Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ajak Teladani KH Yasin Yusuf, KH Achmad Chalwani Ajak Ansor Utamakan Khidmah di Atas Jabatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 58
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO – Rais ‘Ali Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), KH Achmad Chalwani Nawawi, memberikan pesan mendalam dalam acara pelantikan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo masa khidmat 2025–2029 yang digelar di Ganeca Convention Hall, Minggu (21/12/2025).

Dalam tausiahnya, KH Chalwani menekankan pentingnya menempatkan khidmah di atas jabatan. Menurutnya, jabatan hanyalah mandat, sedangkan pengabdian adalah tujuan sejati perjuangan di NU. Pesan ini disampaikan dengan meneladani sosok ulama kharismatik KH Yasin Yusuf Blitar, yang sepanjang hidupnya istiqamah mengabdi di tingkat MWC NU Kademangan tanpa ambisi naik ke jabatan struktural lebih tinggi.

“Dulu itu KH Yasin Yusuf Blitar selama hidupnya mengabdi di MWC NU Kademangan. Beliau tidak berkenan naik level di atasnya, bahkan ketika disowani untuk menjabat di PBNU, Pak Yasin tidak mau. Kula MWC mawon,” tutur KH Chalwani menirukan jawaban KH Yasin Yusuf.

KH Chalwani menegaskan, sikap tersebut bukan karena ketidakmampuan, melainkan prinsip hidup yang kuat: mengabdi tanpa harus memegang jabatan tinggi. “Di NU itu khidmah di atas jabatan. Tidak usah khawatir tidak menjadi pengurus, yang penting terus mengurusi umat,” tegasnya.

Beliau juga mengutip pesan KH Yasin tentang makna Ansor. “Ansor itu singkatan dari Anti Neokolim, Subversif, Oldefos Reaksioner,” ucapnya disambut tepuk tangan kader. Meski istilah itu lahir dari konteks zamannya, substansinya tetap relevan: Ansor harus menjadi garda terdepan menjaga ideologi, keutuhan bangsa, dan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Selain menekankan khidmah, KH Chalwani mengajak kader memperkuat amalan spiritual. Ia membagikan pengalaman pribadi saat muda mengikuti festival pidato. Alih-alih diberi strategi teknis, KH Yasin justru mengajarkan doa Nabi Musa: “Rabbishrahli shadri, wa yassirli amri, wahlul ‘uqdatan mil lisani yafqahu qawli.” Doa ini dianjurkan dibaca tiga kali setiap selesai salat fardu agar hati dilapangkan, urusan dimudahkan, dan perkataan dipahami masyarakat.

“Bukan soal menang atau kalah, tapi orang mau mendengarkan. Dan itu terbukti, pidato saya diterima, sampai sekarang terus diundang ke berbagai daerah, bahkan luar negeri,” ungkapnya. Menurutnya, jika kader istiqamah mengamalkan doa tersebut, program Ansor akan lebih mudah diterima masyarakat luas.

KH Chalwani juga menyoroti peran santri bertarekat dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia mengutip pernyataan seorang profesor Belanda yang menyebut pemerintah kolonial paling takut pada santri yang telah bertarekat. “Santri yang sudah thariqah itu paling berani melawan penjajah,” ujarnya, seraya mencontohkan Pangeran Diponegoro sebagai figur santri bertarekat yang menjadi simbol perlawanan.

Lebih jauh, beliau menilai meningkatnya minat generasi muda terhadap pembinaan thariqah di berbagai daerah—Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Jabodetabek—sebagai tanda kebangkitan kesadaran ruhani. “Ansor harus tetap menjadi penjaga NKRI, NU, dan umat. Banom-banom NU yang belum bergerak ayo digerakkan,” pungkasnya.

Pelantikan GP Ansor Purworejo kali ini mengusung tema “Progresif, Produktif, dan Kolaboratif.”

Acara dihadiri jajaran pimpinan NU dan Ansor, di antaranya Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng–DIY Mochamad Hanies Cholil Barro, Ketua PW GP Ansor Jateng dr. H. Shidqon Prabowo, pimpinan PCNU Purworejo, anggota DPRD Jateng dan DPRD Purworejo, para alim ulama, serta tamu undangan lainnya.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (2)

  • yumetoto

    [6939]Yumetoto | Login Resmi & Link Alternatif Situs Slot Gacor Hari Ini,Yumetoto menyediakan link alternatif terbaru dengan kemudahan deposit pulsa tanpa potongan serta pola slot pragmatic terpercaya. Daftar dan mainkan sekarang juga! visit: yumetoto

    Balas19 Agustus 2026 12:51 am
  • Achmad Jamil

    Wejangan ringakas inspiratif dan sarat makna

    Balas22 Desember 2025 12:29 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Ansor

    Sejarah Ansor

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 1.735
    • 0Komentar

    Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pasca-Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan. Karenanya, kisah Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan Ansor, dan Banser (Barisan Serbaguna) sebagai bentuk perjuangan Ansor nyaris melegenda. Terutama, saat perjuangan fisik melawan […]

  • Sayyidah Fatimah Tercipta Bukan dari Saripati Tanah Dunia

    Sayyidah Fatimah Tercipta Bukan dari Saripati Tanah Dunia

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sayyidah Fatimah RA. lahir hari Jum’at 20 Jumada Tsaniyah saat kaum Quraisy memasang Hajar Aswad dan membangun Ka’bah. Ada riwayat bahwa Sayyidina Ali RA. dan Sayyidah Fatimah RA. bertanya kepada Al-Abbas ra. tentang siapa yang lebih tua di antara mereka. Al-abbas RA. menjawab: “Kamu wahai Ali dilahirkan beberpa tahun sebelum kaum Quraisy membangun Ka’bah. Sedang […]

  • 1 Miliar Shalawat Nariyah di Hari Santri Nasional

    1 Miliar Shalawat Nariyah di Hari Santri Nasional

    • calendar_month Minggu, 4 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Jakarta, NU Online PBNU akan menggelar beragam kegiatan untuk memperingati Hari Satri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober. Di antara kegiatan tersebut adalah pembacaan Shalawat Nariyah sebanyak satu miliar. Shalawat Nariyah akan dibacakan secara serentak oleh santri-santri NU dari Aceh sampai Papua. Sekretaris Jenderal PBNU H Helmy Faishal Zaini mengatakan, Shalawat Nariyah adalah amalan yang […]

  • Hasil Lengkap Rekomendasi Munas dan Konbes NU 2017

    Hasil Lengkap Rekomendasi Munas dan Konbes NU 2017

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 1Komentar

      REKOMENDASI MUSYAWARAH NASIONAL ALIM ULAMA DAN KONFERENSI BESAR NAHDLATUL ULAMA NTB, 23-25 NOVEMBER 2017 Latar Belakang Indonesia tengah menghadapi berbagai ujian kebangsaan yang tercermin dari lunturnya nasionalisme, maraknya penggunaan sentimen SARA dalam kehidupan sosial-politik, menjamurnya radikalisme dan sektarianisme, serta maraknya korupsi dan terorisme yang berimpit dengan gejala kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan ekonomi.    NU […]

  • Media Ansor Purworejo Gelar Pameran Kegiatan Ansor 1 Tahun Terakhir

    Media Ansor Purworejo Gelar Pameran Kegiatan Ansor 1 Tahun Terakhir

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 1.061
    • 1Komentar

    PC GP Ansor Kabupaten Purworejo mengadakan Rapat Kerja Tahunan pada Ahad (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kalimiru, Bayan, Purworejo. Yang menarik dalam acara Raker kali ini adalah adanya pojok galeri kegiatan Ansor Purworejo selama satu terakhir yang di gelar oleh Bidang IT dan Cyber PC GP Ansor Kabupaten Purworejo. Ketua Bidang Cyber dan IT […]

  • Ngaji Kitab Fathul Qorib Bersama Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Pituruh

    Ngaji Kitab Fathul Qorib Bersama Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Pituruh

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle PAC Pituruh
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Prapagkidul, 5 Juni 2023 – Mushola Al-Ikhlas Prapagkidul Pituruh menjadi saksi dari kegiatan pengajian rutin yang diadakan oleh Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul PAC Ansor Pituruh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2023 dengan mengusung kajian kitab Fathul Qorib sebagai materi pembahasannya. Acara yang dihadiri oleh para anggota Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul PAC […]

expand_less