Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sikap Nahdlatul Ulama Soal Natuna

  • account_circle Muhammad Hidayatullah
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
  • visibility 472
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Melalui keterangan tertulis tertanggal hari ini, Senin 6 Januari 2020 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengeluarkan sikap terkait konflik Indonesia-China di Kepulauan Natuna yang memanas akhir-akhir ini.

PBNU Mendesak Pemerintah Republik Tiongkok Menghentikan Tindakan Provokatif

PBNU menyatakan Kepulauan Natuna masuk dalam 200 mil laut Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang telah diratifikasi sejak 1994.

Karena itu tindakan coast guard China mengawal kapal nelayan berbendera China di perairan Natuna sebagai bentuk provokasi politik yang tidak bisa diterima.

PBNU mendesak pemerintah China berhenti melakukan tindakan provokatif atas kedaulatan wilayah perairan RI yang telah diakui dan ditetapkan oleh United Nation Convention for the Law of the Sea (UNCLOS) 1982.

Tindakan China menolak keputusan tersebut merupakan bentuk nyata pelanggaran terhadap norma dan konvensi internasional yang diakui secara sah oleh masyarakat dunia

PBNU Mendukung Sikap Tegas Pemerintah RI Kepada China

Masih bersumber dari dokumen yang sama, PBNU mendukung sikap tegas pemerintah terhadap China, dalam hal ini yang telah dilakukan oleh Menteri Luar Negeri dan Bakamla. Termasuk mengusir dan menenggelamkan kapal-kapal asing yang melakukan aktivitas illegal, unreported, unregulated fishing (IUUF) di seluruh perairan RI sebagai manifestasi dari Archipelagic State Principle yang dimandatakan Deklarasi Djuanda.

PBNU Meminta Pemerintah Tidak Lembek Meski China Investor Ke 3 Terbesar di Indonesia

Meskipun China merupakan investor terbesar ketiga di Indonesia, NU meminta Pemerintah RI tidak lembek dan tidak menegosiasikan perihal kedaulatan teritorial dengan kepentingan ekonomi.

“Keutuhan dan Kesatuan wilayah NKRI di darat dan dilaut, juga di udara adalah harga mati yang tidak bisa ditukar dengan kepentingan apapun. Dalam jangka panjang Nahdlatul Ulama meminta pemerintah RI untuk mengarusutamakan fungsi laut dan maritim sebagai kekuatan ekonomi dan geo politik.”

Mengusulkan Mengganti Sebutan Pulau Terluar Menjadi Pulau Terdepan

Menurut PBNU, kedudukan laut juga amat strategis sebagai basis pertahanan. Karena itu pulau-pulau perbatasan, termasuk yang rawan gejolak di Laut Selatan China, tidak boleh lagi disebut sebagai pulau terluar, tetapi terdepan.

“Ketidaksungguhan Pemerintah dalam melaksanakan konsep pembangunan berparadigma maritim, termasuk dalam geopolitik, ekonomi, dan pertahanan, akan membuat Indonesia kehilangan 75 persen potensinya untuk maju dan sejahtera dan memimpin dunia sebagai bangsa bahari seperti amanat founding fathers,” ungkap PBNU.

Selain itu PBNU juga menyatakan pandangannya, sebagaimana dinyatakan oleh pendiri Nahdlatul Ulama Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, hukum membela keutuhan Tanah Air adalah fardhu ‘ain atau wajib bagi setiap orang Islam. “Dan barang siapa mati demi tanah airnya, maka ia mati syahid.”

  • Penulis: Muhammad Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Ranting Ansor Se Kecamatan Loano Resmi Dilantik

    17 Ranting Ansor Se Kecamatan Loano Resmi Dilantik

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 629
    • 0Komentar

    Sebanyak 17 Ranting PAC GP Ansor Kecamatan Loano resmi di lantik pada Ahad (14/3). Pelantikan dilaksanakan di Musholla Nurul Iman, Desa Kalikalong, Kecamatan Loano. Ketua PAC Ansor Loano, Husni Laiq menuturkan bahwa kegiatan pelantikan ini dilakukan untuk mempersiapkan gerakan pemuda Ansor yang lebih merata di Kecamatan Loano. “Alhamdulillah pengurus PAC selama ini sudah tersusun dari […]

  • Anggota Banser Desa Sumowono Berperan Penting dalam Upacara 17 Agustus di Desanya

    Anggota Banser Desa Sumowono Berperan Penting dalam Upacara 17 Agustus di Desanya

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KALIGESING, ansorpurworejo.org – Pemerintah Desa Sumowono sukses menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di halaman SD Negeri Sumowono, Kecamatan Keligesing, Kabupaten Purworejo, Pada Kamis (17/8/2023) Acara yang dihadiri oleh warga masyarakat dan berbagai unsur pelajar ini menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Saat upacara tersebut, peran penting anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa […]

  • Perkuat Konsolidasi Organisasi, PC GP Ansor Purworejo Gelar Turba di PAC GP Ansor Kemiri

    Perkuat Konsolidasi Organisasi, PC GP Ansor Purworejo Gelar Turba di PAC GP Ansor Kemiri

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Akhmad Najeh
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KEMIRI – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Purworejo menggelar kegiatan TURBA (Turun Bawah) sebagai bagian dari agenda konsolidasi organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung MWC NU Kemiri, Purworejo, Jumat (13/02/2026) malam. TURBA merupakan agenda strategis organisasi di mana pengurus tingkat cabang mengunjungi jajaran pengurus di tingkat bawah, baik Pimpinan Anak Cabang (PAC) maupun […]

  • Rijaalul Ansor Purworejo Adakan Pagelaran Wayang Secara Virtual

    Rijaalul Ansor Purworejo Adakan Pagelaran Wayang Secara Virtual

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    BUTUH, (ansorpurworejo.org) – Berbeda dari acara biasanya, dalam rangka nguri-uri kabudyaan jawa yaitu kesenian wayang kulit, Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PC GP Ansor Purworejo dan PAC GP Ansor Kecamatan Butuh menggelar selapanan secara virtual dengan pagelaran Wayang Semalam Suntuk oleh Ki Dalang Kyai Khanafi. Pagelaran Wayang Kulit ini digelar pada Ahad, 28/03/2021 […]

  • Banser Ya Harus Pendekar

    Banser Ya Harus Pendekar

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 804
    • 0Komentar

    Dua tahun lalu, saya mendapat kesempatan menemani Kasatkornas Banser, Sahabat H. Alfa Isnaini beserta rombongan Kirab Satu Negeri sowan kepada salah satu Kiai Kharismatik di Situbondo, KHR. Muhammad Kholil As`ad (Ra Kholil), pengasuh Ponpes Walisongo, Panji, Situbondo, salah satu putra KHR. As`ad Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Syalafiyah syafi`iyah, SUkorejo, Situbondo, seorang Ulama, Waliyul Qutb, pejuang […]

  • Ngaji Bareng Fatayat Gintungan

    Ngaji Bareng Fatayat Gintungan

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Pimpinan Ranting fatayat muslimat desa Gintungan Kec. Gebang menyelenggarakan pengajian rutinannya di mushola Al Barokah Buntit Gintungan Gebang Purworejo. Kegiatan dilakukan secara bergiliran ditiap mushola/ masjid yang ada di Gintungan.(27/11)  Acara tersebut di isi dengan acara keagamaan ke Nu an yaitu membaca ayat suci Al Qur’an, sholawat, tahlil, tawasul kepada arwah arwah serta […]

expand_less