Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gus Ahil: Gus Menteri Memikirkan Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Indonesia

  • account_circle Surato
  • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
  • visibility 1.052
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia yang membatalkan keberangkatan jamaah haji Indonesia pada tahun ini menimbulkan polemik. Siaran pers yang dilakukan oleh Menteri Agama, H Yaqut Cholil Qoumas tersebut langsung mendapatakan banyak pendapat baik yang pro maupun kontra.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pembatalan ini disebabkan karena masih dalam kondisi pandemi covid-19 dan pemerintah Arab Saudi belum mengundang pemerintah Indonesia untuk pembahasan keberangkatan ibadah haji. Bahkan, Gus Yaqut juga sudah menegaskan kalau uang jamaah haji aman dan adanya isu Indonesia memiliki hutang biaya haji adalah hoax.

Polemik yang disebabkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sangat disesalkan oleh Gus Ahil, sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo.

“Masyarakat harus mau berfikir jernih dan jangan asal percaya isu yang berkembang. Yang dipikirkan oleh Gus Menteri bukan hanya masalah adanya kuota dan tidak ada kuota, tapi lebih ke segala sesuatu yang mesti dipersiapkan secara matang. Ini juga demi masyarakat Indonesia”, tegasnya.

Masih menurut Gus Ahil, dengan persiapan yang tidak matang justru akan menjadikan masalah baru yang bisa membahayakan orang banyak.

“Apalagi ibadah haji ini kan masih dalam situasi covid yang saya yakin nanti akan ada beberapa perlakuan dan panduan tekhnis yang sangat khusus. Butuh persiapan yang lebih. Jika pengumuman kuota mendadak tentu akan menyulitkan bagi panitia haji yang berjibaku untuk memberikan pelayanan terbaik”, tambahnya.

Menurut Gus Ahil, ibadah haji ini rukun islam yang berbeda dibanding yang lain, karena ada embel-embel ‘bagi yang mampu’.

“Mampu ini tidak bisa hanya dimaknai mampu secara biaya, melainkan juga kemampuan yang lain misalnya saja dimampukan kesehatan badannya. Kalau memang masih banyak madhorotnya tidak perlu kita memaksakan diri melakukan ibadah yang malah akan membawa ke dalam hal yang berbahaya.”

“Jadi, sekali lagi mari jangan mudah termakan hasutan orang-orang yang memang tidak ingin Indonesia ini adem ayem. Semuanya demi penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan juga nyaman. Poinnya adalah demi kemaslahatan masyarakat Indonesia. Jangan saling menyalahkan, mari saling mendoakan agar kita segera terlepas dari pandemi dan bisa beribadah dengan maksimal seperti sedia kala.”, pungkasnya.

Tags
  • Penulis: Surato

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MEMBUMIKAN ASWAJA

    MEMBUMIKAN ASWAJA

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Pegangan Para Guru NU Pengarang : Dr. KH. Asep Saifuddin Penerbit     : Khalista  Harga        : Rp 45.000 Sinopsis: Tanggung jawab para guru NU adalah mengentaskan anak didiknya dari kemiskinan ilmu, khususnya ilmu yang pada akhirnya mampu membentengi mereka dari serbuan aliran yang bertentangan dengan aliran Ahlussunnah Wal-Jama’ah. Dalam konteks inilah menjadi strategis gagasan […]

  • Demi Cinta Nabi dengan Sholawat

    Demi Cinta Nabi dengan Sholawat

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2016
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Membaca sholawat nabi sudah disyariatkan dalam Al qur’an bahwasanya Allah dan malaikat membaca sholawat kepada nabi Muhammad SAW. Serupa yang dilakukan oleh para penabuh terbang Nurul Barokah dari desa Sambeng kecamatan Bayan kabupaten Purworejo yang mengiringi bacaan sholawat al barjanji di musholla Al Muttaqin desa Pucang agung dalam acara pawai kuda (arak arakan) […]

  • Sepenggal Cerita Dibalik Nama GP Ansor

    Sepenggal Cerita Dibalik Nama GP Ansor

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pra dan pasca Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan. Karenanya, kisah Nahdlatul Wathan, Taswirul Afkar, Syubbanul Wathan, Persatuan Pemuda NU, ANO, Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan Ansor, dan Banser […]

  • Banser menyukseskan Ansor Bersholawat

    Banser menyukseskan Ansor Bersholawat

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2016
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.orgBarisan Ansor Serbaguna (Banser) bersiap menuju Alun-alun Kemiri didahului pelepasan dari Markas  Ponpes Al Faham Baledono Purworejo. Jumat Siang (6 Mei 2016) Ketua Pimpinan Cabang (Kanan) dan Ketua Satkorcab Banser (Kiri)

  • KH. R Dawud Masykuri dan H. Muhammad Haekal Pimpin PCNU Purworejo Masa Khidmah 2025-2030

    KH. R Dawud Masykuri dan H. Muhammad Haekal Pimpin PCNU Purworejo Masa Khidmah 2025-2030

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Konferensi Cabang (Konfercab) ke-12 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo yang berlangsung di kantor PCNU Purworejo pada Minggu (12/1/2025) telah menetapkan KH. R Dawud Masykuri dan H. Muhammad Haekal sebagai pimpinan baru untuk masa khidmah 2025-2030. KH. R Dawud Masykuri, Pengasuh Pondok Pesantren Al Maunah Plaosan, Baledono, terpilih sebagai Rois Suriyah menggantikan KH. Abdul Hadi. Sementara […]

  • Sejarah Banser Dari Ensiklopedi NU

    Sejarah Banser Dari Ensiklopedi NU

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 1.698
    • 0Komentar

    Banser NU Akronim dari Barisan Serba Guna NU. Merupakan lembaga semi-otonom dari GP Ansor, organisasi pemuda NU, yang berdiri pada 1930 atau empat tahun setelah NU didirikan. Menurut catatan, Banser sendiri berdiri pada 1962, atau 32 tahun setelah pendirian GP Ansor. Tujuan pendiriannya adalah untuk memberikan pengamanan pada kegiatan-kegiatan yang digelar oleh Partai NU. Namun, diyakini […]

expand_less