Breaking News
light_mode
Trending Tags

ISOMIL, Sarana Diplomasi untuk Damaikan Konflik di Dunia Islam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
  • visibility 385
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Konflik yang tak henti melanda sejumlah negara di Timur Tengah dan sejumlah negara Asia, seperti di Suriah, Palestina, Afghanistan dan Filipina, menjadi keprihatinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebagai ikhtiar mendamaikan berbagai konflik tersebut, PBNU menggelar International Summit of The Moderate Islamic Leader (ISOMIL) sebagai sarana diplomasi bagi negara Islam yang sedang dilanda konflik.
“Indonesia sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, serta posisinya yang netral dalam berbagai konflik internasional. NU juga punya pengalaman dalam resolusi sejumlah konflik di dalam dan luar negeri, termasuk di Afghanistan,” ujar Ketua Panitia ISOMIL, Imam Aziz, Jumat (6/5/2016).
Kemelut konflik di Timur Tengah menurut Imam, bersumber dari radikalisme yang kemudian menyebar ke seluruh dunia. Radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam, kata Imam, akan terus tumbuh dan menyebar di berbagai tempat, membuat berbagai konflik sulit terselesaikan.
“Di sinilah peran aktif Indonesia dalam menjalankan diplomasi internasional sangat diharapkan banyak pihak. Karena itu NU, menginisiasi pertemuan para pemimpin dunia Islam, dalam kegiatan ISOMIL. Kami berharap, dari pertemuan ini lahir resolusi dan kesepakatan antarnegara berpenduduk Muslim untuk bersama-sama mengakhiri konflik dengan mencegah penyebaran radikalisme,” tandasnya.
NU, kata Imam, akan mendorong peran aktif para ulama dan tokoh masyarakat dari negara-negara peserta ISOMIL untuk mengembangkan pemahaman keagamaan Islam yang moderat dan menggalang konsolidasi global para ulama dan umat Islam untuk menginisiasi perdamaian.
 
Ketua Lajnah Ta’lif wan Nasyr PBNU yang juga Koordinator Media ISOMIL, Juri Ardiantoro menambahkan, melalui kegiatan ini, Nahdlatul Ulama (NU) dan kalangan Islam moderat lainnya ditantang untuk menegaskan interpretasi yang benar, argumentatif dan kokoh, untuk menolak ideologi radikal. 
“Bersama ulama moderat seluruh dunia, NU dituntut untuk menjernihkan, mana tafsir yang harus ditolak dan mana yang harus dikembangkan. Kemudian mengajak seluruh dunia untuk mendukung tafsir kalangan moderat dan memarginalkan tafsir radikalisme,” paparnya.
 
Pengalaman NU dalam menangani konflik keagamaan di luar negeri, telah terbukti, di antaranya dengan terbentuknya organisasi NU Afghanistan (NUA) pada tahun 2014, yang kini telah berkembang dan berdiri di 22 Provinsi di negara tersebut. Ketua NUA Fazal Ghani Kakar.
“NU di Afghanistan, telah menyatukan lebih dari 6000 ulama setempat dan berperan dalam meredakan konflik yang sebelumnya sulit dihentikan di Afghanistan. Kini jika kita melihat berita tentang Afghanistan, bukan lagi tentang perang atau konflik antarsuku, tetapi tentang upaya serius pemerintah menghadang terorisme dan sikap ulama setempat yang menolak radikalisme,” papar Juri.
Sebelumnya, pada Rabu (4/5/2016) lalu, Ketua NUA Fazal Ghani Kakar diundang dalam diskusi yang digelar PCNU Kota Bogor, tentang Dinamika Islam global dan peran NU di Afghanistan.
Dalam diskusi tersebut, Fazal mengakui bahwa ia dan para ulama setempat mengadopsi prinsip dan ajaran NU di Indonesia, setelah pihaknya berkunjung dan mempelajari pola dakwah para ulama NU di Indonesia. Tak hanya itu, NUA juga mengirimkan para pelajarnya untuk bermukim mengaji di pesantren dan kuliah di sejumlah Perguruan Tinggi NU di Jakarta.
 
“Kehadiran NU di Afghanistan diharapkan menjadi sebuah oase di tengah-tengah keinginan rakyat Afghanistan yang cinta damai, dan umumnya menganut ajaran Ahlussunah wal Jamaah,” kata Fazal.
Dia berpendapat NU Afghanistan bisa mencontoh NU di Indonesia, yang katanya telah menjadi “jiwa bangsa” (jiwa bangsa Indonesia). Dia ingin NU di Afghanistan menjadi organisasi besar yang dihormati peran karena semangatnya untuk menyampaikan pesan perdamaian, solidaritas dan kemanusiaan. Red: Mukafi Niam

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuluh Agama Islam Bayan Gelar Pelatihan Merangkai Hantaran Pernikahan Diikuti Kader Fatayat

    Penyuluh Agama Islam Bayan Gelar Pelatihan Merangkai Hantaran Pernikahan Diikuti Kader Fatayat

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo, – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bayan menggelar Kegiatan Pelatihan Merangkai Hantaran Pernikahan. Kegiatan penyuluhan ini di ikuti oleh anggota Fatayat di Ranting Pogung Juru Tengah, Bayan, Purworejo sebanyak 60 Orang. Jum’at, 26/08/2022. Program penyuluh agama islam tidak hanya sebatas pada bidang dakwah saja, tetapi juga ada bidang lainya termasuk penyuluhan dalam bidang pemberdayaan […]

  • 17 Ranting Ansor Se Kecamatan Loano Resmi Dilantik

    17 Ranting Ansor Se Kecamatan Loano Resmi Dilantik

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 666
    • 1Komentar

    Sebanyak 17 Ranting PAC GP Ansor Kecamatan Loano resmi di lantik pada Ahad (14/3). Pelantikan dilaksanakan di Musholla Nurul Iman, Desa Kalikalong, Kecamatan Loano. Ketua PAC Ansor Loano, Husni Laiq menuturkan bahwa kegiatan pelantikan ini dilakukan untuk mempersiapkan gerakan pemuda Ansor yang lebih merata di Kecamatan Loano. “Alhamdulillah pengurus PAC selama ini sudah tersusun dari […]

  • Rakercab ke 4 PC GP Ansor Purworejo 2018

    Rakercab ke 4 PC GP Ansor Purworejo 2018

    • calendar_month Kamis, 17 Mei 2018
    • account_circle admin
    • visibility 876
    • 3Komentar

      Rakercab ke 4 PC GP Ansor Purworejo di Gedung Rusunawa PP Asshiddiqiyyah Berjan Purworejo tanggal 21 Januari 2018. Acara dihadiri Ketua Tanfidzyiyyah PC NU Purworejo, KH Hamid AK dan utusan Banom NU dari PC Muslimat , PC Fatayat , PC IPNU dan PC IPPNU. Dihadiri pula lebih dari 125 pengurus PC, Satkorcab, Rijalul Ansor […]

  • Semangat Organisasi Di Era Digital – PAC Ansor Bagelen

    Semangat Organisasi Di Era Digital – PAC Ansor Bagelen

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pemuda Ansor, sebagai sayap organisasi Nahdlatul Ulama (NU), telah lama menjadi garda terdepan dalam membangun semangat organisasi di era digital. Dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, Ansor berhasil memanfaatkan teknologi dan inovasi digital untuk memperkuat peran dan eksistensinya. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana PAC GP Ansor Bagelen secara khusus mampu menjaga semangat […]

  • Asal-Usul Islam di Nusantara

    Asal-Usul Islam di Nusantara

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2016
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Narasi besar Islam yang merentang selama ratusan tahun di bumi Nusantara harus diletakkan sebagai endapan ganjil dari pelbagai unsur yang hiruk. Islam yang kita saksikan sekarang merupakan hasil kloning sempurna dari kultur hibrida, dari lanskap budaya yang berbeda-beda. Maka, ketika belakangan ini mencuat diskursus ‘Islam Nusantara’ yang diwedarkan sebagai bentuk capture identitas dalam konteks sosio-antropologis, […]

  • PCNU Purworejo masa khidmah 2025-2030 Terima SK dari PBNU siap Lanjutkan Program

    PCNU Purworejo masa khidmah 2025-2030 Terima SK dari PBNU siap Lanjutkan Program

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – PCNU Purworejo masa khidmah 2025 – 2030 terima SK dari PBNU, siap melanjutkan khidmah yang bermartabat. Kepengurusan PCNU Purworejo hasil mandataris konfercab PCNU Purworejo 12 Januari 2025 telah terbentuk dan disahkan oleh PBNU , tertanggal sejak 21 Maret 2025. Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris Tim Formatur sekaligus Ketua Tanfidziyah PCNU terpilih H. […]

expand_less