Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menggerakkan Ranting

  • account_circle Muhammad Hidayatullah
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
  • visibility 957
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai struktur paling bawah di Nahdlatul Ulama, kepengurusan di tingkat Desa (Ranting) atau bahkan dalam kelompok-kelompok di bawahnya (Anak Ranting) menjadi jantung organisasi. Sebagaimana jantung, denyut pergerakan Nahdlatul Ulama di tingkat yang paling bawah inilah yang menjadi kunci NU menjadi organisasi yang sangat besar hingga saat ini. Dan tidak hanya penting, ranting juga memiliki sifat unik. Memiliki karakter khusus. Wilayahnya khusus, kearifan lokalnya khusus, budaya dan kulturnya khusus (khos) sementara kepengurusan di tingkat yang lebih tinggi akan memiliki sifat yang lebih umum (ammah).

Maka, menjawab berbagai persoalan di tingkat bawah tidak sesederhana dengan membuat kebijakan tertentu di tingkat yang lebih tinggi. Setidaknya hal ini yang mesti di pahami oleh semua tingkat kepengurusan agar dapat saling bersinergi dan melengkapi dalam membesarkan Nahdlatul Ulama, atau dalam hal ini GP Ansor.

الولاية الخاصة اقوى من الولاية العامة

‘Kekuasaaan dalam wilayah tertentu (khos) lebih kuat daripada kekuasaan dalam wilayah yang lebih luas (umum).’

Ranting, mesti memiliki kemandirian dalam menentukan sikap terhadap persoalan yang ada di bawah. Mandiri tidak berarti membangkang atau menentang kepengurusan diatasnya. Mandiri berarti Ranting berperan aktif dalam mengidentifikasi setiap permasalahan juga potensi yang ada disekitarnya karena Ranting lah yang paling tahu situasi ‘khusus’ didesanya. Sementara tingkatan diatasnya seperti PAC juga harus aktif memantau dan membersamai agar dapat membuat kebijakan yang lebih sempurna di masa yang mendatang.

Menggerakkan Ansor di tingkat Ranting juga akan sangat berbeda dengan menggerakan Ansor di tingkat PC. Tidak seperti di PC yang terbiasa dengan program kerja 4 tahun, program-program di Ranting bersifat lebih fleksibel dan bersifat menjawab kebutuhan yang terjadi saat itu juga. Pergerakan di ranting dilakukan secara lebih intensif untuk menjawab kebutuhan (to fulfill the need) atau menyelesaikan masalah (to solve the problem) dengan pendekatan komunitas. Bisa komunitas pengajian, yasinan bahkan komunitas pertanian.

Disinilah peran pesantren dalam mencetak kyai khas NU menjadi sangat penting. Sebab, kyai-kyai NU dikenal arif dan mampu mengayomi masyarakat. Kyai NU lebih memilih melakukan pendekatan yang humanis, bukannya administratif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan umat. Bahkan jika boleh jujur, Kyai NU dianggap dan dituntut bisa menyelesaikan semua persoalan. Mulai dari masalah keagamaan, kemanusiaan hingga kebangsaan. Ditengah masyarakat, masalah tidak dibeda-bedakan. Warga tidak peduli lagi persoalannya akan diselesaikan organ Ansor yang mana atau bahkan bagian NU yang mana. Lembaga Bencana, MRA, Baanar atau banom NU yang lainnya. Sebab itu, pergerakan Ansor di Ranting tidak boleh meninggalkan pengaruh Kyai NU dan NU didaerahnya. Dan kunci yang paling penting adalah adanya silaturahmi, komunikasi dan kerja sama yang erat antara Ansor dan Kyai untuk memajukan daerahnya.

Untuk itu kegiatan-kegiatan Ansor di Ranting harus bersifat aplikatif dan langsung bisa dirasakan masyarakat.

Di bidang keagamaan misalnya, Ranting Ansor mesti aktif di rutinan-rutinan pengajian atau yasinan. Ranting Ansor juga tidak cukup melaksanakan kegiatan yang sifatnya pelatihan seperti pelatihan mengkafani jenazah, tapi kader Ansor sendiri yang dituntut mampu melakukannya sebagai bagian dari memecahkan persoalan dan kebutuhan umat.

Selain itu, Ranting juga harus memperkuat pergerakan di bidang sosial. Hal-hal yang bisa dilakukan adalah menyalurkan bantuan ke masyarakat yang membutuhkan. Akan sangat bagus kalau Ranting Ansor memiliki kepedulian untuk menyusun data anak yatim dan fakir miskin agar ketika suatu saat ada bantuan dari berbagai pihak sudah tidak kebingungan. Ansor juga bisa melaksanakan kegiatan bersih Masjid dan Musholla atau bahkan bersih balai desa sebagai komitmen menjaga kebersihan lingkungan.

Pun begitu dibidang yang lain seperti bidang ekonomi, kewirausahaaan atau bahkan tekhnologi. Poin pentingnya adalah menyelenggarkan program yang aplikatif, sederhana dan bisa melibatkan warga sekitar.

Denyut di bawah seperti inilah yang menyebabkan NU besar dan terus dicintai masyarakat. Dan jika Rantingnya sudah bergerak, saatnya PAC membuat program yang bersifat mendukung dan mengayomi Ranting. Sementara PC bertugas membuat program yang mampu memperkuat PAC dan Ranting seperti program peningkatan SDM dalam bentuk pelatihan-pelatihan. Dengan begitu Ansor dan NU akan semakin kokoh dan kompak dalam mengabdi pada Agama dan Bangsa.

Penulis: Hidayatulah

  • Penulis: Muhammad Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Pesan Sahabat Haikal Untuk Ansor Banser

    3 Pesan Sahabat Haikal Untuk Ansor Banser

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 624
    • 0Komentar

    PAC Ansor Bener baru saja menyelenggarakan Konsolidasi Akbar dan Apel Siaga Bencana di Cacabankidul, Bener, Minggu,29/12/2019. Acara ini menghadirkan pemateri ke siap siagaan bencana dari BPBD Kabupaten Purworejo dan motivasi organisasi oleh Ketua PC Ansor Kabupaten Purworejo 2016 – 2019, Sahabat Haikal S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut Sahabat Haikal setidaknya menyampaikan 3 poin dasar yang harus […]

  • Pesan Rais Syuriyah MWCNU Purworejo kepada Pengurus NU : Teladani Nabi Syuaib AS ketika Khidmah di NU

    Pesan Rais Syuriyah MWCNU Purworejo kepada Pengurus NU : Teladani Nabi Syuaib AS ketika Khidmah di NU

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle H.M. Haekal
    • visibility 371
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Dalam Khutbah Iftitah Puncak Resepsi peringatan Satu Abad NU MWCNU Purworejo Rabu 15/2 /2023 di Aula PP Al Fahham Baledono , Rais Syuriyah MWCNU Purworejo KH.R. Chamid Bakri berpesan tentang tujuan NU didirikan dan tugas pengurusnya. Tujuan dan tugasnya antara lain untuk menggerakan dan mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik secara agama […]

  • Pelantikan PR IPNU-IPPNU Desa Seren

    Pelantikan PR IPNU-IPPNU Desa Seren

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    GEBANG, ansorpurworejo.org – Bertepatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Seren melaksanakan pelantikan, di Masjid Al Huda Desa , Selasa, 02/11/2021. Acara ini dihadiri oleh Ririn Yunitasari, S.E. ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo, pelantikan PR IPNU IPPNU Desa Seren dengan masa khidmah 2021-2022 . Pada kesempatan kali ini banyak tamu yang […]

  • MWCNU Kutoarjo Bersholawat: Menyemai Spirit Keulamaan, Merawat Tradisi Keilmuan

    MWCNU Kutoarjo Bersholawat: Menyemai Spirit Keulamaan, Merawat Tradisi Keilmuan

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kutoarjo menggelar kegiatan MWCNU Kutoarjo Bersholawat yang berlangsung khidmat dan penuh nilai spiritual di Aula Kantor MWCNU Kutoarjo, Jalan Tentara Pelajar Km1, Katerban, Kutoarjo. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus MWCNU Kutoarjo, pengurus ranting se-Kecamatan Kutoarjo, serta ratusan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru Kutoarjo. Menggandeng Majelis Sholawat asuhan Habib Utsman […]

  • Semarak Jelang Harlah ke-79, PC Muslimat NU Purworejo Gelar Aneka Lomba Edukatif, Meriahkan Semangat Perjuangan Perempuan Nahdliyyin

    Semarak Jelang Harlah ke-79, PC Muslimat NU Purworejo Gelar Aneka Lomba Edukatif, Meriahkan Semangat Perjuangan Perempuan Nahdliyyin

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 169
    • 2Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Purworejo menggelar serangkaian kegiatan yang bertujuan tidak hanya untuk merayakan usia organisasi, namun juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, serta kreativitas di kalangan anggotanya. Puncak harlah sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2025 di Alun-Alun Purworejo. […]

  • Lembaga Ekonomi Ranting Nu Brenggong Prakarsai Pasar Minggon Segelap

    Lembaga Ekonomi Ranting Nu Brenggong Prakarsai Pasar Minggon Segelap

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Dalam rangka melaunching Pasar Minggon Segelap desa Brenggong, Ranting NU Desa Brenggong dengan Pemerintah Desa Brenggong membuka pasar Minggon Segelap, Minggu, 07/11/2021 pukul 06.00 WIB. Rangkaian acara ini dimulai Mujahadah Nariyahan Sabtu Malam Ahad (6/11) untuk Persiapan Launching Pasar Minggon Segelap di Balaidesa brenggong oleh Pengurus Ranting NU, Banom NU Ranting, Pemdes, […]

expand_less