Breaking News
light_mode
Trending Tags

RMI PCNU Purworejo Gelar Sarasehan “Revolusi Sampah Pesantren: Dari Masalah Jadi Berkah”

  • account_circle Syukri Ab
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI PCNU) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Sarasehan Pengurus Pondok Pesantren se-Kabupaten Purworejo pada Ahad (17/5/2026). Mengusung tema “Revolusi Sampah Pesantren: Dari Masalah Jadi Berkah”, kegiatan ini berlangsung di gedung SMK Nurussalaf yang berada di kompleks Ponpes Nurussalaf Kemiri, Purworejo.

​Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 61 perwakilan Pondok Pesantren NU se-Kabupaten Purworejo. RMI PCNU menghadirkan para pakar di bidangnya sebagai narasumber, yaitu perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo, Bu Suci Indriasari dan Pak Imam Fauzi, serta Direktur Krapyak Peduli Sampah (KPS) Yogyakarta, Andika Muhammad Nuur, S.Ak.

​Sampah Pesantren Jadi PR Besar

Dalam sambutannya, Ketua RMI PCNU Purworejo, KHR. M Amir Kilal, S.Ag., mengungkapkan bahwa latar belakang pemilihan tema ini didasari atas keresahan para pengurus mengenai pengelolaan limbah di lingkungan pesantren.
​”Ngobrol-ngobrol masalah sampah di pondok pesantren itu cukup menjadi PR besar bagi pesantren yang tentunya harus bisa segera ditangani dan ditanggulangi. Semoga dari kegiatan ini para pengurus tidak hanya paham teori saja, akan tetapi bisa dipraktikkan di pondok masing-masing,” ujar KHR. M Amir Kilal.

​Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, KH. M. Haekal, S.Pd.I. Ia menyebutkan bahwa volume sampah di Kabupaten Purworejo yang mencapai hampir 300 ton per hari menjadikan pesantren, sebagai bagian dari masyarakat, memiliki tanggung jawab besar untuk ikut mengatasinya.
​“Kami mengucapkan terima kasih kepada DLHP Purworejo dan Direktur Krapyak Peduli Sampah yang berkenan memberikan ilmu. Semoga ikhtiar kita bersama bisa mengelola sampah dengan baik,” tutur KH. M. Haekal.

​Mendorong Konsep Eco-Pesantren dan Ekonomi Sirkular

Pada sesi materi pertama, Bu Suci Indriasari selaku perwakilan DLHP Purworejo memaparkan program “Eco-Pesantren”. Program ini mengintegrasikan wawasan konservasi lingkungan dengan nilai-nilai religi, berlandaskan prinsip I’malu fauqo ma’amilu (berusaha lebih dari rata-rata orang lain secara bersungguh-sungguh).
​Secara praktik, pesantren didorong memilah sampah asrama. Sampah organik (55–70%) diarahkan untuk diolah menjadi pupuk, biogas, hingga budidaya maggot. Sementara sampah anorganik (30–45%) dikelola melalui Bank Sampah Asrama (BSA) agar bernilai ekonomi.

​Sesi kedua diisi oleh Direktur Krapyak Peduli Sampah (KPS), Andika Muhammad Nuur, S.Ak., yang membagikan kisah sukses Pondok Pesantren Krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta. KPS berhasil menerapkan inovasi ekstrem dengan memilah sampah hingga 36 kategori—mengungguli negara maju seperti Jepang (23 jenis) dan Swedia (15 jenis).

​Melalui slogan “Pilah, Olah, Berkah” di lahan mini seluas 90 meter persegi, KPS sukses memotong volume sampah harian dari 2 ton menjadi hanya 100 kilogram. Transformasi pola pikir ini juga mengubah beban biaya buang sampah swasta sebesar Rp30 juta per bulan menjadi sumber penghasilan yang pernah mencapai Rp20 juta per bulan melalui ekonomi sirkular bersama UMKM sekitar.
​”Dulu kan sampah dianggap kotor, bau, enggak bisa diapa-apakan. Sekarang sampah itu investasi,” tegas Andika.

​Percepatan Digitalisasi Lewat Portal Digdaya Pesantren NU

RMISetelah sesi tanya jawab mengenai pengelolaan sampah selesai, acara dilanjutkan dengan sosialisasi program “Digdaya Pesantren X Portal Pesantren NU” yang diinisiasi oleh PBNU.

​Sekretaris RMI PCNU Purworejo, Muhammad Syukri Abadi, menjelaskan bahwa program digitalisasi ini hadir untuk menjawab persoalan klasik terkait pendataan pesantren NU yang selama ini dinilai belum rapi dan kurang memberikan nilai tambah bagi pesantren itu sendiri.

​Melalui platform Digdaya Pesantren, setiap pesantren NU nantinya akan divalidasi dan dipromosikan secara profesional melalui halaman profil resmi di laman resmi https://pesantren.nu.id/. Sistemnya dirancang inovatif mirip dengan platform pemesanan akomodasi online (seperti Traveloka), lengkap dengan informasi lokasi, keunggulan, hingga tombol aksi pendaftaran santri baru.

​”Masalah intinya adalah pesantren sudah didata, tapi belum diberi nilai tambah. Ini bukan sekadar pendataan pesantren, tapi cara agar pesantren NU lebih terlihat, lebih terhubung, dan lebih berdaya di era digital,” pungkas Syukri menutup kegiatan sarasehan tersebut.

  • Penulis: Syukri Ab

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban hanyut ditemukan

    Korban hanyut ditemukan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

     Alhamdulillaah, Korban hanyut an. Muhammad Syafi’i 15 tahun, santri PP Al Iman Bulus yang hanyut hari Rabu 10/2 jam – 15.30an, telah ditemukan Hari ini di Sungai sekitar dusun Banjaran-gintungan, Kamis jam 9.45. Semua berkat kerjasama dan koordinasi yg baik antar Relawan, SAR, BANSER, PMI, TNI, POLRI, Santri, dan masyarakat, semua relawan yang diKomandani BPBD […]

  • Satkoryon Banser Purworejo Kawal Ziarah: Aplikasi Ilmu Diklat dalam Khidmah

    Satkoryon Banser Purworejo Kawal Ziarah: Aplikasi Ilmu Diklat dalam Khidmah

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org – Riuh Ziarah Aulia dan Ulama MWCNU Kec. Purworejo telah selesai terselenggara (28/08). Karjono selaku koordinator pengamanan mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan ini. Sosok yang juga Kasatkoryon Banser Purworejo menyebutkan bahwa dalam gelaran ini ada sekitar 20 Banser dengan uniform mengamankan kegiatan ini baik yang ada di Pondok Pesantren Al-Fahham sebagai titik […]

  • MEMBUMIKAN ASWAJA

    MEMBUMIKAN ASWAJA

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Pegangan Para Guru NU Pengarang : Dr. KH. Asep Saifuddin Penerbit     : Khalista  Harga        : Rp 45.000 Sinopsis: Tanggung jawab para guru NU adalah mengentaskan anak didiknya dari kemiskinan ilmu, khususnya ilmu yang pada akhirnya mampu membentengi mereka dari serbuan aliran yang bertentangan dengan aliran Ahlussunnah Wal-Jama’ah. Dalam konteks inilah menjadi strategis gagasan […]

  • Setitik Kebaikan Yang Kita Lakukan, Akan Dicatat Oleh Allah SWT

    Setitik Kebaikan Yang Kita Lakukan, Akan Dicatat Oleh Allah SWT

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 611
    • 0Komentar

    “Berjuang di Nahdlatul Ulama membutuhkan kesungguhan dari kita semua, karena pasti akan banyak tantangan yang menanti di depan”, begitulah nasihat yang disampaikan oleh Rais Suriah NU Purworejo, K.H.R. Abdul Chakim Chamid saat memberikan sambutan pada rapat final checking jelang pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo di SMP Takhassus Nuril Anwar Maron, Loano, Purworejo. Ada […]

  • Gus Ahil: Gus Menteri Memikirkan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Indonesia

    Gus Ahil: Gus Menteri Memikirkan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Surato
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia yang membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia pada tahun ini menimbulkan polemik. Siaran pers yang dilakukan oleh Menteri Agama, H Yaqut Cholil Qoumas tersebut langsung mendapatakan banyak pendapat baik yang pro maupun kontra. Seperti telah diberitakan sebelumnya, pembatalan ini disebabkan karena masih dalam kondisi pandemi covid-19 dan pemerintah Arab Saudi belum […]

  • Pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Clapar:

    Pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Clapar:

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Clapar, 14 September 2024 — Pada tanggal 14 September 2024, Masjid Al-Falah di Desa Clapar menjadi saksi penting dalam sejarah organisasi Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di Kabupaten Purworejo. Acara pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Clapar ini dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat, menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa semangat dan inovasi […]

expand_less