi Ilyas untuk berdakwah. Allah SWT kemudian mengutus Ilyasa untuk melanjutkan tugas dakwah Ilyas kepada penduduk di negeri Ba’labak. Melalui mukjizat Nabi Ilyasa pula, ia menunjukkan keberadaan dan kekuasaan Allah. Selain mendapat bekal mukjizat, […]

  • Islam Indonesia Cinta Damai, Jangan Terpancing Perang Saudi-Yaman

    Islam Indonesia Cinta Damai, Jangan Terpancing Perang Saudi-Yaman

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Nusron Wahid, mengingatkan umat Islam di Indonesia tidak terpancing dengan konflik yang terjadi antara Saudi Arabi dan Yaman. Terlebih lagi mendukung perang yang telah menyengsarakan pihak-pihak yang bertikai. “Umat Islam Indonesia adalah Islam yang cinta damai. GP Ansor tidak boleh, apalagi ditarik-tarik, untuk mendukung perang. Apalagi kekerasan itu sama-sama […]

  • RMI PBNU Targetkan Pemetaan SDM NU yang lebih Konkret

    RMI PBNU Targetkan Pemetaan SDM NU yang lebih Konkret

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Jakarta – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) menargetkan adanya pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) NU yang lebih konkret untuk menyambut 1 abad NU beberapa tahun ke depan. Hal ini disampaikan oleh Ketua RMI PBNU Abdul Ghofar Rozin dalam puncak dari rangkaian perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 pada Jumat (22/10) malam. […]

  • PC GP Ansor Purworejo Siapkan Posko Mudik Lebaran 2025 untuk Pemudik

    PC GP Ansor Purworejo Siapkan Posko Mudik Lebaran 2025 untuk Pemudik

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org – Dalam rangka mensukseskan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Purworejo mendirikan Posko Mudik Lebaran 2025 yang beroperasi sejak 27 Maret hingga 6 April 2025. Posko ini didirikan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Purworejo. Pembukaan posko mudik ini secara […]

  • Penyebaran Hoax adalah Sebuah Kekejian

    Penyebaran Hoax adalah Sebuah Kekejian

    • calendar_month Senin, 26 Des 2016
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Pati, Di era digital seperti saat ini arus informasi dinilai menjadi begitu mudah didapatkan. Hanya saja ironisnya tidak semua informasi tersebut bisa dipercaya kebenarannya. Bahkan berita sesungguhnya dan berita hoax atau bohong itu semakin sulit untuk dibedakan. Anis Sholeh Baasyin, saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (24/12) kemarin bahkan menyebut perilaku penyebar hoax itu adalah […]

  • Taman Surga di Makam Keramat

    Taman Surga di Makam Keramat

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Tidak ada yang bisa penulis ucapkan setelah membaca sebuah buku karya Tuan Guru Abdul Aziz Sukarnawadi ini selain dengan dahsyat dan luar biasa. Kata-kata tersebut memang tidak berlebihan dilekatkan pada buku tersebut sebab ketika membacanya dari halaman ke halaman seakan-akan kita diperintah untuk membuang seluruh akal sehat (common sense) dengan berbagai keistimewaan serta kalam-kalam ulama […]

expand_less