Breaking News
light_mode
Trending Tags

RMI PCNU Purworejo Gelar Sarasehan “Revolusi Sampah Pesantren: Dari Masalah Jadi Berkah”

  • account_circle Syukri Ab
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Sarasehan Pengurus Pondok Pesantren se-Kabupaten Purworejo pada Ahad (17/5/2026). Mengusung tema “Revolusi Sampah Pesantren: Dari Masalah Jadi Berkah”, kegiatan ini berlangsung di gedung SMK Nurussalaf yang berada di kompleks Ponpes Nurussalaf Kemiri, Purworejo.

​Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 61 perwakilan Pondok Pesantren NU se-Kabupaten Purworejo. RMI PCNU menghadirkan para pakar di bidangnya sebagai narasumber, yaitu perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Bu Suci Indriasari dan Pak Imam Fauzi, serta Direktur Krapyak Peduli Sampah (KPS) Yogyakarta, Andika Muhammad Nuur, S.Ak.

​Sampah Pesantren Jadi PR Besar

Dalam sambutannya, Ketua RMI PCNU Purworejo, KHR. M Amir Kilal, S.Ag., mengungkapkan bahwa latar belakang pemilihan tema ini didasari atas keresahan para pengurus mengenai pengelolaan limbah di lingkungan pesantren.
​”Ngobrol-ngobrol masalah sampah di pondok pesantren itu cukup menjadi PR besar bagi pesantren yang tentunya harus bisa segera ditangani dan ditanggulangi. Semoga dari kegiatan ini para pengurus tidak hanya paham teori saja, akan tetapi bisa dipraktikkan di pondok masing-masing,” ujar KHR. M Amir Kilal.

​Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, KH. M. Haekal, S.Pd.I. Ia menyebutkan bahwa volume sampah di Kabupaten Purworejo yang mencapai hampir 300 ton per hari menjadikan pesantren, sebagai bagian dari masyarakat, memiliki tanggung jawab besar untuk ikut mengatasinya.
​“Kami mengucapkan terima kasih kepada DLHP Purworejo dan Direktur Krapyak Peduli Sampah yang berkenan memberikan ilmu. Semoga ikhtiar kita bersama bisa mengelola sampah dengan baik,” tutur KH. M. Haekal.

​Mendorong Konsep Eco-Pesantren dan Ekonomi Sirkular

Pada sesi materi pertama, Bu Suci Indriasari selaku perwakilan DLHP Purworejo memaparkan program “Eco-Pesantren”. Program ini mengintegrasikan wawasan konservasi lingkungan dengan nilai-nilai religi, berlandaskan prinsip I’malu fauqo ma’amilu (berusaha lebih dari rata-rata orang lain secara bersungguh-sungguh).
​Secara praktik, pesantren didorong memilah sampah asrama. Sampah organik (55–70%) diarahkan untuk diolah menjadi pupuk, biogas, hingga budidaya maggot. Sementara sampah anorganik (30–45%) dikelola melalui Bank Sampah Asrama (BSA) agar bernilai ekonomi.

​Sesi kedua diisi oleh Direktur Krapyak Peduli Sampah (KPS), Andika Muhammad Nuur, S.Ak., yang membagikan kisah sukses Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta. KPS berhasil menerapkan inovasi ekstrem dengan memilah sampah hingga 36 kategori—mengungguli negara maju seperti Jepang (23 jenis) dan Swedia (15 jenis).

​Melalui slogan “Pilah, Olah, Berkah” di lahan mini seluas 90 meter persegi, KPS sukses memotong volume sampah harian dari 2 ton menjadi hanya 100 kilogram. Transformasi pola pikir ini juga mengubah beban biaya buang sampah swasta sebesar Rp30 juta per bulan menjadi sumber penghasilan yang pernah mencapai Rp20 juta per bulan melalui ekonomi sirkular bersama UMKM sekitar.
​”Dulu kan sampah dianggap kotor, bau, enggak bisa diapa-apakan. Sekarang sampah itu investasi,” tegas Andika.

​Percepatan Digitalisasi Lewat Portal Digdaya Pesantren NU

RMISetelah sesi tanya jawab mengenai pengelolaan sampah selesai, acara dilanjutkan dengan sosialisasi program “Digdaya Pesantren X Portal Pesantren NU” yang diinisiasi oleh PBNU.

​Sekretaris RMI PCNU Purworejo, Muhammad Syukri Abadi, menjelaskan bahwa program digitalisasi ini hadir untuk menjawab persoalan klasik terkait pendataan pesantren NU yang selama ini dinilai belum rapi dan kurang memberikan nilai tambah bagi pesantren itu sendiri.

​Melalui platform Digdaya Pesantren, setiap pesantren NU nantinya akan divalidasi dan dipromosikan secara profesional melalui halaman profil resmi di laman resmi https://pesantren.nu.id/. Sistemnya dirancang inovatif mirip dengan platform pemesanan akomodasi online (seperti Traveloka), lengkap dengan informasi lokasi, keunggulan, hingga tombol aksi pendaftaran santri baru.

​”Masalah intinya adalah pesantren sudah didata, tapi belum diberi nilai tambah. Ini bukan sekadar pendataan pesantren, tapi cara agar pesantren NU lebih terlihat, lebih terhubung, dan lebih berdaya di era digital,” pungkas Syukri menutup kegiatan sarasehan tersebut.

  • Penulis: Syukri Ab

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Organisasi Di Era Digital – PAC Ansor Bagelen

    Semangat Organisasi Di Era Digital – PAC Ansor Bagelen

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pemuda Ansor, sebagai sayap organisasi Nahdlatul Ulama (NU), telah lama menjadi garda terdepan dalam membangun semangat organisasi di era digital. Dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, Ansor berhasil memanfaatkan teknologi dan inovasi digital untuk memperkuat peran dan eksistensinya. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana PAC GP Ansor Bagelen secara khusus mampu menjaga semangat […]

  • PAC Ansor Kemiri Gulung Ansor Banser Se-Purworejo

    PAC Ansor Kemiri Gulung Ansor Banser Se-Purworejo

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.orgDalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Sumpah Pemuda, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo menggelar Futsal Competition Piala Kapolres Purworejo, Sabtu (29/10/2016) di lapangan futsal Waka-waka. Sebanyak 31 tim yang terbagi dalam dua segmen, Ansor dan Banser se-Kabupaten Purworejo saling bertanding memperagakan skil terbaiknya memperebutkan Piala Kapolres Purworejo dan piala bergilir Ansor. “Jadi […]

  • Toleransi dalam Perspektif Fikih

    Toleransi dalam Perspektif Fikih

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Toleransi menjadi penting dideskripsikan guna mengawal kerukunan di tengah masyarakat majemuk seperti Indonesia. Indonesia adalah negara unik dan beda. Sebab Indonesia bukan negara sekuler dan bukan pula negara agama, tapi berlandaskan Pancasila.Sebuah konsep lain yang tetap berlandaskan agama berpadu dengan norma pribumi. Sebagai mayoritas, umat Muslim memiliki tanggung jawab memandu toleransi di negeri ini. Di […]

  • Ngaji Kitab Fathul Qorib Bersama Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Pituruh

    Ngaji Kitab Fathul Qorib Bersama Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Pituruh

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle PAC Pituruh
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Prapagkidul, 5 Juni 2023 – Mushola Al-Ikhlas Prapagkidul Pituruh menjadi saksi dari kegiatan pengajian rutin yang diadakan oleh Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul PAC Ansor Pituruh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2023 dengan mengusung kajian kitab Fathul Qorib sebagai materi pembahasannya. Acara yang dihadiri oleh para anggota Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul PAC […]

  • Desa Kedungloteng Jadi Pilot Project Desa Sejahtera NU di Purworejo

    Desa Kedungloteng Jadi Pilot Project Desa Sejahtera NU di Purworejo

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Lazisnu Purworejo luncurkan Desa Sejahtera NU di Kedungloteng, Bener, sebagai pilot project dengan 5 pilar program: pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah, dan lingkungan.

  • Halaqoh Muballigh Aswaja NU

    Halaqoh Muballigh Aswaja NU

    • calendar_month Senin, 5 Nov 2018
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Hadir dalam Halaqoh Muballigh Aswaja NU mewakili PC GP Ansor PurworejoNara Sumber :KH Hamid AKKH Hudallah Ridwan Sebagian Pointernya :1. Tetap Rapatkan Barisan dan Rapikan Pergerakan2. NU dan Banomnya Wajib Terus Bergerak dan Berkhidmah unt Ummat3. Benang Merah Sejarah Islam dan Bangsa di Nusantara dan di Dunia menjadi salah satu Acuan Mengapa dan Bagaimana kita […]

expand_less