Breaking News
light_mode
Trending Tags

IT dan Santri di Era ‘Cyber Culture’

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
  • visibility 579
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meluncurkan Program National Born to Control di Ruang Roeslan Abdul Gani Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (30/01/2017). Program ini diluncurkan, karena pemerintah melihat permasalahan utama dalam mengatasi ancaman di dunia siber, adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM), padahal ancaman serangan siber sangat tinggi.

Langkah antisipastif terkait dunia siber itu, adalah hal yang patut diapresiasi di satu sisi. Tetapi di sisi yang lain, merupakan sinyal betapa di era teknologi informasi (IT) yang kian canggih dari waktu ke waktu, maka memahami dan menguasai IT ke depan, menjadi sebuah keniscayaan.

Keniscayaan itu, juga tidak bisa dielakkan oleh para santri, baik yang belajar di madrasah maupun pondok pesantren. Dengan kata lain, santri kekinian tidak cukup bisa mengaji, fasih membaca serta memaknai kitab kuning, atau pandai dalam hal bahtsul matsa’il saja, melainkan harus melek IT dan dunia siber yang tak bisa dihindari.

Menilik dari fakta itu, buku ‘’Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren: Pelajar dan Santri dalam Era IT & Cyber Culture’’ karya Abdulloh Hamid M.Pd., hadir pada waktu yang sangat tepat.  Buku  ini mengingatkan pentingnya menguasai IT dan dunia siber dalam era global village ini.

Menariknya, karya dosen Program Studi (Prodi) Sistem Informasi pada Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya, ini banyak memberikan wawasan mengenai karakter dari berbagai perspektif di bagian-bagian awal, khususnya dalam perspektif keislaman.

Antara lain, empat karakter Rasulullah Muhammad SAW., yakni shidiq (jujur), tabligh (menyampaikan), amanah (dapat dipercaya), serta fathanah (pandai/cerdas), yang kemudian dilanjutkan dengan memaparkan formula untuk mencapai karakter mulia menurut Imam Al-Ghazali. (hal. 25-26)

Abdulloh Hamid kemudian melanjutkan pemaparannya mengenai nilai karakter peserta didik (siswa/ murid) berdasarkan kajian kitab Ta’lim al-Muta’allim, seperti menghargai ilmu, menghormati guru (ustadz), dan memuliakan kitab/ buku. (hal. 27)

Basis pemahaman karakter itu, merupakan hal mendasar yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan, karena bisa menjadi pengontrol dan ‘pemandu’ bagi para santri dalam memanfaatkan IT.

Bagi para santri, keharusan memanfaatkan kemajuan IT, sebagaimana dikemukakan Hasan Chabibie ST. MT. dari Pustekkom Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam catatan penutupnya (epilog), karena dengan itu mereka bisa men-trigger keilmuan dengan cepat dan sebagai proses akselerasi pembelajaran di bilik pesantren. (hal. 167)

Ketua PP Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) KH Abdul Ghaffar Rozin, dalam catatan pembuka (prolog) di buku ini berharap, pesantren-pesantren bisa mengantarkan putera-puteri bangsa menjadi komponen bangsa yang berkarakter-religius, serta melem IT.

Harapan itu tentu tidak terlontar begitu saja. Pada kenyataannya, persaingan global yang semakin ketat kini, mensyaratkan peserta didik (siswa/ santri) tidak sekadar menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter saja, tetapi harus memiliki berbagai keunggulan kompetitif. (hal. V)

Dengan berbekal keunggulan kompetitif itulah, para kader bangsa akan survive dalam kehidupan di tengah kompleksitas permasalahan global yang mendera. Sementara nilai-nilai karakter yang dimiliki, akan menjadi pemandu dalam menjejakkan langkah mengarungi bahter kehidupan di era IT dan cyber culture yang ada. (*)

Data Buku:
Judul Buku : Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren (Pelajar dan Santri dalam Era IT & Cyber Culture)
Penulis      : Abdulloh Hamid M.Pd.
Penerbit     : Imtiyaz, Surabaya
Cetakan I   : Januari 2017
Tebal         : 179 halaman
ISBN: 978-602-7661-62-2
Peresensi: Rosidi, penggiat literasi NU Kudus; pengurus ISNU Kabupaten Kudus dan staf Humas di Universitas Muria Kudus (UMK)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bincang 1 Tahun LBH Ansor Purworejo

    Bincang 1 Tahun LBH Ansor Purworejo

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 782
    • 1Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum Ansor telah cukup lama berkiprah di tengah masyarakat. Begitupun, LBH PC GP Ansor Kabupaten Purworejo yang di nahkodai Sahabat Muzayyin. Berikut hasil bincang-bincang tim media Ansor dengan beliau. Sebenarnya LBH Ansor itu bergerak di bidang apa?LBH Ansor Purworejo dibentuk sebagai lembaga yang khusus bergerak dan berkiprah dibidang hukum, terkhusus lagi sebagai lembaga […]

  • ”Bayan Bersholawat” Diwarnai Dengan Kegiatan Santunan Anak Yatim

    ”Bayan Bersholawat” Diwarnai Dengan Kegiatan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    BAYAN, ansorpurworejomorg – Gerakan Pemuda Ansor Ranting Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo selenggarakan Bayan Bersholawat, Rabu (24/11) Kemarin. Ketua PAC GP Ansor Desa Bayan, Kyai Akhmad Burhani, S.Sy mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Kecamatan Bayan yang digilir dari desa ke desa. “Kegiatan Bayan Bersholawat ini merupakan agenda […]

  • STAINU Diharapkan Cetak Alumni Berdaya Saing

    STAINU Diharapkan Cetak Alumni Berdaya Saing

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 449
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM menghadiri acara pelantikan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara STAINU Purworejo dan serah terima STAINU Purworejo dari Yayasan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (YASPINU) kepada Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo,Sabtu (21/08/2021). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD H Fran Suharmaji SE MM, Badan Hukum […]

  • Sambut Transformasi Menjadi UNU Jateng, IKA STAINU Purworejo Sukses Gelar Reorganisasi Lintas Generasi

    Sambut Transformasi Menjadi UNU Jateng, IKA STAINU Purworejo Sukses Gelar Reorganisasi Lintas Generasi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 5Komentar

    PURWOREJO – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo sukses menggelar agenda reorganisasi akbar pada Sabtu (16/05/2026). Bertempat di Auditorium STAINU Purworejo, momentum bersejarah ini dihadiri oleh jajaran alumni lintas generasi—mulai dari era kampus masih bernama Perguruan Tinggi Islam Indonesia (PTII), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU), hingga lulusan […]

  • Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Saat ini kita berada pada era global. Arus globalisasi –tentunya- membawa dampak terhadap pembangunan karakter bangsa dan masyarakatnya. Globalisasi memunculkan pergeseran nilai. Nilai lama semakin meredup, yang digeser dengan nilai-nilai baru yang belum tentu pas dengan nilai-nilai kehidupan di masyarakat. Sudah tidak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara […]

  • SOLUSI PROBLEMATIKAN AKTUAL HUKUM ISLAM

    SOLUSI PROBLEMATIKAN AKTUAL HUKUM ISLAM

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pengarang : Nahdlatul Ulama Penerbit : Khalista Harga         : Rp 150.000,- Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes NAHDLATUL ULAMA (1926 – 2010 M) Bahtsul Masail al-Diniyah adalah salah satu forum diskusi keagamaan dalam organisasi NU untuk merepon dan memberikan solusi atas problematika aktual yang muncul dalam kehidupan masyarakat yang tidak saja meliputi persoalan hukum halal-haram melainkan […]

expand_less