Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ramai, Hukum Permainan Capit Boneka, Berikut Keputusan LBM PCNU Purworejo

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
  • visibility 278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Seiring dengan perkembangan zaman dan kecangihan teknologi, berkembang pula jenis dan macam permainan. Permainan yang dulu hanya ada di kota dan pusat-pusat perbelanjaan besar, kini merambah dan menjamur di desa-desa daerah Purworejo khususnya. Permainan capit boneka mereka menyebutnya. Permainan ini sangat di minati anak-anak, ya, karna memang merekalah pangsa pasarnya.

Dengan modal seribu rupiah kemudian ditukarkan koin kemudian koin dimasukkan, mesin pun bekerja untuk mengambil boneka. Jarang sekali pemain yang mendapatkan boneka, namun masih saja banyak anak yang ketagihan.

Ada sebagian orang tua yang melarang keras anaknya untuk bermain capit boneka sekalipun anaknya menangis karena menganggap permainan itu seperti judi. Sebagian lain, selalu menuruti keinginan anaknya untuk bermain capit boneka dengan dalih yang penting tidak rewal dan menangis serta menganggap capit boneka hanya permainan biasa saja.

Menangapi hal tersebut LBM PCNU Purworejo membahasnya dalam rutinan selapanan sabtu legi yang pada kesempatan kali ini digelar di MWC NU Kemiri tepatnya di Masjid Besar AL-Firdaus, Kauman, Desa. Kemiri Lor, Kec. Kemiri.

Berikut ini keputusan Bahtsul Masail LBM PCNU Purworejo di Masjid Besar AL-Firdaus, Kauman, Desa. Kemiri Lor, Kec. Kemiri, Kab. Purworejo, pada Sabtu Legi 17 September 2022 M / 20 Safar 1444 H tentang Hukum Permainan Capit Boneka.

Deskripsi Masalah:
Permainan capit boneka dengan mesin capit yang berbentuk cakar atau dikenal dengan nama claw machine kini mulai merambah ke pelosok-plosok desa, tidak hanya di pusat kota saja. Permainan ini bisa dimainkan dengan memasukkan koin yang sebelumnya ditukarkan dengan uang, 1 koin bisa ditukar dengan uang seribu rupiah, ketika koin dimasukkan maka mesin pencapit atau penjepit yang berbentuk seperti cakar bisa dimainkan dengan mengambil boneka yang terdapat di bawah penjepit untuk diambil dan digeser ke lubang tempat mengeluarkan boneka dari mesin dengan stik yang bisa digeser untuk mengarahkan cakar pencapit, ketika boneka berhasil dikeluarkan maka boneka bisa dimiliki oleh pemain.
Permainan ini sangat sulit karena boneka yang dijepit mudah lepas, ketika sudah lepas maka diperlukan koin selanjutnya untuk mulai menjepit boneka lagi. Permainan ini lumayan digemari oleh anak anak kecil.

Pertanyaan:
Bagaimana hukum memainkan dan menyediakan permainan claw machine atau capit boneka ini?

Jawaban:
Hukum permainan capit boneka sebagaimana dalam deskripsi hukumnya tidak diperbolehkan atau haram karena mengandung unsur perjudian, sehingga hukum menyediakannya pun juga haram.

Catatan:

  1. Unsur perjudian yang dimaksud adalah setiap penyerahan harta sebagai perbandingan suatu kemanfaatan yang akan ia terima namun kemanfaatan tersebut bisa jadi berhasil dan bisa jadi gagal (spekulasi).
  2. Praktek sebagaimana dalam deskripsi di atas tidak bisa diarahkan kepada aqad ijaroh atau praktek sewa menyewa, karena seandainya pemain sudah mengetahui bahwa dia akan gagal, maka ia tidak akan mengikuti permainan tersebut.
  3. Orang tua atau wali harus melarang anaknya dengan cara menegur, menasehati dan memberi pengertian untuk tidak mengikuti permainan tersebut, karena mengandung unsur perjudian yang dilarang agama.

Demikian keputusan Bahtsul Masail PCNU Purworejo yang disenggarakan di Masjid Besar AL-Firdaus, Kauman, Desa. Kemiri Lor, Kec. Kemiri, Kab. Purworejo, pada Sabtu Legi 17 September 2022 M / 20 Safar 1444 H tentang hukum permainan capit boneka.

Adapun refrensi yang menjadi rujukan dalam pembahasan ini adalah
Hasyiyah As-Shawi, jus 1 halaman 140; Rowaiul Bayan Tafsir Ayatul Ahkam, jus 1 halaman 279; Al-Fiqhul Islam Wa Adilatuh, jus 4 halaman 2662; Isadur Rafiq, jus 2 halaman 102; Fathul Mu’in dan Hasyiyah Ianatu Tholibin, jus 3 halaman 135.

Bertindak sebagai musahih dalam kesempatan pembahasan kali ini KH. Abdul Hadi, KH. Mas’udi Yusuf, K Muhsin dan KH. Asnawi.

Aktif sebagai perumus pada pembahasan ini KH. Romli Hasan, KH. Muhammad Ayub. K Mahsun Afandi, K Hanifuddin dan K Asnawi MA.

Kontributor : Luthfi

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Purworejo dan KPU Gelar Seminar untuk Pemilih Muda Menuju Pemilukada Serentak 2024

    GP Ansor Purworejo dan KPU Gelar Seminar untuk Pemilih Muda Menuju Pemilukada Serentak 2024

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 210
    • 1Komentar

    Purworejo, Ansorpurworejo.org – Menjelang Pemilukada serentak 2024, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo mengadakan seminar kepemiluan bertema “Pemilih Muda yang Cerdas dan Berkualitas Tidak Golput”. Acara ini berlangsung di Aula PCNU Purworejo pada malam 22 Juli 2024 dan dihadiri oleh para Ketua, Sekretaris, dan Kasatkoryon Banser PAC […]

  • PAC IPNU/IPPNU Kaligesing, Gelar Konferencab ke-V

    PAC IPNU/IPPNU Kaligesing, Gelar Konferencab ke-V

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    KALIGESING, — Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Kaligesing mengadakan Konferancab ke-V, Kegiatan yang digelar bertempat di Gedung Serbaguna Yayasan Walisongo Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing pada Sabtu Pagi(3/4/2021). Konferancab dengan mengusung tema “Bergerak dengan Cinta Jayalah Pelajar Nusantara ” adapun kegiatan yang diikuti Kader-kader IPNU-IPPNU Se-Kecamatan Kaligesing. Turut hadir dalam acara Konferancab MWC NU Kaligesing Ky. […]

  • Sinergi Ansor dan Fatayat, Kawal Karakter Generasi Z Lewat Pesantren Kilat di SMAN 10 Purworejo

    Sinergi Ansor dan Fatayat, Kawal Karakter Generasi Z Lewat Pesantren Kilat di SMAN 10 Purworejo

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor dan PAC Fatayat NU Kecamatan Pituruh bersinergi menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di SMAN 10 Purworejo. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 2 hingga 9 Maret 2026, dengan peserta seluruh siswa kelas X dan XI yang terbagi dalam tujuh rombongan […]

  • Jaga Warisan, PAC GP Ansor Kutoarjo Adakan Ziarah Spiritual Menapak Jejak Leluhur

    Jaga Warisan, PAC GP Ansor Kutoarjo Adakan Ziarah Spiritual Menapak Jejak Leluhur

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 162
    • 2Komentar

    KUTOARJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kutoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan nilai-nilai spiritualitas dan keluhuran akhlak Ahlussunnah wal Jama’ah melalui kegiatan bertajuk “Dolan Turki”, singkatan dari Turut Kijing. Kegiatan ini diikuti oleh kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Kutoarjo dengan titik awal di Kantor MWCNU Kutoarjo pada Ahad pagi, 20 Juli 2025. […]

  • Peduli Korban Bencana, MWCNU Loano Serahkan Donasi Rp4 Juta ke LazisNU Purworejo

    Peduli Korban Bencana, MWCNU Loano Serahkan Donasi Rp4 Juta ke LazisNU Purworejo

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 2Komentar

    Purworejo – Pengurus Majelis Wakil Cabang ( MWC ) Nahdlatul Ulama Kecamatan Loano menyalurkan donasi kemanusiaan Sumatera sebesar Rp. 4.050.000 melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) PC NU Kabupaten Purworejo, Rabu (24/12/2025). Donasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua MWC NU Kecamatan Loano, Bapak Kyai Ahmad Syukri beserta rombongan dan diterima oleh […]

  • KAROMAH SYAKIHONA KHOLIL BANGKALAN

    KAROMAH SYAKIHONA KHOLIL BANGKALAN

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 79
    • 1Komentar

    Pada suatu hari, Kyai Kholil sedang melihat masjid yang sedang dibangun oleh menantu beliau yaitu Kyai Muntaha. Ketika melihat arah kiblat pada masjid tersebut, Kyai Kholil menegur sang menantu yang alim itu untuk membetulkan arah kiblat masjid yang sedang dibangunnya itu. Sebagai org yg alim, Kyai Muntaha mempunyai alasan dalam menentukan arah kiblat tersebut, beberapa […]

expand_less