Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sepenggal Cerita Dibalik Nama GP Ansor

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
  • visibility 806
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pra dan pasca Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan.

Karenanya, kisah Nahdlatul Wathan, Taswirul Afkar, Syubbanul Wathan, Persatuan Pemuda NU, ANO, Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan Ansor, dan Banser (Barisan Serbaguna) sebagai bentuk lintasan sejarah perjuangan ANSOR yang melegenda di hati masyarakat dan berperan besar dalam derap langkah pergerakan memerdekakan Republik Indonesia. namun sayang dalam tinta buku sejarah nasional Indonesia, peran GP Ansor seakan-akan dikaburkan.

Pada masa pendudukan Jepang, semua organisasi (baik politik, kemasyarakatan dan kepemudaan) diberangus oleh pemerintah kolonial Jepang termasuk Ansor Nahdlatul Oelama (ANO). Karena itu, ANO baru bisa kembali melakukan pergerakan setelah memperoleh seragam baru, Laskar Hisbullah.

Setelah revolusi fisik (1945 – 1949) usai, tokoh ANO Surabaya, Moh. Chusaini Tiway, melempar ide untuk mengadakan reuni pemuda ANO dan mengaktifkan kembali ANO. Kala itu, Chusaini baru saja kembali dari medan tempur menghadapi agresi II militer Belanda di kawasan Jombang, Mojokerto dan Tuban.

Ide sang pencipta lambang GP Ansor ini mendapat sambutan positif dari KH. Wachid Hasyim, Menteri Agama RIS kala itu, maka pada tanggal 14 Desember 1949 reuni tersebut berlangsung semarak di kantor PB ANO Jl. Bubutan VI/2 Surabaya.

Pertemuan bersejarah itu dihadiri langsung KH. Wachid Hasyim dan memberikan pidato pengarahan terkait pentingnya membangun kembali organisasi Pemuda Ansor karena dua hal: 1) Untuk membentengi umat Islam Indonesia; 2) Untuk mempersiapkan diri sebagai kader penerus NU.

Dari pengarahan itulah lahir kesepakatan membangun kembali organisasi ANO dengan nama baru Gerakan Pemuda Ansor, disingkat Pemuda Ansor (kini lebih populer disingkat GP Ansor).

Pasca pertemuan tersebut, beberapa tokoh menghubungi aktifis Ansor di berbagai daerah agar segera membangkitkan kembali organisasinya, mulai dari tingkat ranting, Anak Cabang, Cabang dan Wilayah atau Daerah. Dalam hal ini, PBNU juga tidak tinggal diam, kendati secara organisatoris, GP Ansor bukan lagi merupakan bagian (departemen) pemuda NU, melainkan sudah menjadi badan otonom yang dengan sendirinya, memiliki aturan rumah tangga sendiri.

Namun demikian, induk organisasi ini tak henti-hentinya memberikan bimbingan dan panutan. Guna mempercepat proses konsolidasi organisasi pada tahap awal itu, Ketua PBNU (KH.M.Dachlan) membentuk sebuah Tim beranggotakan tiga orang: Chamid Widjaja, Chusaini Tiway, dan A.M.Tachjat.

Tim ini diberi tugas untuk menyusun pengurus PP GP Ansor secepat mungkin. Setelah melalui berbagai diskusi, akhirnya Tim berhasil memilih Chamid Widjaja sebagai ketua umum PP GP Ansor periode pemula itu.

Dengan terpilihnya Chamid Widjaja, berarti masa kebangunan kembali GP Ansor telah dimulai. Langkah berikutnya, menurut catatan Moh. Saleh, pada awal tahun 1950 hampir seluruh jajaran Ansor, mulai dari tingkat Ranting hingga wilayah sudah terbentuk. Bahkan pada tahun yang sama, Cabang Istimewa Singapura juga berhasil didirikan. (M. Sultan Indonesia)

Sumber: (1) Gerak Langkah Pemuda Ansor, Choirul Anam, 1996 (2) Nupringsewu.or.id

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

    Ansor Bersholawat dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Kemiri, ansorpurworejo.orgAlun-alun Kemiri dipadati ribuan jamaah dari semua elemen masyarakat kabupaten Purworejo khususnya Purworejo bagian barat hari Jumat malam (06/05/2016).Acara yang prakarsai oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Purworejo ini merupakan acara pengajian akbar peringatan hari besar Islam Rajabiyah Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor.Acara tersebut dimeriahkan dengan parade 313 hadroh dan diisi […]

  • Ansor Cangkrepkidul Bangkit Setelah Puluhan Tahun Vakum

    Ansor Cangkrepkidul Bangkit Setelah Puluhan Tahun Vakum

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 292
    • 1Komentar

    CANGKREPKIDUL, ansorpurworejo.org – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Cangkrepkidul, Kecamatan Purworejo mulai bangkit setelah puluhan tahun vakum. Musyawarah pembentukan kepengurusan telah dilakukan sebanyak tiga kali termasuk pemilihan ketua beberapa waktu lalu yang kemudian Galih Febriantoro terpilih sebagai Ketua Ranting. Hal itu mengemuka dalam musyawarah antara Pengurus Ranting Cangkrepkidul bersama perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor […]

  • Pelantikan PR IPNU-IPPNU Desa Seren

    Pelantikan PR IPNU-IPPNU Desa Seren

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    GEBANG, ansorpurworejo.org – Bertepatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Seren melaksanakan pelantikan, di Masjid Al Huda Desa , Selasa, 02/11/2021. Acara ini dihadiri oleh Ririn Yunitasari, S.E. ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo, pelantikan PR IPNU IPPNU Desa Seren dengan masa khidmah 2021-2022 . Pada kesempatan kali ini banyak tamu yang […]

  • Bidang Dakwah MWC NU Kemiri Luncurkan Buku Khutbah Jumat NU

    Bidang Dakwah MWC NU Kemiri Luncurkan Buku Khutbah Jumat NU

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KEMIRI, ansorpurworejo.org – Bidang Dakwah dan Ideologi Aswaja Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Kemiri. Penerbitan buku ini merupakan sebuah program yang bertujuan untuk memberikan pedoman kepada para khatib dalam menyampaikan khutbah Jumat. Launching buku ini secara simbolis dilakukan oleh Wakil Sekretaris PC NU Purworejo beserta Pengurus MWC NU Kemiri pada Ahad, 25 Juni […]

  • KISAH SEORANG MUKMIN YANG MENEMUI DAJJAL PADA AKHIR ZAMAN

    KISAH SEORANG MUKMIN YANG MENEMUI DAJJAL PADA AKHIR ZAMAN

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pada akhir zaman kelak, satu riwayat hadits mengisahkan ada seorang mukmin yang dengan berani menghadapi sosok Dajjal dan bala tentaranya. Kisah ini diceritakan langsung oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim yang kemudian dikisahkan dari Abu Said Al Khudri RA. Abu Said mengutip cerita Rasulullah SAW yang dinukil dari Imam Abu […]

  • Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama Purworejo Distribusikan Sembako

    Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama Purworejo Distribusikan Sembako

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Purworejo terjun lingkungan kemasyarakat untuk memberikan bantuan paket sembako, demi meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19. Bantuan ini diberikan pada Minggu, 10/05/2020, di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Purworejo. Informasi yang dihimpun Tim Media Ansor Purworejo bahwa LPBI NU ini […]

expand_less