Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gus Dur: “Gitu Aja Kok Repot!”

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
  • visibility 365
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOEEJO, ansorpurworejo.org – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Kelurahan Keseneng, Kecamatan Purworejo turut serta dalam lomba Dekorasi dan Fragmen yang diadakan oleh MWCNU Purworejo untuk menyambut satu abad Nahdlatul Ulama pada Senin (13/02/2023) malam di Musholla Sirotul Jannah Keseneng dengan judul Gus Dur: “Gitu Aja Kok Repot!” yang disutradarai oleh K. Sholahudin dan Dwi Cahyono.

Fragmen ini menampilkan momentum-momentum penting dan berkesan dalam perjalanan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Harapannya, warga NU dapat meneladani kepemimpinan Gus Dur.

“Kita warga NU dalam menyambut dan mengisi abad kedua NU berharap dapat meneladani sosok kepemimpinan Gus Dur dan selalu menjaga nilai-nilai persatuan, kesatuan serta toleransi sesama umat beragama.” Ungkap Kyai Sholahudin, Ketua PRNU Keseneng.

Dalam lomba ini, MWCNU Purworejo melibatkan juri-juri profesional yang merupakan pengurus Dewan Kesenian Purworejo yakni Bramantio (pelukis), Fajar Kholiq (tokoh Teater) dan Mahestya Andi Sanjaya (pegiat pantomim). Juga dihadiri oleh ketua MWCNU Purworejo KH. M. Hekal, S.Pd.I didampingi M. Syaifurrahman, S.Ag dan Agus Prcaya, A.Md.

Fragmen ini mempertunjukan wayang orang, berikut cuplikan monolog dari dalang:

PADA SUATU HARI DIJAMAN SEBELUM MERDEKA, SIMBAH KH. HASYIM ASY’ARI SEDANG MENGAJAR NGAJI SANTRI-SANTRINYA, SAAT ITU ADA PENJAJAH JEPANG YANG MELIHATNYA DAN TIDAK SUKA.

TERJADI KEKISRUHAN SAAT ITU, SAAT DIMANA MENGAJI TIDAK AMAN DAN DIANCAM OLEH PENJAJAH. HAL ITU MENJADI PEMIKIRAN TERSENDIRI OLEH KAUM ANSOR BANSER DIKALA ITU, SEHINGGA MEREKA MEMILIKI GAGASAN UNTUK SAMA2 SOWAN KE ULAMA MENDISKUSIKAN HAL TERSEBUT.

PEPERANGANPUN TERJADI, JIHAT ADALAH JALAN YANG DIAMBIL DIKALA ITU, SEHINGGA PADA AKHIRNYA TERJADILAH KEMERDEKAAN RI. SEBELUM HAL ITU, TEPATNYA TAHUN 1940 TANGGAH 7 SEPTEMBER LAHIRLAH TOKOH BANGSA YAITU CUCU DARI MBAH HASYIM ASY’ARI YANG DIDIDIK DAN DIBESARKAN DI KALANGAN PONDOK PESANTREN.

KARENA RAJINNYA SILATURAHMI KE KYAI-KYAI KASEPUHAN, GUS DUR SAAT ITU CUKUP DIKENAL DIBEBERAPA DAERAH SEHINGGA SAAT MUKTAMAR NU KE 27 DI SITUBONDO 8 – 12 DESEMBER 1984 TERPILIHLAH SECARA AKLAMASI KH. ABDURRAHMAN WAKHID SEBAGAI KETUA PBNU MENGGANTIKAN KH. IDAM KHOLID.


3 PERIODE LAMANYA, 1984 – 1999 GUS DUR MEMIMPIN PBNU. KARENA DINILAI DAPAT MEMBERIKAN PERUBAHAN KE ARAH YANG LEBIH BAIK, SAAT SIDANG MPR 20 OKTOBER 1999 SECARA DEMOKRATIS TERPILIHLAH GUS DUR SEBAGAI PRESIDEN RI KE 5. HARAPAN BESAR DARI MASYARAKAT AGAR INDONESIA JAUH LEBIH BAIK KARENA SAAT ITU INDONESIA DALAM KONDISI KRISIS DAN MUNCUL GERAKAN-GERAKAN SEPARATIS DI BERBAGAI DAERAH.

GUS DUR TERKENAL DENGAN GAYA BICARANYA YANG CEPLAS-CEPLOS, KJALIMAT YANG SANGAT DIKENAL “ GITU AJA KOK REPOT! “, GUS DUR MEMILIKI PEMIKIRAN DAN PERJUANGAN TENTANG PEMERINTAHAN DEMOKRATIS YANG MENGEDEPANKAN KESETARAAN DAN KEADILAN UNTUK SEMUA MASYARAKAT DAN KELOMPOK MINORITAS TERTENTU, SEHINGGA SOSOK GUS DUR DIKENAL SEBAGAI TOKOH PLURALISME.

SITUASI POLITIK SEMAKIN MEMANAS, SEHINGGA MPR MENGAGENDAKAN SIDANG ISTIMEWA 23 JULI 2001. ATAS DORONGAN PARA ULAMA DAN PENGURUS PONDOK PESANTREN LEWAT TENGAH MALAM MEMASUKI TANGGAL 23 JULI 2021, GUS DUR MENGELUARKAN DEKRIT PRESIDEN. AKHIRNYA, MELALUI SIDANG ISTIMEWA MPR YANG DIPIMPIN AMIN RAIS GUS DUR RESMI DI MAKZULKAN.

Kontributor : Akhadi Latif

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Santri Nasional, SMP Nurul Muttaqin Kemiri Gelar Upacara Sesuai Protokol Pakai Masker

    Peringati Hari Santri Nasional, SMP Nurul Muttaqin Kemiri Gelar Upacara Sesuai Protokol Pakai Masker

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Hari ini, tepatnya tanggal 22 Oktober 2020 merupakan peringatan Hari Santri Nasional. Pada peringatan tahun ini, diusunglah tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”. Mengingat peringatan Hari Santri tahun ini berada di tengah Pandemi Covid-19. Dalam memperingati hari santri ini, SMP Nurul Muttaqin Kemiri menggelar upacara bendera di Halaman SMP Nurul Muttaqin Kemiri, Kamis, […]

  • Umat Islam Harus Bisa Bedakan Ulama dan Khutaba

    Umat Islam Harus Bisa Bedakan Ulama dan Khutaba

    • calendar_month Minggu, 3 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 1Komentar

    Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Syekh Muhammad Irfa’i Nahrowi An-Naqsyabandi Ciamis, Syekh Muhammad Irfa’i Nahrowi An-Naqsyabandi menjelaskan bahwa umat mesti membedakan dengan tegas yang mana ulama dan yang mana sekadar khutaba’ (penceramah). Ia menyampaikan hal itu pada pengajian rutin di kesempatan Ramadhan tahun ini. “Jangan kaburkan istilah ulama dengan khutaba, sabda Rasulullah, sebagaimana diperingatankan oleh Sahabat […]

  • Ansor Siap Sinergi dengan HIPMI Hadirkan Program Bermanfaat Untuk Masyarakat

    Ansor Siap Sinergi dengan HIPMI Hadirkan Program Bermanfaat Untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Purworejo, 27 Juni 2023 – Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purworejo memberikan dukungan penuh kepada kader-kader Ansor untuk menjadi pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Purworejo. Salah satu yang dilantik adalah sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, H.M. Tashilul Manasik yang didapuk menjadi Ketua Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Olahraga. Selain itu masih banyak lagi kader-kader Ansor […]

  • MWCNU Kutoarjo Bersholawat: Menyemai Spirit Keulamaan, Merawat Tradisi Keilmuan

    MWCNU Kutoarjo Bersholawat: Menyemai Spirit Keulamaan, Merawat Tradisi Keilmuan

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kutoarjo menggelar kegiatan MWCNU Kutoarjo Bersholawat yang berlangsung khidmat dan penuh nilai spiritual di Aula Kantor MWCNU Kutoarjo, Jalan Tentara Pelajar Km1, Katerban, Kutoarjo. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus MWCNU Kutoarjo, pengurus ranting se-Kecamatan Kutoarjo, serta ratusan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru Kutoarjo. Menggandeng Majelis Sholawat asuhan Habib Utsman […]

  • Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban

    Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Momentum Idul Adha 1444 H : Warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang sembelih Ratusan Sapi dan Kambing Qurban Gebang, 29 Juni 2023 – Momentum perayaan Idul Adha 1444 H dirayakan dengan penuh khidmat oleh warga Nahdliyyin di Kecamatan Gebang. Ribuan warga nahdliyyin dari berbagai penjuru wilayah berbondonng-bondong mendatangi masjid dan musholla yang ada setiap desa yang […]

  • Ayo Mondok: Beberapa Alasan Pentingnya Belajar di Pesantren

    Ayo Mondok: Beberapa Alasan Pentingnya Belajar di Pesantren

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    Pondok pesantren pada awalnya di-setting sebagai lembaga pendidikan non-formal. Surau, Masjid dan pemondokan santri menjadi ruang aktifitas sentral para santri belajar ilmu. Ilmu yang dipelajari secara umum berkutat pada persoalan disiplin ilmu agama (baca; Islam), semisal fiqh, tasawwuf, nahwu, shorof, tauhid, tajwid dan semacamnya. Teks-teks yang jadi rujukan juga seputar kitab kuning klasik, sebuah karya […]

expand_less