Breaking News
light_mode
Trending Tags

Toleransi dalam Perspektif Fikih

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2016
  • visibility 461
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Toleransi menjadi penting dideskripsikan guna mengawal kerukunan di tengah masyarakat majemuk seperti Indonesia. Indonesia adalah negara unik dan beda. Sebab Indonesia bukan negara sekuler dan bukan pula negara agama, tapi berlandaskan Pancasila.

Sebuah konsep lain yang tetap berlandaskan agama berpadu dengan norma pribumi. Sebagai mayoritas, umat Muslim memiliki tanggung jawab memandu toleransi di negeri ini. Di sinilah pentingnya pengetahuan toleransi secara benar. Toleransi yang tidak mencederai konstitusi negara dan tidak pula melanggar syariah agama.

Sejauh ini toleransi diartikan sebagai kebebasan beragama oleh umat Muslim yang cenderung sekuler. Toleransi didefinisikan secara mutlak, artinya bisa diwujudkan dalam kerangka sosiologis, dan bisa pula dalam kerangka teologis. Kesannya, kelompok ini berupaya memenangkan peran konstitusi negara atas kanun agama.

Di pihak lain, kaum fundamentalis yang gigih berupaya menerapkan Islam secara tekstual dan ahistoris. Kelompok ini gemar mencari musuh atas nama agama. Konstitusi negara, mereka anggap batal, dan agama mereka amalkan secara radikal. Intoleransi pun muncul dari sini.

Buku ini hadir dengan deskripsi lain. Sebab menggunakan kacamata Islam ala pesantren, sebuah lembaga pendidikan tua di Nusantara yang telah turut pula membidani NKRI. Kitab-kitab kuning tentu saja menjadi rujukan utama buku ini.

Meski kitab kuning pada umumnya ditulis oleh pemikir abad pertengahan, dan kebanyakan penulisnya bukan pribumi Nusantara, tetapi loyalitas dan eksistensi kaum pesantren dalam mengawal NKRI selama ini adalah bukti peran para kiai dan kaum pesantren dapat dengan tepat menerjemahkan teks kitab kuning sesuai dengan konteks keindonesiaan.

Judul: Fikih Toleransi
Penulis: Syarif Yahya
Pengantar: Menteri Agama H Lukman Hakim S
Penerbit: Aswaja Pressindo
Tahun terbit: Cetakan I, 2016
Tebal: 207 halaman
ISBN: 978-602-6791-52-8

Peresensi M Haidar

Penulis

Penulis Resmi AnsorPurworejo.Org

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempererat Solidaritas Antaranggota PAC GP Ansor Pituruh Ziaroh ke Semarang

    Mempererat Solidaritas Antaranggota PAC GP Ansor Pituruh Ziaroh ke Semarang

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle PAC Pituruh
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pituruh, Purworejo – Pada tanggal 09-10 September 2023, PAC GP Ansor Pituruh Purworejo menggelar sebuah acara ziarah auliy’ yang menghormati beberapa tokoh agung Islam Jawa Tengah. Acara ini menjadi momen penting dalam upaya menjaga dan merayakan warisan budaya dan spiritual Jawa yang kaya. Ziarah auliya’ ini dipimpin oleh Ketua Panitia Sahabat Dedi Ngumroni dan mengunjungi […]

  • PRNU Cangkreplor ikuti Lomba dalam rangka Satu Abad NU di Kecamatan Purworejo

    PRNU Cangkreplor ikuti Lomba dalam rangka Satu Abad NU di Kecamatan Purworejo

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Pada Hari Sabtu malam Ahad 28 Januari 2023 , dalam rangka menyambut Peringatan Satu Abad NU 16 Rajab 1344 H – 16 Rajab 1444 H , Pengurus Ranting NU Kelurahan Cangkreplor bertempat di Halaman Rumah Bapak K. Ikhsanudin Cangkreplor Purworejo berkesempatan menjadi Ranting NU pertama yang mengikuti penilaian Lomba Dekorasi Visual dan […]

  • GP Ansor Purworejo Gelar Khitanan Massal

    GP Ansor Purworejo Gelar Khitanan Massal

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    PURWOREJO, (ansorpurworejo.org) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo menggelar khitanan masal gratis. Puluhan anak-anak usia 9 -15 tahun dari berbagai kecamatan di Purworejo turut andil dalam kegiatan tersebut. Sekretaris GP Ansor Tashilul Manasik atau akrab dipanggil dengan Gus Ahil mengatakan digelarnya khitan masal tersebut merupakan bentuk pengabdian GP Ansor kepada masyarakat. Menurutnya banyak […]

  • ansor womotulus

    Wakil Rois Syuriah Wonotulus: “Kepemimpinan Harus Kober, Bener, Pinter”

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Hilmy Fauzi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Purworejo, 6 Juni 2023 – Gelaran Rapat Anggota PR GP Ansor Desa Wonotulus telah berakhir dengan Muhammad Fathul Bari resmi terpilih menjadi ketua pada masa khidmah tahun 2023 sampai dengan tahun 2025 (4/6/2023). Rapat Anggota sebagai forum tertinggi di tingkat ranting juga menghasilkan rekomendasi kepada kepemimpinan baru, termasuk di antaranya dari Pengurus Nahdlatul Ulama setempat. […]

  • Empat Pilar Kekuatan NU yang Harus Dikombinasikan, Apa Itu?

    Empat Pilar Kekuatan NU yang Harus Dikombinasikan, Apa Itu?

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 1Komentar

    Jakarta, NU Online Pola relasi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa sebatas mengandalkan modernisasi struktur. Memasuki abad ke-2, NU sebagai organisasi harus mampu mengkombinasi empat pilar kekuatan yang dimilikinya, nasab, sanad, struktur, dan kultur.  Empat elemen ini, merupakan penataan pola relasi yang baik organisasi NU menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis dan terbuka. Sebaliknya, justru […]

  • Anggota Banser Desa Sumowono Berperan Penting dalam Upacara 17 Agustus di Desanya

    Anggota Banser Desa Sumowono Berperan Penting dalam Upacara 17 Agustus di Desanya

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Hakim Wicaksono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KALIGESING, ansorpurworejo.org – Pemerintah Desa Sumowono sukses menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di halaman SD Negeri Sumowono, Kecamatan Keligesing, Kabupaten Purworejo, Pada Kamis (17/8/2023) Acara yang dihadiri oleh warga masyarakat dan berbagai unsur pelajar ini menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Saat upacara tersebut, peran penting anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa […]

expand_less