Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kisah Kiai Said dan Gus Dur

  • account_circle PAC Bagelen
  • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kang Said, nanti kalau di Madinah tolong temani saya, ya. Saya mau mencari makam Ali al-Uraidhi,” tutur Gus Dur kepada KH Saiq Aqil Siradj yang sedang mengenyam pendidikan S-2 di Ummul Quro’, Makah, pada tahun 1989.Pertemuan tersebut merupakan perkenalan pertama kali Kiai Said dengan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Saat itu, Gus Dur sedang menunaikan ibadah umroh bersama rombongan, termasuk KH. Nur Muhammad Iskandar.Karena Kiai Said berdomisili diMakah, maka beliau tak begitu hafal seluk beluk Madinah. Kiai Said kemudian meminta bantuan Zainuddin,salah satu temannya dari Cirebon yang berada di Madinah dan dia dengan senang hati berkenan menghantarkan GusDur mencari posisi makam yang dimaksud, Sehabis sholat shubuh, Zainuddin menghantarkan Gus Dur dan Kiai Said ke makam tersebut. Sebentar kemudian makam yang dituju berhasil ditemukan. “Saya tak menyangka pencarian makam begitu cepat dan ketemunya persis di tengah-tengah perkebunan kurma,kisaran 8 km dari pusat masjid Nabawi dan ternyata banyak orang yang tidak tahu makam itu,” ujar Kiai Said. Sesampainya di makam, Gus Dur mengajak membaca fatehah seribu kali. Eh, fatehah baru dibaca 35x, Polisi Arab (laskar) memergoki mereka,bahkan rombongan itu hendak ditangkap. Kang Said pun lalu berkata ke laskar itu: “Ini tamu dari Indonesia, sedangkan saya adalah pelajar di sini.” Laskar itu akhirnya tak jadi melakukan aksi penangkapan tapi rombongan itu diusir dan disuruh menjauh dari makam.Gus Dur tampak kecewa dan marah besar. Sambil pergi berlalu, Gus Dur berkata pada sang Laskar: “Kamu musuh Allah, Wahabi.” Karena rasa penasaran berkecamuk di pikiran Kiai Said, di tengah perjalanan pulang ke rumahnya, beliau pun akhirnya memberanikan diri bertanya pada Gus Dur.“Siapakah sesungguhnya Ali al-Uraidhi tadi, Gus?” “Ali al-Uraidhi adalah putra Ja’far Shodiq bin Muhammad Baqir bin Ali Zainal abidin bin Khusain bin Ali bin Abi Tholib. Ali Uraidy punya anak Isa, Isa punya anak An-Naqib, An-Naqib punya anak Ahmad, Ahmad yang hijrah ke Kamboja,Ahmad punya anak Ali Jamaluddin Al-Akbar, punya anak Ibrahim, punya anak Jumadil Kubro, Punya anak Sunan Ampel, punya anak Sunan Drajat dan Sunan Bonang,” ujar Gus Dur dengan sangat detail.Kiai Said terpaku, heran campur takjub atas pengetahuan cucu Hadrotusyekh KH Hasyim Asy’ari yang sangat beliau dikagumi. Wabilkhusus tentang keistimewaan Gus Dur kok bisa tahu tentang siapa sesungguhnya yang dikebumikan di tengah kebun kurma yang diziarahinya itu.Alhasil, dari peristiwa tersebut Kiai Said sangat yakin bahwa sesungguhnya Gus Dur adalah waliyullah. Ilha ruhi Waliyullah Ali al-Uraidhi dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur): Alfatehah… Doakan juga untuk kesehatan Kiai Said. Aamiin.

  • Penulis: PAC Bagelen

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWC NU Kemiri Gelar Pelatihan Muharrik Masjid untuk Pengurus Masjid

    MWC NU Kemiri Gelar Pelatihan Muharrik Masjid untuk Pengurus Masjid

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Purworejo, 25 Juni 2023 – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kemiri melaksanakan pelatihan Muharrik Masjid yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman pengurus masjid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Kegiatan yang diselenggarakan di Kemiri ini dihadiri oleh sejumlah pengurus masjid dari berbagai kawasan se-Kecamatan Kemiri. Pelatihan ini dipandu oleh MWC […]

  • Konvoi 10 Bus, MWC NU Purworejo Gelar Ziarah Perkuat Aswaja dan Sambut 100 Tahun Nahdlatul Ulama

    Konvoi 10 Bus, MWC NU Purworejo Gelar Ziarah Perkuat Aswaja dan Sambut 100 Tahun Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Selasa, 30 Agt 2022
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Purworejo – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Purworejo selenggarakan ziarah aulia dan ulama Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Ahad (28/08). K. Muh. Farchan Sulistyanto selaku ketua Panitia Ziarah menyampaikan kegiatan ini ditujukan untuk mempererat hubungan jamaah Nahdlatul Ulama baik yang kultural dan struktural serta dengan tokoh yang diziarahi. “Ziarah sebagai bagian dari […]

  • Rapat Koordinasi Jawa Tengah Bersholawat bersama Habib Syekh Assegaf

    Rapat Koordinasi Jawa Tengah Bersholawat bersama Habib Syekh Assegaf

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 1Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.orgRapat Koordinasi Menindaklanjuti Surat Gubernur Jawa Tengah  tentang Pelaksanaan: Jawa Tengah Bersholawat bersama Habib Syekh Assegaf dari Solo yang akan di selenggarakan pada 18 April 2016 bertempat di Alun-alun Purworejo. Dari Unsur NU yang di Undang untuk menghadiri Rapat adalah diantaranya: PC NU, PC RMI NU, PC Ansor dan Satkorcab Banser Purworejo. Rapat tersebut […]

  • Biografi KH. Sya’roni Ahmadi Al Hafidz

    Biografi KH. Sya’roni Ahmadi Al Hafidz

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.094
    • 1Komentar

    KH. Sya’roni Ahmadi Al Hafidz lahir di Kota Kudus. Beliau merupakan anak ke tujuh dari delapan bersaudara. Beliau ditinggalkan ibundanya semenjak kecil tepatnya ketika berusia 8 tahun. Sepeninggal ibunya kiai Sya’roni di asuh oleh sang ayah. Namun masa ini pun tidak berlangsung lama. Karena menginjak usiannya yang ke 13 tahun, kiai Sya’roni ditinggal oleh ayahnya. […]

  • KH Ma’ruf Amin, Sosok Ahli Fiqih Terampil

    KH Ma’ruf Amin, Sosok Ahli Fiqih Terampil

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 1Komentar

    Langkah kakinya pendek-pendek. Tatapan matanya sering ke arah depan. Jarang menunduk dan menengadah. Selalu tampak tersenyum. Egaliter dan dialogis. Tak menonjolkan diri sebagai tokoh penting di organisasi massa Islam terbesar negeri ini. Itulah KH Ma’ruf Amin. Kiai Ma’ruf adalah Rais Am PBNU periode 2015-2020 sekaligus Ketua Umum MUI periode 2015-2020. Dua posisi puncak yang dijabat […]

  • PAC GP ANSOR Kecamatan Purworejo Gelar Pelantikan dan Rakerancab

    PAC GP ANSOR Kecamatan Purworejo Gelar Pelantikan dan Rakerancab

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Purworejo menyelenggarakan Pelantikan dan Rakerancab di Gedung Grha Siola, Purworejo pada Ahad (20/02/2022) Hadir sebagai narasumber stadium generale, Katib Syuriah PBNU Dr. KH. Hilmy Muhammad, MA berpesan bahwa ansor harus bisa menjadi solusi peradaban, kemanusiaan dan modernitas. Jangan sampai justru menjadi beban. Apa […]

expand_less