Breaking News
light_mode
Trending Tags

Harlah ke-75 Fatayat NU Purworejo: Momentum Kaderisasi dan Kebangkitan Perempuan Nahdliyin

  • account_circle Achmad Luthfi Khakim
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOREJO – Harlah ke-75 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo bukan sekadar peringatan seremonial. Di balik gegap gempita acara yang digelar di GOR Sarwo Edhie Wibowo, Kamis (1/5/2025), terselip pesan penting: penguatan kader perempuan muda NU dan konsolidasi organisasi sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Diikuti ribuan kader dari 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 340 ranting, peringatan Harlah Fatayat NU kali ini mengusung semangat perubahan. Tema “Organisasi Digdaya, Perempuan Berdaya dan Berkarya” mencerminkan dorongan kuat untuk menjadikan Fatayat sebagai ruang tumbuhnya perempuan-perempuan tangguh, yang tidak hanya aktif secara keorganisasian, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Purworejo, Yusriana Azizah, menegaskan bahwa Harlah ini menjadi titik tolak pembenahan manajemen internal, terutama dalam hal penguatan sistem kaderisasi dan konsolidasi organisasi. Fatayat NU, menurutnya, harus menjadi organisasi yang tidak hanya kuat di akar rumput, tetapi juga mampu bersinergi dengan banyak pihak untuk memperluas jangkauan kiprah sosial dan keagamaannya.

“Kami ingin mencetak kader yang militan, profesional, dan siap menghadapi dinamika zaman. Fatayat harus mampu membuktikan bahwa perempuan muda NU punya kapasitas untuk memimpin dan berkarya nyata dalam kehidupan sosial, keagamaan, hingga kebangsaan,” tegas Yusriana.

Harlah ke-75 ini pun menjadi wadah sinergi dan pemberdayaan. Tak sekadar pengajian akbar dan tahlil, kegiatan juga mencakup bazar UMKM kader Fatayat, pengobatan gratis hasil kerja sama dengan LAZIZNU, serta santunan yatim bersama BAZNAS Purworejo—menandai komitmen Fatayat terhadap aksi sosial dan kemandirian ekonomi kader.

Tak kalah penting, berbagai penampilan seni budaya seperti tari Saman, hadroh, dan paduan suara yang ditampilkan para kader perempuan muda, menjadi simbol bahwa Fatayat NU juga menjadi penjaga budaya dan identitas keislaman dalam bingkai kebangsaan.

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, dalam sambutannya menyebut Fatayat NU sebagai garda terdepan dalam membangun generasi emas Indonesia. Ia menekankan peran ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak, dan mengajak Fatayat NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Tantangan kita hari ini bukan hanya soal ekonomi dan teknologi, tapi juga bagaimana mendidik anak-anak kita dengan akhlakul karimah. Maka, peran ibu, peran perempuan sangat vital. Dan di sinilah Fatayat mengambil posisi penting,” ujarnya.

Harlah Fatayat NU ke-75 ini menjadi pengingat bahwa organisasi perempuan muda NU bukan sekadar pelengkap. Ia adalah poros perubahan, ruang kaderisasi, dan medan pengabdian yang strategis dalam membentuk generasi bangsa yang religius, berdaya, dan berakhlak mulia.

  • Penulis: Achmad Luthfi Khakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Posko Mudik, Partisipasi dalam Padatnya Kegiatan Ansor – Banser Purworejo

    Posko Mudik, Partisipasi dalam Padatnya Kegiatan Ansor – Banser Purworejo

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Jalur Selatan Jawa Tengah yang melalui wilayah Purworejo adalah salah satu jalur mudik utama pada setiap musim Lebaran. Fakta inilah yang melatar belakangi dibukanya posko mudik oleh Ansor – Banser Purworejo setiap tahunnya termasuk pada musim lebaran tahun 2016 M / 1437 H ini. Pada tahun ini posko mudik Ansor – Banser Purworejo dibuka di […]

  • Sarasehan Dengan Wabup, Ansor Pastikan Tetap Kritis

    Sarasehan Dengan Wabup, Ansor Pastikan Tetap Kritis

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Purworejo – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Purworejo menggelar sarasehan bersama Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi. Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Dalam sarasehan tersebut, dibahas berbagai topik strategis, salah satunya adalah sinergi program kepemudaan dengan visi dan misi […]

  • Penyebaran Hoax adalah Sebuah Kekejian

    Penyebaran Hoax adalah Sebuah Kekejian

    • calendar_month Senin, 26 Des 2016
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pati, Di era digital seperti saat ini arus informasi dinilai menjadi begitu mudah didapatkan. Hanya saja ironisnya tidak semua informasi tersebut bisa dipercaya kebenarannya. Bahkan berita sesungguhnya dan berita hoax atau bohong itu semakin sulit untuk dibedakan. Anis Sholeh Baasyin, saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (24/12) kemarin bahkan menyebut perilaku penyebar hoax itu adalah […]

  • KH. R Dawud Masykuri dan H. Muhammad Haekal Pimpin PCNU Purworejo Masa Khidmah 2025-2030

    KH. R Dawud Masykuri dan H. Muhammad Haekal Pimpin PCNU Purworejo Masa Khidmah 2025-2030

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Konferensi Cabang (Konfercab) ke-12 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Purworejo yang berlangsung di kantor PCNU Purworejo pada Minggu (12/1/2025) telah menetapkan KH. R Dawud Masykuri dan H. Muhammad Haekal sebagai pimpinan baru untuk masa khidmah 2025-2030. KH. R Dawud Masykuri, Pengasuh Pondok Pesantren Al Maunah Plaosan, Baledono, terpilih sebagai Rois Suriyah menggantikan KH. Abdul Hadi. Sementara […]

  • Sejumlah Langkah GP Ansor Mandirikan Organisasi

    Sejumlah Langkah GP Ansor Mandirikan Organisasi

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan dan tantangan kemajuan teknologi informasi, GP Ansor sebagai organisasi masa depan NU sekaligus NU masa depan, dituntut terus melakukan upaya untuk meningkatkan kemandirian organisasi sebagai visi besar. Berikut wawancara NU Online dengan Ketua Umum PP GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas (Gus Tutut) di Rembang, Jawa Tengah. Kenapa harus masuk Ansor, terutama […]

  • Fatayat Lampung Ajak Masyarakat Terlibat Cegah KDRT

    Fatayat Lampung Ajak Masyarakat Terlibat Cegah KDRT

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2016
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 1Komentar

    Bandar Lampung, NU Online Visi Fatayat NU adalah penghapusan kekerasan, ketidakadilan dan kemiskinan dalam masyarakat dengan mengembangkan wacana kehidupan sosial yang konstruktif serta berkeadilan gender. Pasca Kongres Fatayat NU di Jawa Timur, langkah kongkrit dilakukan dalam mengimplementasikan salah satu visi dimaksud adalah dengan langsung mengadakan penyuluhan hukum tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan. […]

expand_less