Breaking News
light_mode
Trending Tags

Janganlah Engkau Menodai Agama!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2016
  • visibility 633
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam kitab suci Al-Qur’an, istilah pelecehan agama memang tidak ada. Namun dalam konteks yang sama, ada istilah-istilah tertentu yang bisa dipahami sebagai padanan dari pelecehan. Adapun bahaya tindakan melecehkan itu bukan cuma mengancam mereka yang melecehkan, namun juga merugikan objek, pihak, atau orang yang dilecehkan.
Dalam buku ini, Imanuddin dan Zaenal mengidentifikasi adanya tiga kata atau istilah dalam Al-Qur’an yang bisa dipadankan dengan kata pelecehan. Tiga kata itu bukan cuma berkaitan dengan ajaran agama Islam secara langsung. Namun juga kisah-kisah dari berbagai zaman yang mengeksplorasi tindakan pelecehan berikut bahaya dan bencana yang mengiringinya.
Ketiga kata itu meliputi Huzuw, La’ib, dan Sakhira (hlm.71). Kata Huzuw bisa dipadankan dengan kata mengolok-olok. Namun bisa juga diartikan sebagai gurauan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan dengan tujuan melecehkan.
Kata La’ib bisa diartikan dengan kata bermain atau bermain-main. Namun dalam konteks pelecehan, kata ini bisa diartikan segala aktifitas yang dilakukan bukan pada tempatnya atau untuk tujuan yang tidak benar. Sementara Sakhira adalah mengejek  (hlm.78-86). Yaitu, menjadikan suatu agama berikut ajaran dan pemeluknya sebagai bahan ejekan yang berorientasi merendahkan atau meremehkan.
Bentuk-bentuk pelecehan agama memang banyak ragamnya. Ada pelecehan yang dinyatakan secara verbal, ada pula yang non-verbal. Pelecehan yang berbentuk verbal, cenderung mudah diketahui oleh pihak yang menjadi korban pelecehan secara langsung. Namun tidak demikian pada pelecehan berbentuk non-verbal. Terkadang, malah pihak atau orang ketigalah yang justru mengetahui lebih dahulu adanya tindak pelecehan agama.
Buku ini bukan hanya menyajikan bahasan seputar pelecehan agama secara langsung. Namun juga membahas pelecehan agama yang bermula dari pelecehan terhadap ajaran, pemeluk, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan suatu agama. Karena buku ini berangkat dari wawasan Al-Qur’an, maka secara tidak langsung, buku ini menitik-tekankan bahasan pada larangan keras bagi umat Islam yang ingin melecehkan agama Islam maupun agama lain.
Sebagai bangsa Indonesia yang di dalamnya terdapat berbagai pemeluk agama dan keyakinan, sudah semestinya bagi kita untuk tetap saling menghormati dan tenggang-rasa. Khususnya seputar keberagamaan dan keberagaman. Sebab dengan menahan diri dan minat dari melecehkan agama lain, kedamaian akan mudah terbentuk dan terjaga dengan sendirinya. Selanjutnya, kita bisa beribadah dengan tenang dan nyaman sesuai agama dan keyakinan masing-masing. 

Info Buku
Judul              : Jangan Nodai Agama: Wawasan Al-Qur’an tentang Pelecehan Agama
Penulis          : Imanuddin bin Syamsuri, Lc. MA dan M. Zaenal Arifin, MA
Penerbit        : Pustaka Pelajar, Yogyakarta
Cetakan         : I (pertama), 2015
Tebal              : xviii+190 halaman
ISBN               : 978-602-229-457-3

Peresensi
Muhammad Ghannoe

Aktif di komunitas Nandha, Bantul.

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

  • www.binance.info注册

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas31 Mei 2026 11:29 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas

    Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 1Komentar

    Kader GP Ansor Purworejo diharapkan menjadi pelopor dalam melakukan perubahan sosial. Guna menyikapi arus globalisasi, Ansor juga diharapkan menjaga moral anak bangsa. mereka perlu berupaya lebih keras untuk mencegah peredaran narkoba dan pergaulan bebas yang mendera generasi muda saat ini. Menurut Ketua GP Ansor Purworejo KH Muhamad Haekal pada pelantikan GP Ansor Pituruh di desa […]

  • PCNU Purworejo Bangun Gedung di Lugosobo

    PCNU Purworejo Bangun Gedung di Lugosobo

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 677
    • 3Komentar

    GEBANG, ansorpurworejo.org – Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung PCNU Kabupaten Purworejo, yang berlokasi di Lugosobo, Kamis (19/08/2021). Hadir dalam acara ini Ketua DPRD Dion Agasi Setyabudi SIKom MSi, Pengurus NU Kabupaten Purworejo, dan sejumlah ulama dan kyai setempat . Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama telah […]

  • Sholawat Bersama Gandrung Nabi, MWCNU Kecamatan Purworejo Tutup Rangkaian Hari Santri

    Sholawat Bersama Gandrung Nabi, MWCNU Kecamatan Purworejo Tutup Rangkaian Hari Santri

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2023 digelar di Alun-Alun Cangkrep Lor, Halaman Kecamatan Purworejo pada 15 November 2023. Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purworejo, H Muhammad Haekal, menyatakan bahwa kegiatan ini menandai akhir rangkaian acara yang bertujuan memeriahkan HSN. “Untuk menyampaikan pesan kuat kepada masyarakat di Kecamatan Purworejo dan […]

  • Songsong Satu Abad NU, Ribuan Fatayat Purworejo Apel di Alun-alun

    Songsong Satu Abad NU, Ribuan Fatayat Purworejo Apel di Alun-alun

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 2Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Sebanyak 5100 anggota Fatayat NU (Nahdlatul Ulama) se-Kabupaten Purworejo berkumpul di Alun-alun besar Purworejo, Minggu (06/11/2022), untuk mengikuti apel kader dalam rangka menyongsong satu abad NU pada bulan Februari 2023 mendatang. Agenda apel kader memiliki sejumlah rangkaian kegiatan seperti senam sehat, apel, hingga jalan sehat. Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk memperingati […]

  • MWC NU Kemiri Gelar Rapat Pleno PAW Usai Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Dilantik sebagai Pengurus PCNU Purworejo

    MWC NU Kemiri Gelar Rapat Pleno PAW Usai Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Dilantik sebagai Pengurus PCNU Purworejo

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 305
    • 1Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kemiri menggelar Rapat Pleno Pergantian Antar Waktu (PAW) di Sanggar Ngelmu Elkaropi, Desa Kerep, Kecamatan Kemiri, pada Jumat (16/05/2025). Agenda ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari perubahan struktur kepengurusan akibat adanya rangkap jabatan dan salah satu pengurus untuk melaksanakan ibadah haji. Pelaksanaan PAW mengacu pada Peraturan Perkumpulan […]

  • NU dan Kebangkitan Pemuda

    NU dan Kebangkitan Pemuda

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 625
    • 0Komentar

    Oleh Imam Nahrawi Nahdlatul Ulama telah memasuki umur ke-91 pada 31 Januari 2017. Sebuah usia yang cukup sepuh dan tentu menyimpan banyak pengalaman dalam bentang perjuangan bangsa Indonesia selama ini. Sebagai ormas terbesar NU terbukti sudah memainkan peran-peran penting dalam usaha mewujudkan kedaulatan dan keutuhan negeri ini. Jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1916, […]

expand_less