Breaking News
light_mode
Trending Tags

Al-Syami Ungkap 10 Fakta Suriah yang Ditutup-tutupi Media Takfiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
  • visibility 343
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Ikatan Alumni Suriah (Syam) Indonesia (Al-Syami) mengungkap 10 fakta tentang Suriah yang selalu ditutup-tutupi oleh media-media takfiri di tanah air. Sekretaris Al-Syami Muhammad Najih Arromadloni menjelaskan bahwa pihaknya mempunyai tanggung jawab untuk meluruskan kebohongan-kebohongan publik dan data-data manipulatif yang diakibatkan oleh fabrikasi media-media tersebut.
“Seperti pada Rabu, 11 Mei 2016 kemarin, Al-Syami juga menjelaskan fakta-fakta tersebut dalam diskusi publik di Fakultas Hukum UGM,” jelas Najih kepada NU Online, Sabtu (14/5).
Berikut 10 fakta tentang Suriah yang berhasil diungkap oleh Al-Syami, yang merujuk pada salah satu tulisan di Kompasiana:
1. Pemerintah Suriah tidak pernah membantai Sunni. Hasil pemilu presiden Suriah yang diawasi lembaga-lembaga independen Juni 2014 kemarin, Assad terpilih kembali dengan perolehan 88.7 persen suara rakyat. Sedangkan kaum Sunni itu mayoritas (74 persen) di Suriah. Itu artinya mayoritas mutlak rakyat Suriah yang Sunni dan apapun latarnya masih mencintai Assad. Itu yang selalu ditutupi media-media Takfiri. Jika Assad adalah pembantai Sunni, mungkinkah mayoritas rakyatnya yang Sunni tersebut memilih dia?
2. Satu lagi propaganda murahan yang menyebut Rezim Suriah adalah Rezim Syi’ah. Faktanya, Mayoritas kabinet pemerintahan di Suriah diisi oleh orang-orang Sunni. Jabatan-jabatan penting seperti Wakil Presiden, Wakil Presiden 1, Perdana Menteri, Deputi Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, Menteri Informasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dll diisi orang-orang Sunni. Grand Mufti resmi Suriah Syekh Ahmad Badruddin Hassun pun seorang ulama besar Sunni. Bahkan istri Bashar yaitu Asma al Assad adalah seorang Muslimah Sunni dari Homs. Ini semua adalah fakta-fakta yang selalu ditutupi media-media radikal tanah air.
3. Dan (lagi) fakta yang selalu ditutupi mereka, para pemberontak di Suriah mayoritas bukanlah rakyat Suriah, tapi para militan takfiri asing yang datang dari 83 negara (termasuk Indonesia), korban cuci otak sektarian yang rame-rame menginvasi Suriah dengan kedok “jihad”. Bahkan situs SOHR (Syrian Observatory for Human Rights) yang berafiliasi dengan oposisi pun mengakui > 70 persen militan yang memberontak di Suriah adalah para militan asing/jihadis impor (bukan rakyat Suriah).
4. Fitnah-fitnah Assad membantai Sunni baru ditebar 5 tahun terakhir, tepatnya sejak invasi puluhan ribu militan takfiri asing ke Suriah. Faktanya, sebelum itu tidak pernah terdengar isu-isu tersebut. Bashar al Assad sudah berkuasa sejak tahun 2000 dan sampai hari ini Sunni masih mayoritas di Suriah (74 persen). Kalau benar Assad membantai dan menggenosida kaum Sunni Suriah, seharusnya sudah habis semua Sunni di Suriah, wong dia sudah berkuasa 16 tahun. Kenyataannya sampai hari ini Sunni masih mayoritas di Suriah. Apa masih percaya dengan isu murahan tersebut?
5. Pada 2009, Qatar mengajukan proposal agar Assad melegalkan jalur pipa gas alamnya melintasi Suriah dan Turki untuk menuju Eropa. Bashar al Assad menolak proposal ini dan pada 2011 ia justru menjalin kerjasama dengan Iraq dan Iran untuk membangun jalur pipa ke Timur. Qatar, Saudi dan Turki adalah pihak yang paling sakit hati dan dirugikan oleh keputusan ini. Khayalan mereka untuk mendapat pemasukan Milyaran dollar dari ekspor Migas buyar seketika. Apa kalian terkejut jika hari ini Saudi, Qatar dan Turki menjadi negara-negara yang paling getol mensponsori dan mempersenjatai para teroris yang hendak menggulingkan Assad?
Kenapa USA dan NATO juga sangat berambisi menggulingkan Assad? Karena mereka dan ketiga negara tersebut adalah sekutu dan mitra bisnis utama. Keputusan Assad akan menguatkan posisi Iran secara ekonomi maupun politis dalam pasar tambang Migas di Timur Tengah dan mengecilkan pengaruh USA dan sekutunya. Apa USA rela?
6. Sejak perang Arab-Israel pada 1948 hingga perang edisi ketiga pada 1967, Suriah tidak pernah absen dalam mengirim pasukan militernya melawan Zionis. Suriah bersama Mesir, Iraq dan Jordan saat itu (1967) mengirim 547.000 pasukan melawan Zionis di Sinai dan Golan. Bahkan ketika negara-negara Arab tersebut sudah berdamai dengan Israel, Suriah adalah satu-satunya Rezim Arab yang hingga hari ini tidak bersedia menandatangani perjanjian damai dengan Israel. Hingga perang Suriah dan Israel terus berlanjut pada Yom Kippur 1973 atas pendudukan Israel di Golan. Hingga hari ini PBB harus menurunkan pasukan perdamaiannya di Golan dan menetapkan sebagian wilayah tersebut sebagai zona netral.
7. Suriah hingga hari ini adalah penampung terbesar pengungsi Palestina di Timur Tengah. Jutaan pengungsi Palestina telah diterima dengan tangan terbuka oleh Pemerintah Suriah sejak 1948 di kamp-kamp pengungsi Yarmouk, Neirab, Handarat, Aleppo dll. Mereka diberi fasilitas Sekolah, Rumah Sakit dll layaknya warga sendiri. Bahkan Assad pun dijuluki sebagai Bapak Pengungsi Palestina. Mereka beranak pinak di Suriah hingga hari ini. Dan tidak mengejutkan jika para pejuang Palestina dari PFLP-GC di Yarmouk (cabang PFLP yang bermarkas di Gaza) dan Brigade al-Quds (sayap militer Jihad Islam Palestina di Gaza) sejak awal konflik mengabdi pada Suriah dan bergabung dengan Tentara Arab Suriah melawan para teroris.
8. Sebuah strategi militer baru telah dimulai di Suriah. Hal ini merubah Suriah selama 15 tahun terakhir kepada sebuah kekuatan militer yang nyata yang lagi-lagi akan mengancam Israel, khususnya pada tingkat pengembangan roket dan persenjataan militer yang lain. Israel melihat ini sebagai ancaman besar. Roket-roket Khaibar M-302 buatan Suriah telah membantu Hizbullah dalam perang 2006 melawan Israel di Lebanon Selatan untuk menghujani Haifa dan kota-kota lain di Israel. Bahkan roket-roket yang sama juga telah digunakan para pejuang Muqawwamah Palestina seperti Hamas, Jihad Islam dan PFLP di Gaza yang membuat pertama kalinya dalam sejarah 1,5 juta Zionis masuk ke dalam bunker perlindungan bom. Suriah bukan hanya gerbang atau jembatan transportasi dan komunikasi antara pejuang Muqawwamah dan Iran, tapi Suriah adalah adalah pendukung nyata pejuang-pejuang resistensi di Lebanon dan Palestina. Suriah adalah bagian vital dalam perjuangan melawan Zionis.
9. Setelah Hamas diusir dari Jordania pada 1999, di saat negara-negara arab mengucilkan dan mengabaikan Hamas. Suriah membuka tangannya dan menyediakan ibukota negaranya untuk menjadi markas Hamas. Bashar al Assad membangunkan kantor pusat Hamas di Damaskus pada 2001, melalui markas ini Suriah rutin berkoordinasi menjalin cara menyuplai persenjataan kepada kelompok-kelompok Muqawwamah di Gaza, tidak hanya Hamas. Sebutkan jika Saudi, Turki, dan Qatar pernah menyuplai senjata atau sebutir saja peluru untuk pejuang Palestina?
10. Mundur ke belakang bicara Libya. Di Libya bahkan tidak ada yang namanya Syi’ah, tapi nyatanya terjadi perang selama 4 tahun di sana. Para pemberontak takfiri bekerja sama dengan NATO dan USA akhirnya berhasil membunuh pemimpin Sunni Muammar Qaddafi secara keji. Masih ingat saat itu media-media radikal di Indonesia menggelari Qaddafi sebagai Toghut, Fir’aun, dan julukan-julukan keji lain dalam rangka perjuangan mereka demi menegakkan Khilafah. Khilafah apa yang sudah tegak? Belajarlah dari pola permainan ini.
Namun demikian, Al-Syami juga memberikan catatan soal tindakan kekerasan Assad terhadap para penentangnya. Al-Syami mengutuk segala bentuk tindakan rezim Assad yang mencederai nilai kemanusiaan, termasuk langkah Assad yang memperlakukan demonstran secara represif dan tanpa pandang bulu.

Krisis politik dan perang saudara yang terjadi di Suriah menimbulkan keprihatinan banyak pihak. Konflik yang menelan ratusan ribu korban ini banyak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mempertajam sentimen sekte dalam Islam, terutama Sunni dan Syiah. Al-Syami dalam hal ini mengimbau Muslim secara luas untuk menilai tragedi berdarah tersebut secara objektif.Al-Syami mengaku mendukung proses penyelesaian konflik tersebut menuju kondisi yang lebih aman dan damai bagi rakyat Suriah, tanpa pernah membela salah satu pihak, baik rezim Assad maupun oposisi.

Terkait dengan penyelenggaraan International Summit of The Moderate Islamic Leaders (Isomil) yang digelar NU pada 9-11 Mei 2016 lalu di Jakarta, Al-Syami yang masih diketuai oleh Ahmad Fathir Hambali ini menaruh harapan besar terkait forum internasional itu.
“Melalui Isomil, kami berharap ada penyamaan persepsi antara para pemimpin ulama moderat di seluruh dunia yang selalu mengedepankan sikap tawazun di tengah krisis tabayun yang menimpa masyarakat dunia Islam saat ini,” ujar Najih menandaskan. (Fathoni)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Mukjizat Nabi Ilyasa AS, Sang Penerus Dakwah Nabi Ilyas.

    3 Mukjizat Nabi Ilyasa AS, Sang Penerus Dakwah Nabi Ilyas.

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Nabi Ilyasa alaihissalam merupakan keturunan keempat dari Nabi Yusuf sekaligus putra angkat Nabi Ilyas. Di usianya yang masih muda, Ilyasa sering ikut Nabi Ilyas untuk berdakwah. Allah SWT kemudian mengutus Ilyasa untuk melanjutkan tugas dakwah Ilyas kepada penduduk di negeri Ba’labak. Melalui mukjizat Nabi Ilyasa pula, ia menunjukkan keberadaan dan kekuasaan Allah. Selain mendapat bekal mukjizat, […]

  • Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas

    Pemuda Ansor Purworejo Perangi Narkoba dan Pergaulan Bebas

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Kader GP Ansor Purworejo diharapkan menjadi pelopor dalam melakukan perubahan sosial. Guna menyikapi arus globalisasi, Ansor juga diharapkan menjaga moral anak bangsa. mereka perlu berupaya lebih keras untuk mencegah peredaran narkoba dan pergaulan bebas yang mendera generasi muda saat ini. Menurut Ketua GP Ansor Purworejo KH Muhamad Haekal pada pelantikan GP Ansor Pituruh di desa […]

  • Gus Ahil: Terima Kasih Semua Kader Ansor Banser

    Gus Ahil: Terima Kasih Semua Kader Ansor Banser

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 696
    • 1Komentar

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat dan Semangat Pagi Sahabat!!! Awal Pijakan adalah sesuatu langkah dan doa untuk kedepan, Suka Duka dalam dinamika adalah syarat dalam pendewasaan, Dan Semangat Kebersamanan adalah kunci kesuksesan, Bukan saya atau kamu, tapi “Kita Semua“. Bukan pula sendiri, tapi “Bersama“. Maturnuwun untuk semua, maturnuwun untuk yang telah mendukung, mendoakan, peduli dan membersamai […]

  • Satkoryon Banser Kemiri, gelar kegiatan Selapanan Rutin Malam Kamis Kliwon

    Satkoryon Banser Kemiri, gelar kegiatan Selapanan Rutin Malam Kamis Kliwon

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Satkoryon Banser Kemiri gelar kegiatan selapanan rutin malam kamis kliwon, dirumah sahabat Banser Syarifudin Desa Girijoyo, Rabu,26/08/2020. Hadir dalam kesempatan ini Pimpinan Anak Cabang, Anggota Ranting, Anggota Satkoryon Banser Kemiri. Sahabat Saiful A Ketua PAC Gp Ansor kemiri menyampaikan bahwa Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ini merupakan badan otonom dari Gerakan Pemuda Ansor, […]

  • PWNU Jateng Gelar Konsolidasi dengan PC se Kedu

    PWNU Jateng Gelar Konsolidasi dengan PC se Kedu

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Lukman Khakim
    • visibility 513
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menyerukan agar Pengurus Cabang NU di Jawa Tengah tetap kompak dan senantiasa menjaga soliditas. Terlebih menjelang Pilkada serentak yang akan digelar di 21 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah pada 2020 mendatang. Seruan itu disampaikan Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh saat melakukan konsolidasi PWNU […]

  • IPPNU Gebang Adakan Tasyakuran dan Sarasehan Peringati Harlah IPPNU ke 66

    IPPNU Gebang Adakan Tasyakuran dan Sarasehan Peringati Harlah IPPNU ke 66

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Pelajar NU Gebang
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    PAC IPPNU Kecamatan Gebang melaksanakan kegiatan tasyakuran sekaligus sarasehan bersama senior IPPNU, dalam rangka memperingati hari lahir (Harlah) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pakem  Gebang, yakni di kediaman Ketua IPPNU Kecamatan Gebang Rekanita Lu’luul Maknunah pada hari Selasa, 2 Maret 2021, dari pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Harlah […]

expand_less