Breaking News
light_mode
Trending Tags

Empat Pilar Kekuatan NU yang Harus Dikombinasikan, Apa Itu?

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
  • visibility 518
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, NU Online
Pola relasi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa sebatas mengandalkan modernisasi struktur. Memasuki abad ke-2, NU sebagai organisasi harus mampu mengkombinasi empat pilar kekuatan yang dimilikinya, nasab, sanad, struktur, dan kultur
Empat elemen ini, merupakan penataan pola relasi yang baik organisasi NU menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis dan terbuka. Sebaliknya, justru yang terjadi hari ini adalah rasa memiliki yang semakin kuat, tanpa diiringi rasa tanggungjawab. 
“Banyak pihak lebih mudah mengatasnamakan NU sebagai jalan pintas mendapat keuntungan, tanpa memikirkan dampaknya buat organisasi, termasuk warga NU,” kata Hery Haryanto Azumi, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Wasekjen PBNU), Ahad (23/10/2016).
Ia menegaskan, hubungan nasab dan sanad, harus teraplikasi dalam bentuk tanggungjawab struktural dan kultural. Hal ini dilakukan agar setiap program kerja yang digagas bisa terukur. Terutama mengukur setiap risiko dari program kerja. 
“Implikasinya terhadap masa depan organisasi NU itu juga harus dipetakan,” tegas mantan Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) ini. 
Kemudian dimana pentingnya Sanad? Ditanya demikian, Hery-demikian ia akrab disapa menambahkan, adalah menanamkan posisi pengetahuan sebagai pondasi dalam perjalanan peradaban manusia. Harapannya, ada gambaran tentang peta pengetahuan secara sektoran dan sebarannya. 
Berarti, lanjut dia, menjadi penting kekuatan sumber daya di tubuh organisasi NU. Sumber daya sosial menjadi basis legitimasi bagi keberadaan NU itu sendiri, baik itu kemarin, hari ini dan masa mendatang. “Ini perlu dukungan kemampuan sumber daya manusia pada struktur organisasi NU, sebagai pelaksana mandat sosial,” ujarnya lagi. 
Modernisasi struktur yang terjadi hari ini, tidak mengikutsertakan nasab dan sanad. Kondisi ini berbahaya dan justru bisa memicu konflik kekuatan struktural dengan kultural, Hery menambahkan. 
Seharusnya, struktur NU mampu mengakomodir kepentingan atau kebutuhan warga NU, dengan melakukan social service sebagai upaya membangun komunikasi timbal balik – simbiosis mutualisme antara jam’iyyah dengan jamaah.
“Semua tidak akan berjalan baik, apabila nalar kekuasaan dan mencari keuntungan lebih dominan. Sense of belonging harus seiring dengan sense of responsibility,” tegasnya. 
Untuk itu ke depan, lanjut dia, organisasi NU harus mengintegrasikan empat kekuatan tadi, nasab, sanad, struktur dan kultur, yang fungsinya saling menguatkan. “Cara yang bisa menyatukan kekuatan itu melalui permusyawaratan ulama. Permusyawaratan ulama ini menjadi pengikat,” tandasnya. (Aras/Fathoni)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaji Bareng Fatayat Gintungan

    Ngaji Bareng Fatayat Gintungan

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2016
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Purworejo, ansorpurworejo.org Pimpinan Ranting fatayat muslimat desa Gintungan Kec. Gebang menyelenggarakan pengajian rutinannya di mushola Al Barokah Buntit Gintungan Gebang Purworejo. Kegiatan dilakukan secara bergiliran ditiap mushola/ masjid yang ada di Gintungan.(27/11)  Acara tersebut di isi dengan acara keagamaan ke Nu an yaitu membaca ayat suci Al Qur’an, sholawat, tahlil, tawasul kepada arwah arwah serta […]

  • Peringati Harlah 92 dengan Gowes Bangkalan-Jombang, GP Ansor Jadi Hub Anak Muda Jelajahi Sejarah Ulama

    Peringati Harlah 92 dengan Gowes Bangkalan-Jombang, GP Ansor Jadi Hub Anak Muda Jelajahi Sejarah Ulama

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 123
    • 2Komentar

    Jombang – Gerakan Pemuda Ansor kembali meneguhkan khidmatnya kepada umat dan bangsa melalui kegiatan gowes ziarah dari Bangkalan menuju Jombang, menempuh jarak sekitar 123 kilometer melintasi enam kabupaten/kota. Kegiatan bertajuk Ziarah Akbar & SEPEDA (Satukan Energi Pemuda Indonesia) ini menjadi bagian dari rangkaian Harlah ke-92 GP Ansor. Ribuan peserta ambil bagian, terdiri dari kader Ansor, […]

  • Di rumah mengajarlah!

    Di rumah mengajarlah!

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Di rumah mengajarlah! Apa yg dibutuhkan masyarakat kalian kaji. Ilmu itu meskipun dibagikan tidak habis, tidak seperti uang. Jika kalian mau mengamalkn ilmu, niscaya akan diberi kefahaman ilmu2 yg lain. Kalian sebarkan ilmu. Masyarakat itu menunggu kalian. Dirumah jgn malas2an Dawuh Almukarom Murobi ruhiy KH. M Anwar Manshur Lirboyo yang selalu beliau tancapkan kepada santri-santrinya, […]

  • Pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Clapar:

    Pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Clapar:

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Clapar, 14 September 2024 — Pada tanggal 14 September 2024, Masjid Al-Falah di Desa Clapar menjadi saksi penting dalam sejarah organisasi Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di Kabupaten Purworejo. Acara pelantikan Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Clapar ini dilaksanakan dengan khidmat dan penuh semangat, menandai awal kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa semangat dan inovasi […]

  • Pimpin GP Ansor Purworejo, H. Muhammad Haekal S.Pd.I Minta Dukungan Semua Pihak

    Pimpin GP Ansor Purworejo, H. Muhammad Haekal S.Pd.I Minta Dukungan Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 1Komentar

    Forum konferensi GP Ansor Purworejo di pesantren Al-Anwar Maron, Ahad (21/12), mengamanahkan H. Muhammad Haekal S.Pd.I untuk menggerakkan pemuda NU ini untuk masa bakti 2014-2018. Kepada peserta forum dan banom NU lainnya, Haikal meminta kerja sama dalam mengimplementasikan program NU. “Tentu ini merupakan amanah yang tidak ringan mengingat tantangan organisasi ke depan yang semakin berat. […]

  • Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Purworejo Gelar Dirosah Ula Angkatan ke-2

    Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Purworejo Gelar Dirosah Ula Angkatan ke-2

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Purworejo, melalui bidang Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor mengadakan dirosah ula angkatan ke-2, Jum’at-Sabtu (10-11/12/2021) kemarin, di Ponpes Maunah Plaosan III, Desa Baledono, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo.  Hadir pada kesempatan tersebut, wakil sekretaris PP GP Ansor H Timbul Pasaribu dan jajaran pengurus wilayah MDS […]

expand_less