Breaking News
light_mode
Trending Tags

ISOMIL, Sarana Diplomasi untuk Damaikan Konflik di Dunia Islam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
  • visibility 411
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Konflik yang tak henti melanda sejumlah negara di Timur Tengah dan sejumlah negara Asia, seperti di Suriah, Palestina, Afghanistan dan Filipina, menjadi keprihatinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebagai ikhtiar mendamaikan berbagai konflik tersebut, PBNU menggelar International Summit of The Moderate Islamic Leader (ISOMIL) sebagai sarana diplomasi bagi negara Islam yang sedang dilanda konflik.
“Indonesia sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, serta posisinya yang netral dalam berbagai konflik internasional. NU juga punya pengalaman dalam resolusi sejumlah konflik di dalam dan luar negeri, termasuk di Afghanistan,” ujar Ketua Panitia ISOMIL, Imam Aziz, Jumat (6/5/2016).
Kemelut konflik di Timur Tengah menurut Imam, bersumber dari radikalisme yang kemudian menyebar ke seluruh dunia. Radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam, kata Imam, akan terus tumbuh dan menyebar di berbagai tempat, membuat berbagai konflik sulit terselesaikan.
“Di sinilah peran aktif Indonesia dalam menjalankan diplomasi internasional sangat diharapkan banyak pihak. Karena itu NU, menginisiasi pertemuan para pemimpin dunia Islam, dalam kegiatan ISOMIL. Kami berharap, dari pertemuan ini lahir resolusi dan kesepakatan antarnegara berpenduduk Muslim untuk bersama-sama mengakhiri konflik dengan mencegah penyebaran radikalisme,” tandasnya.
NU, kata Imam, akan mendorong peran aktif para ulama dan tokoh masyarakat dari negara-negara peserta ISOMIL untuk mengembangkan pemahaman keagamaan Islam yang moderat dan menggalang konsolidasi global para ulama dan umat Islam untuk menginisiasi perdamaian.
 
Ketua Lajnah Ta’lif wan Nasyr PBNU yang juga Koordinator Media ISOMIL, Juri Ardiantoro menambahkan, melalui kegiatan ini, Nahdlatul Ulama (NU) dan kalangan Islam moderat lainnya ditantang untuk menegaskan interpretasi yang benar, argumentatif dan kokoh, untuk menolak ideologi radikal. 
“Bersama ulama moderat seluruh dunia, NU dituntut untuk menjernihkan, mana tafsir yang harus ditolak dan mana yang harus dikembangkan. Kemudian mengajak seluruh dunia untuk mendukung tafsir kalangan moderat dan memarginalkan tafsir radikalisme,” paparnya.
 
Pengalaman NU dalam menangani konflik keagamaan di luar negeri, telah terbukti, di antaranya dengan terbentuknya organisasi NU Afghanistan (NUA) pada tahun 2014, yang kini telah berkembang dan berdiri di 22 Provinsi di negara tersebut. Ketua NUA Fazal Ghani Kakar.
“NU di Afghanistan, telah menyatukan lebih dari 6000 ulama setempat dan berperan dalam meredakan konflik yang sebelumnya sulit dihentikan di Afghanistan. Kini jika kita melihat berita tentang Afghanistan, bukan lagi tentang perang atau konflik antarsuku, tetapi tentang upaya serius pemerintah menghadang terorisme dan sikap ulama setempat yang menolak radikalisme,” papar Juri.
Sebelumnya, pada Rabu (4/5/2016) lalu, Ketua NUA Fazal Ghani Kakar diundang dalam diskusi yang digelar PCNU Kota Bogor, tentang Dinamika Islam global dan peran NU di Afghanistan.
Dalam diskusi tersebut, Fazal mengakui bahwa ia dan para ulama setempat mengadopsi prinsip dan ajaran NU di Indonesia, setelah pihaknya berkunjung dan mempelajari pola dakwah para ulama NU di Indonesia. Tak hanya itu, NUA juga mengirimkan para pelajarnya untuk bermukim mengaji di pesantren dan kuliah di sejumlah Perguruan Tinggi NU di Jakarta.
 
“Kehadiran NU di Afghanistan diharapkan menjadi sebuah oase di tengah-tengah keinginan rakyat Afghanistan yang cinta damai, dan umumnya menganut ajaran Ahlussunah wal Jamaah,” kata Fazal.
Dia berpendapat NU Afghanistan bisa mencontoh NU di Indonesia, yang katanya telah menjadi “jiwa bangsa” (jiwa bangsa Indonesia). Dia ingin NU di Afghanistan menjadi organisasi besar yang dihormati peran karena semangatnya untuk menyampaikan pesan perdamaian, solidaritas dan kemanusiaan. Red: Mukafi Niam

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC Fatayat Purworejo Adakan LKD Zona 4 di Pituruh

    PC Fatayat Purworejo Adakan LKD Zona 4 di Pituruh

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 813
    • 0Komentar

    MEGULUNGKIDUL, – Sebanyak 162 peserta kader Fatayat Nahdlatul ‘Ulama, mengikuti kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) Fatayat NU se-Kabupaten Purworejo yang digelar secara serentak pada tanggal 28 Desember sampai 29 Desember 2019. Pimpinan Anak Cabang Fatayat Nahdlatul ‘Ulama Kecamatan Pituruh menjadi tuan rumah Latihan Kader Dasar Fatayat NU Zona 4 yang diikuti perwakilan peserta dari PAC […]

  • New Normal, GP Ansor Bersinergi Dengan DrW Skincare Peduli Bagi 5000 Masker ke Pesantren

    New Normal, GP Ansor Bersinergi Dengan DrW Skincare Peduli Bagi 5000 Masker ke Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.960
    • 1Komentar

    PURWOREJO – Sabtu, 13 Juni 2020, Gerakan Ansor Peduli dan Majlis Dzikir dan Sholawar Rijalul Ansor bidang hubungan antar pesantren mengadakan kegiatan berbagi 5000 Masker dan 100 drigen Handgel Sanitaizer hasil pengumpulan donasi dari DRW Skincare Purworejo. Ketua PC GP Ansor Purworejo, Habib Anwar menyampaikan bahwa dalam kondisi seperti sekarang ini penting kita terus bersama-sama […]

  • MWC NU Kecamatan Bayan Gelar Konferensi Pemilihan Pengurus Baru

    MWC NU Kecamatan Bayan Gelar Konferensi Pemilihan Pengurus Baru

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Bulan ini terasa istimewa bagi warga Nahdliyyin di Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sebab pada hari ini, minggu (1/8) MWC NU Kecamatan Bayan menyelenggarakan Konferensi MWCNU di Ponpes Al Hamidiyyah Sucenjuru Tengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Konferensi yang bertemakan “Merawat Tradisi, Menguatkan Jati Diri, Menuju Organisasi yang Berwibawa dan Mandiri” ini […]

  • Al-Syami Kecam Tindakan Repressif Assad

    Al-Syami Kecam Tindakan Repressif Assad

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 1Komentar

    Jakarta, NU Online Ikatan Alumni Suriah (Syam) Indonesia (Al-Syami) mengimbau umat Islam senantiasa melihat konflik di Suriah secara objektif dan tidak terjebak pada subjektivitas kelompok agama atau pendukung pemerintahan Suriah. “Dunia Islam hendaknya melihat kerangka konflik dengan obyektivitas persatuan umat muslim, bukan kepentingan suatu negara tertentu, sekte, atau golongan,” ujar M. Najih Arromadloni, Sekretaris al-Syami, […]

  • Rakernas LBH Ansor: Tegakkan Yang Adil Untuk Semua

    Rakernas LBH Ansor: Tegakkan Yang Adil Untuk Semua

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 720
    • 1Komentar

    Rakernas PP LBH Ansor yang diselenggarakan mulai hari ini, Jum’at (26/2) di Quest Hotel, Semarang, mengangkat tema “Tegakkan Yang Adil Untuk Semua”. Menurut ketua PP LBH Ansor Abdul Qodir, S.H., M.A, tema ini merupakan semangat LBH Ansor agar bisa bermanfaat seluas-luasnya dan bisa memberikan pendampingan hukum secara gratis ke semua orang. “Tema rakernas kali ini, […]

  • Organisasi dan Kepemimpinan

    Organisasi dan Kepemimpinan

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Masagoez
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Organisasi adalah dunia kita. Tempat kita berteduh, tempat kita bekerja, dan tempat kita berkontribusi. Kepemimpinan dan organisasi adalah dua hal yang tak terpisahkan, organisasi melatih kepemimpinan, dan kepemimpinan menjamin keberlangsungan organisasi. Meskipun sebuah organisasi memiliki sistem yang sangat baik, namun jika kebersamaan orang-orang di dalamnya memudar, maka lambat laun organisasi tersebut juga akan ikut memudar juga. Perubahan […]

expand_less