Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bentengi Keluarga, Muslimat Bentuk Laskar Anti-Narkoba

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
  • visibility 547
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, NU Online
Muslimat NU pada puncak peringatan hari lahir (harlah) ke-70 membentuk Laskar Anti-Narkoba, ditandai dengan deklarasi dan ikrar memerangi barang haram tersebut. Aksi ini merupakan wujud keseriusan Muslimat NU untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di semua lapisan masyarakat dan dimulai dari keluarga.
Ikrar Laskar Anti-Narkoba yang dipimpin oleh tiga perwakilan Pimpinan Wilayah Muslimat NU di antaranya Hj Masruroh Wahid (Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur), Hj Dinawati (Ketua PW Muslimat NU Provinsi Riau), dan Andi Majda (Ketua PW Muslimat NU Sulawesi Selatan). Turut mendampingi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa serta relawan anti-narkoba, Ivan “Slank”.
Secara bersamaan ketiga PW Muslimat NU itu mengatakan, “Kami berikrar bersatu melawan narkoba, mendorong semua ibu agar keluarga bebas narkoba dan mendukung hukum berat bagi penyalahguna narkoba.” 
Ikrar Laskar Anti-Narkoba yang diikuti oleh 50 ribu peserta ini tercatat memecahkan Rekor MURI (Musium Rekor-Dunia Indonesia).
KH Ma’ruf Amin Rais Aam PBNU ikut menandatangai Deklarasi Laskar Anti Narkoba bersama mantan Ketum PBNU KH Hasyim Muzadi, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Sekjen PBNU Helmy Faishal, dan Gubenur Jatim Soekarwo.
Ketum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengatakan, saat ini yang harus diperangi adalah narkoba, kebodohan dan kemiskinan. “Untuk memerangi itu adalah dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita,” tegasnya.
Ikrar Laskar Anti-Narkoba mendapatkan apresiasi dari Presiden RI H Joko Widodo. “Dengan deklarasi ini, merupakan sebuah reaksi yang sangat cepat bagi perubahan zaman dan ini sangat positif sebagai upaya memerangi narkoba,” ujarnya.
Jokowi memaparkan, bahaya narkotika saat ini kian tak terbendung dan kian masif, begitu juga dengan radikalisme. Karena itu, butuh komitmen bersama untuk menanggulanginya. “Setiap hari ada 30 sampai 50 anak-anak kita yang mati karena narkoba,” katanya.
Keluarga, menurut Jokowi, merupakan pertahanan pertama agar anak tidak terjerembab di lembah narkoba. Hal itu harus menjadi perhatian semua pihak. “Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak kita untuk memahami budi pekerti dan sopan santun. Saya hargai, dalam hal ini, ibu-ibu Muslimat NU besar perannya bagi bangsa ini,” jelas Jokowi. (Rof Maulana/Mahbib)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bazar Sembako Murah NU Care LAZISNU Winong, Wujud Kepedulian Menjelang Ramadhan

    Bazar Sembako Murah NU Care LAZISNU Winong, Wujud Kepedulian Menjelang Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Akhmad Najeh
    • visibility 86
    • 4Komentar

    KEMIRI – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, NU Care LAZISNU Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Winong, Kecamatan Kemiri, kembali menghadirkan kegiatan Bazar Amal Sembako Murah bagi masyarakat. Kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna Desa Winong, Minggu (18/01/2026), dan mendapat sambutan hangat dari warga. Melalui bazar ini, warga Desa Winong yang memiliki kaleng Koin NU dapat […]

  • PAC GP Ansor Gebang Resmi Luncurkan Rutinan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor

    PAC GP Ansor Gebang Resmi Luncurkan Rutinan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    PAC GP Ansor Gebang resmi membuka rutinan MDS RA di Desa Mlaran, perkuat spiritualitas dan konsolidasi organisasi.

  • Purworejo menjadi juara  tim hadroh GP Ansor pada perlombaan di Banjarnegara

    Purworejo menjadi juara tim hadroh GP Ansor pada perlombaan di Banjarnegara

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 1Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Tim hadroh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo berhasil keluar sebagai juara 1 pada lomba Festival dan Lomba Rebana se-Eks Karesidenan Banyumas dan Kedu. Acara itu diselenggarakan oleh pengurus wilayah GP Ansor Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi. Jawa Tengah, Minggu (09/10) lalu di STIMIK Tunas Bangsa Kompleks Ponpes […]

  • Pesan Gus Solah Dalam Penutupan Rakerwil Ansor Jateng

    Pesan Gus Solah Dalam Penutupan Rakerwil Ansor Jateng

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Gus Sholahuddin Aly atau yang akab disapa Gus Solah, memberikan beberapa pesan saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakerwil PW GP Ansor semalam (08/03) yang di selenggarakan secara daring. Berikut beberapa pesan beliau: Agenda-agenda Pimpinan Cabang Mulai bisa dijalankan, akan tetapi tetap dengan protokol kesehatan. Dalam kondisi pandemi, bidang Ekonomi […]

  • Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PC GP Ansor Purworejo, Gelar Pagelaran Wayang Secara Virtual

    Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PC GP Ansor Purworejo, Gelar Pagelaran Wayang Secara Virtual

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BUTUH, (ansorpurworejo.org) – Berbeda dari acara biasanya, dalam rangka nguri-uri kabudyaan jawa yaitu kesenian wayang kulit, Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PC GP Ansor Purworejo dan PAC GP Ansor Kecamatan Butuh menggelar selapanan secara virtual dengan pagelaran Wayang Semalam Suntuk oleh Ki Dalang Kyai Khanafi. Pagelaran Wayang Kulit ini digelar pada Ahad, 28/03/2021 […]

  • Asal-Usul Islam di Nusantara

    Asal-Usul Islam di Nusantara

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2016
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Narasi besar Islam yang merentang selama ratusan tahun di bumi Nusantara harus diletakkan sebagai endapan ganjil dari pelbagai unsur yang hiruk. Islam yang kita saksikan sekarang merupakan hasil kloning sempurna dari kultur hibrida, dari lanskap budaya yang berbeda-beda. Maka, ketika belakangan ini mencuat diskursus ‘Islam Nusantara’ yang diwedarkan sebagai bentuk capture identitas dalam konteks sosio-antropologis, […]

expand_less