Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ansor Purworejo Sampaikan Ancaman dan Potensi Kehadiran PSDKU UNY

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purworejo, Sabtu, 16 Mei 2026 – Wacana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kabupaten Purworejo memantik diskusi yang hidup dan dinamis. Sebuah Focus Group Discussion (FGD) digelar PCNU Purworejo di Kampus IAIAN Purworejo, menghadirkan beragam elemen Nahdlatul Ulama (NU) Purworejo seperti Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Lakpesdam, serta organisasi badan otonom seperti ANSOR, IPNU, IPPNU PMII, Fatayat, dan Muslimat. Acara ini menjadi wadah strategis untuk menyaring aspirasi dan kekhawatiran, sekaligus menggali potensi baru bagi masa depan pendidikan dan ekonomi lokal.

Muhammad Hidayatullah, Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, menyoroti pentingnya kajian mendalam terhadap rencana ekspansi ini. Ia menekankan bahwa setiap langkah pendirian PSDKU oleh kampus skala nasional harus dibarengi analisis cermat agar manfaat yang diraih tidak justru kalah banyak dari potensi mudarat yang ditimbulkan.

“Menurut penelitian, mahasiswa memilih kampus masih didominasi oleh alasan jarak dan biaya hidup, yang mana itu menjadi keunggulan tersendiri kampus swasta. Apabila kampus skala Nasional mendirikan PSDKU, tentu akan sangat berpengaruh pada lanskap pendidikan di Purworejo,” ujar Hidayatullah.

Lebih lanjut, Hidayatullah menyoroti ketimpangan jumlah mahasiswa antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang didukung dengan peningkatan alokasi mahasiswa PTN secara signifikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya bukan menolak keberadaan UNY di Purworejo, namun sangat berharap adanya dialog substantif terlebih dahulu antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak yang selama ini telah berjuang memajukan pendidikan di Purworejo. Langkah ini dianggap krusial untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang harmonis dan berkelanjutan.

”Namun, saya berharap PTS di Purworejo tetap fokus pada rekrutmen mahasiswa baru karena PSDKU ini masih wacana dan kita belum dengar konsep juga pertimbangan-pertimbangan dari pemerintah daerah. Ini yang sebenarnya kita tunggu”, tambah Hidayat.

Membangkitkan Marwah WR Supratman

Di tengah catatan tersebut, Wakil Ketua PC GP Ansor bidang Litbang Sumber Daya Manusia (SDM), Lukman Khakim, melihat peluang dari adanya PSDKU UNY di Purworejo. Ia melihat potensi kebangkitan Purworejo sebagai Kota Musik WR Soepratman. Namun ia menekankan bahwa kehadiran UNY tidak boleh menciptakan kanibalisme pasar, melainkan harus didasari prinsip win-win solution yang selaras dengan potensi, histori, dan peluang masa depan Purworejo.

Khakim secara strategis mengusulkan agar UNY membuka Fakultas Musik di Purworejo. Menurutnya, kehadiran fakultas musik dapat menghidupkan marwah Wage Rudolf Soepratman, maestro musik kelahiran Purworejo.

“Fakultas Musik UNY akan menjadi monumen hidup yang membawa nama Purworejo ke kancah nasional mengikuti jejak beliau,” jelas Khakim.

Kedua, peluang pasar sangat terbuka lebar karena kampus negeri dengan fakultas atau jurusan musik formal masih sangat terbatas di Indonesia. Langkah ini akan langsung mengangkat Purworejo ke peta elite pendidikan musik nasional tanpa harus mematikan pangsa pasar kampus swasta lokal yang umumnya bergerak di ilmu sosial, teknik, atau keguruan umum.

Ketiga, Fakultas Musik berpotensi menjadi pemantik multiplier effect ekonomi daerah. Ia mencontohkan event-event internasional di daerah sekitar seperti Prambanan Jazz, Ngayogjazz, atau Solo International Performing Arts (SIPA) yang mampu memutar miliaran hingga puluhan miliar rupiah.

“Untuk membuat  event  skala internasional yang konsisten, kita butuh suplai SDM kreator, kurator, promotor, dan musisi akademik. Kampus UNY Purworejo-lah yang bertugas menyuplai ekosistem ini,” terang Khakim.

Usulan ini diharapkan dapat meredam resistensi kampus lokal sekaligus merebranding Purworejo dari citra ‘Kota Pensiun’ menjadi ‘Kota Musik dan Kreativitas’, mendorongnya sebagai lokomotif industri dan peradaban.

Ketua PCNU Purworejo, HM Haekal, menutup rangkaian diskusi dengan menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal isu krusial ini. “Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan di Purworejo, semua masukan dan aspirasi yang muncul hari ini akan kami tampung terlebih dahulu,” ujar Haekal. Ia menambahkan bahwa seluruh poin pembahasan, baik yang menyuarakan kekhawatiran maupun melihat peluang yang ada, akan menjadi bahan kajian mendalam untuk kemudian didialogkan dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan manajemen UNY, guna mencari formulasi terbaik bagi kemajuan pendidikan Purworejo. Diskusi ini menandai babak awal dari upaya kolektif untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pendidikan yang diambil di Purworejo benar-benar berpihak pada kemajuan masyarakat secara holistik dan berkelanjutan.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Dur: “Gitu Aja Kok Repot!”

    Gus Dur: “Gitu Aja Kok Repot!”

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    PURWOEEJO, ansorpurworejo.org – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kelurahan Keseneng, Kecamatan Purworejo turut serta dalam lomba Dekorasi dan Fragmen yang diadakan oleh MWCNU Purworejo untuk menyambut satu abad Nahdlatul Ulama pada Senin (13/02/2023) malam di Musholla Sirotul Jannah Keseneng dengan judul Gus Dur: “Gitu Aja Kok Repot!” yang disutradarai oleh K. Sholahudin dan Dwi Cahyono. Fragmen […]

  • SMK NU Gebang Gelar Wisuda Siswa Tahun Pelajaran 2021/2022

    SMK NU Gebang Gelar Wisuda Siswa Tahun Pelajaran 2021/2022

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan siswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu jenjang Sekolah. Pada umumnya prosesi wisuda dengan Protokoler yang diawali dengan prosesi masuknya Pimpinan Lembaga / Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Kompetensi Keahlian ataupun Managemen Sekolah lainnya guna mewisuda para calon wisudawan / wisudawati. Wisuda dan Pelepasan […]

  • Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Bagelen, 29 Januari 2025 – Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (HARLA NU) yang digelar di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Acara ini dihadiri oleh seluruh Badan Otonom (BANOM) NU se-Kecamatan Bagelen, menunjukkan kekompakan dan soliditas warga Nahdliyin dalam merayakan hari bersejarah bagi organisasi Islam […]

  • New Normal, GP Ansor Bersinergi Dengan DrW Skincare Peduli Bagi 5000 Masker ke Pesantren

    New Normal, GP Ansor Bersinergi Dengan DrW Skincare Peduli Bagi 5000 Masker ke Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.871
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Sabtu, 13 Juni 2020, Gerakan Ansor Peduli dan Majlis Dzikir dan Sholawar Rijalul Ansor bidang hubungan antar pesantren mengadakan kegiatan berbagi 5000 Masker dan 100 drigen Handgel Sanitaizer hasil pengumpulan donasi dari DRW Skincare Purworejo. Ketua PC GP Ansor Purworejo, Habib Anwar menyampaikan bahwa dalam kondisi seperti sekarang ini penting kita terus bersama-sama […]

  • KH Zainul Arifin Pohan: Panglima Santri, Bangsawan dari Barus

    KH Zainul Arifin Pohan: Panglima Santri, Bangsawan dari Barus

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Oleh Munawir Aziz Narasi perjuangan kemerdekaan Indonesia dipenuhi oleh penguasa dan jaringan militer yang melanggengkan heroisme. Sejarah perjuangan kaum santri tidak banyak tercatat, hanya sayup-sayup terdengar. Padahal, dari rahim pesantren, terdapat Laskar Hizbullah, Sabilillah dan segenap laskar pemuda santri yang berjuang untuk kemerdekaan. Gerak juang kaum santri terpinggirkan dari panggung sejarah perjuangan Indonesia. Bagaimana sejarahnya? […]

  • Pabrik Baru Air Minum Baqnu di Bagelen, Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Pesantren

    Pabrik Baru Air Minum Baqnu di Bagelen, Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Pesantren

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    PT Baqnu Sekawan Mulya resmikan pabrik air minum demineral baru di Bagelen, perkuat sinergi dengan PCNU Purworejo melalui prinsip Mabadi Khaira Ummah.

expand_less