Breaking News
light_mode
Trending Tags

Janganlah Engkau Menodai Agama!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2016
  • visibility 498
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam kitab suci Al-Qur’an, istilah pelecehan agama memang tidak ada. Namun dalam konteks yang sama, ada istilah-istilah tertentu yang bisa dipahami sebagai padanan dari pelecehan. Adapun bahaya tindakan melecehkan itu bukan cuma mengancam mereka yang melecehkan, namun juga merugikan objek, pihak, atau orang yang dilecehkan.
Dalam buku ini, Imanuddin dan Zaenal mengidentifikasi adanya tiga kata atau istilah dalam Al-Qur’an yang bisa dipadankan dengan kata pelecehan. Tiga kata itu bukan cuma berkaitan dengan ajaran agama Islam secara langsung. Namun juga kisah-kisah dari berbagai zaman yang mengeksplorasi tindakan pelecehan berikut bahaya dan bencana yang mengiringinya.
Ketiga kata itu meliputi Huzuw, La’ib, dan Sakhira (hlm.71). Kata Huzuw bisa dipadankan dengan kata mengolok-olok. Namun bisa juga diartikan sebagai gurauan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan dengan tujuan melecehkan.
Kata La’ib bisa diartikan dengan kata bermain atau bermain-main. Namun dalam konteks pelecehan, kata ini bisa diartikan segala aktifitas yang dilakukan bukan pada tempatnya atau untuk tujuan yang tidak benar. Sementara Sakhira adalah mengejek  (hlm.78-86). Yaitu, menjadikan suatu agama berikut ajaran dan pemeluknya sebagai bahan ejekan yang berorientasi merendahkan atau meremehkan.
Bentuk-bentuk pelecehan agama memang banyak ragamnya. Ada pelecehan yang dinyatakan secara verbal, ada pula yang non-verbal. Pelecehan yang berbentuk verbal, cenderung mudah diketahui oleh pihak yang menjadi korban pelecehan secara langsung. Namun tidak demikian pada pelecehan berbentuk non-verbal. Terkadang, malah pihak atau orang ketigalah yang justru mengetahui lebih dahulu adanya tindak pelecehan agama.
Buku ini bukan hanya menyajikan bahasan seputar pelecehan agama secara langsung. Namun juga membahas pelecehan agama yang bermula dari pelecehan terhadap ajaran, pemeluk, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan suatu agama. Karena buku ini berangkat dari wawasan Al-Qur’an, maka secara tidak langsung, buku ini menitik-tekankan bahasan pada larangan keras bagi umat Islam yang ingin melecehkan agama Islam maupun agama lain.
Sebagai bangsa Indonesia yang di dalamnya terdapat berbagai pemeluk agama dan keyakinan, sudah semestinya bagi kita untuk tetap saling menghormati dan tenggang-rasa. Khususnya seputar keberagamaan dan keberagaman. Sebab dengan menahan diri dan minat dari melecehkan agama lain, kedamaian akan mudah terbentuk dan terjaga dengan sendirinya. Selanjutnya, kita bisa beribadah dengan tenang dan nyaman sesuai agama dan keyakinan masing-masing. 

Info Buku
Judul              : Jangan Nodai Agama: Wawasan Al-Qur’an tentang Pelecehan Agama
Penulis          : Imanuddin bin Syamsuri, Lc. MA dan M. Zaenal Arifin, MA
Penerbit        : Pustaka Pelajar, Yogyakarta
Cetakan         : I (pertama), 2015
Tebal              : xviii+190 halaman
ISBN               : 978-602-229-457-3

Peresensi
Muhammad Ghannoe

Aktif di komunitas Nandha, Bantul.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

  • www.binance.info注册

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas31 Mei 2026 11:29 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAKMUD IPNU-IPPNU Pituruh Fokus Bangun Kesadaran Ideologis dan Regenerasi Kader

    LAKMUD IPNU-IPPNU Pituruh Fokus Bangun Kesadaran Ideologis dan Regenerasi Kader

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PITURUH – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Pituruh sukses menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) pada 12–14 Desember 2025. Sebanyak 28 peserta terpilih mengikuti proses pengkaderan formal yang dirancang untuk membentuk kader militan, berideologi kuat, dan memiliki kesadaran organisasi yang matang.   Sejak hari pertama, peserta langsung disuguhkan materi fundamental seperti Analisis Sosial, […]

  • Berkas Pendampingan Lokal Desa 2015

    Berkas Pendampingan Lokal Desa 2015

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Download

  • PAC Gerakan Pemuda Ansor Gebang Lampaui Batas Minimal Akreditasi

    PAC Gerakan Pemuda Ansor Gebang Lampaui Batas Minimal Akreditasi

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Proggres E-KTA Ansor ; PAC GP Ansor Gebang Lampaui Batas Minimal Akreditasi Purworejo, 18/07/2023 – Dalam semangat memajukan organisasi dan memperkuat peranannya di tingkat kecamatan, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Gebang berhasil meraih pencapaian luar biasa dengan melampaui batas minimal syarat akreditasi yang ditetapkan oleh Pimpinan Pusat GP Ansor. Keberhasilan ini menandai komitmen kuat […]

  • Agar Puasa Tak Hanya Menghasilkan Lapar dan Dahaga

    Agar Puasa Tak Hanya Menghasilkan Lapar dan Dahaga

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2017
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Dalam keseharian, setiap orang diharuskan untuk selalu menambah kebaikan dan selalu bertambah baik setiap harinya. Seperti kata pepatah: hari ini harus lebih baik dari hari kemarin.  Ketika seseorang berhenti dan merasa sudah cukup dengan apa yang sudah dilakukan, maka itu adalah hal yang kurang bisa dibenarkan. Begitu pun dalam sikap beragama kita. Sedari mula kita […]

  • Khidmah Banser Purworejo di Penjaga Al-Qur’an

    Khidmah Banser Purworejo di Penjaga Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle Masagoez
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    Kutoarjo, Dalam rangka mewujudkan khidmah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) kepada ulama dan bakti sosial , puluhan anggota Banser dari Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Kutoarjo, Bayan, Grabag, Kemiri dan Pituruh melakukan giat bakti pembangunan Gedung Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Desa Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo asuhan K.H. Zaenal Abidin Al Hafidz , Rabu (27/01/2021) malam. Hadir pada […]

  • STAINU Diharapkan Cetak Alumni Berdaya Saing

    STAINU Diharapkan Cetak Alumni Berdaya Saing

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 378
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM menghadiri acara pelantikan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara STAINU Purworejo dan serah terima STAINU Purworejo dari Yayasan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (YASPINU) kepada Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo,Sabtu (21/08/2021). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD H Fran Suharmaji SE MM, Badan Hukum […]

expand_less