Breaking News
light_mode
Trending Tags

Agar Puasa Tak Hanya Menghasilkan Lapar dan Dahaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 4 Jun 2017
  • visibility 475
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam keseharian, setiap orang diharuskan untuk selalu menambah kebaikan dan selalu bertambah baik setiap harinya. Seperti kata pepatah: hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.  Ketika seseorang berhenti dan merasa sudah cukup dengan apa yang sudah dilakukan, maka itu adalah hal yang kurang bisa dibenarkan.
Begitu pun dalam sikap beragama kita. Sedari mula kita diajarkan untuk menempuh satu persatu ajaran Islam, melaksanakan kewajiban dan kesunnahan yang telah diajarkan oleh Rasulullah dan ulama yang bisa diteladani. Tentunya tidak bisa berhenti di situ. Banyak ilmu Allah yang belum diketahui. Pemahaman dan perilaku beragama kita tidak boleh dirasa puas dengan capaian-capaian tertentu.
Puasa Ramadan, adalah bagian dari syariat Islam, bahkan dikenal sebagai rukun Islam. Allah memerintahkan umatnya yang beriman untuk menunaikan puasa, dengan tujuan menjadi orang yang bertakwa. Ketakwaan ini akan menghantarkan pelaku puasa menjadi hamba yang dikasihinya, karena sebagaimana disebut dalam banyak ayat Al Quran: “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa.”
Bagaimana ketakwaan seorang hamba sehingga bisa mendekatkan seseorang kepada Allah? Kitab Kifayatul Atqiya’wa Minhajul Ashfiya’ karya Sayyid Al Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad Dimyathi menjelaskan bahwa takwa adalah pusat segala sumber kebahagiaan. Takwa diartikan sebagai sikap melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, baik yang bersifat lahir maupun bersifat batin karena mengenal kuasa dan keagungan Allah.
Kitab yang menjadi syarah dari kitab Hidayatul Adzkiya’ila Thariqil Awliya’ karya Syekh Zainuddin Al Malibari ini menyebutkan bahwa menjaga ketakwaan dan menjauhi hawa nafsu itu ditempuh dengan mengamalkan syariat, thariqat, dan hakikat.
Disebutkan dalam syair:
فَشَرِيْعَةٌ كَسَفِيْنَةٍ وَ طَرِيْقَةٍ # كَالْبَحْرِ ثُمَّ حَقِيْقَةٍ دُرٌّ غَلَا
Syariat itu seperti kapal, dan thariqat itu seperti lautan. Dan Hakikat adalah mutiara (di lautan) yang bernilai mahal.
Lebih lanjut disebutkan, bahwa seseorang yang hendak mencapai derajat muttaqin dan dekat dengan Allah, harus menempuh laku syariat. Ia harus mau “naik kapal” yang telah ditetapkan oleh Allah, menekuninya dengan konsisten. Tidak mungkin seseorang akan mampu mengarungi lautan yang luas, tanpa naik kapal terlebih dahulu. Ia pun jadi tak kenal lautan, tak tahu keadaan. Demikian kurang lebih dalam Kifayatul Atqiya’.
Thariqat sebagai proses suluk dimaknai sebagai sikap untuk menahan diri, konsisten dalam beramal, serta menjaga dari hal-hal yang merusak kebaikan suatu amal. Jika syariat menekankan pada memenuhi rukun dan menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan keabsahan ibadah, maka thariqat sebagai proses menuju derajat muttaqin ini adalah menjaga diri dari hal-hal yang mengurangi nilai ibadah tersebut. Jadi bagaimana bisa mencapai derajat yang lebih tinggi tanpa mengenal syariat secara mencalam terlebih dahulu?
Setelah menaiki kapal syariat, lalu ngelangi, mengarungi lautan proses thariqat, maka diharapkan seorang hamba bisa menjaga ketakwaan, menjaga diri dari menuruti hawa nafsu dan godaan setan, lantas menemukan mutiara-mutiara hakikat ibadah sehingga bisa dekat dengan Allah. Semoga syariat puasa yang kita amalkan ini tidak berhenti pada taraf yang dikatakan Rasulullah: “Banyak orang puasa yang tidak mendapat apa pun kecuali lapar dan dahaga”, serta semakin bisa mendekatkan diri kepada Allah sebagai orang yang bertakwa. Wallahu a’lam. (NU Online, Muhammad Iqbal Syauqi)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suksesnya Kegiatan MAKESTA IPNU-IPPNU Kecamatan Bagelen

    Suksesnya Kegiatan MAKESTA IPNU-IPPNU Kecamatan Bagelen

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Desa Semono, 7 Juli 2023 – Kegiatan Masa Kesatuan Aksi (MAKESTA) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) tahun 2023 yang diselenggarakan di Desa Semono pada tanggal 4-6 Juli, berhasil mencapai kesuksesan yang gemilang. Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai daerah ini memberikan dampak yang positif dan memberikan […]

  • Ansor Donorejo Bersama Elemen Pemuda Adakan Donorejo Bersholawat

    Ansor Donorejo Bersama Elemen Pemuda Adakan Donorejo Bersholawat

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    Pimpinan Ranting Ansor Desa Donorejo bekerjasama dengan beberapa elemen pemuda setempat menyelenggarakan Donorejo Bersholawat di Halaman Masjid Daarul Muttaqin, Katerban, Donorejo, Kaligesing, Sabtu 28 Desember 2019. Elemen pemuda yang tergabung sebagai pelaksana bersama diantaranya adalah Karang Taruna Donorejo, Ansor Banser Donorejo, Muslimat-Fatayat Donorejo, SMAC Kaligesing dan Forum Komunikasi Muslim Donorejo. Panitia menuturkan acara ini dilaksanakan […]

  • PAC GP ANSOR Gebang Gelar Pendidikan Kader Dasar (PKD) 2023

    PAC GP ANSOR Gebang Gelar Pendidikan Kader Dasar (PKD) 2023

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PAC GP ANSOR Gebang Gelar Pendidikan Kader Dasar (PKD) 2023 Gebang, Purworejo – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gebang mengadakan kegiatan Pendidikan Kader Dasar (PKD). Kegiatan bertema “Meneguhkan Aswaja sebagai Manhajul Fikr dan Harokah Menuju Kemandirian Organisasi” ini dilaksanakan selama 3 hari mulai Jum’at hingga Ahad, tanggal 7-9 Juli 2023, PKD ini […]

  • H – 01 Rakercab 2019

    H – 01 Rakercab 2019

    • calendar_month Sabtu, 9 Feb 2019
    • account_circle admin
    • visibility 2.535
    • 0Komentar

    Ada Apa di Rakercab Kita : Ada Pencerahan , Optimisme dan Kebersamaan Buat Apa Rakercab Kita : Untuk Menjalankan Amanat Organisasi , Silaturohim, Evaluasi , Koordinasi dan Penataan Program Kerja Siapa yang terlibat di dalamnya : Panitia , Pengurus Pimpinan Cabang dan Semi Otonomnya , Perwakilan PAC dan PR Serta Seluruh Anggota Ansor Banser Purworejo […]

  • Hari-Hari Dibolehkannya Berkurban pada Hari Raya Idul Adlha

    Hari-Hari Dibolehkannya Berkurban pada Hari Raya Idul Adlha

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Hari Raya Idul Adlha merupakan salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain menjadi peringatan atas ketaatan Nabi Ibrahim yang siap mengorbankan putranya atas perintah Allah, Idul Adlha juga melibatkan pelaksanaan ibadah kurban. Ibadah kurban ini dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu sebagai bentuk pengorbanan dan kepatuhan kepada Allah. Namun, ada beberapa hari […]

  • MWC NU Kecamatan Bagelen Gelar Musyawarah Kerja Bersama Seluruh Ranting di Joglo Clapar

    MWC NU Kecamatan Bagelen Gelar Musyawarah Kerja Bersama Seluruh Ranting di Joglo Clapar

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Bagelen, 29 Mei 2025 — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen menggelar kegiatan Musyawarah Kerja (Musker) yang melibatkan seluruh Ranting NU se-Kecamatan Bagelen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 29 Mei 2025, bertempat di Joglo Clapar, Bagelen, dan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Musker ini dihadiri oleh seluruh Pengurus MWC NU […]

expand_less