Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wakil Rais NU Jateng: Pangeran Diponegoro Santri dan Pengamal Tarekat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
  • visibility 703
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purworejo, NU Online – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Achmad Chalwani Nawawi menjelaskan bahwa peran santri dalam melawan penjajah dan ikut merebut kemerdekaan tidak sedikit. 

“Dan di antara para santri itu adalah Pangeran Diponegoro, pemimpin Perang Jawa yang legendaris itu,” ujarnya.
 
Hal ini disampaikan dalam Diskusi Interaktif Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, ‘Membaca dan Meneladani Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro Bendoro Raden Mas Ontowiryo: Kepemimpinan dan Religiusitasnya dalam Perjuangan Perang Jawa’, Sabtu (7/9) malam, di Masjid Santren, Bagelen, Purworejo.
Dijelaskan, sejak kecil dirinya sudah hafal nama lengkap Pangeran Diponegoro, setelah mendengar ceramah almarhum KH Yasin Yusuf Blitar, ketika waktu itu orator legendaris NU ini berpidato di Alun-Alun Purworejo.
“Kata Pak Yasin, Diponegoro itu nama lengkapnya: Kiai Haji Kanjeng Bendoro Raden Mas Ontowiryo Abdul Hamid Mustahar Herucokro Senopati Ing Alogo Sayyidin Pranotogomo Amirul Mu’minin Khalifatullah Tanah Jawi Pangeran Diponegoro Pahlawan Goa Selarong,” ungkap Kiai Chalwani, dengan lancarnya.
“Ketika Wali Kota Magelang mengundang saya Haul Diponegoro tahun kemarin, di komplek kamar Diponegoro di eks-Karesidenan Kedu, sekarang namanya Bakorwil II, dekat bekas kantor BPK RI pertama. Saya bersama Pangdam Diponegoro. Apa yang saya baca di dalam sejarahnya bahwa Diponegoro punya tiga peninggalan,” imbuhnya.
Dikatakan, dirinya melihat langsung dengan memasuki kamar Diponegoro. Diponegoro punya tiga tinggalan yang berkaitan dengan keagamaan, yakni Al-Qur’an, Tasbih, dan Taqrib (kitab fathul qarib).
“Kenapa Al-Qur’an? karena Diponegoro adalah seorang Muslim. Kenapa tasbih? karena Diponegoro ahli dzikir, dan bahkan penganut tarekat,” jelasnya panjang lebar, di hadapan puluhan pengurus Ansor dan warga NU Bagelen.
Guru Besar Ilmu Pertahanan di Jakarta Prof Salim Said, lanjut Kiai Chalwani, mengatakan Diponegoro tokoh tarekat. Habib Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan mengatakan, Diponegoro guru Tarekat Qadiriyyah. Dalam sejarah yang lain, Diponegoro pun mengamalkan Tarekat Syathariyyah, seperti almarhum Mbah Imam Puro, salah satu tokoh ulama yang dihormati di Kabupaten Purworejo.
Peninggalan yang ketiga, lanjut Pengasuh Pesantren An-Nawawi ini, yang masyhur adalah kitab Fatkhul Mu’in. Akan tetapi, setelah beliau melihat langsung di sana, bukan Fatkhul Mu’in tapi Taqrib-nya, Matan Abu Suja’ (yaitu kitab kuning yang dipakai di pesantren bermadzhab Syafii).
“Jadi Pangeran Diponegoro bermadzhab Syafi’i. Maka, karena bermadhab syafi’i, Diponegoro shalat tarawih 20 rakaat, shalat shubuh memakai doa qunut, jumatan adzan dua kali, shalatnya memakai ushalli, sehabis shalat wiridan (mengamalkan wirid), jika Ruwah Nyadran, ketika meninggal ditalqin. Itu Diponegoro,” ungkap kiai yang kerapkali mengenalkan NU, Tarekat, dan pesantren ini dalam tiap ceramahnya.
Selain Kiai Chalwani, hadir sebagai narasumber dalam Diskusi Interaktif ini adalah Ki Roni Sodewo, Ketua Patra Padi (Paguyuban Trah Pangeran Diponegoro) dari Wates Kulonprogo DIY, dan Ki Sudarto (Budayawan, Sastrawan dan Dalang) dan Loano Purworejo.
Ketua PC GP Ansor Purworejo HM Haekal menjelaskan, Diskusi Interaktif ini digelar untuk kembali mengangkat sejarah yang mulai dilupakan oleh generasi muda hari ini.
“Selama ini gerakan kita banyak yang menggunakan simbol-simbol umum dan nasional dalam gerakan. Kita mencoba mengangkat Pangeran Diponegoro,” tandasnya.
Dikatakan, selain pahlawan nasional, Pangeran Dipnegoro juga masih ada hubungannya dengan Purworejo, karena Bagelen khususnya dan Purworejo umumnya ini masuk dalam wilayah pertempurannya. Banyak tokoh di sini yang bersinggungan dengan beliau,” ungkap kerabat KH Saifuddin Zuhri ini, menjelaskan.
Kontributor: Ahmad Naufa
Editor: Muiz

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berita Duka : Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois Wafat

    Berita Duka : Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois Wafat

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA, ansorpurworejo.org – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Dimyati Rois dikabarkan wafat di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (10/6/2022) Pukul 01.13 WIB. Kabar duka ini disiarkan akun media sosial Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah pada Jumat (10/6/2022) dini hari. Kiai Dimyati merupakan […]

  • 3 Mukjizat Nabi Ilyasa AS, Sang Penerus Dakwah Nabi Ilyas.

    3 Mukjizat Nabi Ilyasa AS, Sang Penerus Dakwah Nabi Ilyas.

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Nabi Ilyasa alaihissalam merupakan keturunan keempat dari Nabi Yusuf sekaligus putra angkat Nabi Ilyas. Di usianya yang masih muda, Ilyasa sering ikut Nabi Ilyas untuk berdakwah. Allah SWT kemudian mengutus Ilyasa untuk melanjutkan tugas dakwah Ilyas kepada penduduk di negeri Ba’labak. Melalui mukjizat Nabi Ilyasa pula, ia menunjukkan keberadaan dan kekuasaan Allah. Selain mendapat bekal mukjizat, […]

  • INSTRUKSI PC GP Ansor Purworejo Terkait COVID-19

    INSTRUKSI PC GP Ansor Purworejo Terkait COVID-19

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 2.120
    • 0Komentar

    Kepada Yth: -Pimpinan Anak Cabang GP ANSOR Se-Kab. Purworejo -Pimpinan Ranting GP ANSOR se-Kab. Purworejo Assalamu’alaikum Wr. Wb. Berdasarkan surat edaran resmi dari Pimpinan Pusat GP ANSOR Perihal : “Intruksi Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid 19)”, nomer : 2364/PP/SR-01/III/2020, kami atas nama Pimpinan Cabang GP ANSOR Kab. Purworejo mengintruksikan : Taat pada intruksi Pimpinan Pusat […]

  • PAC GP Ansor Bruno Ikut Hadir dalam Acara Bimbingan Teknis dan Peluncuran Website 16 PAC Gerakan Pemuda Ansor

    PAC GP Ansor Bruno Ikut Hadir dalam Acara Bimbingan Teknis dan Peluncuran Website 16 PAC Gerakan Pemuda Ansor

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Purworejo, 25 Juni 2023 – Dalam acara bimbingan teknis (bimtek) dan peluncuran website 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor di gedung PCNU Kabupaten Purworejo, Muhamad Hidayatullah, selaku Wakil Ketua Bidang Media, memberikan pelatihan terkait teknologi informasi (IT) dan media kepada para peserta. Ketua PAC Ansor Bruno Nur Arifin, A.md.Ak, Wakil Ketua Muhamad Irfan Romadhon, S.Sos, […]

  • Ansor Peduli Bersama TRC NU Salurkan Bantuan Untuk Semeru

    Ansor Peduli Bersama TRC NU Salurkan Bantuan Untuk Semeru

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Purworejo – Ansor Peduli yang terdiri dari Bidang Sosial PC GP Ansor dan Banser Tanggap Bencana (Bagana) menyalurkan bantuan untuk korban terdampak Semeru pada Hari Minggu (26/12) ke Posko Bencana Semeru di Kabupaten Lumajan, Jawa Timur. Sebelumnya, dalam seminggu terakhir PC GP Ansor melakukan konsolidasi penggalangan dana bersama dengan jajaran PAC melalui program ‘Kotak Untuk […]

  • Duo Pangen, PRNU yang mengikuti Lomba Fragmen MWCNU Purworejo di hari 3

    Duo Pangen, PRNU yang mengikuti Lomba Fragmen MWCNU Purworejo di hari 3

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Seperti Ranting NU yang lainnya, PRNU Pangenrejo dan Pangen Jurutengah mengikuti lomba fragmen dalam rangka 1 abad NU yang diselenggarakan oleh MWCNU Purworejo pada senin (30/1/23) malam. Diawali oleh PRNU Pangenrejo yang menampilkan Podcast dengan judul “NU dari Masa ke Masa” di Rumah Joglo Kang Aji Pangenrejo yang diperankan oleh KH. Yazid Al Anshori sebagai […]

expand_less