Breaking News
light_mode
Trending Tags

Umat Islam Harus Bisa Bedakan Ulama dan Khutaba

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 3 Jun 2018
  • visibility 623
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Syekh Muhammad Irfa’i Nahrowi An-Naqsyabandi
Ciamis,
Syekh Muhammad Irfa’i Nahrowi An-Naqsyabandi menjelaskan bahwa umat mesti membedakan dengan tegas yang mana ulama dan yang mana sekadar khutaba’ (penceramah). Ia menyampaikan hal itu pada pengajian rutin di kesempatan Ramadhan tahun ini.
“Jangan kaburkan istilah ulama dengan khutaba, sabda Rasulullah, sebagaimana diperingatankan oleh Sahabat Ibnu Mas’ud RA, “Sesungguhnya kalian sekarang ini pada zaman yang masih banyak ulamanya, sedikit tukang ceramahnya. Dan sesungguhnya setelah kalian akan datang suatu zaman yang banyak tukang ceramahnya dan sedikit ulamanya,” tuturnya, pada kesempatan ngaji sore di Pesantren Qoshrul Arifin Kasepuhan Atas Angin, Cikoneng, Ciamis. Kemudian beliau membacakan surat Al-Fathir: 28.  
Kedudukan ulama itu sangat tinggi sekali, lanjutnya. Ulama itu adalah mereka yang takut (yakhsya) kepada Allah. Hanya para ulamalah yang takut kepada Allah. Dengan kata lain, hanya orang pandailah yang takut kepada Allah. Kalau Allah melarang membuka aib orang lain, sedang dia tahu membuka aib itu dilarang, dan dia membuka aib orang lain di muka umum, menghina dan memperolok-olok, bukankah ulama. 
“Ulama itu pewaris Nabi, sementara Nabi kita tidak memiliki tutur kata yang fahisy dan tidak pula mutafahisy (keji, jorok dan menyakitkan hati). Bisakah orang seperti itu dikatakan ulama?” Mencaci-maki sesembahan selain Allah saja tidak boleh, kenapa mencaci-maki sesama Muslim, sesama anak bangsa?” tanya beliau menyirat keprihatinan.
Seandainya orang yang berkata keji, jorok dan menyakitkan hati dikatakan ulama, mereka termasuk ulama apa namanya? Apakah tidak lebih baik seandainya gelar ulama itu biar Allah saja yang memberikannya, tegasnya.  
“Mari kita pahami Islam; Al-Qur’an dan Al-Hadits sampai hakikatnya. Jangan sekadar kulitnya saja. Demikianlah agar hati kita tidak keras, sekeras batu bahkan lebih, dan agar kiblat pandang awamul muslimin tepat (tidak salah),” tutur Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah ini lebih memperjelas.
Kiyi yang didapuk menjadi anggota Dewan Khas PB Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) ini mengajak agar menjadikan momentum puasa di bulan Ramadhan ini sebagai sarana mujahadah untuk memperbaiki diri.
“Mari di bulan Ramadhan ini kita sempurnakan puasa agar kita termasuk orang muttaqin, orang yang bertaqwa; orang yang terjaga akal bicaranya, terjaga jiwa perasaannya, hati dan perbuatannya dari hal-hal yang dilarang oleh Allah,” pungkasnya. (Fuad Athor/Abdullah Alawi-NU Online)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khotmil Qur’an dan Bagi Takjil Sekaligus Buka Bersama

    Khotmil Qur’an dan Bagi Takjil Sekaligus Buka Bersama

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – PAC IPNU IPPNU Kemiri menyelenggarakan khotmil qur’an, berbagi takjil dan buka bersama. Sabtu, 08/05/2021 sore. Kegiatan sosial ini merupakan salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan pada bulan suci ramadhan 1442 H. Dalam kegiatan ini diikuti kurang 50 anggota IPNU-IPPNU kecamatan Pituruh. Kegiatan ditujukan kepada warga masyarakat Kemiri di sekitar Perempatan dan Pasar […]

  • Sinergi Ansor dan Fatayat, Kawal Karakter Generasi Z Lewat Pesantren Kilat di SMAN 10 Purworejo

    Sinergi Ansor dan Fatayat, Kawal Karakter Generasi Z Lewat Pesantren Kilat di SMAN 10 Purworejo

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor dan PAC Fatayat NU Kecamatan Pituruh bersinergi menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di SMAN 10 Purworejo. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 2 hingga 9 Maret 2026, dengan peserta seluruh siswa kelas X dan XI yang terbagi dalam tujuh rombongan […]

  • Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ANSOR dan Diklatsar Banser di lapangan Desa Tursino

    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ANSOR dan Diklatsar Banser di lapangan Desa Tursino

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ANSOR dan Diklatsar Banser di lapangan Desa Tursino, Kecamatan Kutoarjo diikuti oleh ratusan pemuda dari Zona III mencakup Kecamatan Kutoarjo, Bayan, Grabag dan Butuh. Muslihuddin sebagai ketua panitia menegaskan kegiatan ini dilaksanakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Purworejo untuk mencetak kader muda NU yang mandiri, dinamis, serta mampu berjuang di tengah […]

  • Kembali Lagi, Safari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gelar Tarling Bulan Suci Ramadhan

    Kembali Lagi, Safari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gelar Tarling Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 637
    • 0Komentar

    BENER, ansorpurworejo.org – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Limbangan, Kecamatan Bener selenggarakan Traweh Keliling (Tarling). Tarling ini bertujuan untuk media syi’ar Ranting Gerakan Pemuda ansor Limbangan pada bulan ramadhan, Sabtu (30/04/2021) malam. Kegiatan ini bertempat di Mushola Darul Muttaqin, Dusun Biman Rt. 01 Rw. 03 Desa Limbangan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Hadir pada kesempatan ini, […]

  • Muhasabah, From Zero To Hero

    Muhasabah, From Zero To Hero

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle Masagoez
    • visibility 516
    • 0Komentar

    Setiap pergantian tahun merupakan momentum bagi setiap orang untuk melakukan muhasabah (mawas diri) terhadap perjalanan hidup yang dilalui selama setahun. Apakah yang telah kita lakukan dari detik ke menit , menit ke jam, jam ke hari, hari ke pekan dan pekan ke bulan? Perbandingan bagi seorang pedagang tentu akan dihitung untung ruginya barang yang telah […]

  • Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Purworejo Masa Khidmat 2025–2030 “Menguatkan Khidmat Jam’iyyah, Mewujudkan Kemandirian Berjamaah”

    Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Purworejo Masa Khidmat 2025–2030 “Menguatkan Khidmat Jam’iyyah, Mewujudkan Kemandirian Berjamaah”

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Achmad Luthfi Khakim
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Pendapa Agung Kabupaten Purworejo, Minggu (11/5/2025). Dalam pelantikan tersebut, KH R Dawud Maskuri dikukuhkan sebagai Rais Syuriah dan KH Muhammad Haekal sebagai Ketua Tanfidziyah. Acara pelantikan dilanjutkan dengan pelantikan lembaga-lembaga dan badan khusus di […]

expand_less