Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisah Kiai Said dan Gus Dur

  • account_circle PAC Bagelen
  • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kang Said, nanti kalau di Madinah tolong temani saya, ya. Saya mau mencari makam Ali al-Uraidhi,” tutur Gus Dur kepada KH Saiq Aqil Siradj yang sedang mengenyam pendidikan S-2 di Ummul Quro’, Makah, pada tahun 1989.Pertemuan tersebut merupakan perkenalan pertama kali Kiai Said dengan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Saat itu, Gus Dur sedang menunaikan ibadah umroh bersama rombongan, termasuk KH. Nur Muhammad Iskandar.Karena Kiai Said berdomisili diMakah, maka beliau tak begitu hafal seluk beluk Madinah. Kiai Said kemudian meminta bantuan Zainuddin,salah satu temannya dari Cirebon yang berada di Madinah dan dia dengan senang hati berkenan menghantarkan GusDur mencari posisi makam yang dimaksud, Sehabis sholat shubuh, Zainuddin menghantarkan Gus Dur dan Kiai Said ke makam tersebut. Sebentar kemudian makam yang dituju berhasil ditemukan. “Saya tak menyangka pencarian makam begitu cepat dan ketemunya persis di tengah-tengah perkebunan kurma,kisaran 8 km dari pusat masjid Nabawi dan ternyata banyak orang yang tidak tahu makam itu,” ujar Kiai Said. Sesampainya di makam, Gus Dur mengajak membaca fatehah seribu kali. Eh, fatehah baru dibaca 35x, Polisi Arab (laskar) memergoki mereka,bahkan rombongan itu hendak ditangkap. Kang Said pun lalu berkata ke laskar itu: “Ini tamu dari Indonesia, sedangkan saya adalah pelajar di sini.” Laskar itu akhirnya tak jadi melakukan aksi penangkapan tapi rombongan itu diusir dan disuruh menjauh dari makam.Gus Dur tampak kecewa dan marah besar. Sambil pergi berlalu, Gus Dur berkata pada sang Laskar: “Kamu musuh Allah, Wahabi.” Karena rasa penasaran berkecamuk di pikiran Kiai Said, di tengah perjalanan pulang ke rumahnya, beliau pun akhirnya memberanikan diri bertanya pada Gus Dur.“Siapakah sesungguhnya Ali al-Uraidhi tadi, Gus?” “Ali al-Uraidhi adalah putra Ja’far Shodiq bin Muhammad Baqir bin Ali Zainal abidin bin Khusain bin Ali bin Abi Tholib. Ali Uraidy punya anak Isa, Isa punya anak An-Naqib, An-Naqib punya anak Ahmad, Ahmad yang hijrah ke Kamboja,Ahmad punya anak Ali Jamaluddin Al-Akbar, punya anak Ibrahim, punya anak Jumadil Kubro, Punya anak Sunan Ampel, punya anak Sunan Drajat dan Sunan Bonang,” ujar Gus Dur dengan sangat detail.Kiai Said terpaku, heran campur takjub atas pengetahuan cucu Hadrotusyekh KH Hasyim Asy’ari yang sangat beliau dikagumi. Wabilkhusus tentang keistimewaan Gus Dur kok bisa tahu tentang siapa sesungguhnya yang dikebumikan di tengah kebun kurma yang diziarahinya itu.Alhasil, dari peristiwa tersebut Kiai Said sangat yakin bahwa sesungguhnya Gus Dur adalah waliyullah. Ilha ruhi Waliyullah Ali al-Uraidhi dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur): Alfatehah… Doakan juga untuk kesehatan Kiai Said. Aamiin.

  • Penulis: PAC Bagelen

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor Kaliwader Pererat Warga dengan Voli

    Ansor Kaliwader Pererat Warga dengan Voli

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 1Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Santri sebagai bagian dari warga masyarakat, peran dan keberadaanya seringkali dibenturkan dengan dikotomi santri dan abangan, sebuah ironi yang secara tidak sengaja terpelihara dari warisan penjajahan. Momen peringatan HSN (Hari Santri Nasional) tahun 2016 ini dimanfaatkan betul oleh Ansor Ranting Kaliwader dengan mengadakan lomba bola voli sebagai media interaksi antara santri dan warga […]

  • Embrio Rijaalul Ansor

    Embrio Rijaalul Ansor

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Muhammad Hidayatullah
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Memang sangat ‘pas’ kalau Ansor beberapa tahun terakhir ini menggeber pengkaderan ‘langit’ melalui Rijaalul Ansor. Yang pertama tentu karena banyak sekali manfaatnya. Rijaalul Ansor bak pasukan langit yang menjaga agar kader-kader Ansor ini tidak hanya cakap baris-berbaris, tapi juga tidak kehilangan dimensi keagamannya. Apalagi Rijaalul Ansor ini banyak dipunggawai para gus-gus muda, ber Ansor pun […]

  • GP Ansor Purworejo dan KPU Gelar Seminar untuk Pemilih Muda Menuju Pemilukada Serentak 2024

    GP Ansor Purworejo dan KPU Gelar Seminar untuk Pemilih Muda Menuju Pemilukada Serentak 2024

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Purworejo, Ansorpurworejo.org – Menjelang Pemilukada serentak 2024, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo mengadakan seminar kepemiluan bertema “Pemilih Muda yang Cerdas dan Berkualitas Tidak Golput”. Acara ini berlangsung di Aula PCNU Purworejo pada malam 22 Juli 2024 dan dihadiri oleh para Ketua, Sekretaris, dan Kasatkoryon Banser PAC […]

  • Profil Gus Yaqut, Ketua PP GP Ansor

    Profil Gus Yaqut, Ketua PP GP Ansor

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.318
    • 0Komentar

    Besar di keluarga kiai Nahdlatul Ulama (NU), Gus Yaqut membangun kariernya dari Rembang. Ia muncul ke pentas nasional setelah menjadi Ketua Umum GP Ansor sekaligus sebagai Panglima Tertinggi Banser. Yaqut Cholil Qoumas atau lebih akrab disapa Gus Yaqut dikenal sebagai tokoh NU Rembang yang menjabat sebagai Ketua Umum GP Ansor dan anggota DPR RI dari […]

  • Mayoret Mungil Nan Imut Ramaikan Pawai Ta’aruf Santri

    Mayoret Mungil Nan Imut Ramaikan Pawai Ta’aruf Santri

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 1.039
    • 1Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Pawai ta’aruf santri yang di gelar oleh yayasan dan pondok pesantren Ash Shidiqiyyah yang star dari masjid  HM ( Kyai Mahrus Matori) Winong Kulon Kemiri Purworejo dan finish di pondok pesantren Ash Shidiqiyyah kampus 1 Berjan Purworejo jum’at sore (20/1/2017). Acara diikuti dari elemen masyarakat dan pihak yayasan  dari Ra, Tk, Mi, SD, […]

  • Ijazah Doa dari KH. M. Cholil Bisri Agar Diberi Kemudahan dalam Berhaji

    Ijazah Doa dari KH. M. Cholil Bisri Agar Diberi Kemudahan dalam Berhaji

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle PAC Bruno
    • visibility 88
    • 0Komentar

    (Bruno, 27 Juni 2023), Dalam rangka menjaga dan memastikan keselamatan serta kenyamanan jamaah yang berusia lanjut, Kementerian Agama Indonesia telah meluncurkan program haji ramah lansia yang bertujuan untuk memudahkan Jama’ah dalam menjalankan ibadah haji. Dalam upaya ini, almarhum almaghfurlah KH Muhammad Cholil Bisri, seorang ulama ternama, meng-ijazahkan doa yang diharapkan dapat membantu para Jamaah dalam […]

expand_less