Breaking News
light_mode
Trending Tags

Yai Abdullah Ubaid, Pemuda Istimewa

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
  • visibility 984
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KH Abdullah Ubaid termasuk sosok yang telah menunjukkan keistimewaannya sejak muda. Sosok ulama yang satu ini digolongkan sebagai salah seorang tokoh pemuda yang mendahului zamannya. Keistimewaannya terlihat ketika menjadi satu-satunya mubaligh yang mendapat kesempatan mengisi pengajian rutin di NIROM, radio milik Pemerintah Hindia Belanda.

Abdullah Ubaid lahir di Kawatan V Surabaya, pada hari Jumat 4 Jumada al-Tsaniyah 1318 H/ 1899 M. Ia adalah anak kedua dari pasangan Muhammad Ali bin Kiai Muhyiddin (Surabaya) bin Raden Onggo Yogyakarta dengan Syafi’ah binti Kiai Yasin, Pasuruan.

Kiai Muhammad Ali, ayah dari Abdullah Ubaid, dikenal sebagai ualam ternama di Surabaya. Kiai Ali wafat ketika Abdullah Ubaid masih berumur sebelas tahun. Kemudian Abdullah Ubaid diasuh oleh KH M. Yasin, Pasuruan, sahabat karib ayahnya, ayah angkat yang kelak menjadi mertuanya.

Pendidikan formal pertama didapat dari Madrasah Al-Chairiyah. Setamat dari madrasah tersebut, Ubaid kembali ke Pasuruan belajar kitab pada ayah angkatnya. Kemudian pada usia 14 tahun ia dikirim ke Tebuireng, bersama dengan putra Kiai Yasin, Muhammad, untuk meneruskan pendidikan pada Hadhratusysyaikh KH Hasyim Asy’ari. 

Di Tebuirenglah Abdullah Ubaid berteman akrab dengan Mahfudz Siddiq dari Jember, seorang pemuda yang kemudian hari dikenal sebagai penggerak NU lewat majalah dan organisasi kepemudaan.

Sekembalinya dari Tebuireng, tahun 1919 dia diangkat menjadi guru di Madrasah Nahdlatul Wathan dan juga diminta mengajar di Madrasah Al-Chairiyah, tempat belajar sebelumnya, yang bahasa pengantarnya menggunakan bahasa Arab.

Abdullah Ubaid mampu memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan Nahdlatul Wathan, ketika ia berperan di dalamnya baik sebagai guru maupun sebagai penggeraknya yang dapat membuka cabang-cabang di beberapa kota di luar Surabaya.

Mendirikan Ansor

Nama-nama seperti Abdullah Ubaid, Mahfudz Siddiq, dan Thohir Bakri tak dapat dipisahkan dari pendirian Ansor. Organisasi tersebut semula bernama Syubbanul Wathan yang didirikan pada tahun 1924. Kemudian pada tahun 1932 berubah menjadi BANO (Barisan Ansor Nahdlatul Oelama), yang kemudian menjadi ANO (Ansor Nahdlatul Oelama), dan seterusnya GP( Gerakan Pemuda) Ansor, hingga sekarang.

Peran utama Ansor pada saat itu, yakni membangun dan membangkitkan semangat pemuda untuk bersama-sama dengan pemuda kekuatan bangsa lainnya, mempersatukan kekuatan pemuda untuk memperjuangkan hak-haknya yang terjajah di negerinya sendiri.

Ansor Nahdlatul Oelama (ANO), adalah nama atas saran KH. Abdul Wahab. Nama ini menurutnya diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad Saw. kepada penduduk Madinah (kaum Ansorin) yang telah berjasa dalam membela dan ikut serta dalam perjuangan dan menegakan agama kaum muhajirin (Islam). Pengorbanan lahir maupun batin, mereka tampil sebagai pejuang yang tangguh dalam membela dan membentengi perjuangan Islam.

Kaum Ansor, berarti kaum asli pribumi, yang tak boleh meninggalkan karakter dan tradisi-tradisi arifnya, tetapi juga harus mau merima yang baik dari luar, yaitu dari kaum muhajirin (Makkah). Diktum ini kemudian dikenal luas oleh Nahdliyin dengan al-muhafadzah ala qadim as-shalih wal-akhdzu bil jadid al-ashlah (menjaga tradisi yang baik, dan mengambil baru yang baik). 

Wafat dalam usia muda

Dalam kehidupan manusia, Ada orang yang hidupnya singkat, tapi penuh berkah dan manfaat. Adapula orang yang usianya panjang, tapi kurang bermanfaat. Abdullah Ubaid termasuk dalam kelompok yang pertama. Beliau meskipun diberi usia yang relatif singkat, namun mampu memanfaatkannya sebaik mungkin.

Kiai Abdullah Ubaid wafat dalam usia muda (39 tahun), beliau meninggalkan seorang istri dan tujuh putra-putrinya yang masih kecil-kecil. Anak bungsunya, Ali Ubaid, sewaktu ditinggal ayahnya, baru berusia 33 hari. Putra-putrinya yang masing-masing Nadzifah (meninggal ketika kecil), Anisah (meninggal menjelang nikah) Lutfi (meninggal ketika kecil), M. Yunus Ubaid (pensiunan perwira Angkatan Udara, tinggal di Singasari, Malang), KH Zakky Ubaid (Mustasyar NU Pasuruan), KH Shobih Ubaid (Jakarta), dan KH Ali Ubaid (Jakarta).

Sejak peristiwa terjatuh bersama motornya, usai mengikuti Muktamar NU ke-13 di Menes, Banten, Jawa Barat yang berlangsung 16 Juni 1938, kondisi kesehatan Kiai Abdullah terus menurun. 

Pada hari Kamis 20 Jumada al-Tsaniyah 1357 H bertepatan dengan 8 Agustus 1938, Kiai Abdullah Ubaid berpulang ke rahmatullah, hingga wafatnya, Abdullah Ubaid masih menjabat Voorzetter HBNO, Vice Voorzetter PBANO, A’wan Dakwah HBNO, Administrateur Majalah Berita Nahdlatul Oelama, dan masih banyak lagi jabatan lainnya. (Aji Najmudin, Sumber Saifudin Zuhri, Guruku orang-orang dari pesantren dan Saifullah Ma’shum, Karisma Ulama Kehidupan Ringkas 26 Tokoh NU)

Artikel asli: https://www.nu.or.id/post/read/42566/sepenggal-kisah-abdullah-ubaid

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baanar Purworejo: Perbanyak Sholawat Insya Alloh Terhindar Dari Narkoba

    Baanar Purworejo: Perbanyak Sholawat Insya Alloh Terhindar Dari Narkoba

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Hari ini, 26 Juni 2020 diperingati sebagai hari Anti Narkotika Internasional. Seperti kita tahu, narkotika menjadi salah satu ancaman yang nyata dan berbahaya di tengah-tengah generasi bangsa kita saat ini. Hal ini tak luput dari perhatian Baanar (Badan Ansor Anti-Narkoba) Purworejo yang di kepalai oleh Gus Naufal Abdillah. Melalui pesan singkat dan grup whatsapp Gus […]

  • Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Purworejo Masa Khidmat 2025–2030 “Menguatkan Khidmat Jam’iyyah, Mewujudkan Kemandirian Berjamaah”

    Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Purworejo Masa Khidmat 2025–2030 “Menguatkan Khidmat Jam’iyyah, Mewujudkan Kemandirian Berjamaah”

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 217
    • 3Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Pendapa Agung Kabupaten Purworejo, Minggu (11/5/2025). Dalam pelantikan tersebut, KH R Dawud Maskuri dikukuhkan sebagai Rais Syuriah dan KH Muhammad Haekal sebagai Ketua Tanfidziyah. Acara pelantikan dilanjutkan dengan pelantikan lembaga-lembaga dan badan khusus di […]

  • Sinergi Dengan Ansor, DRW Raih Rekor MURI

    Sinergi Dengan Ansor, DRW Raih Rekor MURI

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    DRW Skincare Indonesia berhasil meraih penghargaan MURI (Museum Rekor Dunia-Indonesia) dengan rekor pembagian paket sembako terbanyak di seluruh wilayah Indonesia secara serentak dalam satu hari. Penghargaan diserahterimakan oleh perwakilan MURI, Sri Widayati, kepada dr Wahyu Triasmara, founder DRW Skincare, Sabtu (23/04) di Ganesha Convention Hall, Purworejo. Pada momen ramadhan kali ini Drw skincare membagikan sebanyak […]

  • 7 Arahan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo – KH Khabib Anwar

    7 Arahan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo – KH Khabib Anwar

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Disampaikan saat Rakor dengan Pimpinan Anak Cabang Se Kabupaten Purworejo 25 Juni 2023 Pada kesempatan ini, saya sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, ingin menyampaikan beberapa poin penting kepada seluruh anggota GP Ansor di tingkat PC maupun PAC. Adapun tujuan dari beberapa hal ini adalah untuk memperkuat solidaritas organisasi dan mencapai target yang telah […]

  • Ansor Bener Gelar PKD Angkatan Ke 2

    Ansor Bener Gelar PKD Angkatan Ke 2

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 982
    • 0Komentar

    Bener, (ansorpurworejo.org) – Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Bener melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Angkatan Ke-2, di Desa Limbangan Bener yang dimulai pada Jumat (26/3/2021). Hadir dalam kegiatan ini, KH. Rofiq Chusnudin (Ketua MWC NU Bener), Kiai Habib Anwar (Ketua PC GP Ansor Purworejo), R. Muhammad Abdullah (DPRD Dapil 6), Drs. Hammron Rosadi (Ketua LP […]

  • Sinergi Dengan GP Ansor Purworejo, DRW Skincare Indonesia Bagikan 20.000 Paket Sembako

    Sinergi Dengan GP Ansor Purworejo, DRW Skincare Indonesia Bagikan 20.000 Paket Sembako

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 767
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org -DRW Skincare bersinergi dengan Ansor Purworejo Salurkan 20.000 Paket Sembako Untuk Masyarakat. Sembako tersebut merupakan Kado Spesial Ramadhan yang disampaikan kepada masyarakat dari DRW Skincare pada setiap tahunya. Pembagian sembako ini secara serentak saat jelang hari raya idul fitri 1442 H, di 16 Kecamatan Se-kabupaten Purworejo. Sabtu (08/05) Pada Kesempatan ini, Pihak DRW […]

expand_less