Breaking News
light_mode
Trending Tags

GEMA TAHLIL DAN SHOLAWAT MENAMBAH KHIDMAT SATU ABAD NU

  • account_circle H.M. Haekal
  • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Rabu 15 Februari 2023 , kegiatan Puncak Resepsi Satu Abad NU MWCNU Purworejo diawali dengan Khutbah Iftitah dari Rais Syuriyah MWCNU Purworejo KH.R.Chamid Bakri. Beliau menyampaikan tentang tujuan NU didirikan dan tugas pengurusnya.

Tujuan dan tugasnya antara lain untuk menggerakan dan mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik secara agama dan peradaban dengan senantiasa berserah diri kepada Allah SWT. Hal ini didasarkan pada kisah Nabi Syuaib AS dalam Al Qur’an Surat Hud ayat 88 yang artinya ” aku tidak bermaksud kecuali ( mendatangkan ) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan ( pertolongan ) Allah SWT. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepadaNya lah aku kembali. “

Camat Purworejo , Adi Pawoko, S.STP, M.Si dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan mendukung kegiatan NU yang selama ini selalu bersifat positif , menyejukan dan menjaga kesatuan dan persatuan . ” Kami ucapkan selamat memperingati Satu Abad NU , semoga di Abad keduanya dapat lebih baik dan lebih bermanfaat” sambutnya

Kegiatan semakin bermakna dan khidmat ketika mulai dibacakan Tahlil untuk para pendiri NU dan dilantunkan Sholawat Nabi dalam Mahallul Qiyam.

Nahdhiyyin serentak memohon dengan kerendahan hati dan harapan yang sangat dalam atas cucuran berkah dari Para Kiai , Ulama dan Pendiri NU.

Mereka memohon ridho dan pertolongan Allah Swt , mengharap Syafaat Nabi Muhammad Saw dengan bacaan Maulid Al Barzanji dan untaian bait bait sholawat yang disenandungkan oleh para Kiai , Habaib , Gus dan Pengurus Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kec Purworejo semoga diberi kekuatan , keikhlasan dan kesabaran dalam berkihidmah di NU.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Camat Purworejo Adi Pawoko, S.STP, M.Si, KH. Masduki , KH. Muh Athoillah , Habib Abdurrahman AB , KH. Musyawarin , KH. Mahmud RH , H. Suranto , H. Muh Dahlan SE , Habib Muhammad Al Athos , KH. Muslih Assoedalani , H. Yusuf Fikri , Lurah Baledono , Kepala KUA Purworejo 1 dan 2 , Ketua RW 08 , Ketua RT 01 , 02 / 08 , Perwakilan Ranting NU dan Banom NU serta warga masyarakat Baledono.

Kontributor: MH

  • Penulis: H.M. Haekal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Subchi Parakan: Kiai Bambu Runcing, Guru Jenderal Soedirman

    KH Subchi Parakan: Kiai Bambu Runcing, Guru Jenderal Soedirman

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 1Komentar

    Revolusi kemerdekaan Indonesia ditopang oleh perjuangan kaum santri dan barisan Kiai yang menyelamatkan negeri. Sayangnya, kisah perjuangan para kiai dan santri, tenggelam dalam narasi sejarah Indonesia. Salah satunya, Kiai Subchi Parakan, yang dikenal dengan “Kiai Bambu Runcing”. Bagaimana kisah hidup dan perjuangan Kiai Subchi? Kiai Subchi lahir di Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, sekitar tahun 1850. […]

  • Asal-Usul Islam di Nusantara

    Asal-Usul Islam di Nusantara

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2016
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Narasi besar Islam yang merentang selama ratusan tahun di bumi Nusantara harus diletakkan sebagai endapan ganjil dari pelbagai unsur yang hiruk. Islam yang kita saksikan sekarang merupakan hasil kloning sempurna dari kultur hibrida, dari lanskap budaya yang berbeda-beda. Maka, ketika belakangan ini mencuat diskursus ‘Islam Nusantara’ yang diwedarkan sebagai bentuk capture identitas dalam konteks sosio-antropologis, […]

  • Untuk Para Suami! Sudah Ingatkan Istrimu Untuk Hal Ini? Play Button

    Untuk Para Suami! Sudah Ingatkan Istrimu Untuk Hal Ini?

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Eps. 6 Jangan Tanya Gujel Masih Bersama Kyai Dalang Kyai Hanafi Dari MDSRA GP Ansor Purworejo

  • 448 PESERTA IKUTI PELATIHAN PEMULASARAN JENAZAH MWCNU PURWOREJO

    448 PESERTA IKUTI PELATIHAN PEMULASARAN JENAZAH MWCNU PURWOREJO

    • calendar_month Senin, 14 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Dalam rangka memberikan pemahaman tata cara perawatan jenazah dengan baik, benar, cepat dan tertib sesuai tuntunan syari’at Islam , Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purworejo menyelenggarakan “Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Putra dan Putri” yang dilaksanakan di 5 Zona se-Kecamatan pada tanggal 9 Januari 2022 sampai dengan 13 Februari 2022. Ky. Muh […]

  • ”Bayan Bersholawat” Diwarnai Dengan Kegiatan Santunan Anak Yatim

    ”Bayan Bersholawat” Diwarnai Dengan Kegiatan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    BAYAN, ansorpurworejomorg – Gerakan Pemuda Ansor Ranting Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo selenggarakan Bayan Bersholawat, Rabu (24/11) Kemarin. Ketua PAC GP Ansor Desa Bayan, Kyai Akhmad Burhani, S.Sy mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Kecamatan Bayan yang digilir dari desa ke desa. “Kegiatan Bayan Bersholawat ini merupakan agenda […]

  • Mengenang Usmar Ismail, Sineas NU Pembuat Film Nasional Pertama

    Mengenang Usmar Ismail, Sineas NU Pembuat Film Nasional Pertama

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2020
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Tanggal 2 januari bertepatan dengan wafatnya salah seorang sineas Nahdlatul Ulama yang disebut membuat Film Indonesia Pertama, Usmar Ismail. Film yang disutradarainya, Darah dan Doa, disebut sebagai film Indonesia pertama karena digarap sepenuhnya oleh orang Indonesia. Film itu diproduksi Perusahan Film Nasional Indonesia (Perfini), perusahaan yang didirikannya. Ia juga merupakan ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi), sebuah […]

expand_less