Breaking News
light_mode
Trending Tags

4 Karakter Yang Harus Dimiliki Banser

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
  • visibility 896
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Umum GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) pernah berpesan akan 4 hal karakter yang harus dimiliki Banser. Hal ini Gus Yaqut sampaikan ketika menjadi inspektur Apel Kebangsaan bertema “Merawat Tradisi, Mengawal NKRI, Menyejahterakan Negeri” yang digelar GP Ansor Magetan, Jawa Timur, Ahad (14/1) di alun-alun Magetan.

Gus Yaqut mengapresiapi kegiatan apel kebangsaan yang diikuti sebanyak 4.444 anggota Banser ini. Ia menyampaikan empat pesan khusus kepada seluruh Banser NU di Indonesia. 

“Sahabat Banser adalah kader inti dari Gerakan Pemuda Ansor. Namanya gerakan pemuda. Pemuda pasti bersemangat, pasti enerjik. Yang namanya pemuda, pasti tidak kenal lelah, bukan urusan umur, tapi karakter kepemudaan yang harus dimiliki,” katanya.

Kedua, lanjutnya, adalah karakter keislaman. Banser harus memiliki jiwa keislaman yang kuat. Yakni keislaman yang diwariskan oleh pendahulu yang terkenal moderat dan santun.

“Keislaman apa itu? Keislaman ala Ahlussunah wal-Jama’ah An-Nahdliyah. Islam yang diajarkan oleh para kiai kita. Islam yang santun, ramah, Islam yang tidak memaksakan kehendak, Islam yang tidak memaksakan keinginannya, Islam yang tidak sedikit-sedikit mengatakan bahwa yang tidak seperti kita itu bukan Muslim,” tuturnya.

Ia mengatakan, di luar sana sekarang banyak orang yang mengaku paling islami. Mereka membungkus Islam dengan bungkus yang sedemikian menarik. Namun semua itu jauh dari nilai keislaman yang sesungguhnya.

“Yang ketiga yaitu karakyatan. Banser dan Ansor adalah bagian dari rakyat Indonesia yang jumlahnya lebih dua ratus lima puluh juta,” imbuhnya.

Putera KH Cholil Bisri Rembang ini melanjutkan, apabila ada saudara kita yang mengalami kesulitan dan kesusahan, maka itu menjadi bagian kesusahan dan kesulitan Banser.

“Sebagaimana jika ada saudara-saudara kita sesama bangsa Indonesia yang mengalami gangguan. Yang diganggu oleh kelompok lain karena mungkin beda agama, atau kepercayaan. Maka kita sebagai kader Banser dan Ansor harus berada di garis terdepan untuk melindungi saudara-saudara kita,” katanya.

Karakter terakhir, atau yang keempat adalah karakter kebangsaan.  Indonesia bisa berdiri tegak hingga saat ini karena keberagamannya. Banser harus melawan kelompok-kelompok yang berusaha mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain.

“Jika ada kelompok  yang ingin mengganti negara yang dulu didirikan oleh pendiri Nahdlatul Ulama. Maka tidak ada kata lain kecuali satu kata, lawan! ” tegasnya disambut kepalan tangan ribuan Banser.

Apel Kebangsaan diwarnai dengan berbagai atraksi kanuragan dan bela diri, pembentangan bendera Indonesia dan bendera NU raksasa, hingga pembacaan Shalawat Nariyah sebanyak 4.444 kali.

Diolah dari NU Online

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPNU Gebang Gelar LAKMUD Mandiri

    PAC IPNU Gebang Gelar LAKMUD Mandiri

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle PAC Gebang
    • visibility 18
    • 0Komentar

    GIAT KADERISASI ; PAC IPNU IPPNU GEBANG Gelar Latihan Kader Muda di tingkat kecamatan Gebang, 1 Juli 2023 – PAC IPNU IPPNU Gebang sukses menyelenggarakan Latihan Kader Muda (LAKMUD) selama tiga hari berturut-turut, dimulai dari Jum’at hingga Ahad tanggal 29 Juni hingga 1 Juli 2023. Kegiatan yang digelar di Serambi Masjid At-Taqwa Desa Gebang tersebut […]

  • MDS Rijalul Ansor Purworejo Sukses Gelar Kongkow Ngaji

    MDS Rijalul Ansor Purworejo Sukses Gelar Kongkow Ngaji

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Majlis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Purworejo kembali menggelar kegiatan rutinan kebanggaannya, “Kongkow Ngaji Malam Sabtu Pon”. Acara yang berlangsung khidmat penuh keberkahan ini dilaksanakan di Serambi Masjid Darul Muslimin, Cangkreplor, Kecamatan Purworejo pada Jumat malam (15/05/2026). Kegiatan rutin ini menjadi magnet spiritual bagi para kader dan masyarakat sekitar untuk saling […]

  • Tak Sepaham dengan Pancasila dan NKRI, Silakan Pergi dari Indonesia

    Tak Sepaham dengan Pancasila dan NKRI, Silakan Pergi dari Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Tulungagung, NU Online Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H Yaqut Kholil Qoumas (Gus Tutut) menegaskan bahwa bagi Ansor dan Banser NKRI harga mati dan  harus di pertahankan. Karena Ansor dan Banser adalah anak kandung NU, maka mewarisi perjuangan para ulama pendiri bangsa. Untuk itu, maka sudah menjadi kewajiban bagi Ansor dengan Banser untuk terus […]

  • Sambut Transformasi Menjadi UNU Jateng, IKA STAINU Purworejo Sukses Gelar Reorganisasi Lintas Generasi

    Sambut Transformasi Menjadi UNU Jateng, IKA STAINU Purworejo Sukses Gelar Reorganisasi Lintas Generasi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo sukses menggelar agenda reorganisasi akbar pada Sabtu (16/05/2026). Bertempat di Auditorium STAINU Purworejo, momentum bersejarah ini dihadiri oleh jajaran alumni lintas generasi—mulai dari era kampus masih bernama Perguruan Tinggi Islam Indonesia (PTII), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU), hingga lulusan […]

  • Ansor Purworejo Sampaikan Ancaman dan Potensi Kehadiran PSDKU UNY

    Ansor Purworejo Sampaikan Ancaman dan Potensi Kehadiran PSDKU UNY

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Purworejo, Sabtu, 16 Mei 2026 – Wacana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Kabupaten Purworejo memantik diskusi yang hidup dan dinamis. Sebuah Focus Group Discussion (FGD) digelar PCNU Purworejo di Kampus IAIAN Purworejo, menghadirkan beragam elemen Nahdlatul Ulama (NU) Purworejo seperti Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Lembaga […]

  • Do’a Arofah ( Gus Yahya )

    Do’a Arofah ( Gus Yahya )

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kang Parmin (bukan nama sebenarnya) baru saja bertobat. Menurut pengakuannya sendiri, ia sudah terbiasa berzina sejak umur 15 tahun. Di usia 50-an, ia menyesali perjalanan hidupnya. Ia mencari pengampunan. Untuk itu ia mendaftar haji dan menyerahkan dirinya ke bawah bimbingan KBIH Al Ibriz dari pesantren kami. Kepada Kyai Chamil, pembimbing Al Ibriz yang bertugas tahun […]

expand_less