Breaking News
light_mode
Trending Tags

ISOMIL, Sarana Diplomasi untuk Damaikan Konflik di Dunia Islam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
  • visibility 384
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Konflik yang tak henti melanda sejumlah negara di Timur Tengah dan sejumlah negara Asia, seperti di Suriah, Palestina, Afghanistan dan Filipina, menjadi keprihatinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebagai ikhtiar mendamaikan berbagai konflik tersebut, PBNU menggelar International Summit of The Moderate Islamic Leader (ISOMIL) sebagai sarana diplomasi bagi negara Islam yang sedang dilanda konflik.
“Indonesia sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, serta posisinya yang netral dalam berbagai konflik internasional. NU juga punya pengalaman dalam resolusi sejumlah konflik di dalam dan luar negeri, termasuk di Afghanistan,” ujar Ketua Panitia ISOMIL, Imam Aziz, Jumat (6/5/2016).
Kemelut konflik di Timur Tengah menurut Imam, bersumber dari radikalisme yang kemudian menyebar ke seluruh dunia. Radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam, kata Imam, akan terus tumbuh dan menyebar di berbagai tempat, membuat berbagai konflik sulit terselesaikan.
“Di sinilah peran aktif Indonesia dalam menjalankan diplomasi internasional sangat diharapkan banyak pihak. Karena itu NU, menginisiasi pertemuan para pemimpin dunia Islam, dalam kegiatan ISOMIL. Kami berharap, dari pertemuan ini lahir resolusi dan kesepakatan antarnegara berpenduduk Muslim untuk bersama-sama mengakhiri konflik dengan mencegah penyebaran radikalisme,” tandasnya.
NU, kata Imam, akan mendorong peran aktif para ulama dan tokoh masyarakat dari negara-negara peserta ISOMIL untuk mengembangkan pemahaman keagamaan Islam yang moderat dan menggalang konsolidasi global para ulama dan umat Islam untuk menginisiasi perdamaian.
 
Ketua Lajnah Ta’lif wan Nasyr PBNU yang juga Koordinator Media ISOMIL, Juri Ardiantoro menambahkan, melalui kegiatan ini, Nahdlatul Ulama (NU) dan kalangan Islam moderat lainnya ditantang untuk menegaskan interpretasi yang benar, argumentatif dan kokoh, untuk menolak ideologi radikal. 
“Bersama ulama moderat seluruh dunia, NU dituntut untuk menjernihkan, mana tafsir yang harus ditolak dan mana yang harus dikembangkan. Kemudian mengajak seluruh dunia untuk mendukung tafsir kalangan moderat dan memarginalkan tafsir radikalisme,” paparnya.
 
Pengalaman NU dalam menangani konflik keagamaan di luar negeri, telah terbukti, di antaranya dengan terbentuknya organisasi NU Afghanistan (NUA) pada tahun 2014, yang kini telah berkembang dan berdiri di 22 Provinsi di negara tersebut. Ketua NUA Fazal Ghani Kakar.
“NU di Afghanistan, telah menyatukan lebih dari 6000 ulama setempat dan berperan dalam meredakan konflik yang sebelumnya sulit dihentikan di Afghanistan. Kini jika kita melihat berita tentang Afghanistan, bukan lagi tentang perang atau konflik antarsuku, tetapi tentang upaya serius pemerintah menghadang terorisme dan sikap ulama setempat yang menolak radikalisme,” papar Juri.
Sebelumnya, pada Rabu (4/5/2016) lalu, Ketua NUA Fazal Ghani Kakar diundang dalam diskusi yang digelar PCNU Kota Bogor, tentang Dinamika Islam global dan peran NU di Afghanistan.
Dalam diskusi tersebut, Fazal mengakui bahwa ia dan para ulama setempat mengadopsi prinsip dan ajaran NU di Indonesia, setelah pihaknya berkunjung dan mempelajari pola dakwah para ulama NU di Indonesia. Tak hanya itu, NUA juga mengirimkan para pelajarnya untuk bermukim mengaji di pesantren dan kuliah di sejumlah Perguruan Tinggi NU di Jakarta.
 
“Kehadiran NU di Afghanistan diharapkan menjadi sebuah oase di tengah-tengah keinginan rakyat Afghanistan yang cinta damai, dan umumnya menganut ajaran Ahlussunah wal Jamaah,” kata Fazal.
Dia berpendapat NU Afghanistan bisa mencontoh NU di Indonesia, yang katanya telah menjadi “jiwa bangsa” (jiwa bangsa Indonesia). Dia ingin NU di Afghanistan menjadi organisasi besar yang dihormati peran karena semangatnya untuk menyampaikan pesan perdamaian, solidaritas dan kemanusiaan. Red: Mukafi Niam

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Harlah 92 dengan Gowes Bangkalan-Jombang, GP Ansor Jadi Hub Anak Muda Jelajahi Sejarah Ulama

    Peringati Harlah 92 dengan Gowes Bangkalan-Jombang, GP Ansor Jadi Hub Anak Muda Jelajahi Sejarah Ulama

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jombang – Gerakan Pemuda Ansor kembali meneguhkan khidmatnya kepada umat dan bangsa melalui kegiatan gowes ziarah dari Bangkalan menuju Jombang, menempuh jarak sekitar 123 kilometer melintasi enam kabupaten/kota. Kegiatan bertajuk Ziarah Akbar & SEPEDA (Satukan Energi Pemuda Indonesia) ini menjadi bagian dari rangkaian Harlah ke-92 GP Ansor. Ribuan peserta ambil bagian, terdiri dari kader Ansor, […]

  • MWCNU Kutoarjo Bersholawat: Menyemai Spirit Keulamaan, Merawat Tradisi Keilmuan

    MWCNU Kutoarjo Bersholawat: Menyemai Spirit Keulamaan, Merawat Tradisi Keilmuan

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kutoarjo menggelar kegiatan MWCNU Kutoarjo Bersholawat yang berlangsung khidmat dan penuh nilai spiritual di Aula Kantor MWCNU Kutoarjo, Jalan Tentara Pelajar Km1, Katerban, Kutoarjo. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus MWCNU Kutoarjo, pengurus ranting se-Kecamatan Kutoarjo, serta ratusan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru Kutoarjo. Menggandeng Majelis Sholawat asuhan Habib Utsman […]

  • NGERINYA BUNUH DIRI

    NGERINYA BUNUH DIRI

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kisah Sahabat Nabi yang Masuk Neraka saat Perang Uhud Ibnu Ishaq berkata bahwa Ashim bin Umar bin Qatadah bercerita kepadanya, “Telah datang kepada kami seorang lelaki yang tak kami ketahui siapa ia, tetapi ada yang mengatakan bahwa namanya Quzman. Jika nama orang ini disebut, Rasulullah SAW bersabda: ‘Dia pasti termasuk penghuni neraka.’ Sewaktu meletusnya Perang […]

  • MWC NU Bruno Resmikan Selapanan Gabungan NU dan Banom di Puncak Harlah 1 Abad NU

    MWC NU Bruno Resmikan Selapanan Gabungan NU dan Banom di Puncak Harlah 1 Abad NU

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MWC NU Bruno gelar slapanan gabungan NU dan banom bertepatan Harlah 1 abad NU, perkuat sinergi organisasi dan arah pergerakan ke depan.

  • Selapanan NU Ranting Kaliwungu: Jelaskan Barokahnya Berkhidmah dan Membaca Sholawat

    Selapanan NU Ranting Kaliwungu: Jelaskan Barokahnya Berkhidmah dan Membaca Sholawat

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Purworejo, 9 Juli 2023 – Pengajian rutin selapanan Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kaliwungu kembali digelar dengan semarak di Desa Kaliwungu, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Acara yang dihadiri oleh kepengurusan NU Ranting Kaliwungu dan berbagai banom (badan otonom) NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, dan IPPNU ini menjadi momen yang penuh berkah bagi seluruh peserta. Penceramah […]

  • Khabib Anwar: Momentum Kita Untuk Lebih Baik Lagi

    Khabib Anwar: Momentum Kita Untuk Lebih Baik Lagi

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Surato
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Ansor Purworejo akan mengadakan Rapat Kerja Tahunan pada ahad besok (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kalimiru, Bayan. Yang menjadi istimewa, rapat kerja ini berdekatan dengan peringatan hari lahir NU yang ke 95 atau ke 98 dalam kalender Hijriyah. Menurut ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, Sahabat Khabib Anwar, momen spesial ini memberikan spirit yang […]

expand_less