Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wakil Rais NU Jateng: Pangeran Diponegoro Santri dan Pengamal Tarekat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
  • visibility 645
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purworejo, NU Online – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Achmad Chalwani Nawawi menjelaskan bahwa peran santri dalam melawan penjajah dan ikut merebut kemerdekaan tidak sedikit. 

“Dan di antara para santri itu adalah Pangeran Diponegoro, pemimpin Perang Jawa yang legendaris itu,” ujarnya.
 
Hal ini disampaikan dalam Diskusi Interaktif Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, ‘Membaca dan Meneladani Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro Bendoro Raden Mas Ontowiryo: Kepemimpinan dan Religiusitasnya dalam Perjuangan Perang Jawa’, Sabtu (7/9) malam, di Masjid Santren, Bagelen, Purworejo.
Dijelaskan, sejak kecil dirinya sudah hafal nama lengkap Pangeran Diponegoro, setelah mendengar ceramah almarhum KH Yasin Yusuf Blitar, ketika waktu itu orator legendaris NU ini berpidato di Alun-Alun Purworejo.
“Kata Pak Yasin, Diponegoro itu nama lengkapnya: Kiai Haji Kanjeng Bendoro Raden Mas Ontowiryo Abdul Hamid Mustahar Herucokro Senopati Ing Alogo Sayyidin Pranotogomo Amirul Mu’minin Khalifatullah Tanah Jawi Pangeran Diponegoro Pahlawan Goa Selarong,” ungkap Kiai Chalwani, dengan lancarnya.
“Ketika Wali Kota Magelang mengundang saya Haul Diponegoro tahun kemarin, di komplek kamar Diponegoro di eks-Karesidenan Kedu, sekarang namanya Bakorwil II, dekat bekas kantor BPK RI pertama. Saya bersama Pangdam Diponegoro. Apa yang saya baca di dalam sejarahnya bahwa Diponegoro punya tiga peninggalan,” imbuhnya.
Dikatakan, dirinya melihat langsung dengan memasuki kamar Diponegoro. Diponegoro punya tiga tinggalan yang berkaitan dengan keagamaan, yakni Al-Qur’an, Tasbih, dan Taqrib (kitab fathul qarib).
“Kenapa Al-Qur’an? karena Diponegoro adalah seorang Muslim. Kenapa tasbih? karena Diponegoro ahli dzikir, dan bahkan penganut tarekat,” jelasnya panjang lebar, di hadapan puluhan pengurus Ansor dan warga NU Bagelen.
Guru Besar Ilmu Pertahanan di Jakarta Prof Salim Said, lanjut Kiai Chalwani, mengatakan Diponegoro tokoh tarekat. Habib Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan mengatakan, Diponegoro guru Tarekat Qadiriyyah. Dalam sejarah yang lain, Diponegoro pun mengamalkan Tarekat Syathariyyah, seperti almarhum Mbah Imam Puro, salah satu tokoh ulama yang dihormati di Kabupaten Purworejo.
Peninggalan yang ketiga, lanjut Pengasuh Pesantren An-Nawawi ini, yang masyhur adalah kitab Fatkhul Mu’in. Akan tetapi, setelah beliau melihat langsung di sana, bukan Fatkhul Mu’in tapi Taqrib-nya, Matan Abu Suja’ (yaitu kitab kuning yang dipakai di pesantren bermadzhab Syafii).
“Jadi Pangeran Diponegoro bermadzhab Syafi’i. Maka, karena bermadhab syafi’i, Diponegoro shalat tarawih 20 rakaat, shalat shubuh memakai doa qunut, jumatan adzan dua kali, shalatnya memakai ushalli, sehabis shalat wiridan (mengamalkan wirid), jika Ruwah Nyadran, ketika meninggal ditalqin. Itu Diponegoro,” ungkap kiai yang kerapkali mengenalkan NU, Tarekat, dan pesantren ini dalam tiap ceramahnya.
Selain Kiai Chalwani, hadir sebagai narasumber dalam Diskusi Interaktif ini adalah Ki Roni Sodewo, Ketua Patra Padi (Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro) dari Wates Kulonprogo DIY, dan Ki Sudarto (Budayawan, Sastrawan dan Dalang) dan Loano Purworejo.
Ketua PC GP Ansor Purworejo HM Haekal menjelaskan, Diskusi Interaktif ini digelar untuk kembali mengangkat sejarah yang mulai dilupakan oleh generasi muda hari ini.
“Selama ini gerakan kita banyak yang menggunakan simbol-simbol umum dan nasional dalam gerakan. Kita mencoba mengangkat Pangeran Diponegoro,” tandasnya.
Dikatakan, selain pahlawan nasional, Pangeran Dipnegoro juga masih ada hubungannya dengan Purworejo, karena Bagelen khususnya dan Purworejo umumnya ini masuk dalam wilayah pertempurannya. Banyak tokoh di sini yang bersinggungan dengan beliau,” ungkap kerabat KH Saifuddin Zuhri ini, menjelaskan.
Kontributor: Ahmad Naufa
Editor: Muiz

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Motivasi Pengkaderan dan Wajah Organisasi

    Ruang Motivasi Pengkaderan dan Wajah Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle Syukri Ab
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sebuah Catatan Pinggir “Sambang Sahabat” PC GP Ansor Purworejo ke PAC GP Ansor Kemiri: Ruang Motivasi Pengkaderan dan Wajah Organisasi (Oleh Syukri.Ab) Jika ingin mengintip kejayaan masa depan sebuah organisasi, maka perhatikanlah dinamika kaderisasinya Di penghujung bulan Safar tepatnya pada Rabu Malam (21/09/2022), PAC GP Ansor Kecamatan Kemiri mengadakan acara selapanan Satkoryon Banser dan Kader […]

  • Bunga Rampai Pemikir Muda NU

    Bunga Rampai Pemikir Muda NU

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 1Komentar

    Semangat jihad intelektual masih tetap dan terus tumbuh di beberapa kalangan yang sungguh-sungguh memahami arti perjuangan NU. Untuk itu “kembali ke khittah” selalu menjadi diskursus yang hangat diperbincangkan. Kiranya, semangat itulah yang menjadi intisari buku yang ditulis oleh Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Tulungagung.  Buku ini berawal dari perbincangan santai pengurus ISNU Cabang Tulungagung yang […]

  • PAC GP Ansor Purworejo Sambut Launching Website dan e-KTA

    PAC GP Ansor Purworejo Sambut Launching Website dan e-KTA

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Launching Website 16 PAC dan Bimbingan Teknis e-KTA oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purworejo menjadi sorotan pada hari Minggu, 25 Juni 2023. Acara tersebut diikuti oleh PAC GP Ansor se-Kabupaten Purworejo dan diselenggarakan di gedung PCNU Kabupaten Purworejo. PAC GP Ansor Kecamatan Purworejo menyambut baik acara ini karena diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teman-teman […]

  • Lantik Ratusan Pengurus Lembaga dan Badan Khusus, PCNU Purworejo Tegaskan Berkhidmat di NU adalah Jihad

    Lantik Ratusan Pengurus Lembaga dan Badan Khusus, PCNU Purworejo Tegaskan Berkhidmat di NU adalah Jihad

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo secara resmi melantik jajaran pengurus lembaga dan badan khusus untuk masa khidmat 2025–2030. Acara yang dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) ini diselenggarakan di GOR WR Supratman, Purworejo, pada hari Ahad, (29/6/2025). Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris PCNU Purworejo, Kurdaini, S.Pd. […]

  • Pesan KH. Chalwani Nawawi Untuk Ansor Purworejo

    Pesan KH. Chalwani Nawawi Untuk Ansor Purworejo

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 716
    • 0Komentar

    GEBANG, ansorpurworejo.org – Usai laksanakan apel kebangsan di Ponpes Al-Faham Baledono, Purworejo, Rombongan Ansor dan Banser Purworejo dipimpin oleh Ketua PC GP Ansor Purworejo Khabib Anwar berkunjung sowan ke kediaman Romo KH. Chalwani Nawawi (Wakil Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah) di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Gebang Purworejo paska Pasca “Apel Kebangsaan Virtual” Ansor Banser Se-Jawa […]

  • Diikuti 24 Tim, Turnamen Futsal Ansor Bayan 2022 Tuntas Digelar

    Diikuti 24 Tim, Turnamen Futsal Ansor Bayan 2022 Tuntas Digelar

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    BAYAN, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bayan melalui Bidang Seni dan Olahraga sukses menyelenggarakan turnamen futsal se-Kecamatan Bayan. Kegiatan ini bertempat di GOR WR. Soepratman Purworejo pada Ahad (18/9). Gelaran turnamen futsal Ansor 2022 yang mengangkat tema “Junjung Tinggi Sportivitas, Gapai Prestasi Tanpa Batas” ini, diikuti oleh 24 tim dari […]

expand_less