Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hukum Berjualan Makanan di Siang Hari ketika Ramadan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2016
  • visibility 336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulan Ramadan termasuk bulan yang mulia. Banyak peristiwa penting terjadi di bulan Ramadan, seperti turunnya Alquran, kemenangan umat Islam di perang Badar, dan lain sebagainya. Banyak hadis yang menyebutkan kemulian bulan Ramadan itu sendiri. Di antara keistimewaan puasa Ramadan tercatat dalam hadis di bawah ini:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah yang mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Setiap pebuatan baik manusia itu selalu dilipat gandakan. Satu kebaikan bisa dilipat gandakan menjadi sepuluh atau bahkan tujuh ratus kebaikan yang sama. “Hanya puasa yang langsung aku balas kebaikannya bagi hamba-Ku yang berpuasa. Hal ini dilakukan karena hambaku itu sudah rela menahan nafsunya dan tidak makan hanya karena mengharapkan ridha-Ku. Oleh karena itu, ada dua kebahagian bagi hamba-Ku yang berpuasa, yaitu bahagia saat berbuka puasa dan bahagia saat bertemu dengan-Ku di akhirat nanti. Selain itu, mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi daripada aroma misik di mata Allah” (HR Muslim).
Ganjaran berpuasa itu bukan lagi dihitung dengan nominal kebaikan yang setimpal dengannya. Ganjaran orang berpuasa langsung dijamin bertemu dengan Allah di mana pertemuan hamba dengan Allah merupakan nikmat terbesar yang tidak ada bandingnya menurut para ulama saleh. Oleh karena itu, puasa Ramadan selalu terasa istimewa di setiap hati umat Muslim.
Namun ada yang aneh bagi diri umat Muslim yang menuntut orang yang tidak berpuasa untuk menghormati orang yang sedang berpuasa Ramadan. Bukan seperti itu cara kita menghormati Ramadan.

Menghormati Ramadan cukup dengan cara memperbanyak ibadah individual, seperti shalat tarawih, tadarus Alquran, dan menuntut ilmu, atau ibadah sosial, seperti berinfak. Kita tidak perlu memaksa orang lain yang tidak berpuasa untuk menghormati Anda yang berpuasa.

Itu bukan menghormati Ramadan, tapi menghormati Anda yang sedang berpuasa Ramadan. Saya kira, perlu dibedakan antara menghormati Ramadan dan menghormati orang yang berpuasa Ramadan,
Apalagi beberapa waktu lalu diberitakan media bahwa orang yang membuka rumah makan sampai dirazia oleh pemerintah tertentu. Bukankah hukum berjualan makanan dan minuman di siang bulan Ramadan itu termasuk perbedaan pendapat ulama?
Paling tidak ada tiga faktor yang perlu dipertimbangkan untuk membolehkan orang berdagang makanan dan minuman di siang hari bulan Ramadan.
Pertama, ulama berbeda pendapat mengenai hukum menjual makanan untuk non-Muslim. Alasannya, apakah mereka itu termasuk orang yang terbebani (ter-taklif) hukum-hukum syariat atau tidak. Tentu agak janggal ketika non-Muslim pun dituntut untuk menghormati orang Muslim yang berpuasa. Bukankah perintah kewajiban puasa hanya diberlakukan untuk orang Muslim yang beriman sebagaimana firman Allah:
“Hai orang beriman, diwajibkan bagi kalian berpuasa (Ramadan) sebagaimana umat sebelum kalian melaksanakannya. Hal ini dilakukan demi meningkatkan ketakwaan kalian” (QS al-Baqarah: 183).
Kedua, Syekh Salim bin Abdullah, penulis kitab Kasyifah as-Saja, menerangkan bahwa ada enam orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Mereka adalah musafir, orang sakit, orang tua renta, orang yang kelaparan dan kehausan yang dapat membahayakan nyawanya, ibu hamil, dan ibu menyusui. Bagaimana jika jualannya ini dikhsuskan untuk mereka?
Ketiga, penjual makanan dan minuman di siang Ramadan bisa jadi itu adalah usaha satu-satunya untuk mendapatkan seperak atau dua perak rupiah untuk menghidupi keluarganya atau mungkin dia hanya seorang pekerja yang sedang mengais rezeki dari rumah makan milik bosnya.
Oleh karena itu, salah satu kaidah fikih ini mungkin tepat untuk dipertimbangkan terkait hukum berjualan makanan dan minuman di siang Ramadan, la yunkaru al-mukhtalaf fih wa innama yunkar al-mujma’ ‘alaih, sesuatu hukum yang masih diperselisihkan ulama tidak perlu ditindak.
Nah, melihat kaidah itu, yang perlu ditindak itu hukum yang sudah jelas disepakati ulama. Semoga Ramadan ini membuat kita lebih jeli dan arif dalam melihat segala sesuatu, termasuk hukum yang masih dalam perbedaan di kalangan ulama. Wallahu a’lam bisshowab. []
Ibnu Kharis, peneliti hadis el Bukhori Institute.

Sumber: http://islami.co/hukum-berjualan-makanan-di-siang-hari-ketika-ramadan

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halaqoh Muballigh Aswaja NU

    Halaqoh Muballigh Aswaja NU

    • calendar_month Senin, 5 Nov 2018
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Hadir dalam Halaqoh Muballigh Aswaja NU mewakili PC GP Ansor PurworejoNara Sumber :KH Hamid AKKH Hudallah Ridwan Sebagian Pointernya :1. Tetap Rapatkan Barisan dan Rapikan Pergerakan2. NU dan Banomnya Wajib Terus Bergerak dan Berkhidmah unt Ummat3. Benang Merah Sejarah Islam dan Bangsa di Nusantara dan di Dunia menjadi salah satu Acuan Mengapa dan Bagaimana kita […]

  • Muslimat NU Purworejo Perkuat Konsolidasi Lewat Turba di Kemiri Kidul

    Muslimat NU Purworejo Perkuat Konsolidasi Lewat Turba di Kemiri Kidul

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan turun ke bawah (turba) sekaligus pertemuan rutin dua bulanan sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi. Agenda ini menjadi forum silaturahmi dan koordinasi antara pengurus tingkat kabupaten bersama pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting guna menyelaraskan program kerja serta memperkokoh peran organisasi […]

  • Dokumentasi Kegiatan

    Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP Ansor Kemiri Meriahkan Malam Sabtu Pahing bersama Santri

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle PAC Kemiri
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kemiri (22/09/2023) – Malam Sabtu Pahing di Kemiri menjadi lebih bersemangat dengan kehadiran Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kemiri. Kegiatan ini merupakan acara rutin yang diadakan setiap minggu malam sabtu pahing, dengan tujuan utama memperkenalkan generasi muda pada nilai-nilai dan tradisi Ansor. Pondok […]

  • LPBI NU Purworejo Distribusikan Bantuan ke Warga Dampak Bencana Pituruh

    LPBI NU Purworejo Distribusikan Bantuan ke Warga Dampak Bencana Pituruh

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 977
    • 0Komentar

    PITURUH, ansorpurworejo.org – Pendistribusian bantuan logistik dan obat-obatan korban bencana alam tanah longsor di wilayah kecamatan Pituruh, yaitu Desa Brengkol dan Kalijering. Kegiatan ini bersinergi dengan Mikat Al-Khidmah, LPBI NU Purworejo dan Pimpinan Anak Cabang Gerakana Pemuda Ansor Pituruh, pada Senin, 26/10/2020 siang memberikan bantuan logistik berupa mie instan, air mineral dan obat-obatan, guna memenuhi […]

  • Pabrik Baru Air Minum Baqnu di Bagelen, Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Pesantren

    Pabrik Baru Air Minum Baqnu di Bagelen, Dorong Kemandirian Ekonomi Berbasis Pesantren

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PT Baqnu Sekawan Mulya resmikan pabrik air minum demineral baru di Bagelen, perkuat sinergi dengan PCNU Purworejo melalui prinsip Mabadi Khaira Ummah.

  • 3 Pesan Sahabat Haikal Untuk Ansor Banser

    3 Pesan Sahabat Haikal Untuk Ansor Banser

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    PAC Ansor Bener baru saja menyelenggarakan Konsolidasi Akbar dan Apel Siaga Bencana di Cacabankidul, Bener, Minggu,29/12/2019. Acara ini menghadirkan pemateri ke siap siagaan bencana dari BPBD Kabupaten Purworejo dan motivasi organisasi oleh Ketua PC Ansor Kabupaten Purworejo 2016 – 2019, Sahabat Haikal S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut Sahabat Haikal setidaknya menyampaikan 3 poin dasar yang harus […]

expand_less