BENER – Balai Desa Cacaban Kidul dipenuhi aura religius dan semangat kebersamaan saat Majelis Dzikir dan Sholawat yang digelar oleh PAC GP Ansor Kecamatan Bener berlangsung pada Sabtu malam (15/11). Dimulai pukul 21.00 WIB, kegiatan ini menyedot perhatian ratusan jamaah dari berbagai ranting Ansor se-Kecamatan Bener.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dzikir dan sholawat bersama yang dipimpin oleh sahabat Ansor dan Banser. Suasana syahdu menyelimuti balai desa ketika jamaah bersatu dalam lantunan sholawat sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam tausiyahnya, KH. Muhsin dari Sidomulyo, Purworejo, menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menekankan tiga hal utama: penguatan keimanan, pentingnya menjaga persatuan, dan peran strategis pemuda Ansor dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah.
Ia mengajak para jamaah untuk memperkuat keimanan sebagai pondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, iman yang kokoh akan melahirkan akhlak mulia dan semangat dalam berbuat kebaikan di tengah masyarakat.
“Pemuda Ansor harus menjadi pelopor dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar KH. Muhsin.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya merawat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan bahwa perpecahan hanya akan melemahkan umat dan membuka celah bagi masuknya paham-paham yang menyimpang dari tradisi ulama Nusantara.
KH. Muhsin juga menyoroti peran pemuda Ansor sebagai penjaga akidah. Ia mengingatkan agar para kader tidak mudah terpengaruh oleh ideologi transnasional yang bertentangan dengan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Tampak hadir jajaran Forkopimcam Bener, di antaranya: Sekcam Bener, Bambang Surtiyanto, S.Si., M.Acc., Kapolsek dan Danramil Bener, Kepala Desa Cacaban Kidul, serta pengurus MWC NU Kecamatan Bener, KH. Ahmad Fadhil dan KH. Amat Tolbi.
Tak kurang dari 450 sahabat Ansor dan Banser memadati lokasi acara. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata semangat kader muda NU dalam merawat tradisi keagamaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.












