Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ansor Purworejo Sampaikan Ancaman dan Potensi Kehadiran PSDKU UNY

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purworejo, Sabtu, 16 Mei 2026 – Wacana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kabupaten Purworejo memantik diskusi yang hidup dan dinamis. Sebuah Focus Group Discussion (FGD) digelar PCNU Purworejo di Kampus IAIAN Purworejo, menghadirkan beragam elemen Nahdlatul Ulama (NU) Purworejo seperti Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Lakpesdam, serta organisasi badan otonom seperti ANSOR, IPNU, IPPNU PMII, Fatayat, dan Muslimat. Acara ini menjadi wadah strategis untuk menyaring aspirasi dan kekhawatiran, sekaligus menggali potensi baru bagi masa depan pendidikan dan ekonomi lokal.

Muhammad Hidayatullah, Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, menyoroti pentingnya kajian mendalam terhadap rencana ekspansi ini. Ia menekankan bahwa setiap langkah pendirian PSDKU oleh kampus skala nasional harus dibarengi analisis cermat agar manfaat yang diraih tidak justru kalah banyak dari potensi mudarat yang ditimbulkan.

“Menurut penelitian, mahasiswa memilih kampus masih didominasi oleh alasan jarak dan biaya hidup, yang mana itu menjadi keunggulan tersendiri kampus swasta. Apabila kampus skala Nasional mendirikan PSDKU, tentu akan sangat berpengaruh pada lanskap pendidikan di Purworejo,” ujar Hidayatullah.

Lebih lanjut, Hidayatullah menyoroti ketimpangan jumlah mahasiswa antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang didukung dengan peningkatan alokasi mahasiswa PTN secara signifikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya bukan menolak keberadaan UNY di Purworejo, namun sangat berharap adanya dialog substantif terlebih dahulu antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak yang selama ini telah berjuang memajukan pendidikan di Purworejo. Langkah ini dianggap krusial untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang harmonis dan berkelanjutan.

”Namun, saya berharap PTS di Purworejo tetap fokus pada rekrutmen mahasiswa baru karena PSDKU ini masih wacana dan kita belum dengar konsep juga pertimbangan-pertimbangan dari pemerintah daerah. Ini yang sebenarnya kita tunggu”, tambah Hidayat.

Membangkitkan Marwah WR Supratman

Di tengah catatan tersebut, Wakil Ketua PC GP Ansor bidang Litbang Sumber Daya Manusia (SDM), Lukman Khakim, melihat peluang dari adanya PSDKU UNY di Purworejo. Ia melihat potensi kebangkitan Purworejo sebagai Kota Musik WR Soepratman. Namun ia menekankan bahwa kehadiran UNY tidak boleh menciptakan kanibalisme pasar, melainkan harus didasari prinsip win-win solution yang selaras dengan potensi, histori, dan peluang masa depan Purworejo.

Khakim secara strategis mengusulkan agar UNY membuka Fakultas Musik di Purworejo. Menurutnya, kehadiran fakultas musik dapat menghidupkan marwah Wage Rudolf Soepratman, maestro musik kelahiran Purworejo.

“Fakultas Musik UNY akan menjadi monumen hidup yang membawa nama Purworejo ke kancah nasional mengikuti jejak beliau,” jelas Khakim.

Kedua, peluang pasar sangat terbuka lebar karena kampus negeri dengan fakultas atau jurusan musik formal masih sangat terbatas di Indonesia. Langkah ini akan langsung mengangkat Purworejo ke peta elite pendidikan musik nasional tanpa harus mematikan pangsa pasar kampus swasta lokal yang umumnya bergerak di ilmu sosial, teknik, atau keguruan umum.

Ketiga, Fakultas Musik berpotensi menjadi pemantik multiplier effect ekonomi daerah. Ia mencontohkan event-event internasional di daerah sekitar seperti Prambanan Jazz, Ngayogjazz, atau Solo International Performing Arts (SIPA) yang mampu memutar miliaran hingga puluhan miliar rupiah.

“Untuk membuat  event  skala internasional yang konsisten, kita butuh suplai SDM kreator, kurator, promotor, dan musisi akademik. Kampus UNY Purworejo-lah yang bertugas menyuplai ekosistem ini,” terang Khakim.

Usulan ini diharapkan dapat meredam resistensi kampus lokal sekaligus merebranding Purworejo dari citra ‘Kota Pensiun’ menjadi ‘Kota Musik dan Kreativitas’, mendorongnya sebagai lokomotif industri dan peradaban.

Ketua PCNU Purworejo, HM Haekal, menutup rangkaian diskusi dengan menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal isu krusial ini. “Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan di Purworejo, semua masukan dan aspirasi yang muncul hari ini akan kami tampung terlebih dahulu,” ujar Haekal. Ia menambahkan bahwa seluruh poin pembahasan, baik yang menyuarakan kekhawatiran maupun melihat peluang yang ada, akan menjadi bahan kajian mendalam untuk kemudian didialogkan dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan manajemen UNY, guna mencari formulasi terbaik bagi kemajuan pendidikan Purworejo. Diskusi ini menandai babak awal dari upaya kolektif untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pendidikan yang diambil di Purworejo benar-benar berpihak pada kemajuan masyarakat secara holistik dan berkelanjutan.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Tantangan Ansor Kedepan, Apa Saja?

    3 Tantangan Ansor Kedepan, Apa Saja?

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Sebagai salah satu kekuatan besar dalam menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) maka Ansor harus selalu siap menghadapi tantangan disintegrasi, intoleransi dan radikalisme. Dalam hal ini kontribusi Pemuda Ansor diakui oleh segenap pihak. Ini merupakan kabar baik sekaligus tantangan untuk kita. Kontribusi tersebut harus dipertahankan sebagai upaya memperkuat keutuhan bangsa. Hal ini […]

  • Catatan Untuk Pemuda: Refleksi dan Resolusi 2020

    Catatan Untuk Pemuda: Refleksi dan Resolusi 2020

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
    • account_circle A. Nur Kholis
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Tak terasa kita sudah berada di awal tahun 2020. Semua momen senang, sedih, marah, dan perasaan lainnya telah kita lalui. Semua kenagan itu bisa menjadi pengalaman berharga kita di tahun lalu. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, umumnya masyarakat merayakan momen pergantian tahun dengan cara berkumpul bersama keluarga ataupun sahabat. Ada pula cara lain yang dilakukan, seperti […]

  • SMK Ma’arif NU 1 Bener, Peringati Harlah Satu Abad NU Dengan Upacara Bendera

    SMK Ma’arif NU 1 Bener, Peringati Harlah Satu Abad NU Dengan Upacara Bendera

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo – Selasa, 7 Februari 2023 berpusat di SMK Ma’arif NU 1 Bener MWC NU Bener Bersama DPAC FKDT Kecamatan Bener melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama. Upacara diikuti oleh siswa dan guru SMK Ma’arif NU 1 Bener, guru dan santri madrasah diniyah se-kecamatan Bener, tidak terkecuali pengurus MWC […]

  • IPNU IPPNU Purworejo Juara Lomba Cover Sholawat Se Jawa Tengah

    IPNU IPPNU Purworejo Juara Lomba Cover Sholawat Se Jawa Tengah

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    PC IPNU IPPNU Purworejo berhasil menyabet juara satu lomba cover sholawat se Jawa Tengah dengan memadukan budaya islam dan jawa melalui lagu lir ilir. Genre cover sholawat tersebut dipilih untuk memadukan antara budaya jawa dan islam seperti halnya Islam yang ada di Indonesia yang mempunyai ciri khas tersendiri. “Dakwah yang di dilakukan oleh wali songo […]

  • Umat Islam Harus Bisa Bedakan Ulama dan Khutaba

    Umat Islam Harus Bisa Bedakan Ulama dan Khutaba

    • calendar_month Minggu, 3 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 629
    • 1Komentar

    Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Syekh Muhammad Irfa’i Nahrowi An-Naqsyabandi Ciamis, Syekh Muhammad Irfa’i Nahrowi An-Naqsyabandi menjelaskan bahwa umat mesti membedakan dengan tegas yang mana ulama dan yang mana sekadar khutaba’ (penceramah). Ia menyampaikan hal itu pada pengajian rutin di kesempatan Ramadhan tahun ini. “Jangan kaburkan istilah ulama dengan khutaba, sabda Rasulullah, sebagaimana diperingatankan oleh Sahabat […]

  • 11 Tokoh di Kecamatan Purworejo terima NU Award dari MWCNU Purworejo

    11 Tokoh di Kecamatan Purworejo terima NU Award dari MWCNU Purworejo

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle H.M. Haekal
    • visibility 407
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Kota Purworejo telah terbukti melahirkan tokoh agama , kemanusiaan dan pejuang yang menjadi suri tauladan , khususnya yang berjuang di Nahdhatul Ulama , bangsa dan negara. Hal itu tercermin dalam penelusuran sejarah yang di lakukan oleh panitia satu abad NU MWCNU Purworejo. Dari sekian banyak tokoh NU dan Badan Otonom NU diwilayah […]

expand_less