Breaking News
light_mode
Trending Tags

Menggerakkan Ranting

  • account_circle Muhammad Hidayatullah
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
  • visibility 902
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai struktur paling bawah di Nahdlatul Ulama, kepengurusan di tingkat Desa (Ranting) atau bahkan dalam kelompok-kelompok di bawahnya (Anak Ranting) menjadi jantung organisasi. Sebagaimana jantung, denyut pergerakan Nahdlatul Ulama di tingkat yang paling bawah inilah yang menjadi kunci NU menjadi organisasi yang sangat besar hingga saat ini. Dan tidak hanya penting, ranting juga memiliki sifat unik. Memiliki karakter khusus. Wilayahnya khusus, kearifan lokalnya khusus, budaya dan kulturnya khusus (khos) sementara kepengurusan di tingkat yang lebih tinggi akan memiliki sifat yang lebih umum (ammah).

Maka, menjawab berbagai persoalan di tingkat bawah tidak sesederhana dengan membuat kebijakan tertentu di tingkat yang lebih tinggi. Setidaknya hal ini yang mesti di pahami oleh semua tingkat kepengurusan agar dapat saling bersinergi dan melengkapi dalam membesarkan Nahdlatul Ulama, atau dalam hal ini GP Ansor.

الولاية الخاصة اقوى من الولاية العامة

‘Kekuasaaan dalam wilayah tertentu (khos) lebih kuat daripada kekuasaan dalam wilayah yang lebih luas (umum).’

Ranting, mesti memiliki kemandirian dalam menentukan sikap terhadap persoalan yang ada di bawah. Mandiri tidak berarti membangkang atau menentang kepengurusan diatasnya. Mandiri berarti Ranting berperan aktif dalam mengidentifikasi setiap permasalahan juga potensi yang ada disekitarnya karena Ranting lah yang paling tahu situasi ‘khusus’ didesanya. Sementara tingkatan diatasnya seperti PAC juga harus aktif memantau dan membersamai agar dapat membuat kebijakan yang lebih sempurna di masa yang mendatang.

Menggerakkan Ansor di tingkat Ranting juga akan sangat berbeda dengan menggerakan Ansor di tingkat PC. Tidak seperti di PC yang terbiasa dengan program kerja 4 tahun, program-program di Ranting bersifat lebih fleksibel dan bersifat menjawab kebutuhan yang terjadi saat itu juga. Pergerakan di ranting dilakukan secara lebih intensif untuk menjawab kebutuhan (to fulfill the need) atau menyelesaikan masalah (to solve the problem) dengan pendekatan komunitas. Bisa komunitas pengajian, yasinan bahkan komunitas pertanian.

Disinilah peran pesantren dalam mencetak kyai khas NU menjadi sangat penting. Sebab, kyai-kyai NU dikenal arif dan mampu mengayomi masyarakat. Kyai NU lebih memilih melakukan pendekatan yang humanis, bukannya administratif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan umat. Bahkan jika boleh jujur, Kyai NU dianggap dan dituntut bisa menyelesaikan semua persoalan. Mulai dari masalah keagamaan, kemanusiaan hingga kebangsaan. Ditengah masyarakat, masalah tidak dibeda-bedakan. Warga tidak peduli lagi persoalannya akan diselesaikan organ Ansor yang mana atau bahkan bagian NU yang mana. Lembaga Bencana, MRA, Baanar atau banom NU yang lainnya. Sebab itu, pergerakan Ansor di Ranting tidak boleh meninggalkan pengaruh Kyai NU dan NU didaerahnya. Dan kunci yang paling penting adalah adanya silaturahmi, komunikasi dan kerja sama yang erat antara Ansor dan Kyai untuk memajukan daerahnya.

Untuk itu kegiatan-kegiatan Ansor di Ranting harus bersifat aplikatif dan langsung bisa dirasakan masyarakat.

Di bidang keagamaan misalnya, Ranting Ansor mesti aktif di rutinan-rutinan pengajian atau yasinan. Ranting Ansor juga tidak cukup melaksanakan kegiatan yang sifatnya pelatihan seperti pelatihan mengkafani jenazah, tapi kader Ansor sendiri yang dituntut mampu melakukannya sebagai bagian dari memecahkan persoalan dan kebutuhan umat.

Selain itu, Ranting juga harus memperkuat pergerakan di bidang sosial. Hal-hal yang bisa dilakukan adalah menyalurkan bantuan ke masyarakat yang membutuhkan. Akan sangat bagus kalau Ranting Ansor memiliki kepedulian untuk menyusun data anak yatim dan fakir miskin agar ketika suatu saat ada bantuan dari berbagai pihak sudah tidak kebingungan. Ansor juga bisa melaksanakan kegiatan bersih Masjid dan Musholla atau bahkan bersih balai desa sebagai komitmen menjaga kebersihan lingkungan.

Pun begitu dibidang yang lain seperti bidang ekonomi, kewirausahaaan atau bahkan tekhnologi. Poin pentingnya adalah menyelenggarkan program yang aplikatif, sederhana dan bisa melibatkan warga sekitar.

Denyut di bawah seperti inilah yang menyebabkan NU besar dan terus dicintai masyarakat. Dan jika Rantingnya sudah bergerak, saatnya PAC membuat program yang bersifat mendukung dan mengayomi Ranting. Sementara PC bertugas membuat program yang mampu memperkuat PAC dan Ranting seperti program peningkatan SDM dalam bentuk pelatihan-pelatihan. Dengan begitu Ansor dan NU akan semakin kokoh dan kompak dalam mengabdi pada Agama dan Bangsa.

Penulis: Hidayatulah

  • Penulis: Muhammad Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih Kembali, Sahabat Akhmad Burhani Kembali Pimpin PAC GP Ansor Bayan

    Terpilih Kembali, Sahabat Akhmad Burhani Kembali Pimpin PAC GP Ansor Bayan

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 1Komentar

    BAYAN, ansorpurworejo.org – Hari yang spesial dirasakan oleh warga NU Kecamatan Bayan, karena telah terlaksananya Konferensi Anak Cabang atau Konferancab PAC GP Ansor Bayan yang berlangsung di Mushola Al Musthofa Desa Jrakah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Minggu (26/09). Konferancab PAC GP Ansor Bayan diikuti oleh 11 Ranting Ansor Se-kecamatan Bayan. Juga dihadiri Rois Syuriyah MWCNU […]

  • Kuliah Lebih Cepat dan Hemat! STAINU Purworejo Buka Pendaftaran Program RPL 2026/2027

    Kuliah Lebih Cepat dan Hemat! STAINU Purworejo Buka Pendaftaran Program RPL 2026/2027

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Punya pengalaman kerja bertahun-tahun di dunia pendidikan tapi belum punya gelar sarjana? Atau kuliahmu sempat terhenti di tengah jalan dan ingin melanjutkannya lagi tanpa harus mengulang dari awal? STAINU Purworejo membawa kabar baik untukmu! Saat ini, pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) Tahun Akademik 2026/2027 telah resmi dibuka. Ini adalah peluang […]

  • Pelantikan Kepala MTs Ma’arif NU 01 Bruno Membuka Era Baru Kemajuan Pendidikan

    Pelantikan Kepala MTs Ma’arif NU 01 Bruno Membuka Era Baru Kemajuan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Purworejo, 10 Juli 2023 – Hari ini, Gedung Pertemuan MTs Ma’arif NU 01 Bruno, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo menjadi saksi pelantikan kepala dan pembinaan Dewan Guru dan Karyawan yang penuh harapan. Acara ini dihadiri oleh para pengurus Pimpinan LP Ma’arif Kabupaten Purworejo, Rois Syuriah, dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Bruno, Dewan Pembina, Pengawas dan […]

  • Tarawih Keliling MWC NU Kecamatan Bagelen

    Tarawih Keliling MWC NU Kecamatan Bagelen

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bagelen, 11 Maret 2025 – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen menyelenggarakan acara TARLING (Taraweh Keliling) di Mushola Miftahul Huda, Desa Semagung, Kecamatan Bagelen,. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi antara warga Nahdliyin di lingkungan tersebut. Acara dimulai dengan shalat taraweh berjamaah yang diikuti oleh warga setempat, […]

  • Korban hanyut ditemukan

    Korban hanyut ditemukan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

     Alhamdulillaah, Korban hanyut an. Muhammad Syafi’i 15 tahun, santri PP Al Iman Bulus yang hanyut hari Rabu 10/2 jam – 15.30an, telah ditemukan Hari ini di Sungai sekitar dusun Banjaran-gintungan, Kamis jam 9.45. Semua berkat kerjasama dan koordinasi yg baik antar Relawan, SAR, BANSER, PMI, TNI, POLRI, Santri, dan masyarakat, semua relawan yang diKomandani BPBD […]

  • ”Bayan Bersholawat” Diwarnai Dengan Kegiatan Santunan Anak Yatim

    ”Bayan Bersholawat” Diwarnai Dengan Kegiatan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    BAYAN, ansorpurworejomorg – Gerakan Pemuda Ansor Ranting Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo selenggarakan Bayan Bersholawat, Rabu (24/11) Kemarin. Ketua PAC GP Ansor Desa Bayan, Kyai Akhmad Burhani, S.Sy mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Kecamatan Bayan yang digilir dari desa ke desa. “Kegiatan Bayan Bersholawat ini merupakan agenda […]

expand_less