Breaking News
light_mode
Trending Tags

Argumentasi Peringatan Maulid Nabi

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
  • visibility 400
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Secara istilah Maulid nabi Muhammad SAW merupakan perayaan kelahiran baginda Nabi SAW, dengan tujuan mengingat sirah beliau untuk menanamkan kecintaan kepadanya, serta mempraktikkan seluruh ajarannya.
Ada sejarah tersendiri dari perayaan Maulid Nabi SAW. Menurut beberapa pendapat orang yang pertama kali mengadakan perayaan maulid Nabi SAWadalah Syaikh bin Muhammad Umar al-Mulla (Abad 6 H) dan kemudian diikuti oleh Raja Irbil (Malik Mudzaffar Abu Sa’id al-Kukkburi bin Buktikin).
Namun pada hakikatnya perayaan maulid, sudah dilakukan oleh Nabi SAW sebagai shahib maulid itu sendiri. Beliau merayakan kelahirannya dengan berpuasa pada tiap hari senin, tidak dalam bentuk seremoni perayaan maulid Nabi SAW seperti yang dilakukan oleh raja Irbil dan kemudian terlaksan hingga saat ini.
Dibalik dari perayaan maulid Nabi SAW ini sendiri tidaka hanya sekedar perayaan seperti biasanya, namun ada beberapa keutamaan dan faedah dari perayaan maulid Nabi Muhammad SAW. Sebelum itu, didalam perayaan maulid Nabi SAW ada beberapa unsur yang terkandung didalamnya diantaranya kebaikan, atau bahkan unsur syara’ seperti membaca al-Qur’an, shalawat, sedekah, nasihat, silaturrahmi, dan mengingat sejarah Rasulullah SAW dan mensyukuri lahirnya beliau. (Hal: 56)
Adapun keutamaan dan faedah dari perayaan maulid Nabi Muhammad SAW, sebagaimanaberikut: (1) Pembacaan sirah Nabawiyah (2) Pembacaan shalawat Nabi SAW
(3) Kebaikan sosial (4) Pembacaan al-Qur’an dan lain-lain (5) Memperoleh hikmah dari kisah-kisah orang yang mmengagungkan Maulid Nabi SAWdan (6) Menghadirkan ruh Nabi SAW.
Sedangkan hikmah merayakan Maulid Nabi SAW pada hari Senin adalah:
Pertama, sebagaimana tertera dalam hadis bahwa Allah SWT menciptakan pepeohonan pada hari Senin, dan hal itu merupakan peringatan besar bahwa penciptaan rezeki-rezeki, makanan-makanan pokok, serta kebutuhan primer yang lainnya.
Kedua, lafadz “rabi” dari pecahan kata rabi’ul awwal merupakan isyarat kebaikan serta tafa’ul (berharapan baik).
Ketiga, bulan Rabi’ adalah paling seimbangnya cuaca bulan diantara beberapa bulan, sedangkan syari’at Nabi SAW adalah paling seimbangnya syari’at diantara beberapa syari’at.
Keempat, Allah SWT menghendaki untuk memuliakan bulan ini dengan kelahiran Nbi SAW.
Mayoritas ummat Islam dipenjuru dunia ini merayakan maulid Nabi Muhammad SAW. Bahkan menjadi rutinitas tahunan yang ditepatkan pada bulan Rabi’ul Awwal namun ada sebagian kelompok Salafi Wahabi yang menolak keras terhadap perayaan Maulid Nabi SAW ini dengan dalih bahwa perayaan semacam ini tidak pernah dilakukan dan dipraktekkan oleh Nabi SAW sendiri bahkan para sahabat, tabi’in, dan semua orang yang hidup akhir era generasi salaf.
Seremonial perayaan Maulid Nabi SAW memang tidak pernah dilakukan oleh Nabi SAW dan sahabatnya. Akan tetapi nilai-nilai serta komponen-komponen yang terkandung didalam perayaan Maulid Nabi SAW ini merupakan anjuran syara’. Perayaan hanyalah sebuah seremonial yang membungkus dan mewadahi serangkaian ibadah-ibadah yang terlaksana didalamnya. (Hal 98)
Melihat dari buku ini ada beberapa poin yang membuat buku ini memang layak untuk dibaca oleh semua kalangan mulai dosen, ustadz, santri, dan para stakeholder yang lain yang ingin tahu tentang dalil-dalil maulid Nabi. Kelebihan lain buku ini adalah bahwa pemaparan dari semua isi serta pokok pemikiran yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembacaa sangat  jelas alias tidak berbelit-belit sehingga mudah difahami oleh pembacanya dan serasa enak dan mengalir.
Namun, disamping itu, ada beberapa poin kekurangan dari buku ini, yaitu: banyaknya penulisan ayat al-Qur’an serta hadis yang ditulis tanpa harakat atau tanda baca, sehingga membuat sebagian pembaca tidak mengerti apa yang di maksud dari penjelasannya.  Serta ada beberpa tata bahasa dan penulisan yang kurang tepat. Serta desain sampul yang kurang sempurna. Wallahu’alam. 
Judul : Argumentasi Peringatan Maulid Nabi Bantahan Terhadap Salafi-Wahabi
Penulis : M. Baits Kholili dan M. Faiz Nasir
Penerbit : Surabaya, Pustaka Radja
Cetakan  : Agustus 2016
Tebal : xii + 114 halaman
Peresensi : Yunidan Halimah, Mahasantri Pesantren Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember dan Mahasiswa IAIN Jember.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Langkah GP Ansor Mandirikan Organisasi

    Sejumlah Langkah GP Ansor Mandirikan Organisasi

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan dan tantangan kemajuan teknologi informasi, GP Ansor sebagai organisasi masa depan NU sekaligus NU masa depan, dituntut terus melakukan upaya untuk meningkatkan kemandirian organisasi sebagai visi besar. Berikut wawancara NU Online dengan Ketua Umum PP GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas (Gus Tutut) di Rembang, Jawa Tengah. Kenapa harus masuk Ansor, terutama […]

  • Ansor Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

    Ansor Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Kemiri, ansorpurworejo.orgAlun-alun Kemiri dipadati ribuan jamaah dari semua elemen masyarakat kabupaten Purworejo khususnya Purworejo bagian barat hari Jumat malam (06/05/2016).Acara yang prakarsai oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Purworejo ini merupakan acara pengajian akbar peringatan hari besar Islam Rajabiyah Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor.Acara tersebut dimeriahkan dengan parade 313 hadroh dan diisi […]

  • Muslimat dan Fatayat NU Purworejo Peringati Harlah dan Harsos

    Muslimat dan Fatayat NU Purworejo Peringati Harlah dan Harsos

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Harlah Muslimat NU ke-69 dan Harsos Muslimat Fatayat NU di Kabupaten Purworejo, diperingati Minggu (1/3), di Masjid An Nur Brengkelan. Berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan diantaranya anjangsana kepada para tokoh NU dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Disamping itu, juga dilaksanakan perlombaan antar raudhatul athfal di lingkungan NU se-Kabupaten Purworejo. Menurut Bupati Purworejo Drs […]

  • Satkoryon Banser Kemiri, gelar kegiatan Selapanan Rutin Malam Kamis Kliwon

    Satkoryon Banser Kemiri, gelar kegiatan Selapanan Rutin Malam Kamis Kliwon

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Satkoryon Banser Kemiri gelar kegiatan selapanan rutin malam kamis kliwon, dirumah sahabat Banser Syarifudin Desa Girijoyo, Rabu,26/08/2020. Hadir dalam kesempatan ini Pimpinan Anak Cabang, Anggota Ranting, Anggota Satkoryon Banser Kemiri. Sahabat Saiful A Ketua PAC Gp Ansor kemiri menyampaikan bahwa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ini merupakan badan otonom dari Gerakan Pemuda Ansor, […]

  • Sholawat Bersama Gandrung Nabi, MWCNU Kecamatan Purworejo Tutup Rangkaian Hari Santri

    Sholawat Bersama Gandrung Nabi, MWCNU Kecamatan Purworejo Tutup Rangkaian Hari Santri

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2023 digelar di Alun-Alun Cangkrep Lor, Halaman Kecamatan Purworejo pada 15 November 2023. Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purworejo, H Muhammad Haekal, menyatakan bahwa kegiatan ini menandai akhir rangkaian acara yang bertujuan memeriahkan HSN. “Untuk menyampaikan pesan kuat kepada masyarakat di Kecamatan Purworejo dan […]

  • MWC NU Bruno mengirim perwakilan dan ikut serta di Rapat Koordinasi Gerakan Keluarga Maslahat Nahdhatul Ulama (GKMNU)

    MWC NU Bruno mengirim perwakilan dan ikut serta di Rapat Koordinasi Gerakan Keluarga Maslahat Nahdhatul Ulama (GKMNU)

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Pada Sabtu, 29 Juli 2023, telah diadakan Rakor IV GKMNU (Gerakan Keluarga Maslahat NU) di Gedung PCNU Kabupaten Purworejo. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dalam kesempatan tersebut, hadir Satgas GKMNU PW NU Jawa Tengah, serta masing-masing organisasi NU tingkat kecamatan yang mengirimkan 6 orang perwakilan dari MWC NU, unsur Muslimat NU, […]

expand_less