Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ajak Teladani KH Yasin Yusuf, KH Achmad Chalwani Ajak Ansor Utamakan Khidmah di Atas Jabatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 33
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO – Rais ‘Ali Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), KH Achmad Chalwani Nawawi, memberikan pesan mendalam dalam acara pelantikan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo masa khidmat 2025–2029 yang digelar di Ganeca Convention Hall, Minggu (21/12/2025).

Dalam tausiahnya, KH Chalwani menekankan pentingnya menempatkan khidmah di atas jabatan. Menurutnya, jabatan hanyalah mandat, sedangkan pengabdian adalah tujuan sejati perjuangan di NU. Pesan ini disampaikan dengan meneladani sosok ulama kharismatik KH Yasin Yusuf Blitar, yang sepanjang hidupnya istiqamah mengabdi di tingkat MWC NU Kademangan tanpa ambisi naik ke jabatan struktural lebih tinggi.

“Dulu itu KH Yasin Yusuf Blitar selama hidupnya mengabdi di MWC NU Kademangan. Beliau tidak berkenan naik level di atasnya, bahkan ketika disowani untuk menjabat di PBNU, Pak Yasin tidak mau. Kula MWC mawon,” tutur KH Chalwani menirukan jawaban KH Yasin Yusuf.

KH Chalwani menegaskan, sikap tersebut bukan karena ketidakmampuan, melainkan prinsip hidup yang kuat: mengabdi tanpa harus memegang jabatan tinggi. “Di NU itu khidmah di atas jabatan. Tidak usah khawatir tidak menjadi pengurus, yang penting terus mengurusi umat,” tegasnya.

Beliau juga mengutip pesan KH Yasin tentang makna Ansor. “Ansor itu singkatan dari Anti Neokolim, Subversif, Oldefos Reaksioner,” ucapnya disambut tepuk tangan kader. Meski istilah itu lahir dari konteks zamannya, substansinya tetap relevan: Ansor harus menjadi garda terdepan menjaga ideologi, keutuhan bangsa, dan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Selain menekankan khidmah, KH Chalwani mengajak kader memperkuat amalan spiritual. Ia membagikan pengalaman pribadi saat muda mengikuti festival pidato. Alih-alih diberi strategi teknis, KH Yasin justru mengajarkan doa Nabi Musa: “Rabbishrahli shadri, wa yassirli amri, wahlul ‘uqdatan mil lisani yafqahu qawli.” Doa ini dianjurkan dibaca tiga kali setiap selesai salat fardu agar hati dilapangkan, urusan dimudahkan, dan perkataan dipahami masyarakat.

“Bukan soal menang atau kalah, tapi orang mau mendengarkan. Dan itu terbukti, pidato saya diterima, sampai sekarang terus diundang ke berbagai daerah, bahkan luar negeri,” ungkapnya. Menurutnya, jika kader istiqamah mengamalkan doa tersebut, program Ansor akan lebih mudah diterima masyarakat luas.

KH Chalwani juga menyoroti peran santri bertarekat dalam sejarah perjuangan bangsa. Ia mengutip pernyataan seorang profesor Belanda yang menyebut pemerintah kolonial paling takut pada santri yang telah bertarekat. “Santri yang sudah thariqah itu paling berani melawan penjajah,” ujarnya, seraya mencontohkan Pangeran Diponegoro sebagai figur santri bertarekat yang menjadi simbol perlawanan.

Lebih jauh, beliau menilai meningkatnya minat generasi muda terhadap pembinaan thariqah di berbagai daerah—Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Jabodetabek—sebagai tanda kebangkitan kesadaran ruhani. “Ansor harus tetap menjadi penjaga NKRI, NU, dan umat. Banom-banom NU yang belum bergerak ayo digerakkan,” pungkasnya.

Pelantikan GP Ansor Purworejo kali ini mengusung tema “Progresif, Produktif, dan Kolaboratif.”

Acara dihadiri jajaran pimpinan NU dan Ansor, di antaranya Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng–DIY Mochamad Hanies Cholil Barro, Ketua PW GP Ansor Jateng dr. H. Shidqon Prabowo, pimpinan PCNU Purworejo, anggota DPRD Jateng dan DPRD Purworejo, para alim ulama, serta tamu undangan lainnya.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banser Turunkan Bagana Untuk Membantu Pencarian Korban Laka Laut Pantai Jetis

    Banser Turunkan Bagana Untuk Membantu Pencarian Korban Laka Laut Pantai Jetis

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Seperti dikutip sorotpurworejo nasib naas dialami Taufik Hidayat (18), warga Desa Tamansari, Kecamatan Butuh yang dikabarkan hilang tenggelam terseret ombak di Pantai Jetis, Kecamatan Grabag, pada Selasa (31/12/2019) pagi. Terkait kabar tersebut, Barisan Ansor Serba Guna (BANSER) Kabupaten Purworejo segera menurunkan Banser Tanggap Bencana atau BAGANA untuk bergabung dengan SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai […]

  • Tata Cara Sholat Tasbih

    Tata Cara Sholat Tasbih

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 6.098
    • 0Komentar

    Salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh para ulama kita adalah shalat tasbih. Dinamakan demikian karena di dalam shalat tersebut banyak dibaca tasbih. Sebagian masyarakat muslim di Indonsia menjadikan shalat tasbih sebagai sarana untuk mendapatkan lailatul qadr di bulan Ramadhan. Untuk menjaring malam yang sangat mulia ini mereka melakukan shalat malam secara berjamaah di sepuluh […]

  • Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban

    Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban Gebang, 29 Juni 2023 – Momentum perayaan Idul Adha 1444 H dirayakan dengan penuh khidmat oleh warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang. Ribuan warga nahdliyyin dari berbagai penjuru wilayah berbondonng-bondong mendatangi masjid dan musholla yang ada setiap desa yang […]

  • Dahsyatnya Makna Kata “Dulimu” pada Mars Yalal Wathan

    Dahsyatnya Makna Kata “Dulimu” pada Mars Yalal Wathan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 2.050
    • 0Komentar

    “Siapa datang mengancammu‘Kan binasa di bawah dulimu!” Jakarta, LD-PBNU – Kalimat di atas adalah penggalan dari mars Yalal Wathan. Sebuah mars yang hingga saat ini tetap berkumandang di kalangan Nahdlatul Ulama. Mars ini diciptakan oleh KH Wahab Hasbullah. Pesan dari mars ini adalah untuk membakar semangat nasionalisme bangsa Indonesia waktu itu. Mars Yaalal Wathan ini […]

  • Satkorcab Banser Purworejo di Gembleng Untuk Menjadi Kader Inti GP Ansor

    Satkorcab Banser Purworejo di Gembleng Untuk Menjadi Kader Inti GP Ansor

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 886
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Bertempat di kediaman Sahabat Khabib Anwar, Ketua PC GP Ansor Purworejo masa khidmah 2019 – 2023 di Desa Clapar Bagelen , berkumpul jajaran pengurus Satkorcab Banser Kabupaten Purworejo untuk Koordinasi dan Konsolidasi Pengurus serta Pemantapan Rancangan Program Kerja pada Hari Senin , 7 September 2020 pukul 20.00 Koordinasi di dahului dengan pembekalan […]

  • YJRA Purworejo Peringati Harlah Yang Ke 3

    YJRA Purworejo Peringati Harlah Yang Ke 3

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Pekacangan – Hari Lahir YJRA (Yayasan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja) yang ke 3 diadakan oleh PC YJRA Purworejo di Madrasah Wassalim Al Asna, Ds. Pekacangan, Kec. Pituruh, Kab. Purworejo. Acara ini diselenggarakan langsung oleh PC YJRA Kabupaten Purworejo, Rabu Malam, (15 /01) pukul 19.00 WIB. “Harlah Ke – 3 Th ini memang sengaja diadakan di Sekertaris […]

expand_less