Breaking News
light_mode
Trending Tags

Riyadloh Badaniyah Melalui Banser

  • account_circle Muhammad Hidayatullah
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
  • visibility 675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sore tadi diajak diskusi bersama Ansor Kota dan diminta untuk me-refleksikan sedikit sejarah Ansor. Mengutip terminologinya Gus Gendoel Phothol , tak ubahnya pijat refleksi, halaqoh ini juga bentuk ikhtiar memijat kepala, hati dan semua anggota tubuh, yang mungkin capek, lelah dan sudah kaku semua, agar kembali fresh dan prima untuk kembali bergerak dalam perjuangan.

Menemani ndan Muhajir Namung Astri saya diminta berbicara sedikit soal sejarah Ansor. Menurut saya, mengetahui sejarah Ansor sangat penting untuk bisa mengambil posisi dan menentukan sikap pergerakan pada masa ini dan yang akan datang. Misalnya saja ketika kita membahas dua semi otonom Ansor, MDSRA dan BANSER. Yang pertama, MDSRA atau lebih dikenal sebagai Rijaalul Ansor. Seperti saya tulis sebelumnya, RA bukanlah nafas baru dalam Ansor. Menganggap RA hal yang baru bisa menyebabkan gerakan RA landai-landai saja. Padahal RA adalah bagian mandat sejarah dalam bidang keagamaan dalam tubuh GP Ansor. Ia cita-cita lama dan tidak terpisahkan dari sejarah Ansor itu sendiri. Sebagaimana GP Ansor yang mewarisi genetika Syubbanul Wathon dan Nahdlatul Wathon (1916), MDSRA juga tak lepas dari cita-cita Da’watus Syubban dan Tashwirul Afkar (1918).

Yang kedua, Barisan Ansor Serbaguna yang kita kenal sebagai Banser. Mungkin tidak banyak yang tahu jika gerakan baris berbaris dan kepanduan Banser ini dulu dikenal sebagai ‘Riyadhoh Badaniyah’. Banser adalah metamorofsa dari BANOE dan Ahlul Wathon. Pendirian BANOE bukanlah hal yang mudah karena juga mendapat pertentangan dari dalam NU sendiri. Penggunaan alat musik Drumband misalnya, sempat mendapat respon yang keras dari ulama-ulama NU. Padahal maksud GP Ansor adalah untuk syiar agama. Sama halnya ketika Ansor berpenampilan dengan memakai celana, sebagian ulama memberikan tanggapan yang keras karena dianggap menyerupai kaum penjajah. Padahal maksud Ansor adalah untuk menunjukan bahwa kaum pribumi setara dengan Belanda. Dalam penolakan-penolakan itulah Mbah Hasyim berfatwa, bahwa Riyadloh Badaniyah diperbolehkan selama mendatangkan manfaat. ‘An takuna ar riyadlotu syar’an mubahatan mufidatan ghoiro mudhorotin.’

Jadi, sejatinya bergabung dengan Banser, mengikuti diklatsar adalah pintu riyadloh. Catatanya: selama mendatangkan manfaat. Dengan memahami sejarah ini, kita jadi tahu bahwa ruh perjuangan Banser adalah ruh perjuangan yang luhur. Baris berbaris itu bukanlah sebatas bergaya, tapi bagian dari riyadloh, latihan, dan upaya yang keras untuk menopang gerakan Ansor dan Nahdlatul Ulama. Maka, menggunakan Banser untuk hal-hal yang jauh daripada itu, bukan saja berarti memunggungi organisasi, tapi juga perlawanan terhadap mandat sejarah NU sekaligus perlawanan terhadap perlindungan yang telah diberikan oleh Mbah Hasyim Asyary saat pendirian BANOE.

Kadang kita malas menarik diri kebelakang untuk memahami sejarah. Lahir di Ansor dan NU yang terlanjur besar memang sebuah kenikmatan. Di sisi lain juga bisa menjadi malapetaka, sebab kebesaran itu yang akhirnya menina bobokkan kita dari mandat dan cita-cita yang mesti terus di perjuangkan. Momen harlah selalu sebatas hal-hal formil belaka. Tidak ada refleksi yang serius untuk lebih memahami organisasi yang kita cintai ini. Kita tak peduli lagi dengan ‘siapa’ pendiri-pendiri organisasi ini dan ‘bagaimana’ organisasi ini dilahirkan. Lalu sebenarnya kepada siapa kita mencontoh dan mengkiblatkan diri? Atau malah memang sebenarnya kita tidak mau peduli dan memilih untuk terus berlindung di bawah ketiak NU, demi kepentingan diri sendiri.

Selamat Harlah GP Ansor ke 88, Khidmat tanpa batas!

  • Penulis: Muhammad Hidayatullah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Ansor Purworejo Gelar Reportase On The Road

    Media Ansor Purworejo Gelar Reportase On The Road

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 571
    • 1Komentar

    PURWOREJO, ansorpurworejo.org – Puluhan media Ansor se-Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan Reportase On The Road, Sabtu (06/11/2021). Kegiatan yang gelar oleh Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purworejo itu dilaksanakan untuk berlatih bersama bagu para media Ansor di Purworejo untuk paham akan sejarah dan bisa mempublikasikan kepada masyarakat melalui media Ansor yang […]

  • Ibadahnya Ahli Maksiat | KH. Khabib Anwar Ketua PC GP Ansor Purworejo Play Button

    Ibadahnya Ahli Maksiat | KH. Khabib Anwar Ketua PC GP Ansor Purworejo

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 1Komentar

    Kali ini JTG 8 masih bersama KH. Khabib Anwar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo membahas tentang “Orang Yang Masih Suka Maksiat, Tapi Juga Punya Keinginan Untuk Beribadah”

  • Wayang Santri Menyambut 10 Muharom PAC Ansor Kemiri

    Wayang Santri Menyambut 10 Muharom PAC Ansor Kemiri

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    ansorpurworejo.org Menyambut 10 Muharom, PAC GP Ansor Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menyantuni 11 anak yatim dan menggelar pengajian wayang santri, di areal Masjid Al Firdaus, Kauman, Kemiri, Senin (10/10) malam. “Jawa dibawa, Arab digarap, barat di ruwat. Bertindak baik menguntungkan orang lain. Kata Sayyidina Umar, Khasibu anfusakum qobla antu khasabu. Hisablah (evaluasilah) diri kalian […]

  • Ngaji Kongkow 2 Mingguan Rijalul Ansor Kec. Purworejo Putaran XVII: Yuuk Cek Lagi Kenapa Kamu Harus Mandi Besar???

    Ngaji Kongkow 2 Mingguan Rijalul Ansor Kec. Purworejo Putaran XVII: Yuuk Cek Lagi Kenapa Kamu Harus Mandi Besar???

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle PAC Kota
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Purworejo, 26 Juni 2023 – Mushola Al Jariyah Pangenrejo menjadi saksi terlaksananya acara Ngaji Kongkow Putaran XVII oleh Rijalul Ansor Kecamatan Purworejo. Acara yang dihadiri oleh Ketua PRNU Pangenrejo KH. Yazid Bustomi, Ketua PAC Gus Hamid, Ketua Rijalul Ansor Gus Zulfikar dan segenap kader Ansor Se-Kec. Purworejo, serta narasumber Ustaz Nailul Kamal al-Hafidz, berhasil menciptakan […]

  • Halal Bi Halal dan Lailatul Ijtima’ MWC NU Purworejo

    Halal Bi Halal dan Lailatul Ijtima’ MWC NU Purworejo

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Purworejo Selenggarakan Halal Bi Halal dan Lailatul Ijtima’ . Kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut bulan syawal 1442 Hijriyah, Ahad (30/05/2021) Malam. Bertempat di Komplek Mushola Al Arifin Baledono Purworejo Hadir pada kesempatan ini, Perwakilan Camat Purworejo, PC NU Purworejo, Jajaran Mustasyar, Pengurus MWC, Perwakilan Ranting NU Se-Kecamatan, Perwakilan Banom (Muslimat, […]

  • Media Ansor Purworejo Gelar Pameran Kegiatan Ansor 1 Tahun Terakhir

    Media Ansor Purworejo Gelar Pameran Kegiatan Ansor 1 Tahun Terakhir

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle Muhamad Ansori
    • visibility 1.105
    • 1Komentar

    PC GP Ansor Kabupaten Purworejo mengadakan Rapat Kerja Tahunan pada Ahad (28/2) di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Kalimiru, Bayan, Purworejo. Yang menarik dalam acara Raker kali ini adalah adanya pojok galeri kegiatan Ansor Purworejo selama satu terakhir yang di gelar oleh Bidang IT dan Cyber PC GP Ansor Kabupaten Purworejo. Ketua Bidang Cyber dan IT […]

expand_less