Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wahai Mahasiswa Baru, Jangan Salah Pilih Masuk Organisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2016
  • visibility 414
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jombang, NU Online
Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) tidak serta merta hanya sebagai upaya mahasiswa untuk memahami tentang keberadaan kampus dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kampus.

Di STIT Al-Urawatul Wutsqo Jombang, momen itu juga dijadikan jembatan untuk mengenalkan sejumlah organisasi kemahasiswaan, baik intra kampus maupun organisasi ekstra kampus yang sudah berjalan lama.

Organisasi intra kampus seperti BEM (badan eksekutif mahasiswa), UKM (unit kegiatan mahasiswa), DPM (dewan perwakilan mahasiswa) dan wadah-wadah yang lain. Sedangkan organisasi kemahasiswaan ekstra kampus, di kampus ini sangat kompleks, salah satu di antaranya PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia).

Di sela-sela kegiatan OSPEK yang berlangsung di aula kampus, perwakilan pengurus organisasi yang menaungi setiap organisasi tersebut diperkenankan untuk memprofilkan terkait lembaganya masing-masing.

Ketua Komisariat PMII Ya’qub Husein STIT Al-Urawatul Wutsqo Iis Sholehah di hadapan ratusan peserta ospek menyatakan bahwa PMII adalah organisasi ekstra mahasiswa terbesar di Indonesia. Dan satu-satunya yang telah menyatakan sikap untuk mengawal dan mempertahankan NKRI dengan bernapaskan Islam Indonesia.

Namun demikian, Iis mengatakan, calon mahasiswa baru tak boleh gegabah untuk menentukan pilihannya dalam berorganisasi, pilihan itu harus murni dari hati nurani yang didukung oleh berbagai sumber yang lain untuk memantapkan pilihannya.

Setidaknya, menurut dia, PMII adalah wadah yang tepat untuk mahasiswa baru. Mereka dapat menambah pengetahuannya dengan berbagai disiplin ilmu yang diajarkan. “PMII adalah organisasi yang tepat untuk dipilih, apalagi pelajar nahdliyin mesti memilih PMII karena memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal-Jamaah,” tandasnya Senin (22/08).

Sementara itu secara terpisah Ketua Umum PC PMII Jombang, Aziz Dwi Prasetyo membenarkan tentang keragaman organisasi kemahasiswaan dengan tipologi yang juga berbeda. Ia mengimbau agar mahasiswa berhati-hati dalam memilih organisasi tersebut.

“Mahasiswa baru mesti berhati-hati dalam memilih organisasi karena banyak sekali organisasi yang berlabel Islam. Padahal organisasi itu menyesatkan. Oleh karena itu, jangan sampai salah memilih organisasi,” katanya, Selasa (23/08) malam.

Lebih lanjut ia sedikit membuka gambaran tentang kehadiran PMII untuk mahasiswa. “PMII selaku organisasi pergerakan, mengajak kadernya untuk bergerak melakukan perubahan bangsa dan negara untuk lebih baik dengan berhaluan Islam Ahlussunnah wal-Jamaah. Oleh karena itu, perubahan harus diawali dari diri sendiri, yakni dimulai dari perubahan untuk memilih organisasi yang tepat untuk digeluti,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Subchi Parakan: Kiai Bambu Runcing, Guru Jenderal Soedirman

    KH Subchi Parakan: Kiai Bambu Runcing, Guru Jenderal Soedirman

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Revolusi kemerdekaan Indonesia ditopang oleh perjuangan kaum santri dan barisan Kiai yang menyelamatkan negeri. Sayangnya, kisah perjuangan para kiai dan santri, tenggelam dalam narasi sejarah Indonesia. Salah satunya, Kiai Subchi Parakan, yang dikenal dengan “Kiai Bambu Runcing”. Bagaimana kisah hidup dan perjuangan Kiai Subchi? Kiai Subchi lahir di Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, sekitar tahun 1850. […]

  • KH Chudlori, Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    KH Chudlori, Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    KH Chudlori lahir di Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah dari pasangan Muhammad Ikhsan dan Mujirah. Ia anak kedua dari sepuluh bersaudara. Muhammad Ikhsan adalah penghulu Tegalrejo pada masa penjajahan Belanda. Ayah Muhammad Ikhsan bernama Abdul Halim, juga penghulu zaman Belandayang sangat dihormati. Abdul Halim menangani urusan agama di Magelang meliputi kecamatan Candimulyo, Martoyudan, Mungkid, dan Tegalrejo. […]

  • 5 Pelajaran Penting dari Savic Ali tentang Demokratisasi Pengetahuan

    5 Pelajaran Penting dari Savic Ali tentang Demokratisasi Pengetahuan

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    1. Pendahuluan: Harga Sebuah Halaman Di era sebelum internet, akses terhadap ilmu pengetahuan bukan hanya dibatasi oleh kemampuan intelektual, tetapi juga oleh kondisi ekonomi. Bagi seorang santri dari desa pesisir di Pati seperti Savic Ali—yang kini dikenal sebagai Direktur NU Online dan salah satu tokoh Islam moderat digital—mencari ilmu membutuhkan perjuangan yang nyata. Pada masa […]

  • PAC GP Ansor Kemiri Semarakkan Ramadhan Dengan Tarling

    PAC GP Ansor Kemiri Semarakkan Ramadhan Dengan Tarling

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kemiri dalam mengisi ramadhan dengan Tarawih Keliling (TARLING). Tarling kali ini merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kemiri. Tarling juga bertujuan untuk meningkatkan semangat khidmah kader dalam berorganisasi. Kegiatan ini diselenggarakan di Mushola Al Faizin Desa Kruyo Kulon, Kecamatan […]

  • Pelantikan 9 Ranting GP Ansor di Kecamatan Gebang

    Pelantikan 9 Ranting GP Ansor di Kecamatan Gebang

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Gebang, ansorpurworejo.org PC GP ANSOR Kab Purworejo melantik sembilan (9)  ranting desa se-kecamatan Gebang. Acara di halaman mushola Al Iman dukuh Siwinong Desa Penungkulan Gebang. Adapun pengurus ranting yang dilantik diantaranya dari desa Kemiri, Pakem, Gebang, Gintungan, Mlaran, Seren, Redin, Sidoleren, Winong lor Kec. Gebang. Ahad(5/02/2017) Dalam acara tersebut  sekaligus pengajian rutinan warga Nahdliyin tingkat […]

  • Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    Peringatan HARLAH NU di Gedung MWC NU Kecamatan Bagelen Meriah dan Penuh Khidmat

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Bagelen, 29 Januari 2025 – Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (HARLA NU) yang digelar di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bagelen berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Acara ini dihadiri oleh seluruh Badan Otonom (BANOM) NU se-Kecamatan Bagelen, menunjukkan kekompakan dan soliditas warga Nahdliyin dalam merayakan hari bersejarah bagi organisasi Islam […]

expand_less