Breaking News
light_mode
Trending Tags

Fatayat Lampung Ajak Masyarakat Terlibat Cegah KDRT

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2016
  • visibility 335
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandar Lampung, NU Online
Visi Fatayat NU adalah penghapusan kekerasan, ketidakadilan dan kemiskinan dalam masyarakat dengan mengembangkan wacana kehidupan sosial yang konstruktif serta berkeadilan gender. Pasca Kongres Fatayat NU di Jawa Timur, langkah kongkrit dilakukan dalam mengimplementasikan salah satu visi dimaksud adalah dengan langsung mengadakan penyuluhan hukum tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan.

“Kewajiban kita dalam konteks ini, siapa pun itu, tidak hanya perempuan adalah mencegah berlangsungnya KDRT,” ujar Ketua PW Fatayat NU Lampung, Khalida, di Bandar Lampung, Sabtu (2/7).

Langkah telah dilakukan ialah memberikan sosialisasi dan cara pencegahan serta penanganannya dengan melibatkan semua simpul-simpul masyarakat serta berinisiatif memberikan perlindungan kepada korban.

“Hal lain berkaitan dengan kejadian KDRT ialah memberikan pertolongan darurat semampu kita sebelum tenaga medis atau dokter datang, serta mendampingi pelaporan,” papar anggota Komisi Informasi Lampung itu lagi.

Namun demikian, imbuh Khalida, satu hal jangan sampai luput karena terkosentrasi pada pencegahan tindakan semata. Tapi juga pada akibat, bimbingan konseling kepada korban KDRT baik dari psikolog maupun pembimbing rohani sangat penting untuk membangkitkan kepercayaan diri dari korban.

PW Fatayat NU Provinsi Lampung beberapa waktu lalu mengambil inisiasi terkait penanganan KDRT dengan melibatkan peserta dari seluruh pimpinan cabang, pimpinan anak cabang dan ranting Fatayat NU di Kabupaten Lampung Timur yang dibagi dalam tiga zona.

“Intinya, jika perempuan selalu dan kerap sebagai obyek korban KDRT, langkah preventif dan antisipatisinya justru bukan pada keluarga atau orang terdekat. Tapi pada perempuan itu sendiri. Perlu memberikan ‘bekal’ atau pengetahuan mengenai faktor-faktor penyebab terjadinya KDRT, upaya pencegahan dan cara mengatasinya serta yang paling penting adalah membangun kemandirian perempuan itu sendiri,” demikian Khalida. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (1)

  • 注册Binance

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas19 Mei 2026 6:15 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Ansor Purworejo Siap Perluas Layanan

    LBH Ansor Purworejo Siap Perluas Layanan

    • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    PC GP Ansor Kabupaten Purworejo baru saja menyelesaikan Rapat Kerja Cabang Tahunan, minggu lalu (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kalimiru, Bayan. Tidak ketinggalan sahabat-sahabat LBH, baik di tingkat Kabupaten maupun calon volunteer di PAC menghasilkan berbagai keputusan strategis. Diantaranya adalah tentang perluasan jangkauan layanan LBH Ansor Purworejo. “Kita akan melanjutkan program sebelumnya yaitu menyelesaikan […]

  • Mengenal Lebih Dekat KH Said Aqil Siroj

    Mengenal Lebih Dekat KH Said Aqil Siroj

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Tak kenal maka tak sayang. Barangkali peribahasa itu tepat untuk menggambarkan keadaan Indonesia akhir-akhir ini, dimana orang tak hanya tak kenal dan tak sayang, tetapi bahkan justru memfitnah, membenci dan memaki, dengan orang yang belum dikenalnya di media. Tak terkecuali, berbagai fitnah, berita palsu (hoax) dan makian yang dialamatkan kepada Prof Dr KH Said Aqil […]

  • MURI: NU Pecahkan Rekor Dunia

    MURI: NU Pecahkan Rekor Dunia

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta – Upaya tanpa lelah yang dilakukan Rabithah Ma’had Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2021 berbuah manis. Tidak hanya itu, antusias seluruh santri di Indonesia dalam mengikuti siaran langsung kegiatan tersebut membuat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mengganjarnya dengan sertifikat rekor MURI kategori ‘Peringatan Hari Besar Keagamaan dengan […]

  • Sambut Transformasi Menjadi UNU Jateng, IKA STAINU Purworejo Sukses Gelar Reorganisasi Lintas Generasi

    Sambut Transformasi Menjadi UNU Jateng, IKA STAINU Purworejo Sukses Gelar Reorganisasi Lintas Generasi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PURWOREJO – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo sukses menggelar agenda reorganisasi akbar pada Sabtu (16/05/2026). Bertempat di Auditorium STAINU Purworejo, momentum bersejarah ini dihadiri oleh jajaran alumni lintas generasi—mulai dari era kampus masih bernama Perguruan Tinggi Islam Indonesia (PTII), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU), hingga lulusan […]

  • Sekretaris GP Ansor Purworejo Tekankan Pentingnya Empat Sifat Utama Nabi Muhammad SAW pada Kegiatan Pramuka

    Sekretaris GP Ansor Purworejo Tekankan Pentingnya Empat Sifat Utama Nabi Muhammad SAW pada Kegiatan Pramuka

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Purworejo, ANSORPURWOREJO.ORG – Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, Muhammad Tashilul Manasik, menekankan pentingnya kejujuran dan empat sifat utama Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikannya saat memberikan tausiah dalam kegiatan pramuka alih golongan dari penggalang ke penegak di SMK YPT Purworejo pada Jumat (26/7/2024). Dalam ceramahnya, Gus Ahil menjelaskan […]

  • Do’a Arofah ( Gus Yahya )

    Do’a Arofah ( Gus Yahya )

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kang Parmin (bukan nama sebenarnya) baru saja bertobat. Menurut pengakuannya sendiri, ia sudah terbiasa berzina sejak umur 15 tahun. Di usia 50-an, ia menyesali perjalanan hidupnya. Ia mencari pengampunan. Untuk itu ia mendaftar haji dan menyerahkan dirinya ke bawah bimbingan KBIH Al Ibriz dari pesantren kami. Kepada Kyai Chamil, pembimbing Al Ibriz yang bertugas tahun […]

expand_less