Breaking News
light_mode
Trending Tags

5 Pelajaran Penting dari Savic Ali tentang Demokratisasi Pengetahuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 369
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

1. Pendahuluan: Harga Sebuah Halaman
Di era sebelum internet, akses terhadap ilmu pengetahuan bukan hanya dibatasi oleh kemampuan intelektual, tetapi juga oleh kondisi ekonomi. Bagi seorang santri dari desa pesisir di Pati seperti Savic Ali—yang kini dikenal sebagai Direktur NU Online dan salah satu tokoh Islam moderat digital—mencari ilmu membutuhkan perjuangan yang nyata.

Pada masa itu, uang saku bulanannya sekitar 50 ribu rupiah hanya cukup untuk kebutuhan dasar.
Sementara satu buku bisa berharga 7 ribu rupiah, hampir 15% dari total uang sakunya.

2. Pelajaran Pertama: Paradoks “Menulis untuk Membaca”
Pendidikan awal Savic Ali di Pesantren Mathali’ul Falah di bawah asuhan Kiai Sahal Mahfudz dibentuk oleh tradisi kitab kuning, hafalan, dan disiplin intelektual pesantren.

“Saya harus bisa menulis di koran supaya dapat honorarium, baru kemudian bisa membeli buku.”

Hari ini situasinya terbalik. Hambatan terbesar bukan lagi harga buku, melainkan kemampuan untuk tetap disiplin di tengah banjir informasi.

3. Pelajaran Kedua: Strategi “Ibtidaiyah” untuk Merebut Ruang Digital
NU Online akhirnya membangun “pintu masuk” dakwah digital melalui konten dasar keislaman. Dengan menguasai pencarian-pencarian populer itu, NU berhasil mencegah banyak orang jatuh ke ekosistem ekstremisme digital.

4. Pelajaran Ketiga: Internet sebagai Penyama Kesempatan
Internet telah mengubah ilmu dari barang eksklusif menjadi sumber daya publik.

5. Pelajaran Keempat: Model Gus Dur dan Dualitas Intelektual
Gus Dur tidak hanya hidup dalam tradisi, tetapi juga mampu menerjemahkan dunia pesantren kepada masyarakat global melalui perspektif sosiologi dan sejarah.

6. Pelajaran Kelima: Dakwah Saja Tidak Cukup
Generasi muda harus menguasai teknologi, ilmu terapan, dan manajemen organisasi agar potensi besar umat bisa menjadi kekuatan nyata.

7. Penutup: Tanggung Jawab Generasi Terkoneksi
“Di zaman ketika ilmu pengetahuan lebih murah dari secangkir kopi, apa alasan kita untuk tetap berhenti berkembang?”

Sumber: https://youtu.be/NBm-UmJ3CHg?si=kMQrT1mWFJABaMQH

Kontributor: Naim

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

  • betslot88

    [8768]Betslot88: Login Resmi Link Alternatif & Slot Gacor Hari Ini,Betslot88 menyediakan akses mudah lewat link alternatif terbaru dengan deposit Dana tanpa potongan. Temukan panduan cara main slot online dan daftar sekarang juga. visit: betslot88

    Balas20 Agustus 2026 3:07 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Munculkan Ketua Ranting Baru, Ranting Ansor Girijoyo siap Berkhidmah

    Munculkan Ketua Ranting Baru, Ranting Ansor Girijoyo siap Berkhidmah

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Rapat Anggota Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda Ansor Girijoyo. Rapat Anggota merupakan forum tertinggi di tingkatan Ranting Ansor. Rapat Anggota dilakukan untuk reorganisasi kepengurusan ranting Ansor. Bertempat di serambi Masjid Babul Muadhom Girijoyo, Sabtu (13/11/2021) malam Hadir dalam kesempatan ini Kepala Desa beserta jajarannya, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Girijoyo, dan Peserta Rapat […]

  • KONFERANCAB GP ANSOR Kecamatan Bagelen Tahun 2025

    KONFERANCAB GP ANSOR Kecamatan Bagelen Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 197
    • 1Komentar

    Pada tanggal 20 Januari 2025, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Bagelen sukses menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) di Aula MWC NU Bagelen. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus GP Ansor, Banser, serta perwakilan Pimpinan Ranting se-Kecamatan Bagelen. Dalam Konferancab tersebut, melalui proses musyawarah mufakat, terpilih Saudara Muh Mustajib sebagai Ketua PAC […]

  • MWC NU Kemiri Gelar Rapat Pleno PAW Usai Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Dilantik sebagai Pengurus PCNU Purworejo

    MWC NU Kemiri Gelar Rapat Pleno PAW Usai Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Dilantik sebagai Pengurus PCNU Purworejo

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 276
    • 1Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kemiri menggelar Rapat Pleno Pergantian Antar Waktu (PAW) di Sanggar Ngelmu Elkaropi, Desa Kerep, Kecamatan Kemiri, pada Jumat (16/05/2025). Agenda ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari perubahan struktur kepengurusan akibat adanya rangkap jabatan dan salah satu pengurus untuk melaksanakan ibadah haji. Pelaksanaan PAW mengacu pada Peraturan Perkumpulan […]

  • Muslimat NU Purworejo Perkuat Konsolidasi Lewat Turba di Kemiri Kidul

    Muslimat NU Purworejo Perkuat Konsolidasi Lewat Turba di Kemiri Kidul

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan turun ke bawah (turba) sekaligus pertemuan rutin dua bulanan sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi. Agenda ini menjadi forum silaturahmi dan koordinasi antara pengurus tingkat kabupaten bersama pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting guna menyelaraskan program kerja serta memperkokoh peran organisasi […]

  • Ansor dan Strategi Kebudayaan NU

    Ansor dan Strategi Kebudayaan NU

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Berbicara generasi muda NU, tidak hanya berbicara mengenai masa lalu, dan kini, tetapi juga berbicara dan merencanakan masa depan. Tidak hanya 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 50 tahun namun juga 100 tahun atau 200 tahun ke depan. Generasi muda NU adalah lintasan waktu tak terbatas. Bagaimana jadinya, jika waktu yang tak terbatas itu dibiarkan […]

  • Merti Desa Pangenrejo, Gus Ahil Ajak Warga Syukuri Nikmat dan Istiqomah Bersholawat

    Merti Desa Pangenrejo, Gus Ahil Ajak Warga Syukuri Nikmat dan Istiqomah Bersholawat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Akhmad Najeh
    • visibility 182
    • 6Komentar

    PURWOREJO – Ketua GP Ansor Kabupaten Purworejo, KH Tashilul Manasik atau Gus Ahil, menghadiri peringatan Merti Desa Pangenrejo yang digelar di lapangan Balai Desa Pangenrejo, Sabtu (17/01/2026). Acara diisi dengan sholawat bersama sebagai wujud syukur dan silaturahmi warga. Dalam tausiyahnya, Gus Ahil menekankan pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT. “Nikmat itu bermacam-macam, ada nikmat sehat dan […]

expand_less