Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gelar Pelatihan Kader, Ansor Diingatkan Waspada Islam Radikal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2015
  • visibility 662
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebanyak 130 pemuda kader Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo mengadakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Pondok Pesantren Al Fahham Kelurahan Baledono Kecamatan/ Kabupaten Purworejo, Rabu (4/2) .

Hadir dalam upacara pembukaan kegiatan tersebut, Forum Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Purworejo serta pengurus Nahdlatul Ulama dan badan otonom di bawah NU.

Ketua PC Ansor Purworejo, KH Muhamad Haekal SPd I dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan pelatihan kader ini dilaksanakan guna memberikan bekal terhadap para pengurus baru PC Ansor periode 2015-2019 mendatang.

“Dalam pelatihan ini kami mengundang fasilitator dari PW Ansor Jawa Tengah. Beberapa materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah berkaitan tentang sejarah, kebangsaan, ideologi Aswaja, geneologi politik global,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini salah satu pesoalan yang cukup mengancam NKRI adalah gerakan radikalisme. Gerakan tersebut mengatasnamakan Islam padahal yang diperjuangkan dan cara yang digunakan tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Hal inilah yang musti diantisipasi bersama agar wilayah Purworejo bebas dari ancaman gerakan Islam radikal. Kegiatan ini adalah salah satu langkah nyata dari GP Ansor untuk melawan gerakan radikalisme itu,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain MAg menyampaikan bahwa PKD merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia GP Ansor, guna mengemban tugas yang penting dan mulia. Yaitu mengawal ajaran ahli sunnah wal jamaah (aswaja) dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indoensia.

“Untuk menjalankan tugas tersebut, diperlukan pengenalan dan pendalaman mengenai aswaja serta wawasan kebangsaan,” katanya.

Lebih lanjut Bupati Purworejo mengharapkan agar GP Ansor bersama komponen masyarakat yang lain untuk peduli lingkungan dalam artian luas. “Tidak hanya peduli terhadap eksistensi organisasi namun juga mampu untuk berperan serta terhadap kondisi masyarakat dan Pemerintahan,” tandasnya.

Dikatakan bahwa GP Ansor Kabupaten Purworejo dapat lebih maju karena memiliki sumber daya yang heterogen dari berbagai macam profesi. “Ini menjadi modal yang sangat bagus sekali agar organisasi ini akan berkembang dan memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat Purworejo,” kata Mahsun yang juga mantan pengurus Ansor ini. (Lukman Hakim/Anam)

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC GP Ansor Bagelen Gelar Ziarah Makam Aulia di Jawa Timur

    PAC GP Ansor Bagelen Gelar Ziarah Makam Aulia di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Pada tanggal 4 hingga 6 Agustus 2023, Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Bagelen menyelenggarakan kegiatan ziarah ke beberapa tempat makam Aulia di Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan dan meningkatkan spiritualitas anggota dalam mendekatkan diri kepada Tuhan serta mengenang jasa pahlawan dan tokoh agama di tempat-tempat bersejarah. Hari […]

  • Ansor, Generasi Now, Ulama, dan Pancasila

    Ansor, Generasi Now, Ulama, dan Pancasila

    • calendar_month Sabtu, 2 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 715
    • 1Komentar

    Mata perempuan tua yang kurus itu berkaca. Dua telapak tangannya menyatu depan wajah sebagai ungkapan terima kasih pada anak-anak muda yang mengantar sembako ke gubuknya yang jauh dari kegaduhan media sosial (medsos) yang belakangan ini cukup sepi dari penegasan Islam sebagai deen assalam (agama perdamaian) di negara berideologi Pancasila (Khomsatul Asasiyah). Anak-anak muda berseragam hijau […]

  • Banser Lugu vs Banser Disiplin

    Banser Lugu vs Banser Disiplin

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle PAC Bagelen
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Menjadi tempat digelarnya Muktamar NU ke-28, 1989, seantero kawasan Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, ditutup dan disterilkan dari segala jenis kendaraan. Bahkan jalan kampung di depan rumah Kyai Attabik Ali pun dipalang dan dijagai banser sepanjang waktu untuk mencegah kendaraan lewat, karena jalan itu membelah komplek pesantren. Banser-banser penjaga palang jalan itu kaget ketika ba’da […]

  • Kembali Lagi, Safari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gelar Tarling Bulan Suci Ramadhan

    Kembali Lagi, Safari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Gelar Tarling Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Akhmad Nasukhan
    • visibility 697
    • 0Komentar

    BENER, ansorpurworejo.org – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Limbangan, Kecamatan Bener selenggarakan Traweh Keliling (Tarling). Tarling ini bertujuan untuk media syi’ar Ranting Gerakan Pemuda ansor Limbangan pada bulan ramadhan, Sabtu (30/04/2021) malam. Kegiatan ini bertempat di Mushola Darul Muttaqin, Dusun Biman Rt. 01 Rw. 03 Desa Limbangan, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Hadir pada kesempatan ini, […]

  • Mari Donasi untuk Gempa Bumi di Aceh

    Mari Donasi untuk Gempa Bumi di Aceh

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakt Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama) menyampaikan duka mendalam atas musibah gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Meski tak berpotensi tsunami, bencana yang terjadi sekitar pukul 05.03 WIB ini merobohkan sejumlah bangunan dan menelan puluhan korban jiwa. “Kami mengajak semua pihak […]

  • KH Chudlori, Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    KH Chudlori, Santri Kelana Pendiri API Tegalrejo

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 2Komentar

    KH Chudlori lahir di Tegalrejo Magelang, Jawa Tengah dari pasangan Muhammad Ikhsan dan Mujirah. Ia anak kedua dari sepuluh bersaudara. Muhammad Ikhsan adalah penghulu Tegalrejo pada masa penjajahan Belanda. Ayah Muhammad Ikhsan bernama Abdul Halim, juga penghulu zaman Belandayang sangat dihormati. Abdul Halim menangani urusan agama di Magelang meliputi kecamatan Candimulyo, Martoyudan, Mungkid, dan Tegalrejo. […]

expand_less