Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pentingnya Sekolah Sejarah Pada Jenjang Pengkaderan Kita

  • account_circle Alfin Zidni
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
  • visibility 1.013
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyaknya pembelokan sejarah yang merugikan umat Islam khususnya Nahdlatul Ulama yang terjadi saat ini perlu disikapi secara serius. Banyak kalangan pemuda, bahkan kader Nahdlatul Ulama sendiri yang tidak mengerti betapa vitalnya posisi Nahdlatul Ulama dalam pendirian bangsa Indonesia, misalnya. Hal ini menyebabkan organisasi kita rentan fitnah dan parahnya para kader-kadernya tak mampu membela karena kekurangan informasi. Yang lebih megnenaskan adalah ketika kader-kader NU justru termakan propaganda dan ikut-ikutan kehilangan iman kepada organisasi.

Sejarah memang acapkali dianggap menu yang berat untuk dilahap. Berbagai kalangan lantas memilih dunia kreatif seperti pembuatan video atau bahkan film untuk membuat prasasti sejarah. Film “Sang Kyai” juga merupakan ikhtiar serupa ditengah dominasi film-film produksi barat dengan versi sejarahnya sendiri. FIlm ini mencoba membuka sejarah-sejarah yang kurang lengkap, khususnya mengenai Resolusi Jihad yang tak banyak dipandang sebagai salah satu tonggak penting perjuangan melawan penjajah. Padahal melalui resolusi jihad inilah, para kyai dan santri mengambil peran penting bahkan menjadi leader dalam upaya menghalau pendudukan penjajah di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun hal itu tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah.

Kita ketahui kebutuhan mendasar sebagai pemuda adalah kemampuan mengatasi tantangan globalisasi. Hal ini tidak cukup dilakukan hanya dengan melihat tantangan kedepan yang semakain komplek, tetapi juga dibutuhkan pengetahuan masa lalu yang lengkap. Dengan begitu para pemuda bisa menyusun metode pensikapan yang teliti dan tepat untuk menghadapi berbagai persoalan yang datang. Selain itu, dengan pemahaman sejarah yang lebihpemuda akan dapat menghadapi tantangan sejarah yang sebenar-benarnya. Misalnya saja dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan, “Untuk apa NU didirikan?”, “Untuk apa ANSOR didirikan?” dan lain sebagainya. Tanpa pengetahuan sejarah, kita akan kebingungan menahkodai kapal besar yang sesuai dengan cita-cita para pendirinya. Bukan hanya tersesat dan terombang-ambing di tengah lautan zaman, malahan kita bisa salah arah sama sekali dan berhadap-hadapan pemikiran dengan organisasi sendiri.

Untuk itu sudah saatnya, Ansor memberikan porsi lebih tentang muatan sejarah dalam jenjang pengkaderannya. Bukan saja melalui kegiatan formal seperti PKD dan PKL, tapi juga bisa melalui kegiatan-kegiatan non formal dalam cangkrukan rutin. Penulis mengusulkan perlunya diadakan sekolah sejarah di berbagai tingkatan. Kegiatannya bisa didesain dengan halaqoh atau dialog-dialog sejarah. Dengan memberikan porsi yang lebih kepada muatan sejarah diharapkan yang Pertama, Kader Ansor lebih memiliki kedekatan historis dengan para pendirinya. Memiliki panggilan sejarah untuk memperjuangkan Agama, Bangsa dan Negara. Kedua, Kader Ansor memiliki militansi yang lebih karena memiliki dasar yang lebih kuat dalam memperjuangkan organisasi. Dan yang Ketiga, kader Ansor bisa membentengi organisasi tercinta dari segala hoax yang merugikan organisasi dan memberikan cerita kepada penerus dengan kisah-kisah yang dapat dipertanggung jawabkan.

Menjelang 1 Abad Nahdlatul Ulama, sudah saatnya kita terus memupuk optimisme sebagai pemimpin peradaban islam yang rahmatan lil ‘Alamin. Ansor Maju Satu Barisan. Bela Agama Bangsa dan Negeri.

  • Penulis: Alfin Zidni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agenda Gowess Bareng Sahabat “PAC GP ANSOR Kec. Purworejo Kota” Dalam Rangka HUT RI 75 & Tahun Baru Hijriyah”

    Agenda Gowess Bareng Sahabat “PAC GP ANSOR Kec. Purworejo Kota” Dalam Rangka HUT RI 75 & Tahun Baru Hijriyah”

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – PAC GP ANSOR Kec. Purworejo Kota, untuk merekatkan anggota dan menjaga kesehatan tubuh mengagendakan olahraga gowes bareng sahabat ansor. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 dan Tahun Baru Hijriyah. Kamis, 20/08/2020. Imam Jauhari, ketua PAC Ansor Purworejo mengatakan bahwa ditengah masa pandemi kita rindu akan kebersamaan, […]

  • Pemikiran Islam Lokal Tuan Guru Bengkel

    Pemikiran Islam Lokal Tuan Guru Bengkel

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 625
    • 2Komentar

    Muktamar ke-33 di Kota Santri Jombang merupakan momentum untuk menjadikan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan yang berpegang teguh pada Islam yang wasathiyah (moderat), Islam Nusantara, Islam yang hidup ditengah-tengah ke-Bhineka-an. Tema yang diusungkan dalam Muktamar tersebut adalah Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia. Tema ini menegaskan komitmen NU untuk memajukan peradaban dari Indonesia […]

  • Terpilih Kembali, Sahabat Akhmad Burhani Kembali Pimpin PAC GP Ansor Bayan

    Terpilih Kembali, Sahabat Akhmad Burhani Kembali Pimpin PAC GP Ansor Bayan

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 1Komentar

    BAYAN, ansorpurworejo.org – Hari yang spesial dirasakan oleh warga NU Kecamatan Bayan, karena telah terlaksananya Konferensi Anak Cabang atau Konferancab PAC GP Ansor Bayan yang berlangsung di Mushola Al Musthofa Desa Jrakah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Minggu (26/09). Konferancab PAC GP Ansor Bayan diikuti oleh 11 Ranting Ansor Se-kecamatan Bayan. Juga dihadiri Rois Syuriyah MWCNU […]

  • Ansor Purworejo Dilantik, Wabup Dion Ingatkan Pentingnya Daya Saing dan Kolaborasi

    Ansor Purworejo Dilantik, Wabup Dion Ingatkan Pentingnya Daya Saing dan Kolaborasi

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 3Komentar

    PURWOREJO – Dalam rangka menyongsong dan mewujudkan Indonesia Emas, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi mendorong Pemuda Ansor untuk pro aktif menjawab tantangan pembangunan. “Tantangan organisasi kepemudaan hari ini tidak mudah. Bonus demografi bisa menjadi peluang, tetapi juga ancaman jika tidak dikelola dengan baik,” ujar Dion saat menghadiri Inagurasi Pengurus Cabang (PC) Gerakan […]

  • Harlah NU ke-100, PCNU Purworejo Gelar Istighotsah, Tahlil Kubro, dan Launching Desa NU

    Harlah NU ke-100, PCNU Purworejo Gelar Istighotsah, Tahlil Kubro, dan Launching Desa NU

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    PCNU Purworejo gelar Istighotsah dan Tahlil Kubro di puncak Harlah NU ke-100, khatamkan lebih dari 2 juta Sholawat Nariyah dan luncurkan program strategis.

  • kh chalwani nawawi

    KH Chalwani: Jangan Takut Mengeluarkan Uang Untuk NU, Barokahnya Langsung Terasa

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Ansor Purworejo – Wakil Rais Suriyah PWNU Jawa Tengah, KH Achmad Chalwani Nawawi berpesan kepada seluruh elemen untuk jangan pernah takut untuk mengeluarkan uang untuk kepentingan Nahdlatul Ulama. Sebab, mengeluarkan uang untuk perjuangan NU itu barokahnya luar biasa. Hal ini disampaikan pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi Berjan itu pada acara Peresmian Gedung NU Kabupaten Purworejo, […]

expand_less