Breaking News
light_mode
Trending Tags

AKSI TEROR PARIS PBNU Minta Semua Pihak Tingkatkan Kewaspadaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Nov 2015
  • visibility 414
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dunia dan kemanusiaan berduka. Serangkaian serangan bersenjata dan ledakan bom menewaskan lebih 100 nyawa, di enam titik di kota Paris, Perancis, Jum’at malam (13/11/2015). Terkait aksi terror kejam ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut menyampaikan duka mendalam dan mengecam keras tindakan tak beradab tersebut.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat  beragama, PBNU menegaskan, tidak ada agama yang mengajarkan terorisme. Dengan kata lain, terorisme tidak memiliki landasan agama. Apapun motif serangan bersenjata dan peledakan bom di kota Paris tidaklah dapat dibenarkan. Tindakan menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja sama artinya dengan menghancurkan bangunan kemanusiaan itu sendiri.

Terkait hal ini, PBNU meminta kepada pemerintah dan segenap elemen bangsa untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Mengenai siapa yang harus bertanggungjawab atas aksi brutal ini, PBNU berharap aparat keamanan Perancis bekerja cepat dengan melakukan penyelidikan mendalam. PBNU dalam hal ini mengimbau masyarakat internasional agar tidak terburu-buru menyampaikan tuduhan kepada pihak-pihak tertentu. Menciptakan suasana kondusif lebih baik bagi proses penyelidikan dari pada mengumbar saling curiga.

Dalam rangka menjaga suasana kondusif tersbeut, PBNU mengajak seluruh elemen umat beragama untuk meningkatkan komunikasi lintas agama. Kehadiran dan saling sapa antar tokoh-tokoh agama akan menjadi benteng terkuat melawan segala bentuk ancaman adu domba, sekaligus perekat pondasi bagi persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Khusus kepada aparat pemangku bidang pertahanan dan keamanan nasional, PBNU menyerukan agar terus meningkatkan kesiap-siagaan menghadapi bahaya laten terorisme, dan apapun bentuk-bentuk gangguan yang berpotensi menodai kedaulatan NKRI.

Demikian, sikap dan pernyataan keprihatinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Semoga menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi semua pihak.

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamith Thoriq

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA.                H. A. Ir. Helmy Faishal Zaini
Ketua Umum                                                 Sekretaris Jenderal

Sumber: http://www.nu.or.id

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

  • binance

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas25 Juli 2026 1:46 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil Gus Yaqut, Ketua PP GP Ansor

    Profil Gus Yaqut, Ketua PP GP Ansor

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.349
    • 0Komentar

    Besar di keluarga kiai Nahdlatul Ulama (NU), Gus Yaqut membangun kariernya dari Rembang. Ia muncul ke pentas nasional setelah menjadi Ketua Umum GP Ansor sekaligus sebagai Panglima Tertinggi Banser. Yaqut Cholil Qoumas atau lebih akrab disapa Gus Yaqut dikenal sebagai tokoh NU Rembang yang menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor dan anggota DPR RI dari […]

  • Buku Saku – Amaliah NU Dan Dalilnya

    Buku Saku – Amaliah NU Dan Dalilnya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    Satu lagi buku perihal Hujjah Amaliyah Nahdliyiah muncul dan beredar untuk umat yang memerlukannya. Kalau dikumpulkan dan dihitung, selama kurun waktu tidak sampai 10 tahun terakhir, telah ditulis dan terbit hampir seratusan buku sejenis, dengan judul dan penulis yang berbeda-beda Rasanya buku seperti ini tidak akan muncul kalau tidak ada orang ahli jidal yang menggugat-gugat […]

  • IT dan Santri di Era ‘Cyber Culture’

    IT dan Santri di Era ‘Cyber Culture’

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 2Komentar

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meluncurkan Program National Born to Control di Ruang Roeslan Abdul Gani Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (30/01/2017). Program ini diluncurkan, karena pemerintah melihat permasalahan utama dalam mengatasi ancaman di dunia siber, adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM), padahal ancaman serangan siber sangat tinggi. Langkah antisipastif terkait dunia siber itu, adalah hal […]

  • Ansor Banser Fokus Gerakan Sosial

    Ansor Banser Fokus Gerakan Sosial

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 686
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Ansor dan Banser Purworejo melalui Progam Peduli Sahabar memberikan santunan kepada anak yatim di Bulan Muharam pada Jumat (26/8/2020) di Desa Gebang Kecamatan Gebang Purworejo. Santunan anak yatim hasil donasi penggalan dana. Sekretaris PC GP Ansor Purworejo Tashilul Manasik mengatakan santunan anak yatim ini merupakan kegiatan sosial yang dapat dilaksanakan dikala musim […]

  • PAC GP Ansor Pituruh Adakan Pelatihan Jurnalistik Sebagai Garda Publikasi

    PAC GP Ansor Pituruh Adakan Pelatihan Jurnalistik Sebagai Garda Publikasi

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 1Komentar

    PITURUH, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pituruh mengadakan pelatihan jurnalistik kepada puluhan kader sahabat-sahabat Ansor, Rekan IPNU, dan Reknita IPPNU. Pelatihan Jurnalistik ini yang diadakan di Bumdes Megulung Kidul Agro Resto & Cafe pada Sabtu, 19 September 2022 kemarin. Malik Khairul Anam selaku Ketua PAC GP Ansor Pituruh memaparkan “Pelatihan ini sangat […]

  • KH Zainul Arifin Pohan: Panglima Santri, Bangsawan dari Barus

    KH Zainul Arifin Pohan: Panglima Santri, Bangsawan dari Barus

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 1Komentar

    Oleh Munawir Aziz Narasi perjuangan kemerdekaan Indonesia dipenuhi oleh penguasa dan jaringan militer yang melanggengkan heroisme. Sejarah perjuangan kaum santri tidak banyak tercatat, hanya sayup-sayup terdengar. Padahal, dari rahim pesantren, terdapat Laskar Hizbullah, Sabilillah dan segenap laskar pemuda santri yang berjuang untuk kemerdekaan. Gerak juang kaum santri terpinggirkan dari panggung sejarah perjuangan Indonesia. Bagaimana sejarahnya? […]

expand_less